Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan

Dandim 0507/Bks Cek Pasukan BKO Pengamanan Pemilukada Serentak Di Kota Bekasi

Dandim 0507/Bks Cek Pasukan BKO Pengamanan Pemilukada Serentak Di Kota Bekasi

 Kota Bekasi - Letkol Arm Abdi Wirawan, S.H, M.Tr (Han) melakukan peninjauan terhadap pasukan Yon Arhanudse-06/Rangko yang BKO (Bawah Komando Operasi) pengamanan pemilukada Calon Walikota / Wakil Walikota Bekasi dan Calon Gubernur / Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dan ditempatkan dilokasi pembangunan Gereja Santa Clara alamat Rt 02,03/06 Kel. Harapan Baru Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi. Selasa 26/06/2018.

Kegiatan pengecekan pasukan BKO dari Arhanudse 6/Rangkok dalam rangka Pengamanan Pemilihan Walikota / Wakil Walikota Bekasi dan Gubernur / Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 oleh Dandim 0507/Bks (Letkol Arm Abdi Wirawan, SH. M. Tr (Han) tersebut adalah untuk mengecek kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilukada di wilayah Bekasi Utara, sekaligus mengingatkan kepada anggota agar berpedoman pada Saptamarga, Sumpah Prajurit, 8 wajib TNI, netralitas TNI.

Dandim 0507/Bks dalam kegiatan pengecekan tersebut didampingi Kapten Inf Isgiyanto (Danramil 03/TP), mengingatkan kepada Lettu Arh Dedi (Danki Arhanud-6/Rangkok) agar dalam bertugas jaga nama baik TNI. Dan sampaikan kepada anggota yang bertugas jaga netralitas TNI, hindari pelanggaran, jaga faktor keamanan, dan jangan bertindak sendiri jika ada permasalahan, namun lakukan koordinasi secara bersenjang kepada satuan wilayah agar dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian maupun KPU dan Panwaslu Kota Bekasi, karena anggota TNI harus netral dan kita sifatnya hanya membantu pihak Kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut Dandim juga sempat meninjau lokasi pembangunan gereja Santa Clara yang sudah mencapai 70 %, sekaligus bersilaturahmi dengan Bapak Sulis (Humas SC), Bapak Priyono (PPG), Bapak Barjo (Gumas SC) dan Bapak Romo Ugo (PPG) Santa Clara Bekasi Utara, dan semoga kegiatan silaturahmi ini dapat mempererat hubungan antara TNI dan tokoh agama Kristiani diwilayah Bekasi Utara. Tegasnya

Dandim sebelum meninggalkan lokasi memberikan penekanan dan himbauan kepada pasukan Arhanudse- 6/Rangkok dilokasi pembangunan Santa Clara terkait Pengamanan Pilwalkot dan Pilgub tahun 2018. Dan kepada personel Arhanud 6/Rangkok sebanyak 10 personel pimpinan Lettu Arh Dedi yang bertugas jaga citra TNI dan Netralitas TNI selama BKO pengamanan pemilukada diwilayah Bekasi Utara. 
Readmore »

LANTAMAL IV KERAHKAN DUA PATKAMLA SAR KAPAL TENGGELAM DI TANJUNG KELIT

LANTAMAL IV KERAHKAN DUA PATKAMLA SAR KAPAL TENGGELAM DI TANJUNG KELIT

Tanjungpinang 24 Juni 2018, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melalui Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep mengerahkan dua Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa dan Patkamla Dabo Singkep untuk melakukan Search and Rescue (SAR) terhadap Kapal Kargo yang tenggelam di Perairan Tanjung Kelit. Minggu (24/6).

Kapal Kargo KM. Berkat Anugerah tersebut berangkat dari Nipah Panjang tujuan Bagan Tanjung Piayu, Batam, membawa 13 orang penumpang terdiri dari 11 laki-laki dan 2 perempuan dengan muatan pisang dan kelapa. Saat berada di sekitar Tanjung Kelit kapal di hantam badai mengakibatkan kapal tenggelam. Selang beberapa lama di tempat kejadian melintas Kapal Oceana 10 dan melakukan pertolongan terhadap para penumpang yang terombang ambing dan berhasil menyelamatkan 12 orang terdiri dari 11 laki-laki dan 1 perempuan dan 1 orang belum diketemukan.

Terkait dengan kejadian tersebut Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., segera memerintahkan jajaran dibawahnya yakni Lanal Dabo Singkep untuk mengerahkan unsur-unsur melakukan SAR terhadap korban kapal tenggelam dan berkoordinasi dengan Basarnas setempat.

Selanjutnya Patkamla Cempa dan Patkamla Dabo Singkep segera melakukan pencarian bersama dengan unsur Basarnas setempat terhadap 1 orang korban dan berhasil menemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian untuk memberikan tindakan pertolongan lanjutan seluruh penumpang di bawa menuju Pelabuhan Tanjung Kelit Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga dan dilakukan pengecekan di Puskesmas setempat. (Penlantamal IV).
Readmore »

Bakamla RI Giring 6 Kapal Pencuri Ikan Filipina di Perairan Tahuna

Bakamla RI Giring 6 Kapal Pencuri Ikan Filipina di Perairan Tahuna

Beberapa hari setelah penangkapan empat kapal pencuri ikan bendera Malaysia di Perairan Natuna, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melalui salah satu unsur yang tergabung dalam  Penguatan Operasi Nusantara (Opsnus) IX, yaitu KP Orca 03 berhasil pula menangkap 6 (enam) Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Filipina di ZEEI Laut Sulawesi, kemudian mengawal dan menggiringnya hingga tiba dengan aman di pangkalan Pengawasan Sumber Daya dan Kelautan Perikanan (PSDKP) Bitung, Selasa (13/12/2016).

Penangkapan dilakukan pada Jumat (9/12) oleh kapal milik PSDKP-KKP yang dinakhkodai oleh Capt. Martin tersebut saat sedang melakukan patroli di Timur Laut Pulau Mianggas. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa keenam KIA yang ditangkap terdiri dari 1 kapal pengumpul, 1 kapal lampu, dan 4 kapal penangkap. Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran berupa penangkapan ikan di perairan Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan penangkapan ikan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, diketahui enam KIA dengan jumlah nakhkoda, operator beserta ABK 36 orang seluruhnya WNA Filipina, sebagai berikut :
FB. LOVIE - 18 (Kapal Pengangkut/pengumpul), Gt. 148, nakhkoda Tempomona Jun Jun, ABK:  5 WN Philipina,
FB. LB VIENT-06 , (Kapal Light Boat), GT. 25, nakhkoda Armando A. Serato, ABK: 2 WN Philipina
FB. GINISIS , (Kapal Pumboat) GT. 2, Operator Vernie Malaros, ABK:  2 WN Philipina
FBCA. PMC - 26 (Kapal Pumboat) Gt. 5 , Abk:  8 WN Philipina
FB. FRANCESKA, (Kapal Pumboat) GT. 2, Operator Sherwen Cananga, ABK:  3 WN Philipina
FBCA. GARLYN 888, (Kapal Pumboat), GT. 10, nakhkoda Bini Quimpan, ABK:  11 WN Philipina

Selanjutnya, awak kapal beserta barang bukti telah diamankan di Pangkalan PSDKP Bitung.
Readmore »

KOMANDAN KRI TELUK LAMPUNG 540 DISERAHTERIMAKAN

KOMANDAN KRI TELUK LAMPUNG 540 DISERAHTERIMAKAN

Komandan KRI Teluk Lampung 540 diserahterimakan dari Mayor laut (P) Yusup yanto, M.Tr.Hanla kepada Mayor laut (P) Anis Latif, M.Tr.Hanla dalam upacara yang dipimpin Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T., M.M. di Dermaga Halong, Lantamal IX Ambon, Minggu (5/12).

Serah terima jabatan yang dilaksanakan di Dermaga Halong Ambon ini dilakukan saat KRI Teluk Lampung 540 melaksanakan dukungan operasi pergeseran pasukan pasukan TNI AD.

KRI Teluk Lampung 540 merupakan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) yang berada dibawah pembinaan Satlinlamil Surabaya.

Mayor Laut (P) R. Yusup yanto, M.Tr.Hanla selanjutnya akan menjabat Komandan KRI Teluk Bintuni 520, Sedangkan  Mayor Laut (P) Anis Latif, M.Tr.Hanla sebelumnya merupakan Pamen Denma Koarmatim dan telah selesai mengikuti pendidikan reguler Seskoal angkatan ke-54 tahun 2016.

Dansatlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T., M.M. dalam amanatnya  mengatakan, Pergantian pejabat dan pengalihan penugasan dalam suatu organisasi khususnya organisasi militer merupakan suatu hal yang sangat wajar, demikian pula halnya dengan kehidupan organisasi TNI Angkatan Laut. Pergantian Komandan, khususnya komandan KRI mutlak dilaksanakan untuk mengantisipasi dinamika, situasi dan kondisi yang berkembang saat ini.

Semakin berat dan kompleksnya tugas ke depan, baik dalam mendukung kegiatan operasi militer untuk perang (OMP) maupun kegiatan operasi militer selain perang (OMSP), menuntut Satlinlamil Surabaya selalu berupaya meningkatkan kemampuan sesuai dengan tuntutan perkembangan lingkungan pelaksanaan tugasnya.

Satlinlamil Surabaya bertugas membina kemampuan unsur-unsur organiknya di dalam sistem Angkutan Laut Militer serta membina dan melaksanakan tugas-tugas berkenaan dengan fasilitas labuh Embarkasi atau Debarkasi yang berkaitan dengan dukungan logistik dan administrasi dalam rangka kesiapan operasi unsur-unsurnya.

Kapal Pendarat Logistik

KRI Teluk Lampung 540 merupakan kapal kesepuluh dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Lampung. KRI Teluk Lampung memiliki berat 1,900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter. Ditenagai oleh 2 mesin diesel, 2 shaft dan mampu menghasilkan 12,000 bhp yang sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot.

Diawaki oleh maksimal 42 pelaut, mampu mengangkut kargo hingga seberat 600 ton. Sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik, KRI Teluk Lampung dibekali senjata pertahanan diri berupa kanon laras ganda kaliber 37 mm Model 1939, 1 Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40 mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara dan  2  kanon laras ganda kaliber 25 mm. KRI ini juga diperlengkapi radar MR-302/Strut Curve Air/Surface Search.

KRI Teluk Lampung dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1979 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 636. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini masuk armada pada tahun 1994.

Turut Hadir pada upacara tersebut para Komandan KRI yang berada di jajaran Satlinlamil Surabaya, perwira Staf Satlinlamil Surabaya dan perwira KRI yang berada di pangkalan. (Dispen Kolinlamil).
Readmore »

Bakamla RI Fasilitasi Kerjasama dengan Kabupaten Minahasa Selatan

Bakamla RI Fasilitasi Kerjasama dengan Kabupaten Minahasa Selatan


Dalam rangka menjalin kerjasama antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan Kabupaten Minahasa Selatan, Kepala Subdirektorat Kerjasama Dalam Negeri Kombes Pol. Yansen Angkouw, S.St.MK,S.H. didampingi Kasie Kerjasama Lembaga Pemerintahan Akhmad Firdaus, S.IP., M.Si. dan Kasie  Kerjasama Non Pemerintahan Ariana Listyawati, S.Pd. melaksanakan kunjungan fasilitasi kerjasama ke Kantor Bupati Minahasa Selatan, dan diterima di Shierra Villa dan Restaurant, Kota Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (30/11/2016).

Dalam pertemuan tersebut rombongan Bakamla RI diterima Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu, S.E., Wakil Bupati Minsel Frangky D. Wongkar, S.H. beserta unsur forkopimda Minahasa Selatan, diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri Minsel Lambok Sidabutar, S.H., M.H., Kapolres AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi, dan didampingi pula oleh Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Humas, Kepala Dinas Perhubungan Minsel, Camat Amurang Bharat dan perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Pertemuan fasilitasi kerjasama tersebut dilaksanakan untuk membangun dan mengatur kesepahaman dalam pola pikir dan pola tindak tentang peningkatan keamanan dan keselamatan laut di Kabupaten Minahasa Selatan agar dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kerja sama nantinya.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk melakukan kerjasama dalam berbagai ruang lingkup, yaitu : pembentukan forum komunikasi keamanan dan keselamatan di laut, penyediaan dan pemanfaatan teknologi serta fasilitas infrastruktur berupa lahan dan atau bangunan/kantor serta fasilitas lain untuk mendukung kelancaran kegiatan peningkatan keamanan keselamatan di laut, pertukaran informasi di bidang keamanan dan keselamatan di laut, pemberdayaan masyarakat pesisir di bidang peningkatan keamanan dan keselamatan di laut, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan dan keselamatan di laut.(Pry)
Readmore »

Bakamla RI Bersinergi Pantau Perairan Indonesia

Bakamla RI Bersinergi Pantau Perairan Indonesia

Badan Keamanan Laut RI bersama-sama dengan PSDKP Bitung dan Lantamal VIII Manado lakukan tugas dan fungsinya mengamankan laut dan perairan Indonesia dari segala potensi ancaman yang ada melalui Operasi Udara Maritim Bhuana VIII, di Perairan sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (24/11/2016).

Operasi udara yang di gelar setelah berakhirnya Patroli Operasi Nusantara (OpsNus)-VIII tahun 2016 di 3 zona maritim, dan dilanjutkan pula dengan Patroli Penguatan OpsNus VIII tersebut dilaksanakan dengan mengikutsertakan aparat keamanan laut dari berbagai stakeholder.

Operasi Udara Maritim Bhuana VIII di bawah komando Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Marsekal Pertama TNI Widiantoro, M.B.A. kali ini mengoptimalkan kekuatan dengan menyusuri perbatasan RI-Philipina, untuk memantau dan memastikan situasi perairan di wilayah yang terbilang rawan tersebut dapat diamankan.

Dari pantauan udara yang dilakukan ini apabila di ketahui adanya kapal-kapal yang mencurigakan, akan diteruskan kepada unsur dilaut. Melalui koordinasi optimal antara patroli laut dan udara diharapkan kondisi laut yang bebas dari segala ancaman dapat diwujudkan, khususnya ketika pada saat ini keamanan laut menjadi salah satu faktor penting dalam proses Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia.

Selama kurun waktu sepanjang tahun 2016, Bakamla melalui OpsNus I – VIII dan Penguatan OpsNus VIII yang berlangsung hingga 25 November 2016 esok hari telah melaksanakan pemeriksaan terhadap 1.393 kapal dan menangkap 70 kapal dengan berbagai kasus pelanggaran, antara lain Illegal Fishing, ketidaklengkapan dokumen, keimigrasian, penyelundupan dan BBM illegal.

Keberhasilan tersebut tentunya dengan melibatkan stakeholder terkait dalam setiap kegiatan operasi yang dilaksanakan. Selain kapal patroli Bakamla RI, Operasi patroli tahun 2016 juga dilaksanakan dengan melibatkan 48 unsur kapal patroli stakeholder antara lain TNI AL, Kepolisian RI, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Bea dan Cukai, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dan kapal Pemerintah Kabupaten Sambas.

Demi keamanan laut nusantara, hingga saat ini operasi udara maritim yang dilancarkan jajaran Bakamla RI masih terus berjalan.(Py)
Readmore »

Impian Besar Si Pengangon Bebek, Andi Wijaya

Impian Besar Si Pengangon Bebek, Karya dan Visi Andi Wijaya untuk Indonesia Sehat, buku ini mengisahkan Andi Wijaya dalam membangun Laboratorium Klinik Prodia berserta sister companies mulai dari nol hingga besar seperti sekarang.

Lengkap dengan cerita peranan Andi Wijaya dalam membangun kesehatan berbasis ilmu pengetahuan termasuk persiapan dalam menyongsong Next Generation Medicine, karena setiap orang memiliki kebutuhan media berbeda-beda sehingga diperlukan adanya perlakuan khusus untuk setiap manusia.

Meski lahir di Klaten, Andi Wijaya kemudian menetap di Semarang untuk sekolah. Sejak usia 11 tahun, Andi sudah membantu orangtuanya, yaitu dengan mengangon bebek hingga 1,5 tahun lamanya.

“Jadi waktu kecil, tiap jam 3 sore saya mulai giring bebek ke sawah-sawah. Selama 1,5 tahun saya ngangon bebek, saya jadi memperhatikan tingkah laku bebek, dan ternyata mereka disiplin,” ujar pria berusia 80 tahun itu dalam acara Launching Buku di HUT Andi Wijaya ke-80, di Senayan, Jakarta [24/7].

“Setelah dewasa dan mulai bikin Prodia, saya jadi teringat pada bebek. Falsafah bebek pun saya terapkan di manajemen sehingga Prodia bisa jadi tim yang tangguh dan kompak,” tambahnya.

Buku dengan jumlah 126 halaman ini ditulis oleh seorang sastrawan dan biografer ternama, Eka Budianta, yang menjadikannya semakin menarik untuk dibaca sehingga kita dapat turut menyelami pengalaman Andi Wijaya yang inspiratif.

Seperti beberapa penggalan yang terdapat dalam buku ini:

“Bangsa Indonesia itu pintar. Kalau mendapat kesempatan sekolah di luar negeri, banyak yang lulus cum laude. Kalau bertanding banyak yang menjadi juara. Tetapi kalau di dalam negeri, mengapa selalu kalah oleh orang-orang asing?”

“Jangan mau kalah! Kita harus menjadi pelopor di negeri sendiri. Kita mulai yang orang lain belum kerjakan. Kita lakukan yang terbaik. Kita bikin yang belum ada. Kita pelajari yang belum tahu.”

Prodia sendiri kini telah menembus omzet penjualan 1 triliun rupiah dalam setiap tahunnya yang melayani lebih dari dua juta pelanggan di 30 provinsi Indonesia. Bahkan Prodia telah masuk ke dalam jajaran 10 besar laboratorium klinik terbaik dunia.

Apa rahasianya? Bagaimana Prodia bisa melejit menjadi perusahaan raksasa? Mengapa dan sejak kapan pengetahuan tentang kesehatan jadi suatu kebutuhan? Padahal di generasi yang lalu tidak banyak orang menanyakan tingkat kolesterol, tes bebas narkoba, dan berbagi resep hidup sehat secara terbuka.

Temukan jawabannya di buku Impian Besar Si Pengangon Bebek, Karya dan Visi Andi Wijaya untuk Indonesia Sehat.


Readmore »

Kerjasama Bakamla RI-Pemerintah Kepulauan Sangihe

Kepala Biro Umum Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Karoum Bakamla RI) Kolonel Laut (P) Suradi A. S., S.T., S.Sos., M.M., dan Direktur Strategi (Dir Stra Kamla) Bakamla RI Kolonel Laut (KH) Drs. Edi Fernandi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (28/7/2016).

Kehadiran Karoum dan Dir Stra Kamla disambut Bupati Kepulauan Sangihe Drs. H. R. Makagansa, M.Si beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat nelayan, serta sejumlah media yang ada di wilayah Sangihe.
Kepada para awak media, Kolonel Suradi menjelaskan, bahwa untuk melaksanakan tugas dan fungsi Bakamla RI sebagai institusi penyelenggara patrol keamanan dan keselamatan laut, sesuai yang diamanatkan Undang-undang nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan, memerlukan tempat berlabuh Alat utama sistem keamanan laut (Alutsiskamla) yaitu kapal patrol di seluruh wilayah Indonesia dengan prioritas di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus, yaitu wilayah perbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Bupati Kepulauan Sangihe Drs. H. R. Makagansa, M. Si, mengiyakan kerjasama Bakamla dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam mengamankan wilayah perairannya, bahkan Pemerintah Kabupaten Sangihe bersedia menyediakan lahan yang luasnya 10 hektar di pantai Kampung Dhago KecamatanTamako untuk dijadikan pelabuhan bagi Kapal Patroli Bakamla dengan status hibah, ungkap Makagansa.

Tidak hanya berupa hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur berupa dermaga dan gedung, namun Makagansa akan membantu mengakselerasi ketersediaan air bersih dan telekomunikasi ke lokasi yang akan dijadikan basis Bakamla dalam pengamanan wilayah laut Kepulauan Sangihe, dalam diskusi yang dilakukan pada hari Rabu (27/7/2016), di Sangihe.

Makagansa berharap, kerjasama ini dapat segera terwujud, sehingga dengan adanya kantor/dermaga Bakamla di Kepulauan Sangihe dapat memberikan dampak kepada masyarakat berupa eksternalitas ekonomi dan hasil laut berupa ikan dapat memberikan kesejahteraan masyarakat yang nyata.

Sementara itu, dalam proses kerjasama keamanan dan keselamatan laut antara Bakamla dengan Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut, Kepala Kantor Zona Maritim Tengah Brigadir Jenderal Polisi Drs. Anang Syarif Hidayat akan mengakselerasi dengan menindaklanjuti kesepakatan yang telah dicapai. (Humas Bakamla RI).
Readmore »

Hadapi Lebaran 2016, Angkasa Pura I Perbaiki 10 Runway

Menyambut mudik lebaran 2016, sekaligus meningkatkan pelayanan dan kehandalan fasilitas sisi udara, PT Angkasa Pura I (AP I) melakukan perbaikan runway di 10 bandara. 

Ke 10 bandara tersebut yakni I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, Frans Kaisiepo Biak, Sam Ratulangi Manado, Syamsudin Noor Banjarmasin, Adisutjipto Yogyakarta, Ahmad Yani Semarang, Pattimura Ambon, dan El Tari Kupang.

"Banyak bandara kita yang sudah tua. Disamping itu, pertumbuhan trafik lalu lintas udara yang tinggi dan beban pesawat yang besar menyebankan runway menjadi fatigue atau cepat rusak", kata Corporate Secretary AP I, Farid Indra Nugraha saat Media Gathering di NAM Center, Jakarta, Senin (13/6).

Farid mencontohkan, pesawat-pesawat besar seperti Boeing 777-300, Boeing 747-300 memiliki beban yang tidak sesuai dengan desain peruntukan awal runway ketika dibangun. "Akibatnya struktur runway mengalami kerusakan dengan cepat", ujarnya.

Untuk itu, lanjut Farid, sejak tahun 2014, Angkasa Pura I telah melaksanakan program perbaikan dan peningkatan kehandalan fasilitas runway di 10 bandara. "Perbaikan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kehandalan fasilitas pacu (runway) dan keselamatan penerbangan. Total anggaran untuk perbaikan ini mencapai Rp 1,16 triliun. Lama pengerjaannya bervariasi 3 hingga 38 bulan", paparnya. 

Diperkirakan, pergerakan penumpang pada masa mudik lebaran 2016 akan mencapai 3,7 juta penumpang atau naik 4,48% disbanding tahun 2015.

"Estimasi puncak kepadatan penumpang arus mudik angkutan lebaran diperkirakan pada H-5 hingga H-3, sementara arus balik diperkirakan pada H+3 hingga H+4", pungkas Farid.





Contact Center 172 Layanan Keluhan Pengguna Bandara AP I


Selain meningkatkan pelayanan, PT Angkasa Pura I juga merealisasikan contact center 172. Contact center 172 ini sudah beroperasi secara penuh sejak 20 Februari 2016.

Pengoperasian contact center 172 dapat diakses melalui telepon maupun telepon selular di nomor 172. Adapun akun media sosial seperti email: cc172@ap1.co.id, facebook: AngkasaPura 172, dan twitter: @angkasapura172.

"Angkasa Pura I mengelola 13 bandara komersial di wilayah tengah dan timur Indonesia dengan jumlah pengguna jasa yang besar. Kondisi seperti ini membutuhkan saluran komunikasi yang baik antara pengguna jasa bandara dengan Angkasa Pura I selaku operator bandara," kata Corporate Secretary Angkasa Pura I, Farid Indra Nugraha, di Jakarta Pusat, Senin 13 Juni 2016.

Adapun fungsi dari contact center 172 ini untuk menerima dan menindaklanjuti keluhan dari seluruh pengguna jasa bandara dan dapat memberikan informasi serta menerima saran dan masukan dari seluruh stakeholder bandara.

Menurut Farid, tidak hanya penumpang yang dapat menyampaikan keluhan kepada Bandara 172. Tetapi mitra usaha lainnya, seperti airlines, groundhandling, hingga tenant-tenant di area komersial bandara dapat menyampaikan keluhan dan saran melalui contact center 172.

Di samping itu, contact center 172 ini salah satu upaya Angkasa Pura I untuk meningkatkan Customer Satisfaction Index (CSI).


"Bercermin dari Hearthrow Airport di London, contact center bandara diakses oleh lebih dari 10 juta pengguna jasa dan sangat potensial sebagai prospek untuk diversifikasi usaha bandara. Karena hal itu lah kami juga menerapkan pada contact center 172," kata Farid.

Readmore »

Puncak Muktamar VIII dan Milad 35 Tahun BKMT, Akan Digelar di Gelora Bung Karno

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang didirikan pada tahun 1981, kini telah menginjak usia yang ke 35 tahun, dan seluruh pengurus BKMT Pusat maupun Daerah akan hadir bersama-sama, dalam acara Tasyakur Milad 35 tahun BKMT yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 12 Maret 2016 mendatang

Menurut Ketua Umum BKMT, yang juga Rektor Universitas Islam As-Syafi’iyah, Prof. Hj Tutty Alawiyah AS, bahwa dalam Tasyakur Milad 35 tahun BKMT tersebut, akan dihadiri 3.500 anggota BKMT, dimana 2.500 yang hadir dari luar Jakarta, dan 1.000 anggota dari DKI Jakarta maupun pengurus Pusat BKMT dan dari Wilayah DKI Jakarta.

Tasyakur Milad 35 tahun BKMT akan diisi dengan Zikir Akbar Jamaah Majelis Taklim, yaitu zikir diatas rumput, yang kemudian diikuti dengan Deville Seni Budaya Islami yang dibawakan oleh para seniman anggota BKMT dari berbagai wilayah di Indonesia, baik berupa Parade Tari, Musik Islami dengan busana daerah serta diiringi oleh Parade Qasidah 1000 orang, akan hadir dalam acara tersebut beberapa Duta Besar maupun Undangan Khusus dari negara sahabat, baik dari Australia, Afrika Selatan, Maroko, Malaysia, Arab  Saudi serta Wakil Menteri Kosolfo.

Tasyakur Milad 35 tahun Badan Kontal Majelis Taklim (1981 – 2016) juga akan diisi penceramah dari Ulama, Negarawan, dan Cendekiawan Mancanegara, salahsatu tema yang diusung adalah “Menggalang Persatuan Untuk Negara dan Ummat yang lebih Adil dan Sejahtera, Di Ridhoi Allah SWT”. Melalui media ini kami mengundang pada seluruh jamaah Majelis Taklim, termasuk rekan-rekan media, untuk bisa hadir bersama-sama pada hari Sabtu, tanggal 12 Maret 2016, mulai pukul 08.00 wib, di Gelora Bung Karno Senayan, pintanya.

 Saat disinggung akan Muktamar BKMT dan Konggres Himpunan Seni Budaya Islam (HISBI) BKMT, Prof Hj Tutty Alawiyah AS menegaskan, bahwa Muktamar tersebut diikuti 2.500 pengurus Pusat maupun pengurus Wilayah dari 34 Provinsi dan Pengurus Cabang dari seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, untuk peserta dari Papua sudah berangkat 260 orang, dari Sulawesi Selatan 450 orang, serta daerah lainya yang akan hadir.

Dalam Seminar Internasional yang digelar di Universitas Islam As-Syafi’iyah, akan hadir sebagai Keynote Spaker, DR Mahatir Muhammad dari Malaysia, yang akan membahas Peningkatan Kualitas Muslimah yang berkaitan dengan Era Global, serta meneguhkan kembali, untuk membangun Kebersamaan Ukhuwah, Islam yang Rahmatan Lil Alamin, dan bukan Islam yang Radikal maupun Liberal, papar Prof Hj Tutty Alawiyah AS.

ditambahkan juga, bahwa disela Muktamar ke VIII BKMT ini, juga akan digelar Konggres Himpunan Seni Budaya Islam BKMT, yang sudah terbentuk 15 tahun, bagaimana HISBI BKMT ini akan lebih berkiprah lagi dalam mengembangkan dan melestarikan Seni Budaya Islami di seluruh Wilayah Indonesia, baik seni Tari, Seni Musik, Seni Berpuisi, Seni Tilawah, Fashion Busana Muslim, maupun seni budaya lain yang Islami, BKMT juga terus menggali potensi bakat pada anak-anak, ungkapnya.
Readmore »

APPSINDO MINTA PEMERINTAH BATASI MINIMARKET

Indonesia sudah masuk pada perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean, dimana pergerakan barang dan jasa serta investasi asing bidang retail tidak lagi bisa dibendung, dimana produk negara Asean akan membanjiri pasar swalayan bahkan pasar tradisional di beberapa daerah, namun jika tidak ada keseriusan pemerintah dalam membantu pedagang tradisional, maka para pedagang pasar akan gulung tikar alias bangkrut, hal tersebut diungkapkan Ketua DPW APPSINDO DKI, Supriyanto SE, MM disela acara Seminar dan Pengukuhan Pengurus DPW APPSINDO DKI di Gedung Juang 45 Jakarta.

Lebih jauh Supriyanto menegaskan, bahwa pihaknya akan terus berupaya mencarikan solusi bagi para pedagang pasar, baik sektor permodalan maupun lokasi berdagang, saat ini penyalurah Kredit Usaha Rakyat yang di programkan Presiden Jokowi belum terlihat membantu pedagang, karena program KUR tanpa Agunan seharusnya benar-benar diterapkan, tetapi pada kenyataannya  dengan jaminan saja susah, apalagi tidak dengan jaminan, oleh sebab itu APPSINDO DKI akan terus mendorong pihak Perbankkan dan Dinas Koperasi, UMKM benar-benar menyalurkan ke pedagang.
Sementara masalah Mini Market, seharusnya Pemda DKI bisa membatasi jumlahnya, dan tidak asal memberikan ijin, saat ini sudah masuk ke kampung dan berdekatan, sehingga  akan mematikan pasar tradisional, pintanya.

Hal yang sama diungkapkan  Ketua Umum APPSINDO, H Hasan Basri, SH, MH, bahwa pedagang pasar serta Pelaku UKM lainnya, telah menyelamatkan bangsa ini dari krisis pada tahun 1998 lalu, dimana salahsatu sektor ekonomi yang tetap bertahan saat krisis adalah sektor UKM dan Pedagang Pasar, namun kita prihatin saat ini masuk barang impor serta pedagang pasar yang menyerobot lahan pedagang pasar maupun UKM, banyak berdiri Mall yang berdekatan dengan Pasar Tradisional, banyak tumbuh Mini market milik investor besar yang berjualang eceran ditengah pemukiman warga, sehingga pedagang kecil harus bersaing dengan mini market, ini jelas tidak berpihak pada ekonomi masyarakat.

Bangsa ini telah masuk pada Pasar Bebas Asean, dan sebentar lagi pasar bebas dengan China, ini jelas-jelas akan mematikan pengusaha kecil, karena tidak akan mampu bersaing dengan produk negara Asean dan dari China. Oleh sebab itu kita berharap Pemerintah akan memberikan pembinaan serta pelatihan pada para pedagang, tegas H Hasan Basri. (Pry ).

 
Readmore »

KEMENDES PDTT RESPON KORBAN BANJIR DI MUSI BANYUASIN

Hujan  lebat disertai kilat dan angin terus mengguyur di sebagian wilayah Sumatera Selatan. Daerah yang berpotensi hujan lebat itu adalah Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Banyuasin. Potensi banjir juga mengancam daerah itu jika hujan lebat karena air di empat sungai diperkirakan meluap.

Empat sungai itu ialah Sungai Musi, Sungai Kelingi, Lakitan, dan Sungai Beliti. Keempat sungai berhulu di kawasan pegunungan Bukit Barisan di Kabupaten Musi Rawas. Luapan air di Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Banyuasin akan terus menggenangi kedua wilayah tersebut.

Luapan sungai Musi dan sungai Rawas di kabupaten Musi Banyuasin Sumsel, yang terjadi pertengahan Januari 2016 sempat memporakporandakan unit pemukiman transmigrasi SP 1, SP2 di desa Air Balui dan terparah melanda SP 3 di desa Jud Nganti. Seperti dituturkan salah seorang warga SP3, "dari kompor hingga buku-buku sekolah anak-anak kami hanyut tersapu banjir".

Ketinggian air dari luapan kedua sungai itu bahkan melebihi 2 meter. Banjir tersebut merupakan banjir tahunan periode 4 hingga 5 tahunan.



Kementerian Desa PDTT bersama seluruh jajaran Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin dan aparat pemda setempat bergerak cepat menangani musibah yang sempat mentelantarkan 890 an KK warga transmigrasi. Melalui Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi telah disalurkan bantuan berupa beras dan non beras, seperti susu, selimut, obat-obatan dan lain-lain selama 3 bulan ke depan. Demikian diungkapkan Ir. Arif Pribad, direktur Pengembangan Sosial Budaya Kemendes PDTT saat menyerahkan bantuan secara simbolik kepada warga terdampak Banjir di desa Air Balui.

Hadirr dalam kesempatan itu Kasubdit Pangan dan Kesehatan serta Kabid Mental, spiritual dan seni budaya dari dari ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT didampingi oleh unsur Disnakertrans propinsi Sumatera selatan dan kabupaten Musi Banyuasin serta camat Sanga desa. Bantuan lain dalam bentuk erbaikan pra saranapra dan sarana pun segera digelontorkan. Ini merupakan simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sebagaimana termaktub dalam salah satu Nawa Kerja kemendes PDTT.

Dalam musibah banjir tersebut tidak ada kurban jiwa. Namun sempat merenggut hasil pertanian siap panen dan merusak lahan sawit warga.Hingga berita ini diturunkan warga terdampak banjir masih mengungsi di penampungan maupun ditampung oleh sanak famili. (Pry)




Readmore »

LVRI DKI Minta Penggusuran Veteran Taklagi Dilakukan

Pemindahan paksa anggota TNI yang dahulu turut berjuang merebut Kemerdekaan RI dari Pendudukan Belanda serta TNI yang turut mempertahankan Kemerdekaan RI (Merebut Irian Barat dan Timor Timur) yang saat ini sudah purna tugas (Veteran), pada ruman dinas TNI khususnya di wilayah DKI Jakarta, telah menjadi keprihatinan jajaran Legium Veteran Republik Indonesia, Markas Daerah Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut diungkapkan pada kegiatan Peringatan HUT LVRI DKI yang ke 59, di Markas Daerah LVRI DKI Jakarta.

Ketua LVRI DKI Ade Mulya menegaskan, bahwa pihaknya hanya ingin ada perlakuan sebagaimana mestinya, seperti hubungan manusia dengan manusia yang lain, tanpa perjuangan veteran,  kemerdekaan ini tidak akan terwujud, kita tau perjuang yang berhasil 100% hanyalah perjuangan kemerdekaan, kami berterimakasih pada Pemerintah karena telah meningkatkan kesejahteraan, kalau sandang dan pangan dengan tunjangan saat ini mungkin cukup, tetapi untuk papan saya rasa sulit, sehingga mereka saat ini masih ada yang tinggal di Rumah Dinas, oleh sebab itu LVRI DKI berharap ada solusi-solusi yang manusiawi jika para Veteran harus meninggalkan rumah dinas yang ada, harapnya.

Dalam jumpa PERS, Ketua Dewan Pertimbangan LVRI DKI, yang juga dua kali menjadi Ketua Mada LVRI DKI,  HW Sriyono menegaskan, bahwa pihaknya sudah sering kali menerima laporan serta keluhan anggota LVRI DKI, yang menempati rumah dinas TNI, selama ini para pejuang kemerdekaan telah berjuang tanpa pamrih, dan saat ini bangsa ini telah Merdeka, namun kenapa saat pensiun harus keluar dari rumah dinas tanpa ada solusi kemana harus pindah.

HW Sriyono melihat, bahwa seharusnya ada langkah-langkah yang lebih manusiawi, karena tidak semua veteran memiliki nasib yang baik, dan mereka selama ini berjuang tanpa pamrih, sehingga mereka menerima gaji seadanya, dan tidak mampu membeli rumah tinggal sendiri. Sehingga saat pensiun juga tidak mampu membeli rumah. Kami kawatir setelah di gusur mereka akan menjadi gelandangan, padahal mereka adalah pejuang yang juga memiliki penghargaan Bintang Gerilya dan bintang jasa yang lain dari Negara.

Kami pengurus Mada LVRI DKI sangat peduli dengan anggota veteran, karena mereka  menyampaikan keluhan terhadap pengusiran itu, karena memang mereka tidak memiliki rumah sendiri, mereka telah menyerahkan jiwa raganya demi tetap tegaknya NKRI, termasuk anak-anaknya adalah anak pejuang, kalau mereka akan digusur akan tinggal dimana, mereka bukan penghuni liar disitu, mereka menempati rumah dinas dengan ijin dan surat perintah. Kami akan terus mengajak pihak-pihak terkait untuk peduli terhadap anggota LVRI DKI, ungkapnya tegas.
Readmore »

Kemenkes Adakan Pembekalan Tim Nusantara Sehat

Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia, Kementrian Kesehatan RI (Kemenkes) menggelar kegiatan pembekalan kepada peserta Nusantara Sehat gelombang kedua.

Dalam upacara pembekalan Tim Nusantara Sehat di Lapangan Pusdikkes Kodiklat TNI AD, Kramatjati Jaktim beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan RI Prof dr Nila Farid Moeloek, SpM(K), menegaskan, bahwa Program Nusantara Sehat merupakan program yang dirancang dengan tujuan kongkrit penguatan layanan primer, sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke wilayah Perbatasan NKRI, melalui peningkatan jumlah, sebaran tenaga kesehatan berkualitas berbasis tim.

"Program yang juga dibuat untuk mendukung pelaksanaan program kesehatan, yang sejalan dengan Nawacita 'Membangun Indonesia dari Pinggir' ini dilakukan dengan pendekatan yang bersifat menyeluruh dan melibatkan anggota tim kesehatan sebagai interprofessional collaboration (dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya)," katanya.

Menurut Menkes, Program Nusantara Sehat, lahir setelah adanya kajian tentang distribusi tenaga kesehatan yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. Peserta program ini meliputi tenaga medis dan kesehatan, mulai dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, ahli teknik laboratorium medik, ahli gizi, dan ahli farmasi. Program berlangsung dua tahun di daerah perbatasan terpencil, perbatasan dan kepulauan, serta daerah bermasalah kesehatan.

"Gelombang kedua ini diikuti 605 peserta muda di bawah 30 tahun. Mereka akan ditempatkan di 100 puskesmas di daerah perbatasan terpencil, perbatasan dan kepulauan, dan daerah bermasalah kesehatan. Kenapa di puskesmas? Karena puskesmas adalah garda terdepan bagi kegiatan pelayanan kesehatan, termasuk usaha promotif, preventif, dan kegiatan proaktif untuk menjangkau sasaran di luar masyarakat sesuai rencana pembangunan kesehatan periode 2015-2019 dengan Paradigma Sehat" .

Belum dicapainya kesuksesan dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKB), serta persoalan seperti stunting dan masalah gizi lainnya, serta pengendalian penyakit menular (seperti HIV/AIDS, Malaria, TB), penyakit tidak menular (kanker, jantung, dll), pelayanan kesehatan ini memerlukan pendekatan keluarga, salah satunya dengan meningkatkan penyebaran dan kualitas tenaga kesehatan.

"Untuk itu, kami juga membekali peserta terdidik dan profesional ini dengan materi bela negara, penguatan program, pengembangan diri serta pelayanan medis dan komunitas, dengan kerjasama Pusdikkes Kodiklat TNI AD dan Rindam Jaya. Kami berharap setelah ini, peserta mampu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di daerah perbatasan NKRI dengan berbekal disiplin, loyalitas, dedikasi, jiwa, korsa, dan semangat pantang menyerah di tempat tugasnya," tegas dr Nila Farid Moeloek.

Readmore »

Peserta Diklat Sesparlu Ikuti Cooking Compettion

Diklat Sesparlu sebagai diklat diplomatik tingkat lanjut bagi para diplomat senior yang telah beberapa kali ditugaskan keluar negeri. Yang juga sebagai prasayarat bagi para diplomat senior yang akan dipromosikan untuk mendapatkan gelar diplomatik Minister Counsellor, dan untuk meningkatkan ketrampilan diplomatik para diplomat senior, khususnya dalam negosiasi dan public speaking tingkat lanjut, manajemen dan kepemimpinan serta proses pengambilan keputusan.

Bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, seluruh peserta Diklat Sekolah Staf dan Pimpinan Kementrian Luar Negeri mengikuti Kegiatan Culinary Diplomacy dalam bentuk Cooking Compettion.

Ketua Yayasan Trisakti Bimo Prakoso, mengaku mendukung upaya Diplomasi, sebagaimana yang tertuang dalam Mukadimah Undang Undang Dasar 1945, karena dengan kegaitan ini maka kemampuan diplomasi para peserta akan meningkat, kita menyambut baik kerjasama dengan Kementrian Luar Negeri, karena memang Yayasan Trisakti telah bekerjasama dengan beberapa Universitas di beberapa negara Asia dan Eropa.

Melalui kegiatan Pembekalan pengetahuan Kuliner Nusantara ini, juga upaya mengangkat masakan tradsional ke kancah internasional, yang juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, karena akan membutuhkan bahan mulai dari Sayur hingga bumbu atau rempah yang Negara luar mereka tidak ada, kita memiliki makanan tradisional yang banyak dan nikmat, dan ini semua ada di Indonesia, ungkapnya.

Ketua Kelas Diklat Sekolah Staf dan Pimpinan Kementrian Luar Negeri, Kemenlu, M Aji Surya, disela acara tersebut pada wartawan juga menegaskan, bahwa kegaitan ini adalah upaya pembekalan Diplomasi Kuliner sebagai bagian dari promosi Budaya, setelah kita belajar tentang ilmu negosiasi, kepemimpinan, psikologi dan teori lain, karena jika Budaya kita baik maka kita juga akan diterima oeh siapapun juga, kalau Gudeg itu enak maka semua akan mengatakan gudeg itu enak, sehingga Diplomasi perut itu sangat penting, dan itu adalah suatu cara untuk memperkenalkan Indonesia, dan diplomasi kuliner ini saya yakin akan mampu menembus dan memenangkan hati para pihak. paparnya.

Sementara Wakil Ketua Bidang Akademik STP Trisakti, Chondro Suryono, SE, MM menegaskan, bahwa pihaknya menyambut baik kerjasama ini, dengan menjadikan kuliner sebagai diplomatic dalam hal makanan, dan STP Trisakti berkewajiban membesarkan nama Indonseia dalam hal kuliner, ini juga jadi cita-ciita kita semua untuk mempromosikan Kuliner Indonesia ke negara lain, mereka yang mengikuti kegiatan ini adalah calon-calon Komjen, serta Duta Besar, yang akan ditempatkan di bebearapa negara, oleh sebab itu STP Trisakti memberikan pendiidkan secara reguler dengan bermacam-macam menu tradisional asli Indonesia.

Kerjasama STP Trisakti dan Kementrian Luar Negeri ini, juga membawa misi untuk mengembangkan dan memperkenalkan makanan Indosneia yang selama ini belum dikenal, dengan berbekal pengetahuan dasar memasakl diharapkan bisa dikembangkan di sana saat mereka tugas di luar negeri maupun para Duta Besar negara lain di Indonesia saat pulang ke negaranya bisa turut memperkenalkan makanan asli Indonesia sehingga mereka dapat mengenal dan tau makanan Indonesia, sehingga mereka akan berkunjung ke Indonesia, hal tersebut terkait dengan program Pemerintah dalam meningkatkan kunjungan Wisata, untuk mendatangkan 21 juta wisatawan ke Indonesia, papar Chondro Suryono.
Readmore »

Sunan Kalijaga: Forum Bela Negara Dukung Program Pemerintah Bagi Warga Negara Wajib Ikut Bela Negara

Kemenhan mengumumkan kebijakan program bela Negara bagi setiap warga negara berusia 50 tahun ke bawah wajib ikut program itu,  yang nantinya selama satu bulan akan digembleng pelatihan fisik dan psikis di markas tentara.

"Dalam Bela Negara tersebut akan dilaksanakan Rindam atau batalyon, yang kerja sama dengan kepala daerah dan TNI setempat dan tinggal di asrama," kata Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Laksamana Pertama M Faizal dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Ditambahkan, program pelatihannya sudah membuat secara matang standardisasinya. "Kami sudah buat standardisasi kurukulum, sudah digodok dan dirapatkan oleh kementerian lainnya. Ini akan dipakai untuk seterusnya di seluruh Indonesia. Bentuk pendidikannya, fisik harus siap sehat, kuat, dengan berlatih; psikis adalah mental," ungkapanya.

Dijelaskannnya, aturan bela negara diatur di UU Pertahanan, jadi ada kewajiban bela negara yang dilaksanakan dengan pendidikan dan penyadaran bela negara. "Kader yang sudah dibentuk harus dibina di organisasi masyarakat kader bela negara, tercatat di Kesbangpol. Mereka tidak akan kemana-mana," tutur dia.

Sementara itu, Sunan Kalijaga selaku Wakil Kepala Forum Bela Negara menegaskan, pihaknya siap mendukung program Presiden Jokowi dan Menhan RI Ryamizard Ryacudu, karena Forum tersebut di bawah naungan langsung Potensi Pertahanan Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan RI Laksamanan Pertama M. Faizal, dengan terus menerus mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang pentingnya “Bela Negara”, paparnya kepada wartawan usai acara.

Forum Bela Negara Republik Indonesia yang dipimpin oleh Laksaman Muda TNI Prof. Dr. Setyo Harnowo beserta jajaran dari berbagai unsur institusi dan elemen lapisan masyarakat saat ini sudah terbentuk di 33 perwakian Provinsi serta Kota / Kabupaten, sehingga dalam menjalan program pemerintah pusat Presiden Jokowi melalui Kementerian Pertahanan akan bersinergi dengan para pemimpin stake holder di daerah masing-masing.

Ditambahkan Sunan Kalijaga, target sasaran Forum Bela Negara yaitu para generasi muda harus mempunyai jiwa “Bela Negara” tak terkecuali dari kalangan artis-artis muda. “Saya beserta jajaran siap menjalankan Program sosialisasi “Bela Negara” terus menerus,” pungkasnya di Pothan Kemenhan. (MR)

Readmore »

Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Perguruan Tinggi Sarana Sosialisasi Masyarakat

Sosialisasi standarisari Olahraga Tradisional terus dilakukan jajaran Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) bersama Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI), dan salahsatu upaya untuk memasyarakatkannya, FORMI bersama Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, menggelar lomba Olahraga Tradisional Tingkat Perguruan Tinggi se-Jabodetabek, acara yang digelar di Lapangan Veldrome Rawamangun tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum FORMI Nasional, Haryono Isman.

Ketua Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia, Suherman S.Sos disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa lomba olahraga Tradisional antar Perguruan Tinggi kali ini akan melombakan 4 jenis permainan tradisional yang sudah dilakukan standarisasi nasional, diantaranya cabang Dagongan, Egrang, Hadang (Gobaksodor) serta Terompang Panjang.

Diakuinya beberapa daerah sudah melakukan lomba mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi,  bahkan di Mall Lippo Karawaci juga telah menggelar lomba 4 cabang olahraga tersebut untuk tingkat SD, dan kita berharap akan lebih banyak lagi iven yang digelar, sehingga kedepan olahraga Tradisional juga akan masuk dalam Olahraga Prestasi, harapnya.

Sementara Ketua Umum FORMI Nasional, Haryono Isman, menegaskan, bahwa Olahraga Tradisional merupakan pendorong bagi majunya olahraga Prestasi, kita prihatin olahraga Prestasi saat ini Indonesia selalu terpuruk, hal tersebut disebabkan kurangnya perhatian Pemerintah akan olahraga Masyarakat atau olahraga Tradisional, oleh sebab itu kami minta Kementrian Pemuda dan olahraga tidak menganaktirikan olahraga Tradisional, namun menempatkan Olahraga Tradisional sejajar dengan olahraga Prestasi.

Dan Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Perguruan Tinggi ini, juga sebagai upaya meningkatkan peran mahasiswa untuk turut bersama-sama mensosialisasikan olahraga tradisional, agar olahraga tradisional bukan saja sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi ditingkat nasional bahkan tingkat dunia, melalui Olimpiade Olahraga Tradisional (TAFISA 2016), dan kita akan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak olahraga Tradisional yang juga bisa di kembangkan ke tingkat Internasional sebagai olahraga tradisional dunia, ungkapnya tegas.

Readmore »

TIGA PRAJURIT MARINIR BERHASIL MENANGKAP PELAKU PENIPUAN

Tiga prajurit Marinir dari Batalyon Infanteri 5 Pasmar 1 Surabaya Kopda Mar Bambang Subianto, Praka Mar Joko dan Pratu Mar Maagus Sepriadi, berhasil menankap pelaku penipuan di Setasiun Pasarturi Surabaya, Selasa 28 Juli 2014.
Ketiga prajurit Marinir tersebut berhasil meringkus Nufi Ridwan warga Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Tuban di halaman parkir SetasiunPasarturi Surabaya Selasa 28 Juli 2015 sekitar pukul 10.00 Wib, setelah pelaku dijebak oleh korbannya Marstiana 22 tahun warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban.

Modus penipuan yang dilakukan Nufi Ridwan dengan menyamar sebagai petugas PT. KAI Daops 8, mengaku dapat jatah untuk memasukkan satu orang calon pegawai di PT. KAI. Marstian gadis 18 baru lulus SMA yang sedang mencari pekerjaan seketika itu tergiur iming-iming pelaku yang tidak lain tetangga desanya sendiri.

Proses penangkapan berlangsung dramatik, sebelumnya pelaku meminta dikirim nomor rekening korban dan minta ditransver uang sebanyak 14 juta dengan alasan untuk membelikan korban satu unit laptop merk Aple untuk pendidikan nanti. Korban merasa curiga setelah uang sejumlah yang diminta sudah ditranver pelaku tidak dapat dihubungi lagi.

Selanjutnya korban mendatangi Kantor PT. KAI Daops 8 Surabaya di Setasiun Gubeng untuk meminta keterangan dari petugas yang berwenang tetang proses penerimaan calon pegawai PT. KAI yang berlangsung saat ini. Pada saat itu korban diterima salah satu pejabat setempat dan mendapat informasi bahwa penerimaan calon pegawai KAI di Daops 8 Surabaya memang ada namun sudah ditutup beberapa waktu yang lalu.

Petugas yang enggan disebut namanya itu mengatakan bahwa pemberitahuan kelulusan calon pegawai tidak diumumkan secara terbuka melalui SMS atau surat selebaran namum diumumkan melalui website resmi PT. KAI. Petugas tersebut mengatakan bahwa pelapor merupakan korban penipuan.

Sadar dirinya tertipu Marstiana meminta bantuan kerabatnya Kopda Mar Bambang Subianto yang merupakan anggota Marinir. Menerima laporan tersebut Kopda bambang merancang sekenario untuk menjebak pelaku. Marsetiana diminta terus menghubuni Nufi Ridwan, Korban mengajak pelaku untuk janjian ketemu di halaman parkir Setasiun Pasarturi hari selasa, 28 Juli 2015 pukul 10.00 Wib.

Keesokan harinya marstiana bersama Kopda Bambang beserta dua rekannya menungu pelaku sesuai waktu dan tempat yang dijanji. Pada saat itu ketiga anggota Marinir itu mengawasi dari kejauhan agar tidak dicurigai. Beberapa saat kemudian Nufi Ridwan datang dan korban berpura-pura menanyakan kapan pendidikan calon pegawai KAI itu dilaksakan. Pelaku menjelaskan berbagai macam alasan dan sejurus kemudian tiga prajurit Marinir sudah menankap pelaku.

Selanjutnya Nufi Ridwan dibawa pulang oleh tiga prajurit marinir itu kekeluarganya untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Dengan alasan kemanusiaan sengaja pelaku tidak diserahkan ke pihak kepolisian mengingat kondisi keluarganya dalam keadaan yang sangat memperihatinkan.

Dari beberapa pengakuan pelaku telah banyak menipu korbannya dengan modus yang sama. Rata-rata yang menjadi korban adalah wanita usia remaja lulus sekolah yang sedang mencari pekerjaan. Bahkan saat pelaku ditangkap ada salah seorang wanita korban penipuan Nufi Ridwan sedang menghubungi pelaku.

Readmore »

Mudik Gratis Bantuan Gubernur Jawa Tengah

Pemprov Jateng bersama Peguyuban Jawa Tengah di Jakarta menjelang Lebaran selalu memulangkan warga Jateng di perantauan. Namun yang berbeda ditahun 2015 ini adalah kendaraan. Kalau tahun lalu dengan armada Bus. Tapi tahun ini dengan Bus serta Kereta.

Untuk peserta Mudik gratis dengan bus diberangkatkan dari Tugu Api TMII dengan 177 armada bus bantuan Gubrrnur Jateng serta selutuh Bupati dan Walikota se Jawa Tengah serta Bank Jateng dengan perkiraan pemudik 9.558 orang dan pemudik dengan kereta bantuan gub Jateng tujuan Semarang 608 orang dan Solo 608 orang. Dari stasiun senen Jakpus.

Sementara dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP didampingi Sekda Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP dalam sambutannya menjelaskan,  kegiatan Mudik Lebaran Gratis ini merupakan arisan khas masyarakat Jawa Tengah karena para bupati/wali kota ikut bergotong-royong agar bisa mengantarkan warganya mudik lebaran.

Pada pelaksaan Mudik Lebaran Gratis ini Ganjar juga memberikan evaluasi agar sistem pendaftarannya diperbaiki. Karenanya, dia meminta komunitas-komunitas warga Jawa Tengah di Jabodetabek bisa menginformasikan program mudik gratis lebih awal, agar pemerintah lebih baik lagi dalam melayani warganya.

"Mungkin yang sekarang perlu diperbaiki atau nanti setidaknya ini (program Mudik Lebaran Gratis) dari awal sudah bisa disampaikan kepada masyarakat oleh komunitas-komunitas yang ada. Kalau sistem pendaftaran bisa diperbaiki mungkin akan bisa membantu melayani mereka lebih baik," ujarnya.

Menurut Ketua bidang hubungan antar lembaga Paguyuban Jateng Jabodetabek Leles Sudarmanto,SE.MM bahwa peserta mudik gratis bersama Gubernur ini adalah warga Jateng di perantsuan.dengan identitas KTP daerah Jawa Tengah atau KTP DKI musiman.

mereka rata-rata adalah pekerja sektor informal seperti Tukang Sayur.Bakso, PRT atau pekerja Pabrik. Melalui mudik grstis ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yg ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Dan mareka tidak mudik dng motor, papar Leles yg juga Ketua Umum Masyarakat Perantauan.

ditempat yg sama Perwakilan Bank Jateng Wijanarko juga manambahkan bahwa pemudik kali ini juga dari Nasabah Bank Jateng di Jakarta. Dimana Bank Jateng membantu 50 bus bagi pemudik mereka nasabah Bank Jateng Kramatjati dan Panglima Polim jaksel. Dengan kegiatan ini diharapkan akan lebih banyak lagi warga jateng yg menggunakan produk Bank Jateng. Harapnya

Readmore »

27 Anjungan Daerah Akan Meriahkan HUT TMII ke 40 Tahun

Seni Budaya merupakan salahsatu olah jiwa dan raga yang akan mampu menyatukan perbedaan, karena dalam berseni tidak membeda-bedakan suku, ras maupun agama, bahkan Presiden Jokowi saat masih menjadi Walikota dan Gubernur DKI Jakarta, sangat peduli dengan pelestarian dan pengembangan Seni Budaya tradisional, bahkan Presiden Jokowi juga telah mencanangkan Program Revolusi Mental, dan salahsatunya adalah mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan serta memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia, melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan. Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam upaya menjadikan TMII sebagai wahana pengenalan, pendidikan, pengembangan dan pelestarian budaya bangsa guna memperkokoh jati diri Bangsa Indonesia.

Dalam acara jumpa PERS menyambut HUT TMII ke 40 tahun yang  diperingati mulai 5 April 2015 hingga 20 April 2015, Direktur Operasi TMII Ade F Meliala mengungkapkan, bahwa seluruh manajemen TMII akan terus berinovasi dalam menciptakan karya-karya, guna melestarikan budaya bangsa agar tak lapuk digerus jaman. Dan hingga saat ini sudah 40 tahun,  Taman Mini Indonesia Indah,  telah turutserta memperkokoh jati diri Bangsa Indonesia, di tengah derasnya arus budaya asing yang masuk ke Indonesia.

Dalam Perayaan HUT TMII tahun ini, panitia sudah menyusun program hiburan bersama 27 Anjungan Provinsi di Indonesia, untuk menampilkan aneka seni budaya tradisi dari berbagai daerah di Indonesia, sementara pada puncah HUT TMII akan mengangkat nuansa Jawa Barat sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan budaya dan keunikan.

Pada 16 April 2015 Pekan HUT TMII dibuka dengan acara megah yang akan dilaksanakan di gedung Sasono Langen Budoyo dan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, sedangkan keesokan harinya tanggal 17 April 2015 digelar Upacara Bendera di Plasa Tugu Api Pancasila yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh karyawan TMII sekaligus pemberian penghargaan kepada karyawan berprestasi tahun ini.

Semarak pekan HUT TMII terus berlanjut dengan Parade Busana Daerah Tingkat Nasional ke-7 di Sasono Langen Budoyo pada tanggal 18 April 2015. Selain itu, sebagai ungkapan rasa syukur pada hari Minggu, 19 April 2015 digelar acara Selamatan HUT Ke-40 Taman Mini "Indonesia Indah" di Pendopo Sasono Utomo. Pada hari yang sama pengunjung juga dapat menyaksikan Pawai Budaya Nusantara yang akan diikuti oleh 34 propinsi dan Gelar Tari Massal "Ratouh Jaroe" yang melibatkan lebih dari 2.000 penari, 40 tim Tabod dari Propinsi Bengkulu, Grup Kulintang, Angklung yang akan dilaksanakan di Plasa Tugu Api Pancasila.

Seperti perayaan HUT sebelumnya, sebagai bukti cinta TMII kepada masyarakat tepat Tanggal 20 April 2015, tiket masuk digratiskan bagi seluruh pengunjung mulai pukul 6.00 hingga 16.00 WIB untuk semua unit di dalam TMII dengan membeli satu tiket masuk akan mendapat dua tiket masuk (Buy one get one free). Puncak kemeriahan HUT TMII ke-40 akan dilaksanakan di Teater Bhineka Tunggal Ika. Malam puncak HUT TMII dikemas dalam bentuk pergelaran spektakuler yang mempersembahkan Maha Karya Indonesia "Ciung Wanara" dari tim kesenian propinsi Jawa Barat dan didukung potensi Diklat Binaan TMII. Acara tersebut akan ditutup dengan pesta kembang api.

Dan Program acara musik "Inbox" SCTV juga ikut menyemarakan pesta ulang tahun TMII ke-40, yang mengajak masyarakat untuk mencintai karya-karya musik anak dalam negeri dan mengenal ragam budaya Indonesia. Pameran Flora & Fauna yang digelar di areal Teater Bhineka Tunggal Ika selama satu pekan akan menyuguhkan kekayaan hayati Indonesia kepada pengunjung.

Dengan rangkaian acara perayaan HUT ke-40 Taman Mini "Indonesia Indah" diharapkan seluruh masyarakat khususnya para pengunjung dapat semakin mencintai dan melestarikan kebudayaan bangsa guna memperkokoh jati diri bangsa indonesia . Dan akan mendapatkan penguatan fungsi Taman Mini Indonesia Indah oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sementara itu Marketing Manager Diono juga selaku Ketua Umum HUT TMII Ke 40 mengatakan, bahwa terkait HUT  TMII ke 40 atau 5 windu dan TMII merupakan penciptaan ruang budaya seperti perlindungan, pendidikan, pengembangan dalam rangka pelestarian budaya ini.

“Melalui TMII kita lestarikan budaya guna memperkokoh jati diri budaya bangsa Indonesia dan penetapan ini masih akan dikaji oleh Kementerian Pembangunan Manusia Dan Budaya, dimana TMII  merupakan wahana memperkokoh jati diri bangsa,”kata Diono.

Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA