Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Beginilah Tugas P3S, Mulai Dari Menolong Bayi, ODMK, Sampai Lansia Telantar

Beginilah Tugas P3S, Mulai Dari Menolong Bayi, ODMK, Sampai Lansia Telantar


Menjadi Petugas P3S ternyata tidak semudah yang dilihat kebanyakan orang. Selain melakukan penjagaan dan penjangkauan di titik rawan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, mereka juga menyelamatkan bayi atau lanjut usia telantar.

"Pengalaman paling tidak mengenakkan saat menyelamatkan Orang Dengan Masalah Kejiwaan yang meludahi petugas. Ada juga saat ODMK buang air besar di kendaraan operasional PMKS," ujar Sunarti P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur saat ditemui, Rabu (21/12).

Di samping pengalaman tidak mengenakkan, ada pula pengalaman yang berkesan bagi Sunarti selama satu tahun menjadi petugas P3S. 

"Menyelamatkan orang telantar yang sakit dan kita rujuk ke Rumah Sakit. Pada saat pulih dari perawatan, lalu kita rujuk ke Panti Sosial. Terus juga menemukan orang hilang yang bisa bertemu dengan pihak keluarganya kembali," kata Sunarti.

Dalam melakukan penjangkauan dan penyelamatan, sebagai petugas Sunarti memiliki kewajiban untuk bertindak secara humanis dan persuasif di lapangan. Karena menurutnya kerja sosial mengutamakan cara pendekatan individu.

"Waktu itu baru dua bulan pertama di lapangan, kami bisa menolong itu rasanya luar biasa. Itu seperti menjadi kebahagian buat saya," tandas wanita kelahiran Jakarta ini.

Pada mulanya, sebelum Sunarti bertugas menjadi P3S, saat dirinya mau berangkat kerja di salah satu wilayah lampu merah PGC ada sekolompok petugas berseragam biru.

Dirinya sempat mengabaikan petugas itu. Setiap hari ia selalu melintas wilayah itu, lalu kebetulan ia melihat petugas sedang melakukan penyelamatan orang stres di lampu merah.

"Saya coba mencari di google apa itu satgas P3S dari situ saya mengetahui kinerja P3S. Saya melihatnya akun di sosial media facebook yang banyak menyebarkan aktivitas P3S," kata Sunarti.

Melihat aktivitas P3S di sana, ia mengaku akhirnya memiliki keinginan menjadi petugas P3S.

"Hati ingin sekali menjadi petugas P3S dengan jiwa sosial yang tinggi ikhlas dan bekerja dengan hati," kata Sunarti.

Ketika mulai menjadi Petugas P3S, Sunarti telah mengetahui klasifikasi PMKS seperti pengamen, pengemis, gelandangan, psikotik/ODMK dan orang telantar. Ia juga diajarkan bagaimana melakukan penjangkauan dan penyelamatan secara persuasif.

"Sejak menjadi petugas P3S, cukup banyak pelajaran kehidupan yang bisa diambil hikmahnya. Mensyukuri apa yang kita miliki. Diberi kesehatan oleh Sang Maha Kuasa. 
Harapan saya agar masyarakat luas bisa mengenal petugas P3S dan kami bisa selalu membantu," ungkap Sunarti.(Pry)
Readmore »

Menyambut HUT Ke-2, DWP Bakamla RI Lakukan Kunjungan ke Wisma Tuna Ganda Palsigunung

Menyambut HUT Ke-2, DWP Bakamla RI Lakukan Kunjungan ke Wisma Tuna Ganda Palsigunung


Sebagai salah satu bagian dari rangkaian kegiatan HUT Ke-2 Bakamla RI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (DWP Bakamla RI) Ny. Tati Ari Soedewo bersama para pengurus DWP Bakamla RI melaksanakan kunjungan ke Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Jalan Raya Bogor Cimanggis, Depok, Kamis (1/12/2016).

Kedatangan Ketua DWP bersama rombongan diterima oleh Pimpinan Yayasan Wisma Tuna Ganda Palsigunung  Kristanti. Yayasan yang berdiri sejak 2 Maret 1975 ini pada saat ini memiliki 55 orang karyawan dan 3 orang tenaga pengajar yang bertanggung jawab atas 27 anak-anak dengan keterbatasan mental dan fisik, dan mendapatkan perawatan fisioterapi untuk kesehatan mental dan fisik yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Ketua DWP menyampaikan bahwa dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Bakamla RI untuk menyambut HUT ke-2 tahun ini Bakamla RI ingin memberikan dan berbagi sedikit perhatian kepada anak-anak Wisma Tuna Ganda Palsigunung, sebagai rasa syukur atas terbentuknya DWP yang dapat dikatakan masih “seumur bayi” sehingga masih butuh banyak belajar. Dalam kesempatan itu Ketua DWP juga mohon do’a dari semua anggota yang hadir agar DWP dapat berkembang dan maju seiring dengan Bakamla RI.

Pada akhir kunjungan Ketua DWP Bakamla RI menyerahkan sejumlah santunan uang tunai dan barang-barang kebutuhan pokok yang diterima oleh Pimpinan Wisma Kristanti dan menyampaikan harapannya agar santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi yayasan dan anak-anak khususnya.(Pry)
Readmore »

KABALURJALBAR LEPAS 20 PERSONELNYA PURNA DINAS

Kepala Badan Penyalur Tenaga Kerja Wilayah Barat  (Kabalurjalbar) Kolonel Laut (S) Mohammad Iskandar melepas 20 personel Balurjalbar yang telah selesai melaksanakan kedinasan (purna dinas) bertempat di Gedung Serbaguna Balurjalbar, Jakarta Pusat, Jumat, (11/11). Kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan dan bantuan dana modal usaha.
 
Readmore »

SD RAWASARI 05, BERKUNJUG KE BATURADEN

Pertemuan dan pertemanan adalah suatu kata yang tidak dapat dilepaskan dari Grub Rawasari 05, karena ada moment yang tidak dapat terlupakan sepanjang sejarah hidup pertemanan mereka, dimana salahsatu sahabat mereka Bantoro sedang merayakan Hari Jadi ke 48 tahun, dengan menggelar acara di TRIP Baturaden, pada 7-9 Oktober 2016. Dan kegiatan tersebut di fasilitasi oleh Keluarga Dian Destriani yang bermukim di Purwokerto Banyumas.

Perjalanan menuju Porwokerto ke Sarana Wisata Air Terjun Baturaden serta Wisata Baru Small word, dari Jakarta cukup berkesan, seluruh alumni SDN Rawasari 05 Cempaka Putih,Jakarta pusat sangat berkesan, yang turut hadir diantaranya, Dedi, Apong, Kiki, Sudiarti (Ati), One, Prapti, Dian. meski seluruh obyek wisata tidak dapat di kunjungi, namun perjalanan ke Purwokerto cukup terkesan, dan menyenangkan.


Berbagai Kuliner Purwokerto juga menjadi pilihan Wisatawan termasuk Grub Rawasari 05 tersebut, dengan tentengan berupa Gethuk Goreng, Mino, Lompia, Enting-enting serta Gudek, sungguh kenangan yang tak terlupakan selama 35 tahun berpisah dan berkumpul kembali di Obyek Wisata Baturaden dan Small Ward Banyumas. (Nurul)

Readmore »

Halal Bihalal Alumni SDN Rawasari Cempaka Putih 05

Untuk meningkatkan tali silaturahim sesama Alumni SDN 05 Rawasari Cempaka Putih, bertempat di Rumah Makan Dapur Solo, di jalan Matraman Jakarta, Alumni , SDN 05 Rawasari, Cempaka Putih , Jakarta Pusat ( 1984 - 2016 )  menggelar acara Halal bi Halal 1437 H / 2016.

Rasa Haru bercampur gembira terpancar pada seluruh peserta halal bihalal yang sudah puluhan tahun berpisah dan bisa berjumpa lagi di usia yang sudah dewasa,bahkan salahsatu alumni (Kiki) berulang tahun yang ke 48 tahun,  dan diharapkan kedepan semakin kompak, dan Solit.  dengan kostum yang meriah, tampak dari kiri ke kanan.. Nurul , Ati, Dian , One , Ita , Kiki , Prapti , Tio Diyatmo, Herman, Aponk , Dedy , “Kita jalin Silaturahim Persaudaraan Sepanjang Masa”.

Readmore »

Bakamla Zona Maritim Tengah Gelar Halal Bihalal di Pangkalan Kapal Patroli

Bakamla Zona Maritim Tengah Gelar Halal Bihalal di Pangkalan Kapal Patroli

Manado, Warta Nusantara
 Bakamla RI dari jajaran Zona Maritim Tengah menggelar halal bihalal di pangkalan kapal patroli Zona Maritim Tengah, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (12/7/2016). 

Acara ini dimulai dengan jalan sehat bersama seluruh personil Zona Maritim Tengah bersama aparat pemerintah desa Serei, di lokasi berdirinya Pangkalan Kapal Patroli Zona Maritim Tengah, dilanjutkan dengan olah raga bersama.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Zona Maritim Tengah Brigjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat mengajak kepada seluruh jajaran personil Zona Maritim Tengah untuk saling memaafkan dan mempererat persatuan agar dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai abdi Negara mampu menjalankannya dengan baik.

"Saya menghimbau kepada seluruh anggota untuk saling memaafkan satu dengan yang lain. Memaafkan itu tidak mesti dilakukan pada saat tertentu saja tapi bisa dilakukan kapan saja. Namun terkadang kita sulit untuk meminta maaf. 

Oleh karena itu masih dalam suasana idul fitri ini marilah kita saling memaafkan dan mempererat persatuan sehingga kita menjadi solid dalam mengemban tugas yang besar ini." ujar Kepala Zona Tengah.

Selain itu, Kepala Zona Tengah juga meminta kepada seluruh personil Zona Maritim Tengah untuk meningkatkan pengawasan terhadap perairan di wilayah Zona Maritim Tengah mengingat akhir- akhir ini meningkatnya tindak kejahatan pembajakan kapal Indonesia oleh kelompok Abu Sayaf yang lokasinya berbatasan langsung dengan perairan Indonesia di wilayah kerja Zona Maritim Tengah. (Humas Bakamla RI).

Readmore »

Dewan Ekonomi Rakyat dan DHN 45 Gelar Bukber dan Santuni Penyandang Disasbel

Dewan Ekonomi Rakyat (DER) sebagai wadah semesta rakyat yang independen dan universal untuk mensinergikan antar komponen/organisasi/institusi dalam mendukung ekonomi rakyat di Indonesia yang mandiri, meningkatkan kesejahtaraan rakyat yang berkeadilan, menjadi motor  pemerintah dalam menggerakkan sektor riil, mengawal program ekonomi nasional, serta trisakti dan Nawacita serta menjadi primemover, motivator dan sebagai katalisator lintas instansi dan istitusi, kini terus meningkatkan kipranya.

Disela acara Buka Puasa Bersama yang digelar jajaran Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Rakyat di Sekretariat DER, Gedung Juang 45 Menteng Jakarta, Ketua Dewan Harian Nasional 45 (DHN 45), Mayjen TNI (Purn) Tyasno Sudarto yang juga Ketua Dewan Pembina DER, dalam sambutanya mengaku bangga dengan binaan DER , yaitu para penyandang Disasbilitas yang saat ini telah dapat mandiri, dengan karya nyata, dengan memproduksi minyak urut yang sangat dibutuhkan masyarakat, ini adalah kebanggaan kita, dimana penyandang Disasbilitas telah bisa berproduksi, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga maupun lingkungan, oleh sebab DER harus terus membina, sehingga nanti DER bisa menjadi DAR dan DOR, karena kalau sudah  DOR... itu sudah luar biasa, candanya yang disambut  tepuk tangan hadirin.

Ketua DHN 45 ini juga memuji aktifitas para penyandang Disasbilitas yang  dengan kekurangannya, tetapi mampu berkarya, dan nanti akan segera kita hadirkan penyandang Disasbilitas yang lain, dengan karyanya yang spektakular, seperti melukis dengan kaki, melukis dengan mulut, serta yang lain, tegasnya.

Pada seluruh Pengurus Dewan Ekonomi Rakyat, H Tyasno Sudarto juga berpesan agar dalam melakukan tugasnya DER tidak meninggalkan kepribadian kita, yaitu Kebudayaan kita agar dijadikan landasan untuk membangun ekonomi kerakyatan, yang dilaksanakan oleh rakyat untuk kepentingan pembangunan, mengisi kemerdekaan, yang penting kita punya niat yang baik dan dilakukan dengan cara yang baik, serta didukung dengan Doa, agar Allah SWT meridhoi apa yang kita lakukan, pintanya.

Sementara Ketua Umum DER, Edi Wahyudi juga menegaskan, bahwa program DER dalam waktu dekat akan menggelar Pameran Akbar karya Anak Bangsa, termasuk karya para Penyandang Disasbilitas binaan DER, saat ini DER tengah menyiapkan Mobile Masage/mobil pisat yang dapat keliling memberikan layanan pijat bagi warga yang membutuhkan, sehingga para penyandang Tuna Netra dapat memberikan pelayanan prima ditengah masyarakat, dan mobile Masage ini akan didukung oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabinet Kerja, serta beberapa tim lain.

DER juga tengah menyiapkan produksi air minum rakyat, dengan hasil yang luar biasa, kita ingin menunjukkan pada negara lain, bahwa kita bisa kembali pada kejayaan bangsa, dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk kemakmuran Rakyat, sebagaimana amanat pasal 33, UUD 45. Kemudian DER juga telah menciptakan alat untuk menyuling air laut menjadi air siap minum, ini akan kita gunakan di daerah-daerah yang kesulitan air bersih, apalagi sebentar lagi akan masuk musim kemarau, dan alat ini sudah dipesan Pemerintah Jerman, hasil sulingan tersebut akan dihasilkan garam yang bisa dimanfaatkan untuk listrik, selain itu DER juga telah menemukan bahan untuk memasak, yaitu memasak tidak dengan api, tetapi dengan karang yang kita campur zat tertentu, ini sedang kita kembangkan dan uji coba, juga DER telah melakukan mengintegrasikan antara pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan termasuk energinya, serta kita patenkan karya-karya anak bangsa, ungkap Edi Wahyudi.

Hal yang sama juga diungkapkan Pembina Dewan Ekonomi Rakyat, Dwi Mukti Wibowo, bahwa kegiatan Buka Puasa bersama Penyandang Disasbilitas ini adalah tindaklanjut pada binaan DER, yaitu para penyandang Disasbilitas, kalah beberapa waktu lalu di Bandung telah digelar bersama penyandang Tuna Daksa dan Tuna Rungu, maka di DHN 45 ini kita bukber dengan penyandang Tuna Netra, dan pembinaan akan terus kita lakukan secara berkesinambungan, yaitu dengan memberikan pelatihan di Pusat Inkubator Bisnis DER, memberikan pendampingan hingga menyalurkan kerja serta membangun unit usaha dengan sistem bagi hasil atau Franchise.

Saat ini sudah berproduksi minyak urut dan air minum herbal karya penyandang disasbilitas, dan nantinya untuk distributor di daerah-daerah, juga akan diberikan pada para penyandang Disasbilitas, baik Tuna Rungu, Daksa maupun Tuna Netra, sehingga mereka benar-benar bisa mandiri, demikian juga istri/suami penyandang disasbilitas akan kita berikan pelatihan boga, untuk membuat kue kering maupun kue basah, dan untuk pemasarannya akan bekerjasama dengan para pengusaha muda yang lain, perusahaan yang akan kita ajak, adalah Bogasari untuk membantu pengadaan tepung, paparnya.

Pusat Inkubator DER juga memberikan pelatihan ketrampilan lain, seperti menjadi operator telepon, pelatihan komputer yang bisa bicara serta ketrampilan lain yang bisa dilakukan para penyandang disasbilitas, dan setelah mampu kita garansi untuk bekerja di perusahaan2 yang ada disekitar tempat tinggal mereka, kita ajak para pengusaha yang lain untuk menampung mereka bekerja dan bekarya, paparnya.

Dwi Mukti juga mengaku bahwa kendala para penyandang disasbilitas saat ini adalah transportasi, oleh sebab itu pihaknya tengah menggandeng Go Jek maupun Grab untuk membantu para penyandang disasbel tersebut, seperti pelayanan pijat online maupun antar barang produk para penyandang disasbilitas, tegasnya. (NRK)

Readmore »

Yayasan Masjid Nusantara Hadirkan Mobile Masjid Bantu Warga Jakarta

1 tahun sudah Mobile Masjid memberikan pelayanan masyarakat yang ingin melakukan aktivitas memenuhi kewajiban Sholat, khususnya warga Bandung, dan saat ini Yayasan Masjid Nusantara didukung Adira Insurance Syariah kembali menambah armada Mobile Masjid untuk memberikan fasilitas Sholat pada warga Jakarta.

Disela acara Jumpa PERS dalam peluncuran Mobile Masjid di Masjid At-Taqwa Pejaten, Pasar Minggu, Direktur Yayasan Masjid Nusantara, Hamzah Patdri, pada wartawan menjelaskan, bahwa pelayanan Mobile Masjid di Jakarta akan dilakukan ditempat Kantor maupun Taman yang jauh dari Masjid, sehingga umat Muslim dapat sholat pada waktunya di Mobile Masjid yang disediakan, namun demikian jika ada iven khusus, dan masyarakat ingin menghadirkan Mobile Masjid, maka akan kita hadir untuk memberikan pelayanan ditengah masyarakat.

Lebih jauh Hamzah menjelaskan, bahwa ide Mobile Masjid ini datang dari Ustad Sobirin, Ketua Yayasan Masjid Nusantara sebelumnya, karena kekhawatiran, bahwa ditengah keramaian, seperti konser musik, festival masyarakat, pertandingan sepak bola, terkadang masyarakat banyak berkumpul tapi minim sarana beribadah. Oleh sebab itu kita ingin menghadirkan Mobile Masjid pada iven-iven seperti tersebut diatas.

Beberapa fasilitas Sholat sudah disediakan Mobile Masjid,  seperti karpet, air wudhu, sandal, sarung/Mukena dan lainnya. "Jadi masyarakat nggak perlu repot-repot, tinggal ambil wudhu langsung naik ke Mobile Masjid untuk menjalankan ibadah Sholat. Dan Mobile Masjid Ini bisa menampung kurang lebih 20 orang untuk sholat, jadi tujuan utama kehadiran Mobile Masjid ini,  kita mendekatkan masyarakat dengan masjid, tegas Hamzah Patdri.


Mobile Masjid ini merupakan mobil perdana untuk wilayah DKI Jakarta. Sebelumnya kendaraan sejenis sudah beroperasi untuk wilayah kota Bandung, dengan respon yang sangat baik. Namun untuk di Jakarta saat ini baru 1 Mobile Masjid, oleh sebab itu saya mengajak pada Dunia Usaha, untuk dapat berpartisipasi dalam penyediaan Mobile Masjid, dengan dana CSR Perusahaan yang ada. Apalagi Wilayah DKI Jakarta cukup luas dan dengan satu Mobile Masjid untuk kota sebesar Jakarta masih banyak membutuhkan penambahan armada,  Karena itu pihaknya berharap akan ada mitra lainnya yang akan tertarik untuk membantu masyarakat melalui pengadaan Mobile Masjid seperti ini, ungkapnya.

Iman Ibnu Chaldrun, Imam Masjid At-Taqwa Pejaten juga menambahkan, bahwa pihaknya menyambut baik kehadiran Mobile Masjid ini, dan untuk sementara Mobile Masjid dari Yayasan Masjid Nusantara ini akan berpangkalan disini, sehingga akan lebih mudah jika dibutuhkan untuk bergeser di wilayah atau tempat lain, karena Mobile Masjid ini nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Syiar Islam, seperti kegiatan Tablig Akbar dan kegiatan dakwah lainnya, yaitu Pendidikan bahkan pergelaran Seni Budaya Islami, tegasnya.

Readmore »

Bukber PMI Jaktim, Santuni 200 Anak Yatim

Palang Merah Indonesia (PMI) Kepengurusan Kota Jakarta Timur, pada Rabu (22/6) juga menggelar Buka Puasa Bersama, turut mengikuti acara tersebut, 200 anak Yatim Piatu serta anggota Palang Merah Remaja Kota Administrasi Jakarta Timur, terlihat dihadir memberikan sambutan, Sekretaris Kota (Sekko)  Jakarta Timur Junaidi. Sementara Penceramah dalam Bukber tersebut adalah KH Munawir.

Sekretaris PMI DKI, Samsul. K dalam sambutannya menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur dengan kegiatan Bhakti Ramadhan PMI Jakarta Timur ini, DMI DKI mangapresiasi  kegiatan rutin tahunan yang tetap semarak ini, semoga akan berdampak pada peningkatan kinerja PMI Jaktim dan semakin dikenal di masyarakat luas, pintanya.

Dalam sambutanya, Junaidi menegaskan, bahwa Pengurus PMI Jaktim ini adalah mantan pejabat dilingkungan Pemkot Jakarta Timur, sehingga pihaknya yakin seluruh jajaran pengurus benar-benar mengerti dan memahami masalah sosial di Jakarta Timur, mereka adalah orang-orang yang peduli dengan kemanusiaan. Sehingga pantaslah kalau hari ini memberikan bantuan 200 Sembako, dan sebelumnya juga telah membagikan 400 bingkisan sembako, ini sungguh luar biasa dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini juga dapat digelar dan ditingkatkan.

Junaidi juga mengajak pada seluruh warga Jakarta Timur untuk dapat bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial untuk kemanusiaan, karena PMI tidak bisa berdiri sendiri dalan aksi kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Seko Jaktim juga menyampaikan program Beasiswa bagi anak-anak pemegang KJP, bahwa anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, juga memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa hingga Sarjana, asal bisa masuk di PTN, maka anak penerima KJP akan dibiayai hingga Sarjana oleh Pemda DKI, tegas Junaidi.

Readmore »

BAZIS Jaktim Salurkan Bantuan Untuk Perbaikan 36 Rumah

Sebanyak 36 rumah dari warga kurang mampu/dhuafa dan dua lembaga keagamaan di Jakarta Timur mendapatkan bantuan dari BAZIS Jakarta Timur. Bantuan yang jumlah totalnya mencapai Rp 1.045.000.000 tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (3/6).

Walikota mengatakan bantuan untuk perbaikan atau rehab rumah dan lembaga keagamaan tersebut, tidak disalurkan secara tunai. Penerima bantuan, diberikan cek oleh BAZIS Jakarta Timur yang kemudian dapat dicairkan ke Bank DKI.

“Fokus dana bantuan BAZIS pada tahun ini hanya digunakan untuk rehab rumah, rehab masjid, musholla dan perbaikan fisik lembaga  keagamaan. Sementara dana bantuan untuk pendidikan sudah tidak ada lagi atau dana beasiswa, karena dana tersebut sudah ada di Dinas Pendidikan yang mengatur,” kata Walikota.

Walikota pun meminta agar, Camat, Lurah, RT dan RW untuk ikut mengawasi pemanfaatan dana bantuan dari BAZIS Jakarta Timur tersebut. Dirinya tidak ingin dana yang berasal dari hasil pengumpulan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) tersebut, dipotong atau disunat.

“Dana pemberian ini tidak boleh ada potongan, jika ada temuan yang terjadi, saya akan proses secara hukum,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Walikota pun berpesan kepada penerima bantuan dapat memanfaatkan dana bantuan untuk merehab tempat tinggalnya. “Harapannya semoga semua dana yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk renovasi rumah yang rusak,” tutupnya.

Kepala BAZIS Jakarta Timur Dwi Busara mengatakan, jumlah keseluruhan bantuan untuk merehab 36 rumah warga kurang mampu/dhuafa sebesar Rp 975 juta. Sementara total  bantuan untuk dua lembaga keagamaan nilainya sebesar Rp 70 juta.

“Semua dana dari hasil pengumpulan ZIS di wilayah Jakarta Timur pada tahun 2015. Bantuan disalurkan ke masyarakat yang tersebar di 17 kelurahan di Jakarta Timur,” kata Dwi.

Sebelumnya, sepanjang tahun ini sudah ada tujuh rumah warga yang mendapatkan bantuan renovasi dari BAZIS Jakarta Timur. “Ditambah hari ini total 43 rumah. Nantinya secara bertahap akan diberikan bantuan berikutnya,” kata Dwi.

Pada tahun 2016 ini, BAZIS Jakarta Timur programkan untuk menyalurkan bantuan senilai Rp 26,9 milyar. Sementara untuk pengumpulan ZIS sepanjang tahun ini, dari bulan Januari sampai Mei, sudah terkumpul Rp 6,3 milyar.

Readmore »

Keluarga Besar TMII Ziarah Ke Makam HM Soeharto dan Hj Siti Hartinah Soeharto

Sebagaimana tradisi dalam menyambut Hari Ulang Tahun Taman Mini Indonesia Indah (TMII), jajaran Manajemen TMII bersama seluruh Anjungan, Museum serta steak holders dilingkungan TMII, melakukan ziarah ke Penggagas dan Pendiri TMII, almarhum HM Soeharto dan  Hj  Siti Hartinah Soeharto, yang berlokasi di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Demikian juga saat menyambut HUT TMII yang ke 41 tahun 2016 ini, manajemen TMII kembali melakukan ziarah dengan menggelar doa,  membaca Tahlil, Yasin besama, yang ditujukan untuk almarhum H.M Soeharto dan Ibu Tien sebagai pendiri TMII sekaligus pemimpin Bangsa Indonesia yang telah banyak berjasa bagi bangsa dan negara, hal tersebut diungkapkan Direktur Utama TMII, DR. A.j Bambang Soetanto disela acara Ziarah tersebut.

Saat disinggung akan upaya peningkatan sarana dan prasarana TMII kedepan, Bambang Soetanto menegaskan bahwa Taman Mini Indonesia Indah yang dibangun tahun 70an, oleh Pemrakarsa Ibu Tien Soeharto yang juga Ibu Negara, mendirikan TMII dengan maksud untuk pelestarian dan pengembangan budaya bangsa Indonesia, dimana TMII memberikan kesempatan pada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan sebagai sarana pendidikan untuk mencintai kebudayaan yang luhur dan mengembangkan Cinta Tanah Air, untuk memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa, dan pada akhirnya untuk memperkuat Negara Kesatua Republik Indonesia.

Dilahan seluas 150 hektar lebih tersebut, saat ini sudah digunakan sekitar 80%, dengan 100 wahana tempat rekreasi yang berbasis budaya, oleh sebab itu Pengelola terus berupaya meningkatkan segi fisik, seperti Anjungan, Museum, Sarana Rekreasi serta Flora Fauna, dan untuk kegiatan iven-iven seni budaya juga akan terus ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya mengikuti perkembangan teknologi saat ini,  disamping itu program manajemen adalah bagaimana kita dapat merawat bangunan yang sudah ada, tegas Bambang Soetanto.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Panitia HUT TMII Maryano, SH.CN, bahwa kunjungan ke Kediaman Ibu Tien di Kalitan, Solo, dilanjutkan ke Peristirahatan terakhir Astana Giribangun Karanganyar serta dilanjutkan ke tempat Kelahiran HM Soeharto di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul Yogyakarta, merupakan rangkaian tapak tilas HM Soeharto dan Ibu Siti Hartinah Soeharto, yang telah eberjasa mendirikan TMII. Serta sebagai rangkaian dari Peringatan HUT TMII ke 41.

Kegiatan ziarah merupakan agenda rutin sebelum menggelar acara besar di TMII, seluruh keluarga besar taman mini ingin mengenang beliau, karena keberadaan taman mini tidak lepas dari keberadaan Pak Harto dan Ibu Tien, tegasnya.

Maryano juga menjelaskan, bahwa dalam HUT TMII yang digelar sepekan, mulai 17  hingga 24 April 2016, dengan sejumlah agenda penampilan kesenian yang dengan iven Gelar Citra Budaya Tradisi, Parade Busana Daerah, Pawai Budaya Nusantara, Pameran Flora Fauna, Aneka Lomba dan Festival serta Hiburan Masyarakat.

Dan pada Puncak HUT TMII yang jatuh pada 20 April, akan diisi dengan pementasan bertemakan Geopak dari Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, serta tari kolosal Ratoeh Jaroe dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam, yang didukung 6.600 penari, dan akan memecahkan recor MURI Dunia, paparnya. (Priyono).



Readmore »

DISPEN AU Gelar Silaturahmi Dengan Media

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) sebagai penjaga Kedaulatam Negara dan menjaga wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.terus meningkatkan peran pertahanan melalui peningkatan persenjataan tempur maupun  Profesionalitas personil, dan Media massa, baik media Televisi, cetak, radio maupun online merupakan mitra strategis dalam menyampaikan tugas dan fungsi TNI AU tersebut. 

Menurut Kadispen AU, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto dalam penulisan pemberitaan dilingkungan TNI AU masih banyak ditemukan singkatan yang salah, hal tersebutlah yang membuat Dispen AU ingin terus membangun komunikasi dengan para wartawan yang selama ini meliput dilingkungan TNI. Seperti kegiatan Silaturahmi Insan Media ini diharapkan juga dapat membangun silatirahmi, dan kedepan Dispen AU ingin melakukan pembekalan khusus bagi Wartawan yang meliput dilingkungan TNI AU, sehingga penulisan maupun penyebutan institusi dilingkungan TNI AU tidak salah lagi, papar Marsma Dwi.

Dalam kesempatan tersebut, Marsma Dwi Badarmanto yang sebentar lagi mengembang tugas lain, juga berkesempatan untuk pamitan mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang sudah terbangun dengan baik, serta memperkenalkan Kadispen yang akan menggantikannya, yaitu Marsma Wiko Sofyan, dan diharapkan kerjasama yang baik dapat terus ditingkatkan, pintanya.

 

acara kemudian dilanjutkan makan malam bersama serta hiburan musik Band yang diisi jajaran Dispen AU dan Wartawan untuk bernyanyi dan berjoget bersama.



Readmore »

Ribuan Jamaah Majelis Taklim Hadiri Tasyakur Akbar Milad 35 Tahun BKMT

Ribuan ibu-ibu jamaah Majelis Taklim yang tergabung dalam Ormas  Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari 32 Provinsi diseluruh Indonesia, menghadiri tasyakur akbar Milad ke-35 BKMT di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (12/3).

Acara Tasyakur Milad 35 tahun BKMT teresebut diisi dengan Zikir Akbar Jamaah Majelis Taklim, yaitu zikir diatas rumput, yang kemudian diikuti dengan Deville Seni Budaya Islami yang dibawakan oleh para seniman anggota BKMT dari berbagai wilayah di Indonesia, baik berupa Parade Tari, Musik Islami dengan busana daerah serta diiringi oleh Parade Qasidah 1000 orang.

Tampak hadir dalam acara itu, Ketua Umum BKMT yang juga Rektor Universitas Islam Assyafi’iyah Prof. Hj Tutty Alawiyah AS, Wakil Ketua MPRRI Hidayat Nur Wahid, anggota DPD Dailami Firdaus, Cagub DKI Partai Demokrat H Nachrowi Ramli dan sejumlah tokoh agama lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BKMT, Prof Hj Tutty Alawiyah AS mengatakan, bahwa BKMT yang didirikan pada Tahun 1981 ini kini telah memasukki usia 35 tahun, karenanya BKMT untuk terus meningkatkan peran positif di tengah masyarakat demi bangsa dan negara.

Menurut Rektor UIA ini, kita sekarang sangat prihatin dengan berbagai kejadian di tengah masyarakat, seperti maraknya peredaran narkoba, Korupsi dan munculnya radikalisasi dan kekerasan atas nama agama, munculnya aliran sesat atau munculnya agama  sempalan, termasuk fenomena LGBT (Lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

“Sebab itu,  anggota dan pengurus BKMT seluruh Indonesia, untuk terus meningkatkan dakwah baik di tengah keluarga maupun masyarakat untuk mencegah kehancuran moral bagi generasi muda kita,” tegasnya.

Dalam jumpa PERS, Prof Hj Tutty Alawiyah AS juga menegaskan, bahwa Era Global saat ini harus dihadapi, karena tidak mungkin dihindari, namun marilah kita jadikan sebagai peluang, dan bukan ancaman,  kemajuan teknologi komunikasi saat ini mari kita jadikan sarana yang positif, manfaatkan untuk kemajuan bangsa dan untuk media Dahwah, jangan sampai orang tua Gaptek, tidak tau teknologi, bagi pengguna android, BKMT dalam waktu dekat juga akan memiliki aplikasi tersendiri, seluruh anggota BKMT di seluruh Indonesia nantinya bisa mendownload aplikasi BKMT, sehingga melalui aplikasi tersebut akan ada komunikasi bagi sesama anggota BKMT yang tersebar di seluruh Indonesia maupun dapat mengetahui pesar-pesan dari Ketua Umum BKMT pada seluruh anggota, tegasnya.


Readmore »

Rini Sutiyoso Kukuhkan Pengurus PMI Kota Jakarta Timur

Bertempat di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Hj Rini Sutiyoso secara resmi mengukuhkan kepengurusan PMI Kota Jakarta Timur, perioden 2016 – 2021, turut menyaksikan pengukuhan tersebut, Wakil Walikota Jakarta Timur, H Husein Murad.

Disela pengukuhan, Ketua PMI DKI Jakarta, Hj Rini Sutiyoso pada wartawan menegaskan, bahwa pergantian pengurus adalah hal biasa, apalagi H Kusnoto sudah memimpin 3 periode, dan kini terpilih HR Krisdianto yang juga mantan Walikota Jakarta Timur, saya yakin beliau sudah paham akan wilayah Jakarta Timur, untuk mengatasi bencana Banjir, Kebakaran maupun bencana lain di Jakarta Timur, paparnya.

Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta ini juga berharap Wakil Presiden yang juga Ketua Umum PMI, untuk dapat segera melakukan pembahasan dengan DPRRI untuk segera mengesahkan RUU Kepalangmerahan menjadi Undang-Undang Kepalangmerahan, agar Palang Merah Indonesia sebagai organisasi Kemanusiaan dapat bekerja dengan payung hukum, pinta Rini Sutiyoso.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Walikota Jakarta Timur, H Husein Murad, bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, siap bersama-sama PMI Kota Jakarta Timur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang terkena bencana, Pemkot Jaktim akan bersinergi serta mendukung kegiatan Kepalangmerahan, apalagi Jakarta Timur dengan penduduk sekitar 2,9 juta jiwa, kini siap menunggu kiprah pengurus PMI Jaktim yang baru, semoga apa yang kita lakukan bersama, akan bermanfaat bagi warga Jakarta Timur, tegasnya.

Sementara Ketua PMI Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto juga menegaskan, bahwa pihaknya tengah melakukan penataan, apalagi sedang ada renovasi gedung, kita berharap Bangunan baru yang sudah dicanangkan dapat diteruskan pembangunannya, sehingga kita nantinya akan memiliki Bank Darah, dan warga Jakarta Timur yang ingin mendapatkan darah, dapat mengurusnya ke PMI Jaktim dan tidak harus datang ke PMI DKI.

Disamping itu program kerja yang akan dilakukan adalah meningkatkan peranserta masyarakat dalam penanganan kebencanaan, seperti Sibat, KSR dan PMR, aspek pembinaan akan terus kita tingkatkan, sementara untuk pengumpulan dana Kepalangmerahan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jaktim maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, karena tahun ini PMI Jaktim sudah tidak lagi mengedarkan kupon PMI, bagaimana dengan dana yang cukup, organisasi ini dapat berjalan dengan baik dibidang sosial kemanusiaan, papar Mantan Walikota Jaktim, HR Krisdianto.
Readmore »

Prof Raihan : LGBT Meresahkan Masyarakat, Propaganda Harus Dihentikan

Publik media sosial beberapa hari ini, diramaikan dengan isu adanya kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di kampus, bahkan hal tersebut telah membuat resah di kalangan orang tua maupun Mahasiswa, oleh sebab itu Sekjen APTISI Wilayah III DKI Jakarta, Prof H Raihan meminta pada aparat untuk menindak tegas pada pihak-pihak yang mempropagandakan keberadaan LGBT.

Prof Raihan mengaku, bahwa propaganda melalui Media Sosial sudah membuat resah di masyarakat, apalagi hal tersebut di unggah dengan membawa institusi perguruan tinggi, sebagai lembaga APTISI maupun sebagai individu yang beragama, terutama Islam melarang adanya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender, kalau memang ada komunitas LGBT di Kampus, maka harus ada tindakan tegas. Apalagi Menristek Dikti secara tegas melarang keberadaan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender.

Keberadaan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender sebenarnya memang sudah ada sejak dahulu, namun di Indonesia tidak ada celah bagi LGBT dan Undang-Undang masih melarangnya, kalau sifatnya perorangan atau pribadi mungkin tidak perlu di permasalahkan, tetapi kalau sifatnya propaganda ini dapat berdampak serius, kita tau banyak ekses negatif yang timbul dari penyimpangan Seks tersebut, kita semua harus waspada agar LGBT tidak melebar, pintanya.
Readmore »

MADA PPM DKI Sesalkan Penggusuran Para Veteran Pejuang

Ketua Markas Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi DKI Jakarta, Saharuddin Asryad  menegaskan, sebagai anak-anak veteran, PPM Provinsi DKI Jakarta menyesalkan penggusuran di Rumah Dinas TNI AD beberapa waktu lalu, karena Veteran pejuang kemerdekaan saat ini usianya sudah diatas 70 tahun, sehingga keberadaannya juga tinggal 10 hingga 15 tahun lagi, oleh sebab itu alangkah baiknya jika para veteran harus meninggalkan rumah dinas tersebut, dicarikan solusi terbaik, mereka adalah pejuang kemerdekaan RI.

Kalau Gubernur DKI Jakarta saja bisa memindahkan penghuni liar di sekitar sungai dan dipindahkan ke Rumah Susun, kemana para pejuang tidak ?, Menteri Perumahan saat dijabat Djan Farid pernah menjanjikan rumah buat veteran, terapi hingga saat ini, hal tersebut tidak ada realisasinya, jadi seyogyanya jika anggota Veteran harus pindah, Dewan Pembina serta Gubernur kan bisa memindahkannya ke satu Rusun khusus untuk Veteran, rasanya tidak elok ditengah negara ini sedang membangun, justru Veteran Pejuang digusur tanpa ada solusi, tegasnya.
Readmore »

Yayasan Juang Anak Bangsa Peringati HKSN Dengan Santunan Dan Donor Darah

Bertempat  di Aula Rangkok, ARHANUD, Tanjung Priuk pada Sabtu (26/12) Yayasan Juang Anak Bangsa sebagai salahsatu organisasi sosial yang terus berupaya membantu masyarakat yang kurang beruntung, menggelar kegiatan bhakti sosial, kegiatan dalam memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tersebut mengambil tema “Ayo Anak Bangsa Bersatu Untuk Sesama”. Hadir juga dalam bhakti sosial tersebut, Pasie OPS  Batalion Arhanudse 6 Setyo Nugroho..dan didukung oleh Pembina Panitia H Refrizal (Anggota DPRRI Komisi VI) serta H Taufiqurahman (Anggota DPRD DKI).

Dalam acara HKSN tersebut Yayasan Juang Anak Bangsa juga didukung oleh PMI Kota Jakarta Utara menggelar kegiatan Donor Darah, menurut Ketua Yayasan Juang Anak Bangsa, Moch Fahruddin Gani dalam sambutanya menegaskan, bahwa Bangsa Indonesia mencapai Kemerdekaan berkat semangat Kesetiakawanan Sosial, oleh sebab itu kesetiakawanan sosial harus senantiasa ditanamkan dan ditingkatkan pada Pemuda sebagai generasi penerus bangsa, dan dihari HKSN tersebut juga hendaknya nilai-nilai kesetiakawanan sosial tersebut tetap tertanam pada seluruh komponen masyarakat, baik Ulama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Pemuda.


Moment HKSN ini juga diharapkan akan membangun semangat Kesetiakawanan Sosial, serta untuk mengenang kembali serta meneladani nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, membangun semangat gotong royong, serta menanamkan nilai kebersamaan untuk mengisi kemerdekaan ini, tegas Moch Fahruddin Gani.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Panitia HKSN, Yayasan Juang Anak Bangsa, Jennet Soplanit,  bahwa kegiatan santunan kali ini merupakan kegiatan sosial dan merupakan kegiatan rutin Yayasan Juang Anak Bangsa sebagai salahsatu organisasi sosial dalam membantu masyarakat, dimana kondisi warga ibukota Jakarta masih banyak masyarakat kurang beruntung, masih banyak yang membutuhkan bantuan kita bersama, oleh sebab itu hari ini Yayasan Juang Anak Bangsa bekerjasama dengan berbagai pihak, ingin membantu meringankan beban warga kurang mampu, khususnya dari wilayah Kecamatan Tanjung Priok, dengan memberikan bantuan paket sembako dan Donor Darah, tegasnya.


Jennet juga mengaku bahwa Yayasan Juang Anak Bangsa akan membagikan 350 paket Sembako, serta pembagian door prize dan memberikan kesempata bagi mereka yang belum tau akan golongan darahnya, dengan pemeriksaan golongan darah secara gratis, sehingga akan mempermudah mereka jika suatu saat membutuhkan bantuan darah, kami mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang turut membantu kelancaran kegiatan sosial ini, paparJennet Soplanit
.

Jennet juga mengucapkan terimakasih kepada bapak H Refrizal anggota Komisi VI DPRRI bidang BUMN yang selalu mendukung Yayasan Joang Anak Bangsa, beliau sangat baik sekali kepada kami, semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak H Refrizal, serta bapak Taufiqurrahman anggota Komisi D DPRD DKI 



Readmore »

Walikota Jakarta Timur Resmikan Gerai BAZIS Di Unit PTSP

Untuk meningkatkan hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Sadaqah (ZIS), BAZIS Kota Administrasi Jakarta Timur membuka Gerai BAZIS di lingkungan unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Administrasi Jakarta Timur. Peresmian Gerai BAZIS dilakukan Walikota Jakarta Timur, Jumat (18/12).

Nantinya Gerai BAZIS ini akan ada di setiap lokasi PTSP, mulai dari tingkat Kota, Kecamatan dan Kelurahan. Gerai ini akan melayani dan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin menyalurkan ZIS.

Kepala Bazis Jakarta Timur, Dwi Busara, mengatakan, dibukanya Gerai BAZIS oleh pihaknya ini dalam rangka optimalisasi pengumpulan ZIS. Selain itu juga untuk memperluas sosialisasi pendayagunaan dana ZIS dan mempermudah masyarakat yang akan menunaikan ZIS-nya.

Dwi menjelaskan, jumlah Kantor PTSP yang ada di seluruh Jakarta Timur sebanyak 76, sementara pada tahun 2015 ini akan dibuka sebanyak 21 gerai, dengan rincian 1 gerai di tingkat Kota, 10 gerai ditingkat Kecamatan dan 10 gerai ditingkat Kelurahan, sedangkan sisanya sebanyak 45 kantor PTSP Kelurahan akan dilaksanakan tahun 2016.

“Sampai saat ini pengumpulan ZIS telah mencapai Rp 24 miliar dimana masih kurang Rp 2 miliar lagi dari target Rp 26 miliar untuk tahun 2015,” tukas Dwi.

Walikota Jakarta Timur mengatakan, sampai saat ini pengumpulan ZIS dengan kupon sudah mencapai Rp 24 miliar dan saat ini BAZIS Jakarta Timur telar meluncurkan Gerai Bazis yang akan ditempatkan di PTSP seluruh Kecamatan dan Kelurahan guna meningkatkan pengumulan ZIS.

“Dengan kupon saja kita bisa mengumpulkan dana ZIS sebesar Rp 24 miliar, apalagi sekarang sudah ada Gerai BAZIS dimana akan mempermudah para Muzaki menyalurkan ZIS nya kepada Bazis Jakarta Timur dan ini akan meningkatkan pengumpulan ZIS secara cepat,” paparnya.

Walikota berharap, para Lurah dan Camat agar mensosialisasikan kepada warganya yang ingin menyalurkan ZIS di Gerai BAZIS yang ada PTSP Kelurahan dan Kecamatan masing masing.

Readmore »

Pizza Hut Indonesia dan YPSI, Gelar Pengobatan Gratis di Kabupaten Garut

Dengan semangat “Membawa Harapan” Pizza Hut Indonesia dari Sriboga Food Group bekerjasama dengan YPSI (Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia) membuka Posko Pengobatan Gratis di Sukamentri, Ciwalun, Paminggir Kecamatan Garut Kelurahan Pakuwon, Kab Garut. Sasarannya adalah masyarakat prasejahtera yang dipastikan membutuhkan layanan pengobatan khususnya ditengah kondisi cuaca El-Nino yang berkepanjangan di Indonesia dan mengakibatkan masyrakat rentan terkena penyakit
.

Menurut Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini, bahwa sekitar 1.000 orang diharapkan dapat menikmati layanan pengobatan gratis yang digelar sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan Pengobatan Gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dan dewasa dari kalangan masyarakat pra-sejahtera/kurang mampu yang berada di lingkungan sekitar, outlet Pizza Hut Garut telah berkoordinasi dengan Instansi Pemeritahan setempat mulai dari RT/RW, Kelurahan,Kepolisian, Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk mendistribusikan kupon Pengobatan Gratis yang diprioritaskan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.


Kegiatan Pengobatan Gratis ini ditangani oleh dokter dan tenaga medis lokal dalam rangka membangun sinergitas, peningkatkan peran dan fungsi para tenaga medis terhadap masyarakat yang berada di wilayah Ring I Pizza Hut. Sekilas tentang Pizza Hut Indonesia PT.Sarimelati Kencana yang menaungi Pizza Hut dan PHD 1500 600 telah menjalankan program CSR bertajuk ‘membawa harapan’ sejak tahun 2009 melalui berbagai kegiatan diantaranya : Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu sebanyak 23.000 orang, Pizza Maker Junior, pemberian makanan tambahan di beberapa outlet Pizza Hut dan PHD 1500 600, penyerahan sumbangan bagi korban banjir dan pengobatan gratis di beberapa outlet Pizza Hut dan PHD 1500 600 yang tersebar di Indonesia, papar Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini.
Readmore »

KH. AD Kusumah: Perlu Pembinaan Disiplin Ibadah

Dalam Musyawarah Daerah Dewan Masjid Indonesia Jakarta Pusat kota Admini strasi untuk memilih calon pemimpin yang mumpuni. Masjid sebagai wahana institusi untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, khususnya jamaah msjid atau mushola serta masyarakat luas. Dapat menjadi pijakan baik moral etika, dalam melaksanakan kehidupan bermasyarakat dan beragama dan bernegara, diperlukan pembinaan disiplin ibadah. MUSDA ke 4 berhasil memilih kembali KH. AD Kusumah  menjabat ketua DMI Jakarta Pusat  untuk masa jabatan 2015-2020.

Dengan terpilihnya KH. AD Kusumah kembali untuk memimpin DMI, karena telah teruji kepemimpinannya  dan keamanahannya. Mengingat fungsi mushola dan masjid makin hari  kompleks, maka diperlukan seorang pemimpin yang tangguh dan amanah, dalam melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya, untuk melayani kebutuhan jamaah.

“Terima kasih saya telah diamanati untuk memimpin kembali DMI Jakarta Pusat. Kami akan bekerja keras untuk meningkatkan disiplin ibadah.  “Karena, dengan disiplin akan menghasilan hasil buah yang nikmat  dan manis,” tegas KH. AD Kusumah saat memberikan sambutan dalam musda DMI Jakarta Pusat.

Menurutnya, masjid tempat yang paling tepat untu pembinaan iman dan takwa. Sebab,  masjid memiliki  peran utama untuk pembinaan aqidah, akhlak serta menjauhkan hal-hal yang syirik. “Itulah pentingnya perlu kita tingkatkan kualitas “disiplin ibadah,  sehingga kita menjadi bersih lahir bathin dari sifat-sifat syirik,” tegasnya.

Dalam QS. At-Taubah (9):108. Yang artinya: ”Janganlah kamu bersembahyang dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguh-nya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba),  sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya, di dalamnya masjid itu ada orang-orang yang ingin  membersihkan diri, dan. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih”. Masjid adalah rumah setiap muslim, mukmin tempat berlindung dan membersihkan diri dari segala kedengkian, kesyirikan, dan perilaku yang tidak terpuji. “Kami mengajak segenap pengurus masjid Ranting, Cabang maupun pusat untuk melakukan disiplin ibadah sebagai pondasi aqidah,” tegasnya.

Sementara itu, walikota Jakarta Pusat H. Arifin mengajak kepada seluruh kepengurusan masjid DMI Jakarta Pusat baik pengurus Ranting agar berkonsolidasi ke tingkat kelurahan,  Cabang berkonsolidasi ke Kecamatan, sementara yang di pusat juga melakukan  konsolidasi kepata yang lebih diatasnya (walikota atau Gubernur dalam upaya menjalin sinergi kerjasama dalam melayani jamaah, masyarakat dalam penataan masjid, mushola yang tertib. “Karena, kepengurusan ke depan seluruh mushola, masjid harus sudah memiliki IMB demi tertibnya administrasi kemasjidan”, tegas H. Arifin.

Sekarang, bagaimana mushola, masjid dalam kepengurusan yang baru dilantik ini, mampu berperan aktif dan banyak memberi manfaat kepada jamaah maupun umat, masyarakat juga bangsa dan negara serta agama.
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA