Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Enam Jabatan Strategis TNI AD diserahterimakan

Enam Jabatan Strategis TNI AD diserahterimakan

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono bertindak sebagai Inspektur Upacara pada serah terima jabatan Pangkostrad, tiga pejabat Pangdam, Dankodiklatad dan pejabat Asisten Logistik Kasad di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (23/7/2018). 

Para pejabat yang melaksanakan serahterima jabatan meliputi Pangkostrad dari Letjen TNI Agus Kriswanto kepada Letjen TNI Andika Perkasa, Dankodiklatad dari Letjen TNI Andika Perkasa kepada Mayjen TNI A.M. Putranto, Pangdam II/Swj dari Mayjen TNI A.M. Putranto kepada Mayjen TNI Irwan, Pangdam XIII/Mdk dari Mayjen TNI Madsuni kepada Mayjen Tiopan Aritonang, Pangdam XIV/Hsn dari Mayjen TNI Agus Surya Bakti kepada Mayjen TNI Surawahadi dan Aslog Kasad dari Mayjen TNI Irwan kepada Brigjen TNI Jani Iswanto. 

Dalam amanat tertulisnya, Kasad mengatakan pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan implementasi dari proses regenerasi. 

Hal ini juga sekaligus untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dalam rangka mendorong semangat pembaharuan dan penyegaran pola pikir yang akan diproyeksikan dalam rangka peningkatan kinerja sebuah instansi dan organisasi.

Dikatakan Kasad, pada sisi lain, perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamis dan kompleks menuntut para Perwira untuk senantiasa meningkatkan kredibilitas, profesionalisme dan produktivitas dalam membangun sistem kerja yang lebih efektif dan efisien di satuannya yang baru. TNI AD menaruh harapan yang besar kepada para pejabat yang baru, agar kehadirannya diiringi dengan semangat untuk membangun guna meningkatkan kinerja organisasi serta membawa perubahan ke arah yang positif.

Kasad juga menegaskan, dikaitkan dengan jabatan-jabatan strategis yang para perwira emban saat ini, fenomena besarnya pengaruh media sosial ini makin menguatkan kebutuhan akan dimilikinya integritas moral untuk mengukuhkan otoritas formal yang secara resmi diterima saat memperoleh jabatan tersebut. 

"Integritas moral ini diperoleh dari kesatuan serta kesesuaian antara tindakan, ucapan dan keputusan dengan apa yang digariskan oleh ketentuan, norma maupun peraturan yang ada. Tegaknya integritas moral ini akan membuahkan pengakuan dari satuan, prajurit yang dipimpin serta masyarakat luas. Dengan senjata integritas moral tersebut, niscaya kepemimpinan para Perwira tidak akan tergoyahkan meskipun era kemajuan teknologi saat ini mampu menghadirkan transparansi yang jernih bagi dunia dalam mengobservasi sepak terjang Anda selaku pimpinan", tegas Kasad.

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga meminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk terus membangun kemampuan satuannya dalam rangka kesiapsiagaan operasional tugas-tugas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis. 

Disampaikan Jenderal TNI Mulyono, kekebalan atau imunitas bangsa yang sejatinya merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur yang menjadi pemersatu para pendahulu bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman baik dari luar maupun dalam negeri. Daya kekebalan bangsa ini mampu merekatkan bangsa Indonesia dan mengantarkan bangsa Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan, serta menangkal sekian banyak ancaman yang merongrong kemerdekaan yang telah diraih tersebut.

Terkait ekses dari perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini, Kasad menegaskan bahwa muncul jenis kejahatan baru, yaitu "Cyber Narcoterorism",

Pelaku kejahatan ini menggunakan dunia maya dan media sosial untuk mengedarkan narkotika guna mendanai kegiatan terorisme di dunia saat ini. Media sosial digunakan untuk memasarkan produk dan merekrut simpatisan.  

"Kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita semua harus mewaspadai, mengantisipasi dan mencegah secara dini "Cyber Narcoterorism" yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan musuh bangsa-bangsa di dunia", ujar Kasad.

Tentang pelaksanaan Pilkada serentak yang baru dilaksanakan beberapa waktu lalu, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD telah membuktikan netralitasnya kepada publik dan untuk Pilleg dan Pilres mendatang natralitas TNI merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar.(Dispenad)
Readmore »

Panglima TNI : Pengamanan Idul Fitri adalah Tugas Negara

Panglima TNI : Pengamanan Idul Fitri adalah Tugas Negara

Kepada seluruh aparat yang bertugas dalam rangkaiankegiatan pengamanan Idul Fitri tahun2018 adalah tugas negara yang harusbetul-betul dilaksanakan dan harus berpikir bahwa tugas ini adalah tugas langkah ke depan.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. usai menerima paparan pengamanan jalur mudik Idul Fitri 1439 Holeh Kapolda Lampung Irjen Pol Suntanadi Pos Pelayanan Terpadu Lebaran di samping pintu masuk Pos Seaport Interdiction Bakauheni, Bandar Lampung,Senin (11/6/2018).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa bahwa para pemudik yang ingin pulang kampung untuk bertemu keluarganya maupun selesai pulang kampung, umumnya memiliki beberapa titik-titik kritis psikologis. “Untuk itu, aparat TNI dan Polri bersama komponen lainnya mengingatkan kepada pemudik agar tetap fokus dan menjaga keselamatan dalam perjalanan,” ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, efek euforia pulang kampung diantaranya tidak fokus pada keselamatan dirinya maupun orang lain termasuk melanggar rambu-rambu lalu lintas dan saat kembali dari kampung halaman memiliki tingkat stress tinggi, salah satunya dikarenakan banyaknya pengeluaran dan kelelahan yang tinggi.

“Saya ingatkan agar para pemudik tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan diri, baik berangkat pulang kampung maupun setelah liburan dari kampung halaman,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut serta dalam paparantersebut diantaranya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia RI Puan Maharani, Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Ir. M. Basoeki Hadimoeljono, M.Sc.,Ph.D., Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Spm (K)., Kepala Basarnas Marsdya TNI Syaugi, S.Sos., M.M., Pangkoarmada I Laksda TNI Yudho Margono, S.E., M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono.
Readmore »

Pangkostrad : Pelaksanaan Pengamanan VVIP KTT IORA ke-20 Sukses

Pangkostrad : Pelaksanaan Pengamanan VVIP KTT IORA ke-20 Sukses

Panglima Komando Gabungan Pengamanan (Pangkogab) VVIP Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 tahun 2017, Letjen TNI Edy Rahmayadi yang sehari harinya menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pimpin Apel Gabungan selesainya Pelaksanaan Pengamanan KTT IORA, di lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

Dalam amanatnya Pangkogab Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa, patut disyukuri bahwa kesuksesan penyelenggaraan KTT IORA ini yang dihadiri beberapa pemimpin negara di kawasan Samudera Hindia, untuk selanjutnya dapat memahami tentang berbagai tantangan yang dihadapi bersama maupun potensi yang dapat dioptimalkan melalui kerja sama antar negara.

KTT Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia atau IORA tahun 2017 telah selesai dan resmi ditutup oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, acara ini telah menjadi tonggak pembaruan komitmen dari negara-negara anggota organisasi IORA,kata Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Lebih lanjut Pangkogabpam VVIP menyampaikan terkait dengan berakhirnya KTT IORA ke-20 tahun 2017, bangsa Indonesia telah membuktikan kepada dunia Internasional bahwa kita mampu dan sukses menyelenggarakan KTT tersebut. Hal ini tidak lepas dari upaya kerja keras dan dedikasi para prajurit yang tergabung dalam Komando Gabungan Pengamanan (Kogabpam) VVIP, tuturnya.

Saya Selaku Pangkogabpam VVIP KTT IORA mengucapkan  terima kasih dan apresiasi yang setingi-tinginya kepada kalian semua, dengan tulus dan ikhlas  telah mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan negara kepada kita, ucap Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Letjen TNI Edy Rahmayadi menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI dan Polri yang tergabung dalam Kogabpam KTT IORA ke-20 telah menunjukkan sebagai Bhayangkari negara dan bangsa Indonesia. Kita telah mampu untuk mengemban amanah dan kehormatan dari Presiden RI sebagai Panglima Tertinggi, dengan senantiasa mengedepankan profesionalitas dan soliditas dalam setiap pelaksanaan tugas yang diberikan, ungkapnya.

Mengakhiri amanatnya Pangkogabpam VVIP Letjen TNI Edy Rahmayadi mengingatkan kepada seluruh  Prajurit TNI dan Polri, agar jangan pernah ragu, jangan bimbang, yakin dan percaya dirilah selalu dimanapun bertugas. Jadikan setiap pengalaman tugas yang diberikan sebagai bekal yang berharga dalam melaksanakan tugas yang akan datang guna membangun dan memperkokoh profesionalisme sebagai abdi negara, imbuhnya.(Nk)

Readmore »

Ketua DJAB Berikan Pengarahan Kepada Anggota Jalasenastri Armada Barat

Ketua DJAB Berikan Pengarahan Kepada Anggota Jalasenastri Armada Barat

Ketua Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Aan Kurnia memeberikan pengarahan kepada Anggota Jalasenastri Armada Barat, bertempat di Aula Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Jalan Gunung Sahari Raya No. 67, Jakarta Pusat, Selasa (24/1).

Dalam sambutannya, Ketua DJAB menyampaikan tentang perkembangan situasi saat ini yang berpengaruh pada tata kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seperti peredaran Narkoba, serangan media sosial, pergaulan bebas, kejahatan seksual, perdagangan manusia, munculnya aliran sesat, radikalisme dan terorisme. Kondisi tersebut juga mempengaruhi terhadap merosotnya nilai-nilai sosial, etika, toleransi, kepedulian dan sikap gotong royong yang menjadi ciri budaya bangsa kita.

Lebih lanjut Ketua DJAB menyampaikan kepada para pengurus Jalasenastri yang bertugas di daerah agar mengenali semua unsur organisasi dan memanfaatkan program pemerintahan yang dapat dikerjakan bersama-sama dengan unsur organisasi lain di daerah. Bangun komunikasi dengan baik dan memanfaatkan peluang di daerah, bekerja sama dengan Muspida setempat dan organisasi seaspirasi seperti BKOW, GOW dan lainnya.

Diakhir sambutannya, Ketua DJAB memberikan arahan antara lain agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan hidup dalam berkeluarga dan bernegara, meningkatkan pembinaan keluarga terutama menjaga keseimbangan antara peran istri sebagai pendamping suami, bertugas dan peran sebagai ibu yang harus menyiapkan masa depan anak, meningkatkan pengabdian dan tanggung jawab terhadap organisasi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kepedulian serta kemauan keras untuk berorganisasi.

Dalam acara pengarahan yang dihadiri Wakil Ketua DJAB Ny. Yudo Margono beserta para segenap Pengurus DJAB tersebut, juga diadakan ceramah parenting berbasis karakter dengan menghadirkan penceramah Nenden Esty Nurhayati dari Advisor ETNO Busana Karya.(Nrl)
Readmore »

KRI Tatihu-853, KRI Layaran-854 Dan KRI Madidihang-855, Resmi Perkuat Armada Tempur TNI AL

KRI Tatihu-853, KRI Layaran-854 Dan KRI Madidihang-855, Resmi Perkuat Armada Tempur TNI AL

Kekuatan Armada tempur TNI Angkatan Laut semakin diperkuat dengan diresmikannya tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP., pada suatu upacara militer yang dilaksanakan di dermaga pelabuhan Batu Ampar Batam Kepulauan Riau, Selasa (10/1).

Ketiga KRI yang baru saja diresmikan masuk jajaran TNI Angkatan Laut adalah KRI Tatihu-853, KRI Layaran-854 dan KRI Madidihang-855. Ketiga KRI ini merupakan karya cipta anak bangsa yang di produksi oleh PT. Palindo Marine Batam. Dengan diresmikannya ketiga KRI produksi dalam negeri ini membuktikan bahwa industri pertahanan dalam negeri telah memiliki kemampuan dalam hal kemandirian teknologi alat utama sistem pertahanan (Alutsista) sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah mengenai kemandirian pengadaan Alutsista TNI.

Ketiga KRI diproyeksikan untuk memperkuat Satuan Patroli (Satrol) TNI Angkatan Laut, memiliki kemampuan untuk melaksanakan peperangan anti kapal permukaan, peperangan anti udara, operasi patroli laut dan operasi Search and Rescue (SAR). Dipersenjatai dengan meriam kaliber 20 mm pada haluan dan dua pucuk Senapan Mesin Berat (SMB) kaliber 12,7 mm pada buritan.

Ketiga kapal masuk kelas kapal patroli cepat atau PC-40 mempunyai panjang keseluruhan 45,5 meter dan lebar 7,9 meter dengan kecepatan maksimal 24 knot serta kecepatan jelajah 15 knot. Kapasitas bahan bakar dalam sekali jalan adalah 70.000 liter dan memiliki endurance berlayar selama 6 hari. Dapur pacunya didukung dengan 2 buah mesin diesel MTU yang masing-masing berkekuatan 2480 HP.

Rangkaian upacara peresmian diawali dengan sambutan Direktur Utama PT. Palindo Marine dilanjutkan dengan penandatanganan Protocol of Delivery oleh Dirut PT. Palindo Marine dan pihak  TNI Angkatan Laut dilanjutkan dengan penyerahan maket kapal dari Dirut kepada Kasal.

Upacara peresmian ditandai dengan pernyataan oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP., yang disertai dengan penekanan sirine, penaikan ular-ular perang, gauk kapal dibunyikan dan terbukanya ketiga selubung nama KRI. Rangkaian acara diakhiri dengan peninjauan ke KRI Layaran-854, penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Pada kesempatan tersebut, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP., melantik ketiga komandan KRI yaitu Mayor Laut (P) Dwi Eko sebagai komandan KRI Tatihu-853, Kapten Laut (P) Heru Trimanto, S.T. sebagai komandan KRI Layaran-854 dan Kapten Laut (P) Rhony Lutviadhani, S.T. sebagai komandan KRI Madidihang-855.

Latar belakang dipakainya nama Tatihu, Layaran dan Madidihang karena ketiganya adalah nama ikan yang ada di perairan Indonesia dimana ketiganya dikenal sebagai perenang yang cepat dan gesit sehingga ketiga KRI diharapkan mampu bermanuver dengan cepat dan gesit dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan negara.

Acara peresmian KRI dan pelantikan komandan KRI dihadiri oleh pejabat teras dari Kemhan RI, Mabes TNI dan Mabesal diantaranya Kabaranahan Kemhan, Kasum TNI, Asrenum Panglima TNI, Irjenal, Asrena Kasal, Asops Kasal, Aspers Kasal, Aslog Kasal, Pangarmatim, Pangarmabar, Gubernur Kepulauan Riau Danlantamal IV Tanjungpinang dan Kepala Kantor Zona Maritim Barat.(Nrl)
Readmore »

Pangarmabar Tinjau Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung

Pangarmabar Tinjau Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. didampingi Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., dan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suardana, S.H. meninjau sarana dan prasarana serta fasilitas yang ada di Kompleks Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/12).

Dalam kesempatan tersebut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S,Sos., melakukan peninjauan sarana dan prasarana, fasilitas dermaga serta gedung-gedung di Kompleks Satuan Koarmabar I Pondok Dayung diantaranya gedung Satuan Kapal Eskorta Koarmabar, Satuan Kapal Amfibi Koarmabar, Satuan Kapal Bantu Koarmabar, Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmabar (Dislambair) dan Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Jakarta.

Dalam pada itu, Pangarmabar dalam arahannya, memerintahkan kepada seluruh Komandan Satuan dan Kepala Satuan Kerja yang berada di Kompleks Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung untuk terus melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap seluruh fasilitas, sarana dan prasarana yang telah dibangun  dan menekankan untuk selalu melakukan pembenahan dan pembersihan sehingga tetap terjaga kesejukan, keindahan dan keasrian  lingkungan Pondok Dayung.

Disela-sela kegiatan tersebut, Pangarmabar juga melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar dengan menggunakan senjata laras pendek jenis pistol dan senjata laras panjang.

Turut serta dalam kegiatan tersebut, seluruh Asisten Pangarmabar dan para Kepala Dinas Koarmabar.(Rl)

Readmore »

SIDANG WANDIKLATAL TAHUN 2016, WUJUDKAN PENDIDIKAN BERKOMPETENSI GLOBAL


Tuntutan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dilingkungan TNI AL, seiring dengan perkembangan global saat ini, telah mendorong jajaran Dewan Pendidikan dan Latihan TNI AL terus berbenah diri, baik dalam peningkatan sarana prasarana, juga kurikulum program studi pembelajarannya, dan bertempat di Gedung Auditorium Denma Mabesal. Cilangkap. Jakarta Timur, pada Rabu (21/12), digelar Sidang Paripurna Dewan Pendidikan dan Latihan TNI AL (Wandiklatal) Tahun 2016, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, SE. MAP. Disela acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Mou antara TNI AL dengan Badan Nasional Sertifikat Profesi yang dihadiri Kepala BNSP Bapak Ir. Sumarna F Abdurrahman. M Sc.

Usai membuka Sidang Wandiklatal, Laksamana TNI Ade Supandi, SE. MAP pada wartawan menjelaskan, bahwa Sidang Paripurna Wandiklatal ini sebagai upaya untuk mereviu kembali Kurikulum yang ada di Angkatan Laut, dimana melalui Sertifikasi ada perangkat Uji Kompetensinya, sehingga uji kompetensi tersebut harus selaras dengan kurikulum yang akan digunakan, ini adalah langkah positif dalam peningkatan kualitas Pendidikan dan Latihan di TNI Angkatan Laut, tegasnya.

Dibidang Kemaritiman khususnya di Angkatan Laut, banyak program studi yang tidak ada di lembaga pendidikan umum, bahkan saat ini ada 220 program studi, belum lagi Sub Keahlian khusus dibidang Pelayaran, inilah maka TNI AL bekerjasama dengan BNSP untuk mencari solusi, nanti akan di pilah, mana yang masuk Sertifikasi khusus dan mana yang sertifikasi Nasional, tegas Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, SE. MAP.

Pendidikan dan latihan di lingkungan TNI Angkatan Laut bertujuan untuk membina personel agar menjadi prajurit - prajurit yang tanggap. tanggon dan trengginas, oleh karena itu, agar pembinaan tersebut dapat dilaksanakan secara terarah, maka dibuatlah peraturan-peraturan di bidang pendidikan dan latihan sebagai koridor dalam pelaksanaannya.

Lebih jauh KASAL menjelaskan, sebagaimana pemenuhan tugas pokok di Angkatan Laut melalui Pendidikan dan Latihan yang digelar jajaran TNI AL, bagaimana pendidikan yang dilaksanakan dapat memenuhi kebutuhan organisasi, disamping itu kita juga bukan hidup diruang Angkatan Laut, tetapi juga berada di lingkungan nasional, global maupun internasional, dan untuk mobilitas Alutsista, kita butuh prajurit yang dapat melaksanakan tugas dengan baik serta dapat berinteraksi dengan luar serta masyarakat luas.

Hal lain adalah bagaimana prajurit yang sudah purna tugas, memiliki kompetensi untuk berkompetisi dan berkarya ditempat lain, inilah kita menggandeng BNSP sehingga nantinya yang pensiun punya akses kerja ke tempat lain, karena banyak keahlian serta ketrampilan di Angkatan Laut yang sama dengan dunia kerja, seperti Ketrampilan Mengelas, Perbaikan Motor, Perbaikan Alat Komunikasi/Radar, Restorasi Perkapalan serta bidang lain, ini kita sayangkan jika setelah pensiun mereka berhenti berkarya, untuk itu kita akan berikan sertifikasi sesuai keahlian dan ketrampilan mereka.

Melalui Sertifikasi Profesi, juga akan membantu pemerintah dan bangsa, dimana orang – orang yang memiliki kompetensi yang bagus, dapat tetap produktif, jangan sampai setelah pensiun karya mereka selesai, bagaimana mereka yang memiliki kompetensi masih bisa dimanfaatkan untuk berkarya di luar, untuk itu dengan sertifikasi nantinya bisa menjadi akses ke dunia kerja maupun industri, tegas KASAL.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala BNSP, Ir. Sumarna F Abdurrahman. M Sc. bahwa Kompetensi di era globalisasi semakin menguat, kalau kita bicara Kompetisi maka kita harus memiliki daya saing dibidang SDM, apalagi bangsa Indonesia telah masuk ke Pasar Bebas Asean (MEA), maka secara perlahan-lahan masuknya tenaga kerja Asean akan terjadi, baik tenaga kerja Negara Asean ke Indonesia, maupun sebaliknya peluang tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja Asean, inilah kita akan membuka lebih lebar lagi, dimana di TNI AL banyak keahlian yang nantinya dibutuhkan, seperti Menyelam, Teknik Perkapalan yang didalamnya banyak terdiri dari unsur keahlian, inilah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing SDM di persaingan global, kita butuh tenaga ahli dari TNI AL untuk mensertifikasi keahlian, termasuk bagaimana nantinya yang sudah pensiun bisa mengisi kompetensi, ini tonggak baru bagi BNSP dalam pengadaan tenaga ahli dibidang teknik.

Secara internal setiap pendidikan di jajaran TNI AL, nantinya akan dilakukan uji kompetensi, karena LSPnya sudah ada, sehingga yang telah selesai pendidikan memiliki sertifikasi kompetensi, BNSP juga terus membangun kerjasama dalam pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi khususnya dilingkungan TNI AL, kita berharap anggota TNI yang pernah mengikuti Pendidikan dan Latihan khusus dan belum memiliki Sertifikasi Kompetensi, nantinya kedepan juga bisa mengikuti ujian sertifikasi kompetensi profesi, sehingga dengan pengalamannya tidak harus mengikuti pelatihan dari awal, namun cukup mengikuti ujian sertifikasi, papar Ir Sumarna. (NK).
Readmore »

Pimpin Upacara Hari Armada RI, Kasal Tekankan Perlunya Peningkatan Kekuatan Sistem Senjata Armada RI Terpadu


Pimpin Upacara Hari Armada RI, Kasal Tekankan Perlunya Peningkatan Kekuatan Sistem Senjata Armada RI Terpadu

Bertempat di Komplek Satuan Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/12). Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., memimpin upacara Hari Armada Republik Indonesia (RI) Tahun 2016, hadiri juga dalam Acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan RI Drs. Budi Karya Sumadi, para mantan Kasal, mantan Panglima Armada RI, mantan Pangkolinlamil, Plt. Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, para pejabat utama Mabes TNI dan Mabes TNI Angkatan Laut, Pemimpin Kotama TNI, Kapolda Metro Jaya serta para Atase Pertahanan negara sahabat.

Kasal dalam amanatnya menegaskan, bahwa Peringatan Hari Armada RI pada tanggal 5 Desember, selama ini dilaksanakan secara terpusat di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Tahun ini ada yang berbeda, karena untuk pertama kalinya upacara Hari Armada dilaksanakan di dermaga Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman tentang eksistensi Armada TNI Angkatan Laut di Jakarta.

Lebih lanjut diungkapkan,bahwa upacara ini bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi momen yang mengingatkan tentang sejarah berdirinya Armada RI dan pengabdian yang telah ditunaikan. berdasarkan sejarah, Armada RI adalah alat  bagi sebuah negara dalam menyebarkan pengaruh dan melindungi kepentingan nasionalnya. Sampai saat ini, Armada RI tetap menjadi sarana utama pencapaian tugas dan peran universal TNI Angkatan Laut. Sejatinya Armada RI adalah integrasi empat elemen utama yakni kapal perang, pesawat udara, marinir dan pangkalan sehingga komposisi satuannya harus mencerminkan keempat elemen tersebut.

Saat ini, Armada RI dituntut untuk mampu mengatasi berbagai bentuk tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis. Sejalan dengan visi Poros Maritim Dunia, Armada RI harus mampu hadir untuk melindungi lingkungan dan sumber daya laut, menjaga keamanan, menjamin keselamatan dan mempertahankan kedaulatan negara di laut.

Melihat konstelasi geografis Indonesia, TNI Angkatan Laut telah menetapkan dua Komando Armada RI Kawasan sebagai Komando Utama Operasi. Selaku Kotamaops, Komando Armada RI bertugas menyelenggarakan operasi intelijen maritim dan operasi laut dalam rangka perang dan selain perang di wilayahnya sesuai dengan kebijakan Panglima TNI. Saat ini, upaya peningkatan efektivitas Operasi Komando Armada RI memperoleh hasil yang signifikan dengan semakin singkatnya waktu penindakan dan turunnya angka kasus, terutama di Selat Malaka dan Selat Singapura.
Selain di dalam negeri, Alutsista dan personel Armada RI juga melaksanakan berbagai tugas di luar negeri seperti misi perdamaian, latihan bersama dan pertukaran personel. semua capaian ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama semua jajaran di bawah kepemimpinan Panglima Armada RI.

Komando Armada RI Kawasan juga bertugas melaksanakan pembinaan kemampuan dan kekuatan Sistem Senjata Armada RI Terpadu (SSAT), kemampuan peperangan laut, kesiapan operasional dan pembinaan potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan. Kunci pembinaan sesungguhnya berada pada sumber daya manusia sebagai pengawak organisasi. Untuk itu, pembinaan personel harus dilaksanakan secara berlanjut dan meningkat kualitasnya. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan kesempatan kepada personel untuk mengikuti berbagai pendidikan, kursus dan latihan yang relevan dengan bidang profesi dan tugasnya baik di dalam dan luar negeri, termasuk menambah ilmu non profesi, ungkapnya.

Kasal juga berpesan pada seluruh jajaran TNI AL, pertama, tingkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, sebagai landasan pelaksanaan tugas dan membina kehidupan keluarga, kedua, tingkatkan profesionalisme dan naluri tempur melalui latihan dan operasi demi tercapainya kesiapan operasional satuan, ketiga, ciptakan inovasi dalam satuan kerja, guna terciptanya lingkungan kerja yang dinamis dan berprestasi, keempat, jaga soliditas TNI, Polri dan masyarakat, terutama pada situasi rawan seperti Pilkada yang rentan provokasi dan konflik horizontal, tegas  Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P.

Dalam kesempatan tersebut, Kasal menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi perhatian, antara lain: Tingkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan pelaksanaan tugas dan membina kehidupan keluarga; Tingkatkan profesionalisme dan naluri tempur melalui latihan dan operasi demi tercapainya kesiapan operasional satuan; Ciptakan inovasi dalam satuan kerja guna terciptanya lingkungan kerja yang dinamis dan berprestasi serta jaga soliditas TNI, Polri dan masyarakat terutama pada situasi rawan seperti Pilkada yang rentan provokasi dan konflik horizontal.

Menutup amanatnya, atas nama TNI Angkatan Laut, Kasal mengucapkan “Dirgahayu Armada Republik Indonesia”. Semoga semangat Hari Armada memotivasi semua untuk selalu berupaya meningkatkan kinerja individu dan satuan. atas berbagai prestasi yang telah dicapai. Dalam kesempatan itu pula, Kasal juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Panglima beserta seluruh jajaran Armada RI.

Adapun rangkaian peringatan Hari Armada  RI Tahun 2016 ini diisi dengan kegiatan upacara parade dan defile pasukan, demontrasi gerak dan lagu perpaduan kolosal yang melibatkan gabungan dari prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut Wilayah Barat serta Ibu-ibu Jalasenastri Armada Barat, dilanjutkan dengan demontrasi halang rintang yang diperagakan prajurit gabungan dari Pasukan Katak Koarmabar, Dislambairarmabar, Mako Koarmabar dan KRI.

Sedangkan pasukan upacara terdiri dari Kompi Gabungan Perwira Pertama Wilayah Barat, Batalyon Upacara 1 Gabungan (Satu Kompi Gabungan Kowal Wilayah Barat dan Satu Kompi Pomal Wilayah Barat), Batalyon Upacara 2 Koarmatim (Satu Kompi Bintara Koarmatim dan Satu Kompi Tamtama Koarmatim), Batalyon Upacara 3 Koarmabar (Satu Kompi Bintara Koarmabar dan Satu Kompi Tamtama Koarmabar), Batalyon Upacara 4 Kolinlamil (Satu Kompi Bintara Kolinlamil dan Satu Kompi Tamtama Kolinlamil), Batalyon Upacara 5 Kormar (Satu Kompi Bintara Kormar dan Satu Kompi Tamtama Kormar), Batalyon Upacara 6 Gabungan (Satu Kompi Bintara/Tamtama Puspenerbal dan Satu Kompi Lantamal III), Batalyon Upacara 7 Pasukan Khusus (Satu Kompi Bintara/Tamtama Kopaska, Satu Kompi Bintara/Tamtama Taifib dan Satu Kompi Bintara/Tamtama Dislambair) serta Kompi Upacara Pegawai Negeri Sipil.(Nk).
Readmore »

Acara Apel, Wadan Seskoal Tanamkan Semangat dan Konsep Membentuk Personil TNI AL

Acara Apel, Wadan Seskoal Tanamkan Semangat dan Konsep Membentuk Personil TNI AL

Seandainya diibaratkan dalam anatomi tubuh manusia, bahwa para prajurit yang bertugas di Armada bisa menyatakan mereka adalah kaki dan tangan dari TNI Angkatan Laut, maka Seskoal adalah ibarat pikiran, otak untuk berjalannya organisasi di TNI AL, yang artinya kita saling mendukung  bahwa strategi TNI AL kedepan konsep-konsep dan pembentukkan personel  dari TNI AL ditentukan di Seskoal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadan Seskoal) Laksamana Pertama TNI TSNB Hutabarat, MMS, ditengah guyuran hujan yang membasahi kawasan Seskoal, saat bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Bendera hari Senin (05/12), di lapangan apel Seskoal Bumi Cipulir Jakarta Selatan yang diikuti para pejabat utama Seskoal, Patun dan Dosen serta Perwira, Bintara, Tamtama dan segenap PNS Seskoal dengan Komandan Upacara Perwira Staf Administrasi Personel (Pasminpers) Denma Seskoal Mayor Laut (KH) Wadoso Edi, A.Md.

Fungsi Seskoal terhadap TNI AL kedepan menurut Wadan Seskoal, sangat besar, penting untuk kemajuan TNI AL secara menyeluruh. Ini terbukti bahwa dalam waktu dekat pada tanggal 7 Desember mendatang TNI AL akan menyelenggarakan suatu kegiatan yang dinamakan Forum Strategi dimana yang dipercayakan sebagai pemapar adalah Seskoal. “Semua materi yang sudah digodok oleh keasistenan kemudian dirumuskan menjadi satu oleh Seskoal yang kemudian akan dipaparkan dihadapan Kasal untuk pembentukkan TNI AL kedepan yang berarti bahwa fungsi Seskoal terhadap TNI AL sangat besar, penting untuk kemajuan TNI AL secara menyeluruh kedepan”, ujarnya.


Sementara untuk intern Seskoal, beberapa kebijakan akan diberlakukan mulai dari hal yang paling kecil namun mendasar seperti pelaksanaan apel pagi yang akan dibuat bervariasi namun berkualitas. Hal ini dikarenakan semua kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi terlebih dahulu.

Laksamana bintang satu ini mencontohkan pepatah yang mengatakan Coming together is beginning, keeping together is progress, working together is success, yang berarti apel pagi bersama hanya permulaan, keeping together is progress artinya setelah kita berkumpul bersama-sama kita mengetahui pembagian tugas masing-masing, yang kemudian dilanjutkan working together is success, bekerja bersama untuk memperoleh kesuksesan.

Hal lain yang juga disampaikan adalah introspeksi diri. Seskoal seharusnya melaksanakan introspeksi diri setiap pelaksanaan Hari Ulang Tahun Seskoal untuk mengetahui apa yang sudah di capai Seskoal selama setahun. Ini perlu dukungan dari seluruh prajurit, PNS bahkan dukungan dari keluarga sehingga harapannya hari esok akan lebih baik dari hari ini dan hari ini lebih baik dari hari kemarin.( Nk)
Readmore »

Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara Seminar Nasional Kemaritiman

Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara Seminar Nasional Kemaritiman

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. hadir sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan Seminar Nasional Kemaritiman bertema “Akselerasi Pembangunan Ekonomi Maritim Untuk Kesejahteraan Rakyat”, yang diselenggarakan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016).

Seminar nasional yang merupakan bagian dari Reuni Akbar Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2016 itu dibuka oleh Ketua Ikatan Alumni Undip Maryono dilanjutkan dengan sambutan Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai Keynote Speech. Seminar juga menghadirkan tiga pembicara lainnya yaitu Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Deputi 1 Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kemenko Kemaritiman Arief Havas Oegroseno, dan Ahli Utama Staf Kepresidenan Dr. Riza Damanik serta dimoderatori oleh Anggota DPD-RI Ahmad Muqowam.

Dalam kesempatan yang diberikan selaku nara sumber, Kepala Bakamla RI menyampaikan tentang Sinergitas Pengelolaan Keamanan Laut dalam Mendukung Poros Maritim Dunia.

Laut adalah masa depan, Laut adalah harapan, makin banyak aktivitas di laut/maritim, perlu pengamanan yang komprehensif. Tidak satupun badan akan bisa menyelesaikan sendiri masalah keamanan di laut.

Lebih lanjut dikatakan, Jika kita bicara kejahatan internasional, kegiatan 1 illegal yang ada dipermukaan, itu faktualnya apakah illegal ini berkaitan dengan illegal-illegal yang lain, seperti misalnya illegal fishing, apakah asli illegal fishing atau ada kaitannya dengan penyelundupan, perbudakan, money laundering. Itulah wilayah Bakamla RI untuk menganalisa sejauh itu.

Berkaitan dengan penegakan hukum di laut, Kepala Bakamla RI juga menyampaikan bahwa terkait penyidikan Bakamla RI dengan bentuk multi agent single task, maka siapapun yang ditangkap dalam operasi patroli di bawah bendera Bakamla RI maka untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak lain yang berwenang. Misalnya masalah narkoba diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Kepolisian, Illegal Fishing diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atau TNI AL, dan lain-lain.

Jadi perpaduan antara semua stakeholder yang punya kewenangan, mari kita tegakkan bersama demi performance Negara”, dan “bahwa keberhasilan operasi patroli Bakamla RI yang telah dicapai dalam kurun waktu dua tahun ini adalah karena sinergitas, demikian disampaikan Kepala Bakamla RI pada akhir paparannya.(Pry)
Readmore »

DANPUSPOMAL AMBIL SUMPAH 36 PENYIDIK POMAL

DANPUSPOMAL AMBIL  SUMPAH 36 PENYIDIK  POMAL

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksma TNI Muchammad Richard, S.H., M.M. mengambil sumpah 36 Penyidik Polisi Militer Angkatan Laut. Penyidik Tindak Pidana di lingkungkungan TNI AL itu terdiri dari Perwira dan Bintara. Pengambilan sumpah jabatan perwira dan bintara penyidik dilakukan di Markas Komando Pusat Polisi Militer Angkatan Laut, Selasa  siang  (29/11/2016).

“Pengambilan sumpah Perwira dan Bintara selaku Penyidik Tindak Pidana di lingkungan TNI AL pada hakekatnya bukanlah seremonial belaka, hanya untuk memenuhi persyaratan hukum dan peraturan perundang-undangan, melainkan mengandung makna yang dalam, sebagai ikrar seseorang kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk bertindak dan berbuat secara jujur, benar dan adil dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai jabatan yang diembannya, yaitu sebagai Penyidik Tindak Pidana di lingkungan TNI AL,” ungkap Danpuspomal dalam amanatnya setelah mengambil sumpah para penyidik yang dihadiri Kaodmil/Ti (Kepala Oditur Militer/Tinngi) , Kadilmil/Ti (Kepala Pengadilan Militer/Tinggi), Orjen (Oditurat Jenderal) TNI, Aspers Pangarmatim (Asisten Personel Panglima Armada Timur), Kadisprov Kormar (Kepala Dinas Provost Korps Marinir) ,Danyon Pomar (Komandan Batalyon Polisi Militer Marinir) , Kadiskum Lantamal III (Kepala Dinas Hukum Pangkalan Utama TNI AL) ,Kadiskumal (Kepala Dinas Hukum Ankatan Laut), Pabankum (Perwira Bantuan Hukum) Pasmar -2, Kadi
sprov Kolinlamil (Kepala Dinas Provost Komando Lintas laut Militer), Danpom (Komandan Polisi Militer)   Armada Barat dan Kadiskum Kormar (Kepala Dinas Hukum Korps Marinir) .

Danpuspomal menyatakan, “ Hal penting yang perlu mendapat perhatian adalah menyangkut etika, moral dan profesionalisme prajurit. Kita percaya bahwa etika, moral dan etika yang baik tanpa didukung dengan profesionalisme, mustahil dapat menghasilkan hasil kerja yang baik, benar dan maksimal. Sebaliknya, profesionalisme yang tinggi tanpa didukung etika dan moral yang baik, mustahil pula dapat mewujudkan suatu kebenaran dan kejujuran. Ketidak serasian antara etika, moral dan profesionalisme pada gilirannya dapat menimbulkan kesewenang-wenangan dan ketidakadilan dalam masyarakat.”

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di jajaran yang bersemboyan, “Wijna Wira Widhayaka” berharap agar kasus-kasus pidana yang terjadi di lingkungan Angkatan Laut dapat diselesaikan dengan tuntas dan cepat.

Menyikapi jika terjadi tindak  pelanggaran di TNI AL, Danpuspomal meminta agar jajaran Pomal bersikap profesional dan arif bijaksana.”Apabila ada oknum prajurit yang melanngar, lakukan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, namun apabila ternyata prajurit tersebut tidak bersalah jangan segan-segan dan ragu untuk memberi perlindungan dan pengayoman.  Pomal disamping memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan represif juga memiliki fungsi penyelidikan kriminal, pengamanan fisik dan fungsi pemeliharaan ketertiban yang dapat diarahkan untuk kegiatan preventif.”

“Dalam rangka membangun Angkatan laut ke depan yang besar dan profesional sesuai tekad dan komitmen bersama, akan sulit diwujudkan apabila para prajurit yang mengawaki organisasi tidak disiplin dan tidak mematuhi hukum dan ketentuan yang berlaku,” tegas Danpuspomal. (Nrl)
Readmore »

Pangarmabar Melaksanakan Kunjungan Kerja Kepada Menteri Perhubunga

Pangarmabar Melaksanakan Kunjungan Kerja Kepada Menteri Perhubunga


Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. melaksanakan kunjungan kerja kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang diterima langsung oleh Menteri Perhubungan Drs. Budi Karya Sumadi di Gedung Kementerian Perhubungan Jl. Medan Merdeka Barat No.8 Jakarta Pusat, Senin (28/11).

Kunjungan kerja Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia,S.Sos. ke Kementerian Perhubungan tersebut dimaksudkan untuk menjalin silaturahim serta mempererat hubungan kerja sama antara Kementerian Perhubungan dengan TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar. Pada kesempatan tersebut Pangarmabar juga menyampaikan bahwa acara puncak Peringatan Hari Armada RI yang jatuh pada 5 Desember 2016 akan digelar di Kompleks Satuan Koarmabar I Pondok Dayung Jakarta Utara. Peringatan tersebut merupakan pertama kali dilaksanakan di wilayah barat, sehingga Pangarmabar secara langsung mengundang Menteri Perhubungan RI untuk dapat hadir pada peringatan Hari Armada RI tahun tahun 2016.

Menteri Perhubungan RI Drs. Budi Karya Sumadi menyambut baik tentang maksud yang disampaikan Pangarmabar dan memutuskan untuk hadir pada kegiatan tersebut. Selanjutnya Menteri Perhubungan juga mengharapkan agar Armada Republik Indonesia menjadi armada pengawal samudra yang handal dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan penegak hukum di laut serta menjadi perekat nusantara.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh dengan keakraban ini, Pangarmabar yang didampingi Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar dan Asisten Intelijen (Asintel) Pangarmabar, memberikan cinderamata berupa plakat dan topi Koarmabar kepada Menteri Perhubungan.(Ns).





Readmore »

Kepala Bakamla RI dan Kepala Coast Guard China Bahas Keamanan Kawasan

Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., mengadakan pertemuan kerja dengan Kepala China Coast Guard Meng Hongwei di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk bertukar pandangan dalam hal kerja sama penegakan hukum di laut, beberapa hari lalu.

Dalam pertemuan tersebut kedua pimpinan di bidang penegakan hukum maritim tersebut menekankan pentingnya penguatan kerja sama dalam menghadapi permasalahan yang melibatkan kepentingan bersama di antara kedua negara, serta menggaris bawahi perlunya dilakukan pertemuan tingkat tinggi, pelatihan personel, kunjungan kapal dan pengembangan kapasitas kemampuan.
Kesemlatan ini juga dimanfaatkan oleh kedua pihak untuk sepakat saling meningkatkan rasa percaya, keyakinan dan koordinasi sehingga dapat merespon secara tepat dan efektif kejahatan lintas wilayah dan perselisihan di laut guna memelihara keamanan dan kestabilan kawasan. Selain itu, meningkatkan kerjasama maritim melalui partisipasi dan keikutsertaan dalam mekanisme regional dan internasional yang relevan, juga merupakan hal yang tepat untuk dilakukan.

Hal lain yang tak kalah penting dalam kesepakatan kedua negara sebagaimana tercatat dalam ringkasan pertemuan adalah perhatian pada aspek kerja sama pertukaran informasi dan latihan gabungan.(Bakamla RI)
Readmore »

Sempurnakan Reformasi Birokrasi, Bakamla RI Evaluasi Penilaian Kinerja

Dalam rangka Evaluasi Akuntabilitas Kinerja dan Reformasi Birokrasi, Bakamla RI menggelar rapat Penyusunan Laporan Kinerja Bakamla RI dan Penyempurnaan Dokumentasi Reformasi Birokrasi di Hotel Best Western, Kemayoran, Ruang Ballroom, Lagoon 2, Kamis (24/11/2016).

Rapat dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Evaluasi Bakamla RI Nofel Hasan, S.E., M.M., dihadiri para nara sumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB), yakni: Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan & Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Dra Nadimah, MBA., dan Kepala Bidang Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan & Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II-2 Dra. Endang Purwaningsih, MAP.

Rapat tersebut antara lain bertujuan untuk memotret pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja dan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, memonitor tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi periode sebelumnya, memberikan saran perbaikan sebagai percepatan pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja dan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, serta untuk menetapkan Indeks RB dan Tingkat Akuntabilitas.

Beberapa program reformasi birokrasi yang dievaluasi dalam upaya pencapaian sasaran reformasi birokrasi antara lain program Manajemen Perubahan, Peraturan Perundang-undangan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, 

Dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan untuk mempercepat pencapaian Akuntabilitas Kinerja dan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi tersebut dihadiri pula oleh Kepala Bagian Evaluasi dan Manajemen Kinerja Bakamla RI Iwan Catur Karyawan, S.H., Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumga Bakamla RI AKBP Nyoto saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar, serta para pejabat eselon IV Bakamla RI.(Pry))
Readmore »

Optimalkan Penanganan Laut, Bakamla RI Gelar Rakor Advokasi Hukum

Sebagai salah satu bentuk sinergi antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dengan instansi terkait lainnya dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia, Bakamla RI menggelar Rapat Koordinasi Advokasi dan Penegakan Hukum Keamanan Laut Wilayah Timur, di Hotel Grand Dafam Bela Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (23/11/2016).

Rapat bertema “Optimalisasi Penanganan Tindak Pidana di Laut Melalui Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum” tersebut dipimpin oleh Kepala Sub Direktorat Advokasi dan Pertimbangan Hukum Heru Satrio Wibowo S.H., M.H. didampingi oleh Kepala Sub Bidang Hukum Internasional dan Peraturan Perundang-undangan Agung Mardiwibowo S.H., M.H. dan Kepala Seksi Advokasi Hukum Andy Apriyanto, S.H., M.Si. selaku moderator.

Rapat dihadiri oleh perwakilan beberapa stakeholder setempat, antara lain dari Ditjen Bea dan Cukai, Kejaksaan, Polair, Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KSOP-KPLP), dan perwakilan Zona Maritim Timur Bakamla RI.

Rapat koordinasi ini merupakan sarana yang tepat bagi seluruh stakeholder untuk mengetahui dan memahami permasalahan yang ada di perairan wilayah timur sehingga dapat diambil kebijakan yang tepat sesuai situasi dan kondisi yang ada.

Dari diskusi yang dilakukan oleh seluruh perwakilan lembaga penegak hukum di laut itu dihasilkan beberapa hal, yaitu perlu dibentuk mekanisme penanganan perkara hasil tangkapan operasi Bakamla RI, termasuk didalamnya adalah diperlukannya Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bakamla RI dengan instansi terkait penanganan perkara tersebut. Selain itu pembuatan Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (RUPBASAN) khusus laut untuk memelihara dan mengamankan barang bukti tangkapan berupa kapal menjadi perhatian serius yang perlu segera diwujudkan.

Yang tak kalah penting dari pembahasan tersebut adalah bahwa agar penanganan terhadap seluruh permasalahan di laut dapat berjalan dengan optimal, maka setiap lembaga harus berani menghilangkan ego sektoral dan bersama-sama meningkatkan sinergi antara aparatur penegak hukum di laut.(Ns))
Readmore »

Kasal Terima Laporan Kenkat Enam Pati

Kasal Terima Laporan Kenkat Enam Pati

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. menerima laporan kenaikan pangkat enam  Perwira Tinggi TNI Angkatan  Laut bertempat di Auditorium,  Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (24/11).

Kasal Dalam sambutannya mengatakan bahwa kenaikan pangkat pada hakekatnya bermakna sebagai prestasi, penghargaan, amanah dan motivasi. Selain itu kenaikan pangkat merupakan indikator prestasi seorang prajurit atas kinerja yang telah ditunjukkan selama penugasannya. oleh karena itu, negara memberikan reward atas prestasi tersebut.

Keenam Pati yang naik pangkat antara lain Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar) Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla Laksamana Pertama TNI Prasetyo, S.Pi., M.Tr.(Han)., M.A.P., Direktur “C” Bais TNI Laksamana Pertama TNI Drs. I Putu Arya Angga S. dan Komandan Lantamal VII Kupang Brigadir Jenderal TNI Dedi Suhendar.(NS)
Readmore »

Danlanal Sabang Sambut Taruna AAL Tingkat IV Angkatan Ke-62

Sebanyak 95 orang Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat IV angkatan ke-62 yang sedang melaksanakan Latihan dan Praktek Jalayudha Tahun 2016 melakukan kunjungan ke Kota Sabang. Kedatangan para Taruna AAL menggunakan dua kapal yakni KRI Ki Hajar Dewantara-364 dan KRI Teluk Mandar-514 yang disambut langsung Danlanal Sabang Kolonel  Laut (P) Kicky Salvachdie, S.E., beserta seluruh Prajurit Lanal Sabang.

Kedatangan Taruna AAL tersebut disambut dengan Tarian Khas Aceh “Ranump Lampuan” yang dibawakan oleh ibu-ibu Jalasenastri Korcab 3 Cabang 1 Lanal Sabang dilanjutkan ramah tamah di Lounge Room Mako Lanal Sabang Para Taruna dan Taruni AAL tersebut melaksanakan berbagai kegiatan selama berada di kota Sabang diantaranya melaksanakan Courtesy Call ke Pejabat Daerah, melakukan kegiatan promosi keempat sekolah di Dumai diantaranya SMAN 1 dan SMAN 2 serta  Open Ships dan melakukan Kirab Kota sekaligus demo display Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL. 

Dalam Courtesy Call yang diterima oleh Sekda Pemko Sabang tersebut para Taruna dan Taruni AAL menerima penjelasan dari Sekda Pemko Sabang mengenai Sejarah Kota Sabang sampai ke program pembanganan diwilayah kota Sabang terutama bahwa Sabang adalah kota Destinasi Wisata terbesar kedua di indonesia setelah Bali. Selain itu, para Kadet AAL tingkat IV Angkatan ke-62 juga melakukan promosi diberbagai Sekolah Menengah Tingkat Atas tentang pengetahuan umum dilingkungan TNI AL, Sistem perekrutan Kadet AAL, Peraturan Dinas Dalam Khas Taruna/Taruni TNI AL dan Materi pelajaran yang diterima selama menempuh pendididkan di Akademi Angkatan Laut. 

Sore harinya seluruh warga kota Sabang disuguhi atraksi menarik dari para Taruna dan Taruni AAL dalam acara Kirab Kota dengan aksi Drumband Taruna dan Taruni AAL yang tergabung dalam “Genderang Suling  Gita Jala Taruna AAL” serta diikuti oleh segenap grup Drumband kota Sabang diantaranya Grup BP2IP Malahayati, SMA N 1, SMK N 1, SMP Almujadid, dan SD Pertiwi Sabang. Kirab Kota yang disambut dengan sangat antusias oleh seluruh warga kota Sabang ini dilepas langsung oleh Plt. Walikota Sabang diwakili Sekda Kota Sabang Sofyan Adam ini mengambil  Rute mengelilingi kota Sabang dengan jarak 3 KM dan berakhir di Dermaga Lanal Sabang. 

 Selanjutnya, bertempat diatas Geladak Helly KRI Ki Hajar Dewantara-364 juga dilaksanakan acara temu akrab antara Taruna/Taruni AAL dengan Komandan Lanal Sabang dan Forkopimda Kota Sabang. Dalam acara tersebut, para Taruna/Taruni AAL menghibur seluruh tamu undangan yang hadir dengan membawakan Kolaborasi Rampak Gendang dan Tari Saman. Sementara itu, Prajurit Lanal Sabang juga ikut memeriahkan malam temu akrab tersebut dengan mempersembahakan Kesenian Khas Aceh Tari Likok Puloe.

Readmore »

Andrianus Dedy Dermawan Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PARFI 2016 - 2021

Andrianus Dedy Dermawan Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PARFI 2016 - 2021

Artis Perfilman Indonesia Andrianus Dedy Dermawan pada Rabu (9 November 2016) bertempat diPusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, dikukuhkan sebagai Ketua Umum PARFI periode 2016 - 2021.

Dalam jumpa Pers disela acara Pengukuhan tersebut di jelaskan, berawal dari Kongres Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) di NTB pada 28 Agustus 2016 lalu, yang dihadiri oleh peserta Kongres dari Jakarta dan Daerah, hadir 542 orang Artis Film dengan 2 (dua) orang Calon Ketua Umum.

Aa Gatot Brajamusti memperoleh 464 suara sementara Andreanus Dedy Dermawan memperoleh 78 suara.

Kongres telah memutuskan Aa Gator Brajamusti sebagai Ketua Umum Parfi periodo 2016-2021 dan M Paturusi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO).

Namun. status Ketua Umum tersebut gagal syarat karena Gatot Brajamusti terganjal kasus narkoba yang di proses kepolisian, serta positif mengkonsumsi Narkoba.

Menyikapi kasus tersebut, Aspar Paturusi dan Pengurus Dewan Pertimbangan Organisasi mengambil kebijakan menyerahkan jabatan Ketua Umum Parfi kepada Andrianus Dedy Dermawan (Andryega da Silva), salah satu calon ketua umum yang maju bersaing dengan Gatot Braja Mukti, Ungkap Syaiful Amri selaku Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi PARFI saat jumpa Pers di Aula Gedung Perfilman Kuningan Jakarta.

Diakuinya kebijakan tersebut diambil berdasarkan salah satu persyaratan calon Ketua Umum Parfi, yakni harus memiliki Surat Bebas Narkoba yang dilampirkan. Dan dikeluarkan oleh dokter/pihak berwenang, 

Penetapan kepolisian terhadap Gatot Brajamusti yang secara positif mengkonsumsi Narkoba, maka secara otomatis Gatot Brajamusti gugur sebagai Katua Umum Parfi periode 2016 2021.

Kekosongan Jabatan Ketua Umum tersebut. sesual AD/ART (Pasal 17). (Pasal 6 tentang Tata Tertib Kongres PARFI. ketentuan - ketentuan tersebut Ketua DPO memandang perlu untuk menetapkan pengganti Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PARFI 2016 2021. 

Dengan demikian, Ketua DPO Memutuskan dan Menetapkan Andreanus Dedy Dermawan merupakan Ketua Umum DPP Parfi periode 2016 - 2021 Setelah penetapan ini, Ketua Umum Parfi diberi waktu salama 30 huri untuk menyusun kepengurusan, papar Syaiful Amri.

Hal senada juga diungkapkan Sandec Sahetapy, bahwa proses penggantian tersebut sudah sesuai dengan AD/ART. Jika ada pihak lain yang memaksakan menggunakan nama dan logo Parfi akan berhadapan dengan pihak berwajib.

"Kebenaran selalu saja bisa ditipu dan dipersalahkan, akan tetapi kebenaran tidak akan pernah bisa dikalahkan," tandas Sandec Sahetapy.

Didepan para Wartawan, Andrianus Dedy Dermawan usai Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PARFI 2016 - 2021 meminta kepada insan perfilman tanah air untuk bersama-sama kembali ke rumah bersama di PB Parfi, mari kita benahi ini yang bengkok kita luruskan,yang lurus di pertahankan.
"Mari kita majukan perfilman Indonesia bersama-sama, kami punya komitmen bagaimana kedepan PARFI lebih maju, kami punya progran betul-betul memfungsikan dan tugas Parfi bisa berjalan, kalau bicara Parfi inilah rumahnya, jangan ada Parfi yang lain, mari bersatu kembali" pintanya.(Nl)
Readmore »

TNI AL Meriahkan Pameran Alutsista Di Indo Defence 2016

TNI AL Meriahkan Pameran Alutsista Di Indo Defence 2016


Kegiatan Pameran pertahanan internasional dengan tema "Bolstering Defence Industri Coorperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World", yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Rabu (2/11) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Juga diikuti oleh jajaran TNI Angkatan Laut,

Indo Defence 2016 Expo & Forum, merupakan kegiatan berskala internasional dalam bentuk pameran dan forum yang mempertemukan para pelaku bisnis dari seluruh dunia dengan pengguna industri pertahanan.  Kegiatan ini merupakan ajang promosi dan sosialisasi teknologi kemiliteran kepada para calon pengguna (user) dan masyarakat umum.  Sebanyak 28 negara sahabat seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, Jepang, Tiongkok, Republik Korea, Prancis, Rusia, Polandia, dan Italia turut mendatangkan delegasi resminya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Pada 2016, sebanyak 844 peserta yang berasal dari 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri memamerkan produk peralatan pertahanan dan keamanan dengan teknologi terkini.  Salah satu produk perusahaan asing, diantaranya dari Boeing Defence, Airbus Group, Rheinmetall, Rosoboronexport, Thales, dan Avibraz. Sedangkan untuk perusahaan dalam negeri, antara lain PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT Len Industri, PT Pal Indonesia, dan PT Dahana. 
 
Dalam pameran tersebut, TNI AL memamerkan berbagai materi pertahanan dari berbagai Kesatuan Angkatan Laut, diantaranya Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal), Pusat Hidro Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), STTAL, Komando Pasukan Katak, serta Korps Marinir.
Material yang dipamerkan oleh TNI AL antara lain Buku-buku terbitan Dispenal yaitu Sail Tomini 2015, Jejak Langkah TNI AL, 70 Tahun TNI AL, Sejarah Alutsista TNI AL, MTF Unifil (I,II,III,IV,V,VI), Majalah Cakrawala TNI AL, Brosur Profil TNI AL. Selain itu juga memamerkan beberapa Maket Kapal Perang TNI AL

Sedangkan Dislitbangal menampilkan Depth Personal Vehicle (DPV), Elektrik Indefent Propulsion (EIP), Ranjau Dasar Laut KMD-2100, Maket Swamboat, Light Weight Optronic Director, dan GPS Jammer.

Begitu juga dengan materi outdoor, yang menampilkan kendaraan ampibi serba guna, Mini Mobile Target Torpedo dan Drone Fix Wing dari STTAL, Pushidros menampilkan AWS Telemetri, Pasut telemetri, Electronic Navigation Charts dan Laptop ADL. Kopaska menampilkan enam senjata laras panjang dan lima senjata laras pendek, close circuit, sea rider rhib, serta Marinir menampilkan Rubber Duck dan Manekin Hidup.


Dalam kesempatan tersebut, juga akan dilaksanakan forum seminar dengan tema “Achieving Comprehensive Maritime  Surveillance and Security through Technology Innovation and Partnerships” yang dibuka oleh Menhan Ryamizard Ryacudu dengan panelis Para Kepala Staf Angkatan dan peserta dari kalangan industri dan pejabat militer.

Selain itu juga dilaksanakan Formal meeting dan kunjungan kehormatan, antara Official Delegation dan industri pertahanan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi. (Priyono)

Readmore »

Koarmabar Gagalkan Penyeludupan BBM Ilegal di Batam

Koarmabar Gagalkan Penyeludupan BBM Ilegal di Batam

Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 yang berkedudukan di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang berhasil menangkap Target Operasi (TO) kapal TB Kayu mengangkut BBM Solar illegal di Teluk Jodoh Kepulauan Riau (Kepri). Kamis (4/11).

Penangkapan terhadap kapal tersebut berawal pada tanggal 2 November 2016 pukul 21.00 WIB, KAL Anakonda yang tergabung dalam Tim WFQR-4 mendapat perintah untuk memeriksa kapal TB Kayu merupakan target operasi yang diindikasikan memuat BBM illegal jenis solar diteluk Jodoh Batam.

Selanjutnya Tim WFQR-4 bergerak cepat menuju ke lokasi sasaran dan menemukan kapal target operasi sedang menambatkan tali di Bouy Kepil (IRIL). Kemudian Tim WFQR-4 melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan menyeluruh isi kapal dan muatan. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui kapal dengan nama panggilan TB.30 dinakhodai Jumadi dengan ABK 3 orang, warna lambung biru dinding putih dengan memuat 13,5 ton solar tanpa dilengkapi dokumen serta nama pemilik kapal “S” berdomisili di Batam.

Dari hasil interogasi dan pemeriksaan, dokumen kapal tidak ada, surat-surat ABK tidak ada, sedangkan dari keterangan ABK atas nama berinisial “A” pada tanggal 2 November 2016 kapal tersebut melakukan kegiatan transfer BBM illegal jenis solar dengan TB Lain yang tidak diketahui namanya (dengan alasan lupa), sebanyak 10 Ton jenis solar diperairan Teluk Jodoh Batam. Diduga kapal akan menuju ke OPL untuk melaksanakan transfer BBM illegal dengan kapal tanker lainya sedangkan kegiatan tersebut dikoordinir oleh broker atas nama “F” dan identitas yang bersangkutan sudah diketahui oleh Tim WFQR-4.

Sementara dari modus operandi para pelaku bahwa alasan mereka tidak mengenal kapal yang akan ditransfer BBM illegal tersebut, hal ini untuk menghindari dan memutus jaringan mereka yang lebih besar apabila tertangkap aparat dengan modus saling melindungi, modus seperti ini telah tercium oleh Tim WFQR-4 terhadap aksi-aksi mafia BBM di Kepri. Selanjutnya kapal beserta muatan dan ABK-nya dikawal menuju Lanal Batam, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa penyeludupan BBM illegal diwilayah Kepri ini terus kita berantas, walau setiap saat kita menangkap namun ada saja pelaku memanfaatkan kelengahan petugas, dengan berbagai modus, kitapun tidak kehilangan akal terus kita tindak karena hal ini sangat merugikan perekonomian Bangsa Indonesia, kita komitmen mengamankan regulasi pemerintah seperti apa yang disampaikan Presiden RI Ir.Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Danlantamal IV memperingatkan dan tidak ada kompromi kepada para mafia BBM Ilegal bagi yang masih melakukan kegiatanya di wilayah perairan Kepri agar menghentikan semua kegiatanya, kita komitmen akan terus mengamankan serta menjaga perairan Kepri dan akan melakukan tindakan paling keras “Tembak di Tempat” kepada para pelaku kejahatan jika melawan dan membahayakan petugas.(Nl)


Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA