PMI Kota Jakarta Timur Evakuasi Warga dan Distribusi 5.250 Box Makanan bagi Korban Banjir

Menginjak hari kedua banjir yang melanda Jakarta di tahun 2013 ini, PMI Kota Jakarta Timur mengerahkan 80 orang personil relawan yang terdiri dari  KSR Unit Markas unit Perti, Sibat, PMR dan Fasilitator guna merespon banjir. Relawan PMI Kota Jakarta Timur mengevakuasi sekitar 60 warga yang berada di wilayah, Cawang, Condet, Bidara Cina, dan Kp. Melayu. “Dari tadi malam kita terus menjemput warga untuk antispasi naiknya debit air,” jelas Budhi Pranoto Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus  Koordinator Lapangan PMI Kota Jakarta Timur .

Untuk Dapur Umum, PMI Kota Jakarta Timur menyiapkan 5.250 porsi bubur kacang hijau serta roti manis untuk sarapan dan 5.250 porsi untuk makan malam  yang didistribusikan di wilayah Kel. Kebon Manggis, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cawang, Cililitan, Balekambang, Gedong, Cipinang Melayu,Rawa Terate, Jatinegara, Halim, dan Kebon Pala sedangkan untuk makan siang PMI Kota Jakarta Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur. 

Pengungsi banjir dari wilayah Kota Jakarta Timur hingga kini masih menempati titik-titik pengungsian yang berada di RS. Hermina Jakarta Timur, GOR Jakarta Timur, dan Sudinkes Jakarta Timur.
“Kami hingga kini masih siaga, pelayanan kesehatan juga kami dirikan di RT 08/RW 10 Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, kami juga terus menjalankan dapur umum, saat ini warga yang mengungsi membutuhkan selimut serta makanan siap saji serta family kit,” papar Budhi. 

Siang tadi, Pak Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PMI beserta Ibu Rini Sutiyoso selaku Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta turut meninjau korban banjir di Kampung Melayu dengan mengendarai perahu karet PMI Kota Jakarta Timur dan sedikit berdialog dengan mereka.

Readmore »

BANK DKI PEDULI UKM, BANTU PKL SUNDA KELAPA

Menindaklanjuti atas penandatanganan kerjasama Bank DKI bersama Dinas Koperasi, UMKM Provinsi DKI Jakarta, dalam menyalurkan program CSR Bank DKI dalam kegiatan penataan PKL di Jakarta,  bertempat di halaman Masjid Sunda Kelapa Jakarta Pusat, Bank DKI memberikan bantuan fasilitas 28 Gerobak dan melakukan Renovasi shelter  kepada areal pedagang di kawasan Sunda Kelapa.

Menurut Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono, bahwa pemberian fasilitas gerobak kali  ini, juga merupakan dukungan Bank DKI terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terkait program penataan pedagang kaki lima di Jakarta, Bank DKI bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan penandatanganan kerjasama program CSR dalam kegiatan penataan PKL di Jakarta.

Menurut Eko Budiwiyono bahwa PKL termasuk pedagang sektor ekonomi yang memiliki ketahanan yang baik terhadap gejolak kondisi perekonomian, pertumbuhan sektor UKM juga menjadi salahsatu indikator penting untuk pembangunan kota Jakarta, dan dirinya berharap para pedagang kaki lima juga bisa memanfaatkan produk Bank DKI, seperti Kredit Modal Kerja dan Kredit Modal Usha, pintanya.

Disamping itu Eko juga menjelaskan bahwa Bank DKI ditahun 2013 ini akan terus memberikan perhatian yang serius kepada sektor UKM, Bank DKI menargetkan untuk dapat menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp. 1,5 T, saat ini Bank DKI sedang menjajaki arahan Pemprov DKI untuk bersinergi dengan PD Pasar Jaya, untuk melakukan layanan produk perbankan kepada para pedagang pasar, tambanya.

Sementara ditempat yang sama Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta Ratnaningsih juga menjelaskan, bahwa penataan PKL yang dilakukan adalah dengan pembinaan, pihaknya mengaku berterimakasih pada Bank DKI yang telah membantu para pengusaha kecil PKL ini, dan diharapkan akan lebih banyak lagi BUMD yang turut membantu para pedagang kecil, pintanya.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan,bahwa kegiatan ini merupakan program corporate social responsibility Bank DKI. Melalui program seperti ini, diharapkan  tidak akan ada lagi Kaki-5 yang berjualan di badan jalan hingga menimbulkan kesemrawutran, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Jakarta Pusat, H Saefullah Mpd, pihaknya mengucapkan terimakasih pada Bank DKI yang telah bersama-sama Pemda DKI dalam menata PKL di Jakarta Pusat ini, dan diharapkan akan dapat diikuti oleh BUMD yang lain, dengan dana CSR-nya, untuk wilayah Jakarta Pusat setelah menata PKL di Masjid Sunda Kelapa ini, pihaknya akan menata kawasan Gambir, Jakarta Pusat, ungkap Saefullah.

Readmore »

Prof. Ir Toni Atyanto, MPhil, PhD Dikukuhkan Sebagai Rektor Universitas Sahid Jakarta

Bertampat di Aula serbaguna lt 8 Universitas Sahid Jakarta, Ketua Dewan Pembina yang juga pendiri Yayasan Sahid Jaya, H Sukamdani Sahid Gitosardjono secara resmi melantik Prof. Ir Toni Atyanto, MPhil, PhD sebagai Rektor Usahid Jakarta periode 2013 – 2017 menggantikan Prof. Dr. Hj. Sutyastie Soemitro Remi, SE., MS yang telah usai masa jabatannya.

Dalam sambutannya H Sukamdani mengucapkan banyak terimakasih pada Prof Sutyastie Soemitro Remi yang telah banyak berbuat untuk kemajuan pendidikan di Universitas Sahid Jakarta, masukan-masukan untuk peningkatan di Usahid Jakarta masih terus diharapkan, sehingga peran Usahid dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dapat meningkat, untuk Rektor Usahid yang baru juga diharapkan akan bekerja dengan baik,sebagaiman visi dan misi Usahid Jakarta, dalam melahirkan Generasi bangsa yang unggul, berbudaya, beraklak mulia serta berjiwa kewirausahaan, harapnya.

Prof. Toni Atyanto sebagai pejabat yang baru, agar tidak sekedar melaksanakan tugas rutin, tetapi hendaknya juga mampu memahami permasalahan  yang ada,  sehingga dalam meningkatkan kualitas civitas akademika di Usahid dapat maksimal, dan terus berbuat yang terbaik untuk kemajuan lembaga yang dipimpinnya, pinta H Sukamdani.


Sementara Prof. Ir Toni Atyanto, MPhil, PhD mengaku akan segera melakukan konsolidasi agar semua dapat bekerjasama dalam mempercepat kualitas civitas akademika di Usahid, dengan adanya dosen yang memiliki standar, ditunjang dengan ruang serta resorsis unggul, pihaknya yakin akan mampu mengakselerasi seluruh program yang ada.

Demikian juga dalam waktu yang tidak lama lagi, bangsa ini akan memasuki pasar bebas Asean, ini akan memperketet persaingan antar Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Perguruan Tinggi Asing yang akan beroperasi di Indonesia, oleh sebab itu Usahid Jakarta dalam waktu dekat akan melaunching “Tahun Kualitas”, dimana seluruh komponen akademik di Usahid Jakarta harus mampu meningkatkan kualitas proses akademik di Usahid, papar Guru Besar UGM Fakutas Teknik, yang juga mantan Wakil Rektor UGM ini.

Readmore »

KPU Mengundi Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundi nomor urut partai peserta Pemilu 2014. Pengundian dilakukan pukul 14.00 WIB, Senin (14/1) di kantor KPU. Dan disaksikan seluruh ketua umum Parpol peserta Pemilu 2014. Selain itu hadir juga Bawaslu, DKPP, Kementerian, Lembaga Negara, KPU Provinsi. Selain itu perwakilan LSM, Ormas.

Sebelumnya KPU telah menetapkan 10 partai politik lolos menjadi peserta Pemilu 2014. Acara yang digelar di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU, bersama ketum-sekjen 10 parpol peserta pemilu 2014 tersebut menghasilkan undian sebagai berikut :

1. Partai NasDem
2. Partai Kebangkitan Bangsa
3. Partai Keadilan Sejahtera
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
5. Partai Golkar
6. Partai Gerindra
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional
9. Partai Persatuan Pembangunan
10. Partai Hanura

 



Readmore »

Arina Nurfinnahari : Warga Malang Raya Butuh Peningkatan Kesehatan, Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi

Politisi Partai Gerindra yang juga Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah yang satu ini, kini berkonsentrasi dalam memajukan kesejahteraan warga Malang Raya, sebagai pengusaha yang lahir dan dibesarkan di Malang, Arina Nurfinnahari berkomitmen akan menyumbangkan waktu dan tenaganya bagi warga Malang bersama partai Gerindra.

Banyak hal yang sudah dilakukan, salahsatunya adalah memberikan pelayanan kesehatan yang sangat murah dan berkualitas, dimana rumah sakit yang ia kelola disiapkan untuk warga kurang mampu yaitu tanpa kelas, sehingga mereka yang berobat tidak perlu pusing-pusing mikirin biaya, karena biayanya dilakukan dengan cara subsidi dari mereka yang mampu, sehingga biayanya terjangkau untuk warga kurang mampu, mereka yang tidak bisa ditampung di rumah sakit umum dapat ditampung di Rumah Sakit yang didirikan bersama suaminya, yaitu Prof. DR. dr. H. Sardjana SP.OG (K),SH. yang kini dipercaya menjadi Ketua Umum Paguyuban Warga Jawa Tengah Se-Jabodetabek.

Tokoh Wanita pengurus IWAPI Kota Malang yang kerap kali melakukan komunikasi dengan warga di beberapa desa di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu ini, melihat banyak potensi masyarakat yang belum terangkat, seperti Produk pertanian ketela ungu yang manis serta produk buah-buahan unggul di Kabupaten Malang yang belum menembus pasar ekspor, menurutnya perlu pembinaan bagi para petani, sehingga produk tersebut dapat dijual dengan hasil olahan serta kemasan yang baik, oleh sebab itu pihaknya akan memberikan pelatihan, dan untuk awal akan memberikan pelatihan pada warga Gunung Kawi, sehingga diharapkan produk Ketela Ungu akan dapat dipasarkan di Kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta, tegasnya.

Saat disinggung akan majunya suami ke Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Bibit Waluyo,  Arina Nurfinnahari mengaku mendukung penuh pencalonan tersebut, karena pak Bibit Waluyo yang telah memimpin Jawa Tengah 4 tahun lebih, adalah seorang militer yang tegas dan memiliki pengalaman di militer maupun di Pemerintahan, oleh sebab itu posisinya harus didampingi seorang ahli dari Akademisi, dan sangatlah tepat jika berpasangan dengan suaminya Prof. DR. dr. H. Sardjana SP.OG (K),SH yang juga ahli dibidang Kesehatan, Pendidikan maupun ekonomi. Pemikiran akademik sangat dibutuhkan untuk membangun Jawa Tengah¸agar lebih maju dan masyarakatnya sejahtera, sebagaimana program Bali Desa Mbangun Desa akan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan, mendukung ekonomi perkotaan dan memperkokoh ekonomi nasional, tegasnya.
  
Readmore »

Hasan Fatoni : Warga Kudus, Jepara dan Demak Siap Sukseskan Paguyuban dan Pembangunan Jawa Tengah

Ditempat yang sama Pengurus Paguyuban Demak Jabodetabek yang juga menjadi pengurus Paguyuban Jateng se-Jabodetabek, Hasan Fatoni pada wartawan mengaku siap mendukung kepengurusan paguyuban Jateng yang baru ini, agar benar-benar bermanfaat bagi warga Jawa Tengah di Jakarta maupun di Jawa Tengah sendiri, jadi tidak hanya sebuah retorika atau seremonial belaka, tetapi benar-benar programnya bisa diaplikasikan pada masyarakat .

Politisi Partai Golkar yang juga siap maju di Dapil Jateng II (Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak) ini, juga mengaku Melalui kepengurusan Paguyuban ini pihaknya juga akan memfasilitasi kepentingan warga Jawa Tengah khususnya Dapil Jateng II dengan beberapa Kementerian di Jakarta.

Melalui Partai Golkar nantinya juga diharapkan akan mendorong pembangunan di Demak, Jepara dan Kudus, khususnya disekitar pantai, karena selama ini banjir rop masih seringkali menerjang permukiman warga, bahkan ada salahsatu desa  yang sudah hilang akibat air laut yang naik, demikian juga dibidang ekonomi kerakyatan, dirinya siap meningkatkan akses permodalan dan  akses pasar demi kemajuang seluruh warga Jateng, dan khususnya warga Demak, Jepara dan Kudus, tegas Hasan Fatoni.
Readmore »

Gubernur Bibit Waluyo Kukuhkan Pengurus Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek

Bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo secara resmi mengukuhkan kepengurusan paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek periode 2012 – 2017, acara tersebut juga dihadiri 36 pengurus paguyuban tingkat Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya H Bibit Waluyo banyak memaparkan akan apa yang telah dilakukan selama 4 tahun 5 bulan ini, dalam membangun Jawa Tengah, banyak keberhasilan dalam meningkatkan produk masyarakat baik dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, kerajinan dan fasilitas lain dalam menunjang kemajuan warga Jawa Tengah.

Permasalahan yang bisa dilakukan oleh paguyuban salahsatunya adalah bagaimana seluruh warga Jawa Tengah yang ada di Jakarta dan sekitarnya ini dapat membangun jaringan usaha dalam memasarkan produk yang ada di Jawa Tengah, “tolong carikan peluang pemasaran produk yang ada di Jawa Tengah agar bisa masuk ke pasar di Jakarta ini”, pinta Gubernur Bibit Waluyo.

Pada seluruh pengurus paguyuban kepengurusan sebelumnya yang telah bekerja dengan baik, saya mengucapkan terimakasih dan saya minta pada seluruh pengurus yang baru, agar bekerja dan terus bekerja untuk kemajuang warga Jawa Tengah di Jabedetabek maupun yang ada di daerah Jawa Tengah, mari membangun Jawa Tengah menuju masyarakat Jawa Tengah semakin sejahtera, dengan konsep Bali Deso Mbangun Deso, ajak Bibit Waluyo yang juga akan maju kembali menjadi calon gubernur Jawa Tengah periode 2013 – 2018 ini.

Sementara Ketua Umum Paguyuban Jateng Se-Jabodetabek, Prof. DR. dr. H. Sardjana SP.OG (K),SH disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa Paguyuban Jawa Tengah se-Jabodetabek ini merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang dibentuk dengan swadaya warga Jawa Tengah di Jakarta dan sekitarnya, kalau saat ini lembaga hukumnya belum ada, sebagai ketua umum dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan persyaratan sebagai Ormas ke Notaris maupun Kementerian Dalam Negeri, sehingga kiprahnya dalam membangun Jawa Tengah khususnya dan membangun bangsa akan dapat maksimal.
Disamping itu dibidang pemberdayaan ekonomi, Paguyuban Jawa Tengah Jabodetebek juga telah memiliki Koperasi, ini akan kita maksimalkan dalam meningkatkan usaha warga Jawa Tengah di Jakarta dan sekitaranya, dengan membangun kerjasama dengan Bank Jateng yang telah beroperasi di Jakarta, upaya lain adalah memberikan beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu serta meningkatkan kesehatan masyarakat baik yang ada di Jabodetabek maupun di Jawa Tengah.


Saat disinggung upaya pencalonan sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Gubernur Bibit Waluyo, Prof. DR. dr. H. Sardjana SP.OG (K),SH mengaku siap, karena sebagai Kader Partai Gerindra, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra serta Ketua Dewan Pembina, namun sebagai warga Jawa Tengah yang selama ini berkecimpung di Dunia Pendidikan (Dosen) dan Kesehatan (Dokter) akan siap mendampingi pak Bibit sebagai seorang Jenderal TNI, untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Tengah, sebagaimana Konseb beliau Bali Ndeso Mbangun Deso, ungkapnya tegas. 

Sementara ditempat yang sama Leles Sudarmanto selaku owner media Link, yang juga Pengurus Paguyuban Jawa Tengah juga menambahkan, bahwa pihaknya mendukung penuh program yang telah disusun kepengurusan yang baru ini, dalam meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Tengah di Jabodetabek maupun yang ada di Jawa Tengah sendiri, sebagai warga asal Wonogiri bersama paguyuban PAKARI juga telah berperan aktif dalam membangun daerah, dengan bantuan Perpustakaan ditiap Kecamatan, bantuan bangunan Masjid serta bantuan air saat musim kering, oleh sebab itu melalui paguyuban Jawa Tengah se-Jabodetabek ini diharapkan juga akan lebih banyak lagi membantu warga Jawa Tengah yang tingkat ekonomi, pendidikan dan kesehatan belum begitu baik, sebagaimana program Gubernur Jawa Tengah, melalui Paguyuban juga akan mensinergikan programnya demi kesejahteraan masyarakat, ungkapnya.
Readmore »

Wasiat Ulama Ajak Umat Biasakan Berzikir


Salahsatu ormas Islam yaitu Wadah Silaturahim Usatidz, Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) mengaku prihatin dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mebih memilih merayakan tahun baru dengan berbagai hiburan musik dan kembang api, dari pada mengajak umat Islam untuk berdoa dan berzikir, padahal Wasiat Ulama dan YPI Ar-Rohmah sudah 23 tahun secara rutin menggelar Tabliq Akbar dan Zikir dalam menyambut tahun baru, oleh sebab itu Wasiat Ulama menghimbau dalam menyambut tahun baru, ditahun mendatang Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk dapat bersama-sama Wasiat Ulama untuk mengajak umat Islam di Jakarta untuk berzikir, sehingga ibukota Jakarta ini dapat terhindar dari bencana.

Diakuinya dalam acara Tabliq dan Zikir Akbar kali ini diikuri oleh ribuan umat Islam yang datang dari Jakarta,Cirebon, Kerawang, Bogor, Bekasi, Depok dan Tangerang, acara yang juga dihadiri para Ulama serta Habaib tersebut, adalah kegiatan rutin tahunan dalam menyambut tahun baru nasional.

Menurut KH Fachrurrozi Ishak, bahwa Tablig yang digelar menjelang tahun baru 2013 ini, telah  digelar setiap tahun,dan merupakan tahun ke 23 yang ia gelar, hal tersebut dilakukan sebagai upaya, untuk menghindari hal-hal negatif, pada umat Islam saat menyambut datangnya tahun baru nasional, karena kemaksiatan dapat memancing Murka Allah SWT, kita tidak ingin umat terjebak oleh hal-hal maksiat saat menyambut tahun baru, oleh sebab itu Wasiat Ulama secara terus menerus menggelar Tabliq Akbar.

Selama kita hidup kemaksiatan, maka Allah SWT akan murka, dan kemurkaan Allah itu dapat mendatangkan bencana dan malapetaka, tetapi kalau kita mengisi kehidupan ini , kita isi dengan rasa syukur, dengan berzikir dan berdoa, maka insyaallah, nanti akan memperbaiki, secara personel orang-perorang, sehingga banyak orang yang mendekatkan diri kepada Allah, sehingga turun Ridho Allah, dan DKI Jakarta serta Negara kita menjadi baroqah, dalam menjadikan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai, tegas Ulama Besar Betawi ini.
Readmore »

Prof. DR. Raihan, MSi : Pemerintah Harus Siapkan PTS Hadapi Komunitas ASEAN 2015

Indonesia mau tidak mau harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam perjanjian kesepakatan Asean Community 2015, dan salahsatunya adalah memberikan ijin bagi perguruan tinggi Negara anggota ASEAN yang ingin membangun jaringan di Indonesia, menurut Sekjen Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah III Jakarta, Prof. DR. Raihan, MSi pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional agar dapat mendorong serta memberikan bantuan pada perguruan tinggi swasta yang telah ada di Indonesia agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi asing, dan tidak memandang sebelah mata perguruang tinggi yang masih berkembang dengan perguruan tinggi swasta yang sudah maju.

Lebih jauh Prof Raihan menegaskan, dalam menuju persaingan perguruan tinggi tersebut, seluruh perguruan tinggi swasta di Indonesia, khususnya di Jakarta agar lebih progresif dalam menjalankan proses belajar mengajar dengan penguatan-penguatan yang lebih baik lagi daripada tahun-tahun yang lalu. Sebenarnya PTS di Jakarta saat ini banyak yang sudah sejajar, bahkan lebih baik dari perguruan tinggi level ASEAN bahkan internasional dengan ranking tertentu, namun demikian masih juga ada PTS yang masih tertatih-tatih dalam melakukan proses belajar mengajar, oleh sebab itu diperlukan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan kualitas agar dapat mendorong Perguruan Tinggi Swasta lebih berperan lagi, dan dibutuhkan peraturan yang sifatnya lebih ke pembinaan-pembinaan bagi yang menengah kebawah.

Perguruan Tinggi Swasta juga harus mampu melakukan hal-hal yang berkaitan dengan penguatan akses informasi akademik bagi mahasiswanya, dimana PTS yang memiliki akses mengglobal nantinya akan mampu meyaingi perguruan tinggi asing, karena proses belajar mengajar nantinya juga akan mampu memberikan pelayanan akademik yang sifatnya lebih kepada globalisasi, dimana nantinya mahasiswa juga diberi pengetahuan yang mengglobal dan tidak hanya aspek-aspek pengetahuan yang ada di Indonesia saja, serta memberikan pengetahuan pada mahasiswa yang mendunia serta mampu melihat informasi global, melalui akses tersebut secara menyeluruh untuk masa depannya.

Disamping itu yang tidak kalah penting adalah kesiapan para dosen, mau tidak mau para dosen harus bisa melihat paradigma kedepan, inilah yang harus dilakukan Perguruan Tinggi Swasta di DKI Jakarta ini,sehingga nanti alunimnya dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan Negara serta bagi kemajuan  dunia. Dan kini APTISI Wilayah III Jakarta terus memberikan masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar dalam mengambil kebijakan maupun membuat peraturan yang sifatnya mendorong kemajuan perguruan tinggi swasta yang ada, APTISI juga membantu dalam mensosialisasikan program serta peraturan yang harus dilakukan perguruan tinggi swasta, namun apabila dapat peraturan maupun undang-undang tersebut tidak bisa dilakukan, maka APTISI juga akan mengkritisi sesrta memberikan masukan pada Dirjen Dikti maupun Kopertis masing-masing, serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara bersama-sama maupun menggelar lokakarya dalam pengembangan ilmu pengatahuan dan teknologi dalam berbagai bidang pengetahuan, papar Prof Raihan yang juga Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Islam Jakarta.

Readmore »

PEDULI KESEHATAN DAN PEDULI SOSIAL YAYASAN ROHANI ASIKAH


 “Peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Sosial , merupakan momentum saat yang tepat bagi  kita  semua mengenai betapa penting Kesehatan bagi kita semua. Untuk itu  melakukan kegiatan Peduli Kesehatan dan Peduli Sosial  dengan tema : Mari Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Bangsa’ sekaligus 17 Tahun mengabdi ungkap Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan Rohani Asikah  Fahruddin Gani ketika dalam laporan Ketua Panitia pada Acara Rangkaian Hari Kesehatan Nasional dan Hari Sosial Tahun 2012 yang bertema  “ Wujudkan Masyarakat Untuk Hidup  Bersih, Sehat Dan Ceria“ Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November dan Hari Sosial yang jatuh pada tanggal 22 Desember Tahun 2012. Yang diselenggarakan di Graha Toedjo Empat, Jl. Wolter Mongonsidi No.15, Jakarta Selatan, Sabtu, Tanggal 29 Desember 2012 . yang juga bertepatan dengan Hari Jadinya Yayasan Rohani Asikah dalam kurun waktu 17 tahun,


Pada kesempatan ini, Yayasan Rohani Asikah yang secara rutin,  bahwa kegiatan ini merupakan bhakti sosial Yayasan Rohani Asikah yang digelar secara rutin tiap tahun, sebagaimana  yang diamanatkan  dalam Undang-undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan adalah Hak Asazi dan salah unsur Kesejahteraan. Dan Undang Undang Sosial No.11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Bukan saja tanggung jawab Pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, oleh sebab itu kami juga mengucapkan terimaksih pada pihak donatur dan sponsor yang telah membantu terselenggaranya Peringatan Hari Kesehatan Nasioanal dan Hari Sosial Tahun 2012 ini,

Tema “ Mari Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Bangsa sebagai “bentuk kepedulian kita kepada mereka khususnya Masyarakat Jakarta Bisa Hidup Sehat dilingkungan masing masing” Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan vital dan hakiki bagi masyarakat yang harus terpenuhi, Karena tanpa kesehatan yang memadai dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan kualitas hidup yang kurang baik bagi masyarakat, khususnya anak anak yang kurang beruntung.

Dikota Jakarta, tidak semua lapisan Masyarakat bisa memperoleh kesempatan yang layak. Masih banyak dari mereka terutama kaum dhuafa yang belum dapat merasakan akan pentingnya kesehatan. Dalam kesempatan ini Kami selaku Panitia Penyelenggara akan memberikan Santuan sekitar kurang lebih 300 Anak Kurang Mampu yang berasal dari berbagai wilayah di Ibu Kota Jakarta,  berupa Paket Sembako, Shampoo, Sabun, Parfume, Penyegar  juga uang saku, Acara Hari Kesehatan dan Hari Sosial yang dilakukan Yayasan Rohani Asikah dengan menggelar Acara Sunatan Massal, Pengobatan Gratis, serta Pemberian Bingkisan kepada  300 Masyrakat kurang mampu.
Kegiatan yang juga diisi dengan berbagai hiburan ini, kita juga ingin memberikan hiburan pada anak kurang mampu, atau kurang beruntung, sehingga di Hari Kesehatan Nasional dan Hari Sosial ini mereka juga dapat bersenang-senang, dengan berbagi kebahagian dan kepedulian terhadap sesama.


Yayasan Rohani Asikah yang di Ketuai Oleh Fahruddin Gani, dengan melibatkan Penasehat Panitia, Hj. Fifi Syarifah (Ketua Yayasan Rohani Asikah), Pembina Bapak H. Ichwan Zayadi, SE (Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta), Hj. Marie Amadea Ismayani, S.Si  (Anggota Komisi E DPRD DKI) tersebut, setiap tahun telah melenggarakan kegiatan bakti sosial seperti peduli terhadap Dunia Anak,  Pendidikan, Kesehatan dan Sosial secara rutin.
Readmore »

Gubernur DKI Jokowi Pimpin Upacara HAB ke 67

Bertempat di halaman Kanwil Kemenag Provinsi DKI jakarta, Jl. DI Panjaitan No. 10, Jatinegara,Jakarta Timur beberapa waktu lalu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Joko Widodo (jokowi) menjadi inspektur upacara dalah peringatan Hari Amak Bakti (HAB) Kementrian Agama ke 67, acara yang  digelar Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta tersebut juga memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya masa kerja 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Dan Jokowi mewakili Menteri Agama RI menyematkan Satya Lencana Karya Satya masa kerja 30 tahun pada Kepala kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta H Muhaimin Luthfie.

Dalam pesannya Menteri Agama yang dibacakan Jokowi meminta pada seluruh jajaran aparatur Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, untuk bekerja secara profesional dan memiliki integritas, serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan kerukunan umat beragama di ibukota Jakarta ini.  “ Profesional tanpa integritas akan membawa kerugian serta kehancuran,sedangkan integritas tanpa profesional akan menyebabkan manusia hanya berjalan di tempat.”ujarnya.



Menurut Jokowi, profesionalitas dan integritas sengaja di jadikan sebagai kata kunci peningkatan kinerja Kementerian Agama yang bersumber dari kaidah dalam agama. Apabila urusan di serahkan kepada bukan ahlinya maka tunggulah kehancurannya. “Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu agenda penting dalam reformasi birokrasi Kementerian Agama,” jelasnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta Muhaimin Luthfie mengatakan, untuk meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dirinya berharap, dengan kehadiran Gubernur Jokowi, sinergitas program antara Kemenag DKI bersama Pemprov DKI akan semakin kokoh dan di pererat. “Alhamdulillah kita sudah kerjasama bagaimana mengamankan program-program Kemenag DKI Jakarta, khususnya program keumatan,” kata Muhaimin.


Diakuinya dalam membantu warga Jakarta yang terkena musibah banjir, Kanwil Agama DKI Jakarta juga memberikan bantuan 1 ton beras dan 500 dus mie instan serta 250 Mushaf Al Qur’an¸ bantuan tersebut diharapkan akan meringankan beban warga Jakarta yang terkena musibah banjir, harapnya.

Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA