Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

JAS Lakukan Konsolidasi Ke Akar Rumput

JAS Lakukan Konsolidasi Ke Akar Rumput


Jaringan Jakarta Agus – Silvi (JAS) yang sudah di deklasikan oleh aktivis ibu kota Jakarta, yang di motori oleh Rachmat Hs Ketua dewan pembina Forum Pemuda Betawi (FPB) yang cukup di kenal di Jakarta, kini terus berupaya menjaring pemilih Ibukota Jakarta.

Rahmat Hs mengaku bahwa “Jakarta Untuk Rakyat” akan menjadikan ormas ini sebagai mesin pemenangan Agus – Silvi, serta akan sangat membantu memenangkan Agus Silvi dalam pilgub 2017.

Pada Kamis (Malam Jumat) 24/11, bertempat di Markas pemenangan Agus Sylvi, di bawah kordinasi JAS, terus melakukan konsolidasi dengan anggotanya dalam bentuk pengajian rutin tiap malam jumat, dan diisi oleh ustad penceramah dari berbagai wilayah, ada ustd Sodikin dari jakta timur, Ustad Anwar dari kebayoran lama dan Ustad Amanu dari Cilincing.
Acara yang di gagas sejak jaman Fauzi Bowo dilaksanakan di sekertarian FPB Atau JAS di jln limboto Benhil. Jakarta pusat, sangat penting dilaksanakan agar Tim pemenangan Agus Sylvi melalui JAS Tetap terus berkordinasi dan trus melakukan penggalangan di kampung nya masing masing, hadir perwakilan Tambora, Kebon kacang, Karet Tengsin, Kebon Melati, Kebayoran Lama, Mampang, serta wilayah lain.

Dalam sambutannya, Rachmat Hs berpesan untuk selalu kita melakukan penggalangan untuk kemengan agus sylvi, dan jaga soliditas tim walau dalam keterbatasan, ustad Anwar dalam ceramahnya mengatangan orang cerdas itu orang yang mempersiapkan amal sebelum kita mati, Ustad Anwar mengajak kita semua untuk selalu berbuat baik, berbuat yang manfaat dan memenangkan Agus Sylvi adalah salah satu perbuatan baik dalam rangka memperbaiki kampung kita agar lebih baik, paparnya. (NK)

Readmore »

PEMANTAPAN KERJA PARTAI MENANGKAN AHOK-JAROT, PAC PDI PERJUANGAN KECAMATAN PULOGADUNG

PEMANTAPAN KERJA PARTAI MENANGKAN AHOK-JAROT PDI PERJUANGAN KECAMATAN PULOGADUNG

Pengurus Anak Cabang ( PAC ) PDI Perjuangan Kecamatan Pulogadung menyelenggarakan Kegiatan Pemantapan kerja Partai Menangkan Ahok-Jarot dengan tema "Pastikan Kemenangan Dalam Genggaman Kita, Jakarta Milik Kita Semua".

Aksi program ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 November 2016 bertempat di Wisma Tobasa, Kav. Polri Blok J No. 150-151, Pulogadung, Jakarta Timur

Kurang lebih dihadiri 300 orang yang terdiri dari pengurus partai Se-Kecamatan Pulogadung, Hadir pula dari Dewan Pimpinan Pusat ( DPP ) Idam Samawi, Pengampu DPR RI/DPRD DKI Jakarta, Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Dr. Drs, H.E. Syahrial, M.M, ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Dwi Rio Sambodo serta jajarannya.

Dikomandoi oleh Endarjoko Pujianto yang yang juga ditunjuk sebagai kowil DPC untuk Wilayah Pulogadung, Seluruh peserta dengan gegap gempita meneriakkan yel yel kemenangan. Arahan demi arahan dari para pembicara disimak dengan semangat kebersamaan oleh seluruh peserta yan pada siang itu seluruh pengurus kompak menggunakan seragam Warna Merah.


Kegiatan pemantapan kerja Di Kecamatan Pulogadung ini merupakan Rangkaian Awal dari seluruh jadwal kegiatan Rapat Akbar seluruh PAC yang ada di Jakarta Timur dengan tujuan untuk memantapkan, memanaskan, menggeliatkan, menghentakkan dan menggerakan seluruh jaringan mesin politik partai guna memastikan pemenangan pilkada DKI Jakarta yang akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017 dengan tekad dan semangat bersatu padu bergotong royong bersama-sama.

Acara diawali pada pukul 14'30 dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PDI Perjuangan, Pembacaan Pancasila dan dilanjutkan dengan sambutan dari dari Ketua PAC Pulogadung Jamari yang meberikan laporan berisi tentang kerja2 partai dalam menyiapkan Saksi- Saksi di setiap TPS dan Kesiapan perekrutan Guraklih ( Regu penggerak pemilih) di setiap RT.

Dalam Sambutannya Idham Samawi meberikan Memotivasi kepada seluruh pengurus untuk menjaga soliditas dan senantiasa bekerja keras untuk memenangkan Ahok-Djarot dlm 1 (satu) putaran.

Dwi Rio Sambodo menyampaikan bahwa Pengurus Partai harus melakukan kerja secara efektif dan efesien dengan tak kenal lelah untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai apa saja kerja nyata yang sudah dilakukan Ahok - Jarot Untuk Masyarakat Jakarta.

Acara diakhiri pada pukul 17.00 menyanyikan Padamu Negeri yg dilanjutkan dengan lagu-lagu perjuangan, Seluruh jajaran pengurus Pulogadung menyatakan SIAP BEKERJA KERAS UTK MEMENANGKAN AHOK-DJAROT CUKUP SATU PUTARAN SAJA.

Readmore »

Dialog Lintas Agama Ciptakan Pilkada Damai

Bertempat di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta, tokoh-tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pemuda menggelar Deklarasi Pilkada Damai, hal tersebut dilakukan setelah menggelar Diskusi dan terjadi kesepakatan.

Butir - butir deklarasi juga hasil diskusi tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, yang meminta politisi agar menjaga persatuan dan kesatuan, semua harus menjaga ketertiban dan keamanan, Isu sara harus di hindari, Cagub agar memaparkan program terbaik,dalam memimpin daerahnya, tegas Gus Sholeh saat jumpa Pers usai Deklarasi.

Direktur Yayasan Peduli Kasih, Y.W Junardy pada wartawan juga menegaskan, bahwa Pilkada serantak tahun 2017 nanti, haruslah dianggap sebagai bentuk Pesta Demokrasi yang harus sukses untuk memilih pemimpin daerah, baik Gubernur, Walikota maupun Bupati, jadi seluruh masyarakat dan komponen di dalamnya harus bisa menyelenggarakan dengan cara damai, aman sesuai prosedur yang sudah di atur dalam UU Pilkada, jangan main intrik, jangan menistakan pihak lawan, tetapi harus menonjolkan program yang akan diusung, demikian juga masyarakat pemilih, juga harus jeli dalam melihat program yang di usung, bagaimana mereka akan membuat strategi maupun mengelola sebuah pemerintahan, dari sudut ekonomi, budaya, sosial, hukum maupun politik, bagaimana suatu daerah memiliki program berkelanjutan, untuk keadilan sosial masyarakatnya.

Menanggapi adanya isu SARA yang kini sudah bergulir di DKI Jakarta, Junardy meminta pada masyarakat untuk tetap tidak terprovokasi, dan janganlan menggunakan sara sebagai model pilihan, tetapi harus lebih rasional melihat program maupun strategi calon gubernur jika nantinya terpilih, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera dan daerahnya juga semakin maju, tegasnya.

Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif Jakarta Center yang juga Waketum Aliansi Indonesia,  Norman Sopan juga menegaskan, bahwa cara-cara menjatuhkan lawan dengan isu SARA, bukanlah cara yang baik, marilah kembali pada falsafah sebagai orang Indonesia, mari kembali pada jatidiri bangsa Indonesia, yang berazaskan pada Pancasila, tokoh-tokoh Agama hendaknya menyampaikan hal yang baik dalam Pilkada serentak ini, dengan menegaskan bahwa NKRI merupakan satu kesatuan, dan kita Bhineka Tunggal Ika, meski berbeda suku, ras maupun Agama, tetapi kita adalah satu saudara, kita boleh berdemokrasi tetapi jangan membawa isu SARA. Kita boleh fanatik tetapi jangan sempit, ciptakan kerukunan dan saling menghormati, bangsa ini bisa berdiri kokoh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, justru karena berbeda-beda tetapi tetapi satu bangsa, satu bahasa, dalam Pilkada silahkan gunakan Hak Pilih, tetapi jangan memaksakan orang lain untuk memilih salahsatu calon, karena Pilkada adalah memilih pemimpin kepala daerah, dan bukan memilih pemimpin agama, tetapi lebih memilih pemimpin untuk manajemen kota, jadi jangan membawa-bawa Agama dalam Pilkada 2017 nanti, tegas KP Norman. (Nurul).



Readmore »

9 Parpol Non Parlemen dan 2 Ormas Tingkat Nasional Dukung Agus – Sylvi

Dukungan kepada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang maju jadi cagub dan cawagub di Pilkada DKI 2017 semakin banyak. Setelah didukung oleh 4 partai politik yaitu Partai Demokrat, PPP, PAN, dan PKB kini pasangan cagub dan cawagub ini diberikan dukungan oleh 9 parpol non parlemen serta 2 Ormas tingkat Nasional.

Kesembilan parpol itu antara lain Partai Matahari Bangsa, Partai Pakar Pangan, Partai Pelopor, Partai Pribumi, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nasional Ulama, Partai Kasih Demokrasi Indonesia, Partai Persaudaraan Indonesia dan Partai Persatuan Demokrasi Indonesia. Serta Ormas Aliansi Masyarakat Pemilih Jakarta (AMPJ) dan Garda Ibu Kota Republik Indonesia (GARTARI),  Mereka tergabung dalam Koalisi Bhinneka Tunggal Ika dan menyatakan dukungannya di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Jalan Proklamasi, Jakpus, Senin (26/9/2016)

“Pada tanggal 23 September 2016 kami telah menyepakati berdasarkan penelitian kami dan kami mempelajari secara mendalam 3 pasang kandidat. Kami mempertimbangkan, memusyawarahkan untuk kemaslahatan Kota Jakarta dan warga Jakarta. Dengan ini kami memperhatikan keinginan yang kuat untuk mewujudkan perubahan di Jakarta,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Koalisi Bhinneka Tunggal Ika Arif Rahman.

“Dengan itu kami mendukung salah satu calon untuk Jakarta ke depan. Maka kami dengan ini Koalisi Bhinneka Tunggal Ika menyatakan memutuskan dan menetapkan memberikan dukungan utuh kepada Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk cagub dan cawagub DKI Jakarta 2017-2022,” katanya.

Sementara itu, cawagub Sylviana Murni usai menerima surat pernyataan dukungan mengungkapkan rasa terima kasihnya, atas dukungan yang diberikan pada Agus dan dirinya. Dukungan ini menurut Sylvi memacu dirinya dan Agus untuk mewujudkan Kota Jakarta untuk rakyat.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Koalisi Bhinneka Tunggal Ika yang telah memberikan dukungan kepada kami berdua. Saya mewakili Mas Agus yang tidak bisa hadir kemari karena ada urusan mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya,” tutur Sylviana Murni.

Ketua Umum Garda Ibu Kota Republik Indonesia (GARTARI) Abdurrahman juga menegaskan, bahwa Mas Agus dan Mpok Sylvi merupakan pasangan yang ideal, karena merepresentasikan pemilih, yaitu keterwakilan suara kaum wanita, sosok Mpok Sylvi saya yakin akan menjadi pilihan kaum wanita di Ibukota Jakarta, saat nanti menggunakan hak pilihnya. Sementara Mas Agus yang telah ditempa di Militer 15 tahun lebih, memiliki ketegasan dan keberanian untuk menegakkan hukum dan peraturan daerah di DKI Jakarta, namun tetap mengedepankan kepentingan masyarakat kecil, karena Jakarta milik rakyat, dan Jakarta untuk Rakyat, sebagai Ormas yang pertama kali menyatakan dukungan para pasangan Agus – Sylvi, GARTARI akan segera menyusun kekuatan bersama 99 Ormas lain di Jakarta, untuk mendeklarasikan dukungan buat Agus – Sylvi, tegasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD-PD) Jakarta Nachrowi Ramli mengatakan, sebenarnya, hingga saat ini, ada lagi 6 ormas yang ingin deklarasi mendukung Mas Agus-Mpok Sylvi tetapi karena keterbatasan waktu, deklarasinya  dilaksanakan esok hari.

Nachrowi Ramli, yang akrab disapa Bang Nara, mengatakan, deklarasi 9 parpol dan 2 ormas jelas merupakan pertanda bahwa banyak masyarakat yang setuju, dan Insya Allah, mendukung Mas Agus-Mpok Sylvi sebagai Cagub- Cawagub DKI 2017.

“Jakarta untuk Rakyat adalah janji yang iklas dari Mas Agus -Mpok Sylvi. Mudah-mudahan bisa kita terima amanah ini dan diberikan kelancaran,” ujar Bang Nara sembari menyampaikan salam dari Mas Agus.

Bang Nara juga mengatakan, susunan Tim Pemenangan Mas Agus-Mpok Sylvi selesai pekan ini. Tim intinya adalah gabungan 4 parpol koalisi, Demokrat,PPP, PKB, PAN, ditambah parpol nonparlemen; LSM; dan ormas, “Mudah-mudahan kita bisa bergerak efektif, efisien dan tepat sasaran memenangkan pasangan Mas Agus-Mpok Sylvi,” Bang Nara memungkasi. (Nurul).

Readmore »

Pejuang, Pelajar dan Pemuda, Ikuti Napak Tilas Proklamasi Kemerdekaan RI

Napak Tilas Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71 tahun, yang digelar Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melalui Museum Joang 45 kembali digelar, dengan melibatkan para Pejuang, Pemuda, Mahasiswa, Pelajar, beberapa Organisasi Kemasyarakatan dan Komunitas Sepeda Ontel, dalam iring-iringan Napak Tilas tersebut, juga diikuti Mobil RI 1, yang didalamnya adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Upacara pelepasan berlangsung khidmat, Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan Napak Tilas ini bukanlah sedekar seremonial belaka, tetapi memiliki makna yang dalam, untuk membangun semangat juang bagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya Pemuda, karena Kemerdekaan Indonesia tidak lahir begitu saja, tetapi dengan merebutnya dari tangan penjajah Jepang dan Belanda, serta dengan pengobanan jiwa dan harta benda yang tak ternilai harganya.

Peristiwa Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan pada 71 tahun lalu, adalah peristiwa yang harus diketahui oleh seluruh bangsa Indonesia, para pejuang rela berkorban dengan tanpa mengharapkan imbalan, namun bagaimana bangsa ini bisa terbebas dari Penjajahan, dan setelah Merdeka, kita wajib mengisinya, untuk mewujudkan cita-cita para Pendiri bangsa ini, untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, ungkap Wagub Djarot.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, juga menjelaskan, bahwa kegiatan Napak Tilas Proklamasi Kemerdekaan ini digelar secara rutin tiap tahun, sejak tahun 1983, dan ini menjadi agenda rutin tahunan Museum Juang 45, tegasnya.

Untuk jumlah peserta ada 1.100 orang, yang terdiri dari Pejuang yang tergabung dalam Dewan Harian Nasional 45, DHD 45 dan DHC 45, se Provinsi DKI Jakarta, Pelajar, Mahasiswa serta beberapa Organisasi Kemasyarakatan di DKI Jakarta, sehingga diharapkan akan dapat menggelorakan nilai-nilai Proklamasi dan menanamkan semangat juang 45, serta mengenang kembali sejarah Kemerdekaan RI, paparnya.

Hal yang sama juga diungkapkan, Agus, Kepala Museum Naskah Prokamasi, yang turut mendukung kegiatan Napak Tilas Proklamasi tahun ini, bahkan sebelumnya sudah digelar berbagai lomba menyambut Kemerdekaan RI, seperti lomba Mewarnai dengan tema perjuangan serta lomba  Cerdas Cermat, ini semua dilakukan untuk membangun semangat generasi muda guna mengisi kemerdekaan, ungkapnya.
Readmore »

Jaklovers, Gerakan Jakarta Love Risma

Meski Walikota Surabaya Dr.(H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T belum menyatakan siap maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta, namun dorongan warga Jakarta untuk meminta Risma masuk dalam Cagub DKI Jakarta, terus menguat, dan pada Kamis (21/7), berbagai elemen masyarakat Jakarta, mulai dari elemen kepemudaan, Ibu-ibu, makasiswa,wirausahawan, Ulama, Cendekiawan, pekerja Seni serta kaum Buruh dan komponen masyarakat Jakarta yang termarginalkan, mendeklarasikan Gerakan Jakarta Cinta Risma atau "Jakarta Love Risma" untuk memanggil Risma, agar mau memimpin warga Jakarta, dan masuk dalam bursa Cagub DKI Jakarta pada Pilkada 2017 nanti.

Sekjen Jaklovers, Arif Munandar, dalam jumpa PERS menegaskan, bahwa saat ini sejumlah elemen masyarakat dan komunitas telah bergabung dalam kelompok ini. Mereka di antaranya Forum Pemuda Betawi, Aliansi Mahasiswa Jakarta, Korkom HMI Universitas Indonesia, Forum Indonesia Muda, From RT-RW DKI Jakarta, Komunitas Muslim Cinta Jakarta (MC-Jak), Pengusaha Muda Jakarta, dan Komunitas Young Islamic Leaders. "Mereka bahkan siap berangkat ke Surabaya untuk menjemput Bu Risma dan melakukan pendekatan dengan masyarakat Surabaya," ujarnya.



Ia berpendapat, apabila pemimpin Jakarta memimpin dengan amanah, santun, dan teduh, akan berdampak pada tingkat nasional dan seluruh negeri. "Semoga, ke depan, warga Surabaya memahami, kami memanggil Bu Risma bukan hanya untuk Jakarta, Jaklovers adalah murni gerakan sendiri tanpa campur tangan partai politik, Jaklovers tidak ada hubungan dengan PDIP dan partai politik mana pun," ujar Arif.

Hal senada juga diungkapkan Deklarator yang juga Ketua Jaklovers, Neno Warisman, bahwa Dengan visi "Mewujudkan Jakarta yang Manusiawi, Maju dan Bermartabat", para Jaklovers berharap kedepan Jakarta dibangun dengan nilai kerakyatan, Kejujuran, kesantunan.dan Jakarta harus bebas dari segala bentuk kezoliman, yang mencederai hak-hak rakyat.


Jaklovers juga sebagai gerakan mengajak Ibu Risma untuk bersedia menjadi Cagub DKI Jakarta, karena kepempinannya selams ini sangat baik, Jaklovers membawa duara hati warga Jakarta, mengetuk hati nurani Ibu Risma untuk bersedia berjuang bersama dengan maju sebagai Cagub DKI Jakarta, pada Pilgub 2017.

Lebih jauh Neno Warisman menegaskan, bahwa warga Jakarta rindu sosok pemimpin yang peduli rakyat kecil. "Memimpin dengan hati tapi diwujudkan dalam kinerja yang profesional berkelas internasional, Jiwa kepemimpinan Risma penuh kesederhanaannya. Dan itulah yang membuat sosok Risma bisa meraih banyak prestasi selama memimpin Surabaya dan terpilih menjadi salah satu dari 50 pemimpin hebat dunia versi majalah Fortune.paparnya. (NK).





Readmore »

Walikota Jaktim Bambang Musyawardana Buka Bazar Ramadhan 2016 Di Rusunawa Pulogebang

Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana bertempat di Rusunawa Pulogebang, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, pada Rabu (22/6), berkesempatan membuka Bazar Ramadhan 2016 tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Walikota mengajak warga Rusunawa Pulogebang untuk dapat memanfaatkan momen Bazar ini untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri, serta dengan bazar yang juga diisi produk warga Rusunawa, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, masyarakat tidak perlu evoria dalam berbelanja, harus disesuaikan dengan kebutuhan, dan Pemkot Jaktim akan terus menyiapkan kebutuhan Ramadhan dan Lebaran, papar Bambang Musyawardana.

Hal yang sama juga diungkapkan  Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Timur, Eric Pahlevi Zakaria Lumbun, bahwa Bazar Ramadhan ini menjual berbagai produk usaha kecil dan menengah (UKM) dan aneka kebutuhan pokok (sembako) masyarakat dengan harga murah. “Produk yang dijajakan, dijual di bawah harga pasar, sehingga sangat membantu masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan Lebaran,” kata Eric.

Kegiatan Bazar Ramadhan diikuti para pedagang binaan dari unit-unit kerja terkait di lingkungan Pemkot Jakarta Timur. “Ada juga dari PD Dharma Jaya yang menjual daging dengan harga murah dan Bulog Divisi Regional Jakarta yang menjual sembako murah, Kegiatan Bazar Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang diadakan Pemkot Jakarta Timur pada bulan Ramadhan, menjelang hari raya Idul Fitri” kata Eric Pahlevi.

sementara ketua penyelenggara Bazar, yang juga Kabag Perekonomian Sutrisno menjelaskan, bahwa Kegiatan bazar akan digelar tiga hari, 22-24 Juni 2016 ini, juga sebagai bagian dari peringatan HUT DKI Jakarta yang sudah dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, kegiatan Bazar Ramadhan ini merupakan kegiatan Rutin yang digelar Pemkot Jakarta Timur, agar para pelaku UKM/IMKM binaan Pemkot Jaktim dapat memperoleh tempat untuk menjajakan produknya sehingga dapat berkembang serta dapat membantu masyarakat untuk memperoleh kebutuhan lebaran dengan harga yang murah.

Seluruh peserta adalah binaan Sudin Koperasi UMKM dan Perdagangan, Sudin Perindustrian dan  Energi, Sudin Pertanian serta binaan Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur, juga beberapa Perusahaan dan Bulog, PD Jaya Dharma maupun Warga Rusunawa, dengan produk Fashion serta Kuliner, seluruh makanan yang dijajakan sudah dilakukan tes Badan POM DKI, dan hasilnya bersih dari bahan pengawet seperti Formalin maupun Borak, sehingga seluruh makanan layak dan sehat, ungkap Sutrisna.

Ditempat yang sama, Kepala UPT Rusunawa Pulogebang, Ageng Darmintono pada wartawan juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini bagai Gayung Bersambut, karena kita memang ingin lebih banyak iven yang digelar di Rusunawa Pulogebang ini, karena kita punya program Ekonomi Pemberdayaan, bagaimana warga Rusunawa dapat meningkatkan perekonomian mereka, bahkan tahun 2017 kita punya program Rusun Wisata, sehingga saat ini sudah banyak warga Rusunawa Pulogebang yang belajar Membatik, dengan cirikhas motif khusus, dan dengan banyaknya iven seperti ini, maka akan banyak pula warga masyarakat yang masuk ke Rusunawa Pulogebang, tegasnya.

Beberapa waktu lalu juga sudah digelar Jambore Koperasi, dan 4 Program unggulan diantaranya Ekonomi Kreatif, Kuliner, Pengelolaan Sampah dan Hidroponik, sehingga kita berharap tahun dengan lokasi ini menjadi Destinasi Wisata, banyak kuliner yang bisa dinikmati disini, seperti Ayam Bakar Kalijodo, Bubur Manado serta menu lain  yang bisa dinikmati disini, tegas Ageng Darmintono. (Pry).

Readmore »

Ahok Ingin RPTRA UTAKARA Jadi Sarana Interaksi Warga

Disela kesibukannya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, Jumat (3/6), berkesempatan meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Utakara (Utan Kayu Utara) Beriman, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Dan RPTRA di Kecamatan Matraman ini, adalah RPTRA yang ke 53 yang sudah diresmikan.

Dalam sambutanya, Ahok berharap RPTRA ini dapat menjadi tempat untuk saling interaksi, saling berbagi, saling memperhatikan, dengan lahan yang luas ini juga dapat dimanfaatkan warga untuk Pesta Pernikahan dan Gratis tempatnya, namun hanya boleh pakai 2 hingga 3 jam, sehingga warga tidak perlu menutup jalan raya untuk acara kawinan. Warga bisa berkumpul tiap  sore, sehingga tau dan saling kenal, maka kita tau apa yang dibutuhkan, Pemda DKI mendorong agar jalan maupun gang bisa di hotmik, sehingga rata dan jika ada lansia yang pakai Korsi Roda bisa jalan dengan nyaman.

Dengan RPTRA kedepan diharapkan akan juga sebagai tempat bazar Sembako Murah, termasuk Daging dengan harga 40.000/Kg, sehingga anak-anak dapat makan Daging Sapi minimal 1Kg/bulan, sehingga anak dapat tumbuh sehat dan cerdas, Pemda juga akan menyediakan Beras, Minyak dan Gula murah, demikian juga RPTRA juga diharapkan menjadi tempat pelatihan kewirausahaan, dan nantinya bisa dijual dengan online, dan Pemda DKI juga akan menyediakan dana pinjaman usaha kecil, namun pinjaman jangan disalahgunakan, papar Ahok.



GM Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Stefanus Indrayana juga mengatakan bahwa RPTRA Utakara Beriman ini, merupakan satu dari dua RPTRA yang dibangun pihaknya melalui program CSR "Warga juga saya minta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawatnya sehingga RPTRA .Utakara Beriman ini tetap awet, terawat dan nyaman," pintanya.

Ditempat yhang sama, Tokoh Masyarakat yang juga Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta, Prof. DR. Raihan, MSi, saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Pemda DKI dalam meningkatkan pelayanan masyarakat melalui Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, karena RPTRA ini adalah sarana pendidikan non formal bagi anak-anak, tempat ini bisa dijadikan sarana positif bagi masyarakat, sehingga saat waktu senggangnya, masyarakat dapat menyalurkan dengan kegiatan positif.

RPTRA ini menurutnya harus terus ditambah, kalau perlu ditiap kelurahan memiliki RPTRA, sehingga anak-anak juga dapat meningkatkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, baik dalam berseni maupun berolahraga. Masyarakat harus mampu memanfaatkan fasilitas umum ini dengan baik, dan harus ada menajemen pengelolaan dengan baik pula, sehingga kegiatan seperti berkesenian, berolahraga, bazar maupun pelatihan kewirausahaan yang akan di programkan Pemda DKI dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, papar Prof Raihan.
Readmore »

Uchok : Tak Cukup Dicopot, Dirut Ancol Harus Diproses Hukum

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menghimbau agar Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) proaktif turun tangan menyidik kasus dugaan gratifikasi Dirut Pembangunan Jaya Ancol Tbk.(PJA), Gatot Setyo Waluyo. Pasalnya kasus Ancol ini bukan kasus baru, yang bahkan telah membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram, sehingga berencana memecat Gatot. Sayangnya hingga kini pemecatan tersebut tak kunjung terealisasi.

“Rencana yang bagus untuk dicopot. Tapi pihak berwenang harus segera bekerjasama dengan KPK untuk segera melakukan penyelidikan  terkait adanya dugaan gratifikasi”, kata Uchok kepada wartawan, Senin (30/5).

Menurut Uchok, pihak KPK seharusnya segera turun tangan untuk penyelidiki adanya dugaan gratifikasi pada pembangunan/pembelian rumah yang direnovasi menjadi restaurant senilai Rp 7 miliar di Jogjakarta, yang berasal dari kontraktor reklamasi yang dimenangkan.

“Dan bilamana hal tersebut benar, maka hal tersebut harus diproses secara hukum karena tidak dibolehkan dalam undang undang korupsi”, tegasnya.

Terkait pemeriksaan KPK soal korupsi reklamasi, semua pihak baik eksekutif, legislatif dan pengembang Agung Podomoro sudah diperiksa, hanya Gatot Setyo Waluyo (PJA) yang masih belum diperiksa KPK, mengingat rapat-rapat penurunan kontribusi tambahan untuk menjadi 5% itu, berdasarkan info lapangan, selalu diadakan di Ancol.

PJA sendiri diketahui memperoleh izin menggarap empat dari 17 pulau yang akan dibangun di teluk Jakarta. Keempat pulau tersebut yakni Pulau K seluas 32 hektare, Pulau I 405 hektare, Pulau J 316 hektare, dan Pulau L seluas 481 hektare.

Kecurigaan atas korupsi Gatot dinilai wajar oleh Uchok apalagi hingga saat ini dia tidak melaporkan harta kekayaan ke KPK.

‎"Gatot sebagai pejabat BUMD Jakarta seharusnya melaporkan LHKPN dong, bukan dengan sengaja pura-pura tidak tahu (aturan)”,  imbuh Uchok seraya meminta KPK menulis surat ke Gatot agar menyerahkan laporan harta kekayaannya.

Bukan hanya itu, Uchok juga berharap KPK mendalami kasus penggunaan lahan dengan Perjanjian Kerjasama Built Transfer Operate (BTO) antara PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) dengan PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (WAIP) di Ancol Beach City Music Stadium, Jakarta Utara, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara ratusan miliar rupiah.

Terlebih lagi, lanjut Koordinator LSM FITRA ini, Adendum perjanjian BTO yang baru dilakukan Gatot tersebut meringankan Fredy Tan (WAIP) dengan menurunkan jumlah show menjadi sangat sedikit, dan dengan demikian kerugian PJA sebagai BUMD semakin diperparah dan berkelanjutan hingga 25 tahun ke depan.

Sementara itu berdasarkan info di lapangan, Fredy Tan yang sudah berstatus tersangka atas kasus pelepasan aset seluas 5000 meter persegi senilai Rp 68 milyar di Jakpro sudah terindikasi "melarikan diri" dan saat ini berada di Singapore dengan alasan berobat karena serangan jantung.

"Ini bagai puncak gunung es saja, harus diungkap sampai tuntas siapa saja yang ikut bermain", seperti kata Uchok yang pernah disampaikan, Jumat (20/2/2015) lalu.

"Tidak mungkin PT. PJA dapat membuat Addendum dengan WAIP tetapi masalah yang sudah terjadi tidak diselesaikan”, demikian kata Uchok.



Readmore »

PT Memiontec Indonesia Bangun Water Treatment Plant, Manfaatkan Air Kanal Barat

Kekurangan Air Bersih di DKI Jakarta akan segera teratasi, karena kebocoran air bersih yang mencapai 40% akan segera tertutup dengan penambahan suplai air baku, yang diambil dari Kanal Bajir Barat (KBB), untuk pemenuhan tersebut pada Rabu (25/5) Pemerintah DKI Jakarta yang diwakili Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta PT Jakarta Utilitas Propertindo melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Memiontec Indonesia. Untuk membangun sistem pengolahan air baku/water treatment plant (WTP) di Kanal Banjir Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab disama Ahok menegaskan, bahwa perihal kebutuhan air baku menjadi air bersih masih kurang. Oleh sebab itu, Ia memilih untuk membangun sistem WTP.

"Pipa bocor ada 40 persen, ini katanya malah mau tambah 10 persen. Lah kenapa nggak beresin yang 40 persen dulu ?, Makanya kita mending bikin water treatment plant sendiri," ujarnya.

Ahok menilai, WTP milik PT Memiontec Indonesia ini dapat meningkatkan kebutuhan air bersih di Jakarta. Apalagi, perusahaan ini sebelumnya sudah memilik pengalaman, baik di negara asalnya Singapura dan Asia lainnya. "Ini air comberan aja bisa langsung diminum. Kita harus mencontoh dengan Singapura yang sebelumnya sudah melakuan hal ini juga," jelasnya.

Direktur PT Memiontec Indonesia, Soelistyo Dewi Kwek mengatakan, ada perbedaan dalam pengolahan air baku di Jakarta. Karena kondisi sungai yang masih terdapat sampah. Teknologi yang digunakan juga menggunakan sistem membran agar produksi air tetap berkelanjutan  disesuikan dengan air baku, kita sebagai perusahaan konstuksi juga sebagai operator dalam pengolahan air bersih yang siap diminum.

"Karena berkaitan dengan darimana air itu berasal ada bedanya. Tetapi tidak ada kendala. Kita juga gunakan membran sistem jadi produksi airnya nggak pernah absen serta menggunakan pipa berkualitas terbaik, untuk saat ini juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan di Indonesia, seperti Sinar Mas Grub, Vilma, Aqua, ABC serta perusahaan air lainnya" tandas Dewi Kwek.

Irawati Komisaris PT Memiontec Indonesia menambahkan, bahwa kerjasama ini sebagai upaya pemanfaatan air sungai Kanal Banjir Barat,  akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Air Minum warga Jakarta, karena dalam pengolahan air sungai  tersebut, tidak sekedar air bersih, tetapi air siap minum,  Bahkan dengan pemanfaatan air Sungai KBB, maka diharapkan juga mengurangi banjir, tegasnya.

Untuk lokasi Pengolahan Air Baku ada di daerah Jembatan Besi, nantinya air Kali akan jadi Air Minum, dan bukan standar bersih biasa, tetapi air yang bisa langsung diminum, dengan teknologi dari Singapura, yang sudah terbukti hasilnya baik, dengan produksi sekitar 500liter/detik, dan mampu mensuplai 250.000 rumah, dan kelebihan lain adalah pemanfaatan air sungai serta mengurangi banjir, dan kerjasama ini akan dilakukan selama 25 tahun, mulai hari ini akan kita segera bangun, pengurusan ijin, amdal, proses laboratorium air serta persyaratan lain. dan setelah 9 bulan, sudah siap produksi dan disalurkan ke warga Jakarta, dan kualitas air yang dihasilkan adalah standar air minum, bukan standar air bersih, tegas Irawati. (Nurul)
.

Readmore »

Kasus Ancol, Bikin Adendum Perjanjian BTO, "Gatot Hilangkan Jejak"

Beberapa waktu yang lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjhaja Purnama mengancam akan memecat Dirut Ancol Gatot Setyowaluyo terkait masalah reklamasi Teluk Jakarta.

Bahkan akibat skandal reklamasi ini sejumlah nama baik di kalangan eksekutif dan legeslatif DKI Jakarta telah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. 


Untuk mengambil hati para pemegang saham Dirut Ancol membuat kegiatan untuk merayakan HUT Jaya Group dengan menghabiskan dana sekitar Rp.1.8 Miliar, sementara bonus untuk karyawan belum dapat dikeluarkan karena belum ada dana yang cukup.


"Masih menunggu pengunjung di pekan lebaran," ujar  manajemen ke karyawan PJA.


Ditambahkannya pula, kegiatan yang menggunakan dana besar ini telah membuat gundah para karyawan. Untuk itu mereka akan brencana mengirimkan petisi ke Gubernur dan Ciputra akibat ketidakadilan ini.


"Gatot dapat gratifikasi rumah di Jogja senilai 7M yang saat ini tengah direnovasi untuk restauran. Dan hal ini telah menjadi rahasia umun di kalangan karyawan karena Gatot telah menggunakan tenaga perencanaan dari Tim Perencanaan PJA, dan semua biaya mobilisasi karyawan Departemen Perencanaan ke Jogja menggunakan SPJ Perusahaan PJA.


"Ini sudah keterlaluan, karena korupsi ini merugikan perusahaan dengan menggunakan  uang perusahaan untuk kepentingan pribadi. Dan karyawan sudah geram melihatnya," ujar salah satu karyawan.


Menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya, Gatot juga berusaha membuat Addendum Perjanjian BTO ABC musik Stadium untuk menghilangkan jejak kesalahannya dan sekaligus mendukung Fredi Tan (WAIP) yang telah terlanjur bermain api dengan Gatot. 


"Padahal sekalipun dibuatkan addendum, kasus Tindak Pidana korupsi ABC music stadium tidak dapat dihapus, karena telah terlanjur terjadi nilai kerugian negara (PJA/BUMD) akibat keterlambatan operational ABC oleh WAIP dan akibat ketiadaan show international dalam 2 tahun ini sehingga menyebabkan kerugian sebesar lebih dari 100M.
Readmore »

Peringatan Hari Bumi Wujudkan Pasar Hijau, Bersih dan Ramah Lingkungan

Disela kesibukannya, bertempat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berkesempatan menghadiri peringatan Hari Bumi yang digelar Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO), hadir juga dalam acara tersebut, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tuti Hendarwati Mintarsih.

Dalam laporannya, Ketua Umum APPSINDO, H Hasan Basri, SH, MH menegaskan, bahwa Peringatan Hari Bumi di Pasar Induk Kramatjati ini merupakan upaya para pedagang pasar, dalam menjadikan pasar disamping sebagai sarana belanja, juga sebagai tempat wisata belanja, dan salahsatunya adalah komitmen pedagang untuk menjadikan pasar yang bersih, hijau dan ramah lingkungan.

Momen hari bumi ini juga upaya para pedagang untuk membantu Pemerintah, khususnya Pemda DKI Jakarta, kedepan para pedagang bersama PD Pasar Jaya harus mampu menjadikan pasar yang hijau, bersih dan dapat menggunakan kantong plastik yang ramah lingkungan, dan jika pasar bersih maka pembeli juga senang berbelanja di pasar tradisional, bahkan kedepan diharapkan akan ada Pasar ASEAN, dimana pada pasar tersebut dijual produk Asean, dan dapat dibuka di 10 negara Asean, sehingga produk Indonesia juga mampu bersaing di luar negari, karena kalau Indonesia hanya sebagai importir, serta konsumen produk Asean, maka hal tersebut bisa membahayakan perekonomian Nasional, oleh sebab itu APPSINDO berharap ada keberpihakan Pemerintah pada sektor UKM, sehingga produk UKM juga akan mampu bersaing secara global, tegas H Hasan Basri.

Sementara Wagub Djarot Saiful Hidayat menegaskan, bahwa pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Pasar Induk Kramat Jati harus segera diwujudkan. Keberadaan ITF tersebut sangat dibutuhkan di Pasar Induk Kramat Jati. Mengingat ada sebanyak 3.500 pedagang yang menghasilkan sekitar 60 ton sampah per hari. "Dari 60 ton sampah itu, 95 persennya adalah sampah organik. Jadi, kita harus bangun tempat pengolahan sampah organik disini," katanya.

Dengan adanya ITF di Pasar Induk Kramat Jati, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. "Sambil terus mendisiplinkan para pedagang untuk benar-benar membatasi penggunaan sampah tas plastik," ujarnya.

Menurutnya, sudah ada lahan dibelakang Pasar Induk Kramat Jati yang akan dibangun ITF. Rencananya. PT Jakarta Utilitas Propertindo, anak perusahaan PT Jakarta Propertindo akan membangun ITF berkapasitas 50 ton sampah per hari. ITF tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 3.600 meter persegi yang terletak dibelakan Pasar Induk Kramat Jati. Pemda DKI sudah membebaskan lahan di belakan untuk pengelolaan sampah. Nantinya sampah akan diolah menghasilkan energi dengan teknologi bio decomposer. Sehingga lampu-lampu disini akan menggunakan energi itu, dipakai masak juga bisa. Kemudian limbahnya digunakan untuk pupuk,” jelasnya.

Djarot Syaiful Hidayat mengakui, saat ini masih sulit mengubah kebiasaan masyarakat Ibu Kota yang terbiasa menggunakan kantong Plastik,  Itu berbanding terbalik dengan masyarakat di masa lalu yang gemar membawa tas sendiri untuk berbelanja.

Bahkan hingga saat ini, ketika kebijakan kantong plastik berbayar sebesar Rp 200 diterapkan, masih banyak warga yang enggan membawa kantong belanjaan sendiri. Padahal, kebijakan itu bertujuan mengurangi sampah plastik, paparnya.

Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Tuti Hendrawati, juga mengatakan, pihaknya mendukung rencana tersebut. Keberadaan ITF tersebut dapat mengurangi beban TPST Bantargebang. Juga energi listrik yang dihasilkan nantinya dapat mengurangi biaya listrik yang dikeluarkan pengelola pasar, tegasnya.
Readmore »

KEGIATAN PERINGATAN HARI BUMI 2016 WUJUDKAN PASAR YANG SEHAT ,BERSIH & RAMAH LINGKUNGAN

Pasar merupakan salah satu penyumbang sampah Terbesar, maka perlu “Gerakan Pemakaian Kantong Ramah Lingkungan Dan Penghijauan Pasar Rakyat” untuk mewujudkan lingkungan pasar yang bersih, sehat serta nyaman,menuju 2020 bebas sampah. Di mana acara ini akan di laksanakan pada tanggal 10 Mei 2016 Yang berpusat di Pasar Induk Keramat Jati dan di topang oleh 4 wilayah Pasar Rakyat yaitu Wilayah Pasar Jakarta pusat,. Pasar Jakarta Timur, Pasar Jakarta Utara, Pasar Jakarta Selatan dan Pasar Jakarta Barat.Ungkap Supriyanto, PANITIA HARI BUMI 2016.

Peringatan HARI BUMI 2016 , APPSINDO menterjemahkan program pemerintah yang di prakasai oleh Bapak Presiden Jokowidodo tentang REVOLUSI MENTAL melalui Pedagang,Pengelolah Dan Pengujung Atau Masyarakat . kami mendorong Pedagang harus mampu menjaga lingkungan yang bersih dan ramah,begitu juga dengan pengelola pasar harus mampu menerapkan Manajemen yang ramah lingkungan di Pasar Rakyat,Juga mendorong masyarakat untuk tetap berbelanja di Pasar Rayat untuk meningkatkan ekonomi Kerakyatan dengan menggunakan Kantong Ramah Lingkungan.

Oleh karena itu dalam rangka program HARI BUMI 2016 ini kami mengupayakan “Gerakan Kembali belanja ke pasar rakyat” supaya menjadi Destinasi Pariwisata Belanja. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dijadikan contoh positif dan secara Berkesinambungan.

Kegiatan ini APPSINDO (Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) sebagai pemerkrasa peringatan hari bumi 2016 di dukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup &aKehutanan Republik Indonesia, PD Pasar Jaya Dan GK Centre.
5. Peringatan HARI BUMI ini akan di lakukan secara Berkala setiap Tahun, papar Supriyanto.

Readmore »

Musda SOKSI DKI Bangun Komitmen Pada Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) sebagai organisasi nasional yang juga Pendiri Golkar, kini terus melakukan penataan internal, sebagaimana AD/ART Organisasi SOKSI, bertempat di Gedung Juang 45 Jakarta, Sabtu (30/4) digelar Musyawarah Daerah, acara tersebut dibuka secara resmi oleh PLT Ketua Umum Soksi, Ir Ali Wongso H Sinaga.

Dalam sambutannya, Ali Wongso H Sinaga menegaskan, bahwa SOKSI tidak pecah dan hanya ada satu, yaitu hasil Munas, sebagaimana yang diatur dalam AD/ART, dan Kementerian Hukum dan HAM RI juga telah mengeluarkan keputusan, Pengesahan Pendirian Bahan Hukum, bahwa Kepengurusan SOKSI adalah yang diketuai oleh M Rusli Zaenal dan PLT Ketua Umum Ali Wongso H Sinaga.

Dan seluruh Depinda SOKSI juga akan menggelar Musda, hari ini Musda DKI Jakarta, adalah yang pertama digelar, oleh sebab itu Depinda SOKSI DKI Jakarta juga harus bisa menjadi contoh bagi Provinsi lainnya, demikian juga program yang akan dilakukan. Kepengurusan sebelumnya sudah cukup bagus, dan kepengurusan yang baru nanti juga harus lebih baik lagi untuk dapat mendukung program Pemda DKI Jakarta dalam mensejahterakan warga Jakarta. Ketua Depinda SOKSI DKI harus Tegas, Fisionar, Integritate dan bisa meluangkan waktu untuk kemajuan organisasi, pinta Ir Ali Wongso.

Ketua Harian Depinas SOKSI, Erwin Ricardo Silalahi yang juga PLT Ketua SOKSI DKI, bahwa Musyawarah Daerah ini merupakan moment yang strategis, seiring dengan telah dikeluarkannya SK Menteri Hukum dan HAM RI, bahwa SOKSI yang sah adalah SOKSI dibawah pimpinan PLT Ir Ali Wongso H Sinaga, sebagai Kepengurusan hasil Musyawarah Nasional tahun 2010 lalu, sehingga kebijakan strategis tersebut, dapat meningkatkan peranserta SOKSI dalam mensejahterakan masyarakat dan bangsa.

Kalau dilihat sejarah ditahun 50an, dimana Presiden Soekarno saat itu mengeluarkan Dekrit Presiden dan mengembalikan pada Undang-Undang Dasar 1945, dan sejak Pemilu pertama tahun 1955 sistem Rezim Parlementer telah menimbulkan berbagai konflik baik partai maupun ormas, bahkan Media yang seharusnya berpihak pada rakyat untuk mencerdaskan politik masyarakat, tetapi justru dimanfaatkan oleh Partai Politik untuk kepentingan Parpol sebagai corong partai,  inilah yang akhirnya diterbitkanya Dekrit Presiden kembali ke UUD 45.

Sementara situasi politik saat ini memprihatinkan, karena sudah tidak lagi sejalan dengan UUD 45, karena sudah 6 kali di amandemen, dimana Prediden dan Wakil Presiden yang dulu harus Warga Negara Indonesia Asli, tetapi saat ini kata Asli sudah dihapuskan, demikian juga Pasal 33, bahwa Kekayaan Alam dikelola Negara untuk kemakmuran rakyat, tetapi yang terjadi Kekayaan Alam kita dikuasai oleh asing, dan rakyat hanya menjadi penonton di negeri sendiri, dan SOKSI yang dibentuk oleh Soekarno dan dipercayakan kepemimpinannya pada Kolonel Suhardiman, berada didepan untuk melawan kelompok yang anti Pancasila, oleh sebab itu melihat sejarah tersebut saat seluruh anggota SOKSI harus berada di garis depan dalam menghadapi kelompok yang anti Pancasila, oleh sebab itu kita bersyukur saat ini Pemerintah mengakui kepengurusan SOKSI dibawah Ruzli Zaenal dan Ali Wongso Sinaga, dan momen ini juga menjadi titik balik bagi kita untuk membangun komitmen mendukung Pemerintahan yang sah, bahwa SOKSI adalah support terdepan bagi musuh Pancasila, yaitu Anarkisme, Promordialisme, Etnosentris sempit dan kemiskinan, karena kita menganut paham Pansila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tegasnya.

Melalui Musda, Erwin Ricardo Silalahi berharap agar Musda SOKSI ini dapat merumuskan pemikiran strategis untuk mengangkat permasalahan fundamental,khususnya di DKI Jakarta ini, apalagi sebentar lagi akan digelar Pilkada DKI Jakarta, Musda harus bisa menginventarisir serta mengangkat persoalan yang menjadi konsen SOKSI sehingga akan menjadi rekomendasi bagi publik dan bagi Pemda DKI Jakarta, tegasnya.

Dalam putusan Musda SOKSI DKI menetapkan dan mendukung Basuki Tjahaya Purnama untuk kembali memimpin DKI, sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Periode 2017 sampai 2022 dan menginstuksikan kepada selruuh kader dan anggota SOKSI DKI untuk melaksanakan keputusan Musda IX tersebut.(Pry).

Readmore »

Musda Baladika Karya DKI Dukung Pembangunan Jakarta

Bertempat di Gedung Juang Jakarta, Dewan Pimpinan Daerah Baladhika Karya DKI Jakarta. sebagai Organisasi yang berafiliasi ke Partai Golkar menggelar Musyawarah Daerah, acara tersebut dibuka secara resmi oleh PLT Ketua Umum Soksi, Ir Ali Wongso H Sinaga.

Ketua DPP Baladhika Karya Basuki Rahmat, disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa Musda Baladhika Karya Provinsi DKI Jakarta ini akan memilih dan membentuk kepengurusan yang baru, dan pengurud lama sudah banyak berbuat  bagi pembangunan Jakarta, oleh sebab itu Pengurus baru nantinya dapat meningkatkan peran, dengan program kerja yang lebih baik lagi.
DKI Jakarta sebagai ibukota harus bisa menjadi barometer bagi daerah lain, program kerja harus bermanfaat bagi masyarakat banyak, bagaimana kedepan Baladhika Karya DKI Jakarta dapat menciptakan masyarakat karya, pinta Basuki Rahmat.

Hal yang sama juga diungkapkan Ichsan E, Ketua DPD Baladhika Karya Provinsi DKI Jakarta, bahwa Baladhika Karya DKI Jakarta terus mendukung Pembangunan yang dilakukan Pemda DKI, banyak progran yang cukup baik sudah ditata dan dibenahi Pemda DKI, Seperti pelayanan satu pintu, upaya mencegah banjir. Kita  melihat apa yang dilakukan Pemda DKI banyak positifnya.

Yang jadi masalah justru orang atau kelompok yang mencoba mencari celah dalam pembangunan untuk kepentingan pribadi maupun kelompoknya serta pihak-pihak yang mengail di air keruh,  oleh sebab itu Baladhika karya siap berada didepan melawan kelimpok yang menghalang-halangi pembangunan di Jakarta, tegasnya.

Ichsan E juga mengaku akan mendukung Pemerintahan yang Sah, kita tidak ingin program pembangunan Jakarta diganggu pihak yang tidak bertanggung jawab, ataupun tidak sejalan dengan Pemda DKI., ungkapnya.



Readmore »

Dirut Ancol Diduga Terlibat Korupsi Berjamaah

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus pengalihan penggunaan lahan dengan Perjanjian Kerjasama BTO antara PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) dengan PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (WAIP) di Ancol Beach City Music Stadium, Jakarta Utara.

“Jika terjadi pelanggaran, pihak berwajib harus melakukan penyelidikan.” ujar Maman kepada Wartawan di Jakarta, Rabu (27/4).

Ditegaskannya, siapapun dia, terlebih menyangkut aset negara, yang diduga menyalahi aturan, Maka bila terjadi pelanggaran, pihak berwajib harus melakukan penyelidikan.

Menurut Maman, sebagai perusahaan publik, sudah seyogyanya PT PJA bekerja secara profesional dalam mengejar keuntungan. Namun jika dicermati isi kontrak kerja sama antara PJA dengan WAIP terdapat banyak kejanggalan. Apalagi diketahui WAIP sudah 17 kali wan prestasi terhitung sejak tahun 2004, dan 13 wan prestasi tidak bisa memenuhi kewajibannya. Justru dengan adanya kasus tersebut dan membiarkannya, maka menjadi pertanyaannya, Ada apa antara PJA dan WAIP di Ancol Beach City?.

Dari hasil penelusurannya juga diketahui sewa jangka panjang dalam perjanjian WAIP-MEIS/Mata Elang International Stadium terdapat ketidak sesuaian dengan Perjanjian Kerjasama BTO antara PJA-WAIP antara lain, harga sewa per meter perseginya nilainya di bawah standar perjanjian PJA-WAIP. Selain itu juga perjanjian tanpa melibatkan PJA selaku pemilik sah bangunan ABC Music Stadium.

“Kerjasama PJA dengan WAIP itu kalau dibiarkan terus sangat merugikan PJA dan ini akan menjadi kerugian Negara yang berkelanjutan bila dibiarkan selama 25 tahun ke depan. Dan seharusnya segera pula dievaluasi, karena tidak dapat memberikan apa-apa, untuk itu harus diputus kerjasamanya", ujar Maman.

Dalam data perhitungan kerugian yang didapatkan, jika PJA membiarkannya hingga tahun 2037 maka kerugian PJA yang terjadi akan mencapai lebih dari Rp 515 milyar. Dan keuntungan minimal WAIP/Fredy Tan akibat kecurangan yang dikolaborasikan dengan PJA mencapai lebih dari Rp 3,3 trilyun.

Keuntungan yang seharusnya ada itu dapat menjadi kontribusi bagi pendapatan asli daerah. Kerjasama dengan PT. WAIP yang mengikat harusnya ada evaluasi dan dihentikan. “PT PJA itu bukan milik nenek moyang direksi. Karena disitu ada saham Pemprov, yang secara berkala harus dipertanggung jawabkan kepada pemilik saham", sergah Maman.

Menurutnya berbagai upaya pengalihan pengolahan lahan dari satu PT ke PT lain hingga ke PT WAIP terjadi hanya untuk berkelit dan menghindar dari tanggung jawab dalam kewajiban si pemilik perusahaan yang orangnya dia-dia juga. “Siapapun disitu, jelas direksi PT PJA punya kewenangan untuk memutuskan kerjasama dengan PT WAIP seperti yang tertera dalam PERJANJIAN BTO yang ditandatangani bersama", tegasnya.

Dalam data yang diperoleh terdapat beberapa wan prestasi penting WAIP antara lain, WAIP tidak sanggup menentukan berapa kali show International yang harus diadakan dalam 1 tahun dalam Music Stadium yang dioperasikannya. WAIP berusaha merubah fungsi Music Stadium ABC (Ancol Beach City) menjadi Mall dengan terlebih dahulu merubah namanya menjadi ABC Lifestyle Mall lalu ABC Mall lalu ABC Celebrity Mall.

WAIP juga tidak melakukan Pembayaran Pajak Pembangunan dan tidak mampu mengadakan Show International setelah ribut dengan MEIS, hal ini merugikan PJA karena tidak mendatangkan ratusan ribu pengunjung lagi tiap tahunnya. Bersengketa pula dengan MEIS sehingga tidak terjadi Show International lagi di ABC Music Stadium.

Atas dasar wan prestasi tersebut PJA sebenarnya sudah mengeluarkan peringatan kepada WAIP berupa SP 1, kemudian SP 2, dan bahkan sampai mensomasi WAIP. Namun yang terjadi kemudian PJA justru tidak mengikuti ketentuan Perjanjian BTO yaitu memutus dan/atau mengakhiri kerjasama sesuai Pasal 17.5 Perjanjian Pengalihan Kerjasama BTO dan membiarkannya hingga 2 tahun ini.

"Bisa jadi dari direksi PT PJA yang sengaja mengendapkan persoalan ini  atas dasar kongkalikong tadi. Maka lebih tepat kita serahkan kepada pihak yang berwenang untuk mengusut persoalan ini, supaya besok akan kelihatan siapa sesungguhnya yang bertanggung jawab", cetus Maman.

Dengan adanya pengalihan usaha dari PT WAIP dengan perusahaan lain,menurutnya, bisa disebut sebagai main tak umpet, artinya sangat jelas dapat dilakukan penelusuran hingga kenapa hal itu dapat terjadi. “Jangan kemudian diendapkan, sehingga kelihatan ujung pangkalnya. Apalagi kasus ini sudah lama sejak dari tahun 2004", ujar Maman.

Diungkapkannya pula, ada mata rantai yang perlu ditelusuri oleh semua pihak, terutama penegak hukum. Segala hal yang menyangkut timbulnya permasalahan hukum, termasuk kerjasama tersebut. Direksi PT PJA sebegai resprentatif jangan hanya menguntungkan pihak lain, sementara keuntungan perusahaan dihilangkan begitu saja. Apalagi jika terjadi dugaan kongkalikong antara PT WAIP yang bekerjasama dengan pihak PT PJA.

"Bisa jadi ada kongkalikong antara direksi PJA lama dengan pihak WAIP. Hal ini terjadi karena sudah gagal dalam menjalankan kewajibannya, lalu pihak pemilik menghilangkan jejak dengan membuat sejumlah perusahaan baru", katanya.

Menurut Maman, perusahaan tersebut hanya ganti baju saja. Sementara orangnya itu-itu saja. Hal ini yang harus diusut tuntas. Sedangkan menyangkut kewajiban pihak PT. WAIP yang melalaikan kewajibannya tidak menutup kemungkinan direksi baru juga ikut terlibat bermain.

Karena dapat terlihat direksi baru (Gatot Setyo Waluyo) juga membiarkan permasalahan ini berlarut-larut. Untuk itu Maman juga berencana akan membicarakan hal tersebut kepada anggota dewan agar memanggil direksi PT PJA untuk dapat mempertanyakan masalah tersebut.

“Ada anggota kita di komisi D yang akan mempertanyakan masalah ini dalam rapat anggota dewan nanti", pungkasnya.

Apalagi dalam penyelidikan, tim dari Kejaksaan Agung sudah menetapkan tersangka yakni Freddie Tan alias Awi selaku Direktur Utama PT. WAIP dalam kasus JAKPRO (Jakarta Propertindo) sehingga sangat janggal bila PJA masih menggandeng pihak WAIP dalam pengelolaan Gedung Music Stadium Ancol Beach City, padahal sudah 17 kali wan prestasi terhitung sejak tahun 2004, dan 13 wan prestasi tidak dapat memenuhi kewajibannya.

Melihat permasalahan di atas, menurut Maman jelas terlihat adanya permufakatan jahat untuk korupsi berjamaah dan adanya kejahatan korporasi, untuk itu Dewan Direksi/Komisaris PJA harus diperiksa.

Seperti diketahui, salah satu mantan direktur utama PJA era perjanjian dengan pihak WAIP, kini menjabat pucuk pimpinan PT Angkasa Pura II, yakni Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, sehubungan dengan adanya pemberitaan di media beberapa hari lalu yang menyebutkan bahwa PJA mengalami pertumbuhan dengan laba di tahun 2015 sebesar 22% dari tahun 2014, maka karyawan Ancol menyoroti bahwa pemberitaan tersebut berkesan manipulatif terhadap pertumbuhan Perusahaan.

Menurut sumber di PJA, hal ini sangatlah jelas dapat dilihat, bahwa sesungguhnya pertumbuhan Pendapatan PJA hanya sebesar 2,7% di tahun 2015, yaitu dari pendapatan tahun 2014 sebesar 1,1 menjadi 1,13 trilyun rupiah di tahun 2015.

Sumber yang enggan disebut namanya tersebut mengatakan bahwa pertumbuhan Pendapatan PJA dari tahun ke tahun selalu diatas 10% bahkan bisa mencapai hingga 18% lebih. Melihat kondisi seperti ini maka para karyawan merasa prihatin melihat Direksi dibawah kepemimpinan Dirut Gatot Setyo Waluyo. Ini menunjukan bahwa tidak terjadi loncatan kreatifitas, dan pertumbuhan laba dicapai hanya melalui pengetatan biaya yang ujung2nya kesejahteraan karyawan dikorbankan dan terjadi ketidak-adilan.

Apalagi dilhat dari harga saham PJAA.JK yang turun jauh ke level 1,800.00 pada tanggal 24 April 2015 dari 52HIGH 2,875.00. Kemudian tiket Pintu Gerbang Utama, DUFAN, ATLANTIS, OCEAN DREAM dijual dengan harga tahunan individu sangat murah yaitu seharga tiket sekali masuk individu. Betapa turunnya Citra Ancol yang dulu sudah susah payah dibangun oleh para pendahulu sekarang menjadi terpuruk dan bahkan akan segera dilibas oleh pesaing bila tidak segera Turn Over.

Memperhatikan mutu tata kelola Perusahaan seperti yang diuraikan di atas, maka harapan karyawan sekarang hanyalah menunggu hasil RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) di awal Juni nanti, dimana Gubernur DKI akan menepati janjinya yaitu mencopot Gatot Setyo Waluyo dari Dirut PJA



Readmore »

Mayasari Bakti Operasionalkan 51 Bus Gandeng

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini terus melakukan pembenahan transportasi secara berkesinambungan, guna menyediakan transportasi massal.dan PT Mayadari Bakti sebagai perusahaan yang bergerak dibidang transportasi akan terus mendukung kebijakan tersebut. Ungkap Ast Direktur PT Mayasari Bakti, Akhmad Zulkifli saat Peluncuran Pengoperasian 51 unit Articulated Bus (Gandeng).

lebih jauh Zulkifli menegaskan, bahwa 51 Bus Gandeng tersebut siap melayani di 17 rute  koridor busway, bergabungnya Mayasari dalam manajemen PT Transportasi Jakarta tersebut merupakan wujut peran Mayasari dalam membangun transportasi massal di Jakarta, tegasnya.


Ditempat yang sama penanghung jawab operasional Bus Mayasari, Daryono juga menambahkan, bahwa dalam pengoperasian Articulatef Bus Gandeng ini, awak Bus sudah tersertivikasi, hal tersebut guna mamanuhi standar mutu pelayanan guna mendukung Pasar Bebas Asean, dan mereka hasil seleksi ketat dari pengemudi Bus Mayasari. Serta telah mengikuti pelatihan pengoperasionalan Articulated Bus.



Readmore »

Ahli Waris Alm Mardjuk Ramin Diterima Komisi II DPRRI

Tidak adanya kejelasan atas kasus penyerobotan lahan milik ahli waris Alm Mardjuk Ramin yang dilaporkan atas penyerobotan tanah oleh Ny. PR. Simarmata, beberapa waktu lalu, pihak keluarga ahli waris Alm Mardjuk Ramin meminta bantuan pada Wakil Rakyat yang dukuk di  Komisi II DPRRI, dan dalam Sidang Komisi II untuk mendengarkan keluhan warga, dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II, H Reza Patria.

Dalam paparannya, Kuasa Waris Alm. Mardjuk Ramin, Imang Halim didepan anggota dewan menjelaskan, bahwa lahan seluas 6.200 m2 yang terletak di jalan Benda/Puri Mutiara Raya, Rt.007 RW. 03 Kelurahan Cilandak Timur,adalah milik ahli waris Alm Mardjuk Ramin, dengan bukti Girik C. 706 persil 11 atas nama Mardjuk Ramin.

Hingga saat ini sebagaimana data yang ada dalam buku leter C Kelurahan Cilandak Timur yaitu Girik C 706 atas nama Mardjuk Ramin, di jalan Benda/Puri Mutiara Raya, Rt.007 RW. 03 Kelurahan Cilandak Timur,  belum ada perubahan status, atau peralihan ke atas nama pihak lain.

Pada wakil Rakyat, Kuasa Waris Alm Mardjuk Ramin menjelaskan, bahwa tahun 2013 tiba-tiba muncul Sertivikat yang mengaku diatas lahan milik Alm Mardjuk Ramin tersebut, sehingga keluarga Alm Mardjuk Ramin diusir dari lokasi tersebut, dan sebagaimana yang dijelaskan Lurah Cilandak Timur, serta dalam surat tertulis bernomor 296/1.711.1 bahwa sesuai data fisik dan yuridis atas sebidang tanah  SHM bernomor 4307 tertanggal 30 juli 2013 yang terletak di jalan Benda/Puri Mutiara Raya, Rt.007 RW. 03 Kelurahan Cilandak Timur, tidak ditemukan dalam arsip kantor kelurahan Cilandak Timur, demikian juga Girik C.2255 tersebut, tidak ditemuka di buku leter C.

Sebagaimana  obyek pajak lahan di jalan Benda/Puri Mutiara Raya, Rt.007 RW. 03 Kelurahan Cilandak Timur, yang terdaftar di Kementrian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian, sebagai obyek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pada NOP bernomor 31.71.030.001.011-0000.0 tertera Wajib Pajak atas nama Mardjuk Ramin. Data tersebut laporan akhir tahun pajak dari tahun 2005 hingga 2014. kenapa tiba-tiba Badan Pertanahan bisa mengeluarkan Sertivikat tanah di lokasi tersebut, oleh sebab itu pihaknya memohon keadilan, untuk pemulihan hak Waris Alm Mardjuk Ramin, pintanya.
Sementara Pimpinan Sidang Komisi II, H Reza Patria mengakui akan banyaknya kasus-kasus penyerobotan lahan di wilayah DKI Jakarta ini, hal tersebut dilakukan secara terorganisir, oleh sebab itu dalam kasus lahan di jalan Benda/Puri Mutiara Raya, Rt.007 RW. 03 Kelurahan Cilandak Timur ini, pihaknya akan segera memanggil pihak-pihak yang bersengketa, serta dari Badang Pertanahan Nasional yang mengeluarkan sertivikat tanah tersebut, ungkapnya tegas.

Hal yang sama juga diungkapkan Anggota Komisi II,  Ir Tagori Abubakar, bahwa penyerobotan lahan di Jakarta ini adalah kasus terbanyak, dan dilakukan oleh orang-orang tertentu, kadang terjadi sertivikat tanah ganda,  oleh sebab itu Dewan akan segera memanggil pihak Badan Pertanahan, kalau memang munculnya sertivikat tersebut tidak jelas asal-usulnya maka sertivikat tersebut bisa di gugurkan, dan hak rakyat atas kepemilikan lahan harus di kembalikan, ungkapnya tegas.
Readmore »

Bowo Irianto Buka Lomba Kompetensi Siswa SMK DKI Jakarta

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, tahun ajaran 2015 – 2016, kembali menggelar Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) tingkat Provinsi DKI Jakarta, acara pembukaan kegiatan yang digelar, untuk menjaring peserta LKS Tingkat Nasional tersebut, juga dihadiri seluruh Kepala Sekolah SMK Negeri dan Swasta se-DKI Jakarta serta dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto.

Dalam laporannya, Kepala Bidang SMK, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Suharno menjelaskan, bahwa peserta kali ini diikuti oleh para Juara LKS tingkat Kota, dan mereka akan berlomba untuk meraih juara yang akan mengikuti LKS SMK tingkat Nasional di Kota Malang, pada bulan Mei mendatang.

Dewan juri LKS SMK ini akan memilih dari yang terbaik ditingkat Kota/Kabupaten untuk maju mewakili Provinsi DKI Jakarta ke Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan ke tingkat Nasional, dan kita bersyukur Tim LKS SMK DKI Jakarta telah 3 tahun berturut-turut meraih juara Umum, sehingga Tropy Kejuaraan menjadi miliki DKI Jakarta, dan kita harapkan Tim LKS SMK DKI Jakarta akan membawa kembali, Tropy Juara Umum yang ke 4 kali, tegasnya.

Dari 52 Mata Lomba, DKI Jakarta akan mengikuti 49 Mata Lomba, karena 3 mata lomba, yaitu Kriya Kulit, Kriya Keramik dan Pemotongan Ayam tidak ada di SMK DKI Jakarta, sehingga ketiga mata lomba tersebut tidak berpartisipasi, namun pihaknya yakin Tim DKI Jakarta akan mampu menyabet juara I terbanyak dalam mata lomba yang diikutinya, seleksi LKS SMK tingkat Provinsi ini, akan digelar di SMKN 27 Jakarta, PT Astra Motor, PT Nasional Gobel serta P2KGK Jakarta Pusat dan P2KGK Jakarta Utara,  papar Suharno.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto juga meminta pada seluruh peserta LKS SMK tingkat Provinsi, agar memiliki semangat pantang menyerah dan tetap disertai Doa, LKS SMK tingkat Provinsi ini merupakan kesempatan yang baik bagi anda untuk menjadi yang terbaik, panitia memang menawarkan juara I, II dan III, namun kenapa tidak jaura I, untuk itu semuanya harus ada kesiapan mental menjadi jaura I, karena untuk dapat mewakili Provinsi DKI Jakarta adalah juara I dibidang masing-masing, manfaatkan LKS dari tanggal 2 sampai 4 Maret 2016 ini untuk bisa tampil ke tingkat Nasional bulan Mei mendatang, kesempatan ini tidak akan terulang lagi, oleh sebab itu jadikanlah momen ini sebagai peristiwa yang penuh kebanggaan sebagai juara, paparnya.

Motivasi juga diberikan oleh Kasie Kesiswaan, Bidang SMK, Disdik DKI, Junaedi, bahwa persaingan menuju juara Umum dalam LKS SMK Tingkat Nasional akan semakin tinggi, karena peserta dari Provinsi lain juga terus berupaya merebut kejuaraan dari DKI Jakarta, oleh sebab itu dalam Lomba tingkat Provinsi ini jangan sekedar sebagai peserta lomba, tetapi bagaimana anda bisa menjadi juara, apalagi Kepala Sekolah juga terus mensuport dan dukungan luar biasa pada anda, paparnya.

Pada wartawan Junaedi juga menegaskan, bahwa melalui seleksi tingkat provinsi ini, diharapkan akan menghasilkan yang terbaik untuk 49 mata lomba, untuk nantinya kita bawa ke tingkat Nasional ke Malang, Jawa Timur, untuk mata lomba Teknologi Rekayasa, Pariwisata dan Bisnis Manajemen akan menjadi unggulan untuk merebut emas atau juara I, oleh sebab itu bagi pemenang tingkat provinsi akan kita lakukan pembinaan khusus, dan pelatihan tambahan, pendalaman dan pembinaan intensif, tegasnya.
Readmore »

Meski Tertunda Cukup Lama, Gubernur DKI Akhirnya Kukuhkan Pengurus DPD KNPI DKI

Perpecahan ditubuh Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) telah mengakibatkan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta periode 2015-2018 tertunda, namun dengan kekompakan seluruh Ormas Kepemudaan di DKI Jakarta, yang tetap utuh dan satu, akhirnya Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, yang sambutannya dibacakan oleh Asisten Kesejahteran Rakyat (Askesra) Provinsi DKI Jakarta, H Fatahillah secara resmi mengakui kepengurusan DPD I KNPI DKI, dibawah kepemimpinan Ichwanul Muslimin Dault.

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Nyi Ageng Serang tersebut, dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Sanusi (Asisten Deputi Pemuda & Pramuka Menpora) mewakili Kementrian Pemuda dan Olahraga, Fatahilah (Asisten Kesejahteraan Rakyat) mewakili Gubernur DKI Jakarta, Kadis Orda DKI Jakarta, H Firmansyah Wahid, Anggota DPR-RI Komisi III Ade Surapriatna, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Ketua Umum KNPI Pusat Muhammad Rifai Darus,  Koliae Djambar mewakili Pangdam Jaya, para mantan ketua KNPI Jakarta, Organisasi Kepemudaan (OKP) Se-Provinsi DKI Jakarta yang berjumlah 183 OKP, serta perwakilan organisasi pengusaha dan organisasi lintas profesi lainnya.

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus dalam surat keputusannya menetapkan Ketua terpilih Ichwanul Muslimin Dault, sekretaris Aldi Karmawan, bendahara Rizka Armadhana, dan segenap pengurus lain yang berjumlah 225 pengurus.


Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI DKI Jakarta terpilih Ichwanul Muslimin Dault menegaskan bahwa “Kami siap untuk bersinergi dengan seluruh stakeholders dalam memajukan dan memberdayakan pemuda di ibukota yang kita cintai ini, khususnya dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang akan menjadi mitra langsung bagi kami dimana tantangan lintas sektor menjadi perhatian kami terutama dalam menjalani Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berlaku efektif mulai tahun 2016 ini.

Kita harus menunjukkan bahwa pemuda adalah bagian dari solusi di masyarakat untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa khususnya masyarakat DKI Jakarta. Terkait kontestasi Pilkada DKI 2017 kami selaku KNPI DKI bersikap netral tidak memihak dan membebaskan anggota kami untuk memilih sesuai hati nurani, jadi tidak boleh memberikan dukungan pada Cagub DKI, dengan mangatasnamakan KNPI DKI, namun kalau sifatnya individu sulahkan, karena itu hak setiap warga DKI Jakarta ”, tegasnya.

Dalam sambutannya Wagub DKI yang dibacakan Askesra, H Fatahillah menegaskan, bahwa Pemda DKI menilia bahwa Pemuda merupakan komponen yang sangat penting dalam pembangunan DKI Jakarta, oleh sebab itu Pemda DKI mengajak seluruh Pemuda untuk bersama-sama mengatasi masalah di DKI Jakarta,  baik masalah Kemacetan, Kebersihan, Keamanan dan Ketertiban maupun masalah sosial budaya, menuju Jakarta baru dan harapan baru, KNPI DKI sebagai wadah organisasi pemuda, marilah bersama-sama Pemda DKI dalam membangun semangat kemandirian Pemuda, menuju persaingan dan mengisi peluang dalam era Masyarakat Ekonomi Asean, tegasnya.

Asisten Deputi Bidang Kepemudaan dan Pramuka Kemenpora, Sanusi dalam sambutannya menjelaskan, bahwa pemuda harus menjadi ujung tombak perubahan di masyarakat melalui berbagai program positif salah satunya kewirausahaan bagi pemuda. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi menyampaikan bahwa pemuda memiliki potensi untuk berkembang di masa depan sebagaimana yang dilaluinya dulu dan pemuda perlu meningkatkan kedisiplinan agar kesuksesan bisa diraih.‎

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi mengatakan, pemuda memiliki potensi untuk berkembang di masa depan. pemuda perlu meningkatkan kedisiplinan agar kesuksesan bisa diraih.

Ketua Panitia Penyelenggara Pelantikan Kepengurusan Anggota DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa acara ini terselenggara atas kerjasama dari seluruh elemen pemerintah, provinsi, pemuda dan masyarakat DKI Jakarta. Sehingga anggota yang terpilih dapat benar-benar mampu menjalankan amanahnya dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh organisasi terkait yang membantu proses pemilihan hingga saat ini. Semoga anggota yang baru ini dapat bekerja lebih baik,” ujar Wahyu

Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA