Pengukuhan Saka Bhayangkara Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung

Saka Bhayangkara sebagai salahsatu Saka di Kwartir Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung yang dikenal aktif dalam kegiatan kesakaan, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, telah dikukuhkan Dewan Saka Bhayangkara oleh Ketua Saka Kwartir Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung, hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Kwartir Ranting Pasar Rebo, Cipayung dan Ciracas.

foto kegiatan

Readmore »

Lomba Regu Berprestasi Kwaran Penjaringan Jakarta Utara

Dalam upaya meningkatkan kualitas Pramuka yang mandiri, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Penjaringan, Jakarta Utara menggelar Lomba Regu Berprestasi, dalam kegiatan penutupan LRP tersebut, ditutup secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Penjaringan, Kak Turiman, SPd.

Dalam pesannya, Kak Turiman mengaku bersyukur dengan digelarnya Lomba Regu Berprestasi ini, dimana melalui kegiatan seperti ini, Pramuka Kwaran Penjaringan diharapkan lebih mandiri, disiplin, dan trampil, para penggalang juga diharapkan semakin mencintai kepramukaan, para pemenang LRP ini akan disertakan ke Lomba Regu Berprestasi tingkat Kwarcab, tegas Kak Turiman.  

foto kegiatan LRP


Readmore »

H Mandra dan H Syahrial Terima Penghargaan KOMBET AWARD 2014

KOMBET AWARD sebagai penghargaan tertinggi dari Yayasan Komedi Betawi pada Seniman maupun Tokoh Masyarakat yang telah berjasa dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Betawi, pada tahun 2014 kali ini diberikan pada seniman Betawi H Mandra serta Tokoh Masyarakat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan DKI dan saat ini menjadi anggota DPRD DKI, H Syahrial.

H Mandra adalah sosok seniman  Betawi yang turut membesarkan Komedi Betawi (Kombet), suatu kesenian Lenong Modern yang saat ini semakin digemari masyarakat, dan berkat jasa H Mandra saat ini Kesenian tradisional Komedi Betawi telah mampu melahirkan seniman dan Komedian Betawi yang sejajar dengan artis ibukota.



H Syahrial saat menjabat Kepala Dinas Kebudayaan DKI serta dua periode dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat di DPRD DKI, juga telah banyak berjasa dalam mendukung pergelaran kesenian Komedi Betawi, sebagai bentuk pengembangan dan pelestarian budaya Betawi, inilah yang menjadi pertimbangan Yayasan Komedi Betawi memberikan penghargaan Kombet Award, ungkap Syaiful Amri Sutradara yang juga Ketua Yayasan Kombet.

Readmore »

KRH Henry Yosodiningrat Desak Jaksa Agung HM Prasetyo Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Presiden Jokowi telah menunjuk dan melantik HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung yang baru, sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Henry Yosodiningrat meminta pada Jaksa Agung yang baru, untuk bersungguh-sungguh turut melakukan pencegahan dan pemberantasan Narkoba, salahsatunya adalah melakukan eksekusi pada terpidana mati kasus Narkoba yang sudah inkrah.

Menurut Pengacara Kondang ini, bahwa Bandar Narkoba yang saat ini berada di Lapas-lapas masih mengendalikan peredaran gelap narkoba, hal tersebut karena ada oknum lapas yang bekerjasama dengan Bandar narkoba, sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna narkoba serta makin subur para pemasuk narkoba ke Indonesia, baik melalui pintu bandara, pelabuhan serta jalan tikus perbatasan antar Negara.

Anggota DPRRI Komisi II ini mengaku akan membawa data terpidana mati kasus Narkoba pada Jaksa Agung, dan Jaksa Agung HM Prasetyo harus berani melakukan eksekusi, Indonesia memang butuh Jaksa Agung yang mungkin akan dianggap gila, karena mengeksekusi terpidana mati kasus Narkoba, sehingga dunia akan tau kalau Pemerintah Indonesia serius mengatasi masalah Narkoba, hal tersebut juga sebagai bentuk Revolusi Mental dalam pencegahan dan pemberantasan Nakoba,  namun kalau tidak berani lebih baik mundur saja, ungkapnya tegas.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak memberikan grasi pada terpidana mati kasus narkoba, GRANAT akan terus mengawal kebijakan Presiden, dan tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas pada orang yang mencoba menjerumuskan Presiden dalam pemberian grasi kasus narkoba, Pemerintah Indonesia tidak boleh di intervensi Negara lain, Presiden harus tegas dalam menangani kasus-kasus Narkoba, pinta Henry Yosodiningrat

Readmore »

BNN KUKUHKAN HELMALIA PUTRI JADI DUTA ANTI NARKOBA

Hemalia Putri, Artis Cantik kelahiran Banda Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam)  dan biasa disapa Puput atau Putri ini, beberapa waktu lalu memperoleh penghargaan dan dikukuhkan sebagai Duta Komedi Betawi sebagai Duta Anti Narkoba, oleh Kepala BNN yang diwakili Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNN, Dik Dik Kusnadi Bc.IP, MM, hal tersebut berkat kerjasama Yayasan Komedi Betawi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Helmalia Putri pada wartawan mengaku siap menjalankan amanah tersebut, karena melihat dampak yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba sangat mengerikan bagi seseorang pengguna hingga berisiko kematian, pengetahuan efek dari Narkoba diakuinya telah banyak dipelajari dan ilmunya sangat bermanfaat bagi dirinya.

Pemeran wanita Indonesia yang bertinggi badan 170 cm ini juga mengaku mengetahui Narkoba serta dampaknya sudah diketahui sejak kecil, namun untuk benar-benar melihat berbagai jenis Narkoba, saat dirinya diajak jajaran Kepolisian saat jumpa PERS mengungkap hasil operasi narkoba dan melihat barang bukti hasil sitaan,

Puput yang pernah membintangi beberapa sinetron seperti Melodi Cinta, Melodi Cinta 3, Cinta Berkalang Noda 2, Semau Gue, Kafir, Satu Mawar Tiga Duri, Kuingin Kau Mencintaiku, Hidayah, Lindungi TitipanMU serta Film Layar lebar dengan judul Reinkarnasi tersebut juga ingin menegaskan, bahwa dirinya prihatin dengan tuduhan artis-artis Indonesia mengkonsumsi Narkoba, karena sebenarnya hanya satu atau dua orang saja, dan masih banyak artis yang ingin hidup sehat tanpa Narkoba, oleh sebab itu saya meminta pada anak-anak muda untuk lebih berfikiran positif dan jangan menganggap kalau menggunakan Narkoba itu keren, karena Keren itu sebenarnya adalah berprestasi, dan Mari raih Prestasi tanpa Narkoba, ajaknya.

Dik Dik Kusnadi Bc.IP, MM juga mengaku ingin mengajak para Artis serta Komedian Betawi untuk bersama-sama mensosialisasikan bahaya Narkoba ke masyarakat, yang belum pernah menggukan untuk tidak menyentuh yang menggunakan agar berhenti, dan yang terlanjur kena agar segera melakukan rehabilitasi, dan jangan nunggu di tangkap, karena kalau ketengkap maka proses hukum akan tetap berjalan, dan penyematan jaket Duta Narkoba pada Hemalia Putri karena artis cantik ini juga memiliki komitmen untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, bahkan Puput telah memiliki kiat-kiat khusus agar anak muda itu tidak lagi mengatakan keren terhadap narkoba, paparnya.
Readmore »

Pergelaran Seni Budaya BNN Kota Jakarta Timur


Sebagai Puncak Kegiatan BNN Kota Jakarta Timur, bertempat di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, digelar kegiatan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba, ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Jakarta Timur hadir menyaksikan kegiatan serta meramaikan dengan menampilkan beberapa kesenian tradisional dan modern dalam panggung hiburan tersebut, bahkan yang lebih menarik, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto turut menyumbangkan suaranya.

Dalam sambutannya Walikota Jaktim mengaku mendukung penuh upaya pencegahan dari BNNK Jakarta Timur, khususnya di kalangan pelajar, karena masalah Narkotika saat ini memang luar biasa, oleh sebab itu perlu adanya upaya bersama dan menyatu dengan masyarakat, harus ada keterpaduan semua unsure termasuk aparat dan masyarakat.

Jakarta Timur meskipun kasus narkoba juga masih tinggi, namun upaya pencegahan juga sudah cukup baik, dan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba yang diikuti para pelajar ini juga sebagai bagian pencegahan bahaya narkoba, melalui pendekatan seni dan budaya, para pelajar daripada bermain yang tidak karuan, seperti tawuran atau trek-trekan motor, lebih baik berprestasi dan berseni, ini kreatif dan positif, sehingga akan bermanfaat pada diri sendiri dan masyarakat luas, sehingga kedepan akan muncul seniman maupun musisi kenamaan dari Jakarta Timur, oleh sebab itu Pemerintah Kota Jakarta Timur mengapresiasi kegiatan BNNK Jaktim ini, tegas HR Krisdianto.

Sementara dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Supardi, SH,MH menegaskan, bahwa Jakarta Timur juga menjadi salahsatu Tim Assesment terpadu dalam penanggulangan narkoba, dimana dalam tim ini terdiri dari Tim Medis, Psikolog maupun ahli Hukum, untuk melakukan penilaian terhadap seseorang yang tertangkap dalam penyalahgunaan Narkoba, kalau mereka terbukti sebagai penguna maka akan dilakukan rehabilitasi, tetapi kalau mereka adalah pengedar maka akan diproses secara hukum, dan jika ada saudara maupun tetangga yang mengkonsumsi narkoba, agar segera diajak untuk lapor diri ke BNNK Jakarta Timur, sehingga mereka bisa di sembuhkan melalui program rehabilitasi, paparnya.
Kasie Pencegahan BNNK Jaktim, Anton S Siagian SH, MH juga menambahkan bahwa Pergelaran Seni Budaya kali ini mengambil tema “Show Your Talent With Love And No Drugs”, dimana BNNK Jakarta Timur ingin mengajak para pelajar untuk menampilkan talenta atau bakat dibidang Seni Musik, Seni Tari dan Seni Karikatur.

Disamping itu dengan lomba Penyuluh Bahaya Narkoba, kita berharap para peserta disamping dapat menjaga diri dari penyalahgunaan Narkoba, juga bisa menjadi penyuluh di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka, harapnya.

Ketua Tim Lomba yang juga Sekretaris GRANAT DPCK Kota Jakarta Timur Drs H Masdi Supriatik disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bangga dengan tingginya partisipasi para pelajar, dimana seluruh peserta berjumlah 150 pelajar, dan hari ini adalah peserta terbaik untuk mengikuti Final, dari paparan seluruh peserta cukup membanggakan, karena mereka mampu menjelaskan bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan diharapkan mereka akan menjadi penyuluh narkoba di masyarakat, ungkapnya.

Readmore »

Sudin Dikmen Jaktim Rayakan Hari Anak Nasional 2014

Sudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2014  di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Wiladatika, Cibubur Jakarta Timur., Kamis (27/11), Perayaan HAN diikuti oleh sekitar  300 anak yang merupakan perwakilan dari PAUD se Jakarta Timur.  Perayaan HAN kali ini mengambil tema : "Dengan Hari Anak Nasional Kita Tingkatkan Kreatifitas dan Kemandirian".

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sudin Dekmen Jaktim, Drs. Budiana, MM, mengatakan : " Perayaan HAN ini kita selenggarakan dalam rangka merangsang perkembangan anak dan meletakkan dasar-dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta dalam penyesuaian diri dengan lingkungan sesuai dengan efek bangun anak."  Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa dalam abad 21, Kreatifitas dan kemandirian anak sangat menentukan  daya saing bangsa. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan dukungan  terhadap tumbuh kembang anak.

Anak merupakan individu yang unik, maka setiap anak membutuhkan stimulasi pendidikan yang berbeda-beda. Pembelajaran pada anak dilakukan dengan cara menyenangkan. Melalui bermain anak-anak belajar tentang nilai agama, moral, sosial, budaya, bahasa, konsep-konsep matematika, sains, seni dan kreativitas.

Setiap tahun Sudin Dikmen Jakarta Timur merayakan Hari Anak Nasional (HAN) yang merupakan bagian dari Perayaan HAN di seluruh Indonesia. Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. Di tingkat pusat HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984. Peringatan dan Perayaan HAN di berbagai daerah di Indoensia dilaksanakan berbeda- beda waktunya.

Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa  diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, serta menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Hari Anak tidak hanya diperingati dan dirayakan di Indonesia. Hari anak juga diperingati dan dirayakan di berbagai negara. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sedangkan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Kepala Seksi PNFI, Dra. Hj. Syamsiah selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan HAN kali ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang bersifat sederhana, khidmat, tertib, dan penuh makna, serta memberi kesan yang mendalam dan bermanfaat bagi anak sebagai generasi penerus bangsa.  Lomba yang diselenggarakan antara lain : Lomba menari, menyanyi, memindahkan air dengan spon, lari estafet putra, lari estafet putri, memindahkan. bola, memindahkan bendera, senam, memasang kancing baju, dan lomba makan kerupuk.  Kegiatan HAN kali ini  aangat semarak. Selain dihadiri  para Kepala PKBM, Ketua Himpaudi dan PKG Kota Administrasi Jaktim, ketu Himpaudi dan PKG Kecamatan, serta para penilik PNFI. Kota Administrasi Jakarta Timur juga dihadiri oleh para orang tua

Readmore »

Jaring Olahragawan, Pemkot Jaktim Gelar PORKOT


Bertempat di di GOR Ciracas Jakarta Timur, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali mengggelar Pekan Olahraga Kota (PORKOT) menurut Ketua Umum KONI Kota Administrasi Jakarta Timur, H Purwanto Pekan Olahraga Kota Jakarta Timur ini, merupakan upaya pembinaan pada para atlet dan olahragawan dari seluruh Cabang Olahraga ditingkat Jakarta Timur, disamping itu kegiatan ini juga sebagai tanggung jawab melaksanakan tugas KONI Provinsi DKI Jakarta dalam membantu menyiapkan atlet olahragawan yang potensial di Jakarta, dimana para pemenang dalam Porkot ini akan masuk dalam data base atlet potensial, dan akan masuk dalam lapis 1 dan 2 untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam iven tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional, paparnya.

Ditempat yang sama, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto juga meminta pada seluruh peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan Pekan Olahraga tingkat Kota Jakarta Timur ini, serta dapat menjunjung tinggi sportivitas, dan kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan pada para olahragawan, dan olahragawan terbaik akan dikirim ke tingkat provinsi, apalagi Jakarta tahun depan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), sehingga kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi indicator dalam pembinaan atlet dan olahragawan, kalau Jakarta Timur banyak yang juara berarti pembinaan sudah baik, tetapi kalau sedikit maka harus kita evaluasi pola pembinaannya, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasudin Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs H Budiana MM,  bahwa Sekolah sebagai ujung tombak pembinaan atlet dan olahragawan akan terus ditingkatkan baik Kompetansi Guru Olahraga maupun fasilitas/sarana olahraga di Sekolah, dan bagi siswa-siswi yang berprestasi khususnya dibidang Olahraga juga diberikan penghargaan secara khusus.

Disamping itu untuk memberikan kesempatan siswa-siswi untuk berkompetensi, juga digelar kompetensi O2SN (Olipiade Olahraga Siswa Nasional) yang digelar berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi hingga Nasional, dan untuk pendidikan olahraga di sekolah terus dikembangkan, disamping sebagai sarana kebugaran juga meningkatkan prestasi olahraga, ungkap H Budiana.

Sementara dalam pembukaan seluruh peserta PORKOT maupun tamu undangan berkesempatan menikmati atraksi olahraga Yongmoodo, yaitu jenis olahraga Beladiri yang berasal dari Korea Selatan dan saat ini sudah dikembangkan di kesatuan Angkatan Darat, untuk mendukung pertahanan Negara di Kesatuan AD.

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo, S.E yang juga Ketua Umum Federasi Yongmoodo Indonesia Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan, bahwa olahraga Yongmoodo yang saat ini di kembangkan di Indonesia merupakan modifikasi yang mengandung esensi perpaduan gerakan dan teknik, yang diambil dari berbagai aliran beladiri dan olaharaga seperti Taekwondo, Karate, HYudo, Apkido dan Sirum, dan telah resmi berlaku sejak tahun 2008 serta menjadi salahsau beladiri wajib, untuk dilatihkan dan dikuasai prajurit.

Disinilah kontribusi Yongmoodo yang berakar dari Ho Sin Sul dapat memperkaya khasanah pengusaan beladiri prajurit, sehingga menguatkan stigma di mata masyarakat, bahwa Prajurit TNI AD adalah prajurit yang jago perang, jago beladiri dan handal dalam berkompetisi, guna meraih segudang prestasi, ungkapnya tegas.

Readmore »

STIE ADHY NIAGA GELAR WISUDA

Sebagaimana tradisi dalam melepas Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas Akademik , bertempat di Gedung Kautaman Pewayangan TMII, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ADHY NIAGA kembali menggelar Wisuda, dan Wisudawan kali ini diikuti ole 200 wisudawan Program Sarjana Strata 1.

Guru Besar STIE ADHY NIAGA, Prof. DR. H. Agustitin Setyobudi, MM, disela acara tersebut menjelaskan,  bahwa Wisuda ini merupakan bentuk Kontribusi STIE ADHY NIAGA dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia yang memiliki idialisme, mutualisme dan profesionalisme, apalagi sebagaimana kesepakatan Negara-negara ASEAN, tahun 2015 bangsa Indonesia akan memasuki pasar bebas ASEAN, hal tersebut menuntuk lembaga pendidikan tinggi yang mampu menyiapkan masyarakat yang bisa bersaing dalam Masyarakat EkonomiAsean tersebut.

Diakuinya bangsa Indonesia tidak perlu takut dengan tenaga kerja asing, karena tenaga kerja Indonesia banyak yang pandai dan professional, contohnya misalkan untuk membangun daerah Wonosari, Gunung Kidul, tidak akan mungkin di kerjakan oleh tenaga dari Amerika, disamping itu kasus Pesawat yang jatuh di Gunung Salak Bogor, hal tersebut karena tenaga ahli dari luar tidak memahami kondisi dan permasalahan di Indonesia, oleh sebab itu masyarakat Indonesia tidak perlu ketakutan dengan tenaga kerja asing pada ASEAN Free Trade Area, jadi Sarjana kita tetap lebih unggul jika dibandingkan dengan tenaga kerja dari Negara-negara Asean, tegasnya.

Sementara Ketua Yayasan Adhy Niaga, H. Adhy Firdaus, M.Sc juga menambahkan,   bahwa dalam mendukung program Akademik STIE ADHY NIAGA pihaknya terus menyiapkan SDM Dosen maupun Fasilitas pendukungya, guna menghasilkan generasi bangsa yang professional dan mandiri.  pihaknya juga terus mendukung upaya peningkatan kualitas mahasiswa yang masih menimba ilmu di STIE ADHY NIAGA, dimana upaya meningkatkan persaingan dunia pendidikan yang  sangat ketat, namun seluruh manasiswa harus tetap memiliki jiwa patriotisme, dan STIE ADHY NIAGA juga terus menanamkan semangat bela Negara, cinta tanah air maupun wawasan kebangsaan, sehingga nantinya dapat diaplikasikan saat mereka kembali dan mengabdi di masyarakat, tegasnya.

Saat disinggung akan program Revolusi Mental yang sudah dicanangkan Pemerintah, H Adhy Firdaus MSc menegaskan, bahwa sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, pihaknya mendukung penuh program tersebut, dan harus peduli, seperti kita tau saat ini banyak terjadi tawuran antar pelajar, antara mahasiswa bahkan antar kampung, kita semua harus sadar bahwa Indonesia menjadi sasaran bangsa-bangsa di dunia untuk dijadikan pasar produk mereka, jumlah penduduk Indonesia 250 juga, kalau seperempatnya menjadi pasar mereka, berapa banyak produk mereka terserap, dan kita hanya menjadi jongos bangsa lain, bahkan masyarakat kita akan dibodohi sehingga nantinya SDM kita kalah bersaing dengan Negara asing, dan sumber daya alam kita juga akan  dikuasai asing, oleh sebab itu kita harus bisa membangun semangat patriotisme dan bela Negara untuk bangkit menjadi tuan di negeri sendiri, kita tidak boleh bangga dengan produk Negara lain, tetapi harus bangga dengan produk dalam negeri, karena kita tau banyak produk yang dijual di Singapura, Malaysia maupun Negara lain, sebenarnya di produksi di Indonesia, banyak produk sepatu, pakaian bahkan elektronik diproduksi di Tambun Bekasi, oleh sebab itu jangan asal ada merek Amerika, merek Eropa kita bangga, pinta H Adhy Firdaus MSc.

Readmore »

Tingkatkan Daya Jual, Dinas Koperasi dan UMKMP Gelar Promosi Mebel dan Furniture

Sebagaimana tugas Upt Pusat Promosi UKM Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta, bertempat di Pusat Promosi Industri Kayu & Mebel (PPIKM) Jalan Raya Jatinegara Kaum nomor 3 Kecamatan Pulogadung, Kota Jakarta Timur, menggelar kegiatan Promosi Produk Kayu, Mebel dan Furniture. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Jaktim HR Krisdianto.

Dalam sambutannya, Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto menegaskan, melalui pameran ini diharapkan mampu memotivasi pengrajin Mebel, karena Furniture saat ini masih digemari masyarakat bukan saja di Indonesia tetapi dunia, dimana banyak Eksportir maupun kolektor dari luar negeri berkunjung ke Indonesia seperti ke Jepara untuk membeli produk Furniture, bahkan nilai ekspor Indonesia dibidang Mebel dan Furniture semakin meningkat, oleh sebab itu dengan pameran di Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel ini dapat meningkatkan animo masyarakat berjunjung kemari, dan diharapkan Dinas Koperasi, UMKMP akan terus melakukan pembinaan para pengrajin Kayu dan Mebel, dan ditempat ini akan semakin dikenal sebagai pusat industri Kayu, Mebel, Furniture dan ukiran di Provinsi DKI Jakarta, harapnya
Sementara

Kepala Pusat Promosi UKM yang juga panitia acara, Ety Sartika dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan kali ini diikuti 46 pedagang mebel dan furniture serta didukung produk kerajinan lainya, melalui kegiatan Promosi seperti ini diharapkan kunjungan masyarakat akan semakin banyak, kita ingin memperkenalkan keberadaan Gedung, karena meskipun keberadaannya sudah cukup lama, namun masyarakat masih belum mengenalnya, dan memang disamping pembinaan pengrajin UKM juga perlu promosi kepada masyarakat luas, paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Koperasi Industri Kayu dan Mebel (KIKM) Jakarta, H Ade Firman juga menambahkan, bahwa kegiatan promosi adalah kegiatan rutin yang digelar KIKM bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI serta Dinas tekait, sebenarnya melalui Pusat Promosi Produk Kayu dan Mebel ini akan memudahkan masyarakat yang ingin membeli produk Mebel dan Furniture, karena disamping lahan parkir yang luas, juga terdapat 40 lebih pengrajin Kayu dan Mebel/Furniture yang menjual disini, yang pasti harganya juga lebih murah, karena pembeli langsung berhubungan dengan produsen/pengrajin mebel, paparnya.

Readmore »

Rayakan Hari Guru dan HUT PGRI, Kasudin Dikmen Berikan Motivasi Para Guru

Kasudin Dikmen Jakarta Timur Drs. Budiana, MM, merayakan Hari Guru tahun 2014 di SMA Negeri 21 Jakarta. Perayaan Hari Guru diawali dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera. Budiana bertindak sebagai Pembina upacara. Semua petugas upacara, pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca naskah UUD 1945, pembaca Ikrar Guru, paduan suara, semuanya  adalah para guru Guru.

Pada akhir kegiatan upacara dilaksanakan pemberian cindera mata oleh para siswa kepada para guru. Para siswa memberikan cindera mata kepada guru-guru pilihannya berupa handuk kecil dan pulpen.  Salah seorang siswa yang memberikan cindera mata, menjelaskan bahwa pemberian handuk kecil filosofinya handuk tersebut untuk mengelap keringat setelah para guru bekerja keras mengajar dan memajukan pendidikan. Sedangkan pemberian pulpen maknanya agar guru terus berkarya menuliskan gagasannya untuk memajukan pendidikan di sekolahnya.

Budiana menjelaskan bahwa pilihannya merayakan Hari Guru di sekolah karena ingin memberikan dukungan dan apresiasi kepada para guru dalam melaksanakan tugasnya mencerdaskan generasi muda sebagai calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa selaku Kepala Suku Dinas ia juga menugaskan kepada seluruh para kepala sub bagian, kepala seksi tingkat Suku Dinas dan kepala seksi tingkat kecamatan menjadi pembina upacara di sekolah dan member apresiasi kepada guru di sekolah.

Dengan penugasan para pejabat tersebut menjadi Pembina upacara untuk menunjukkan besarnya perhatian Sudin Dikmen Jakarta Timur terhadap profesi guru. Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jenjang pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah. Aktualitas fungsi guru sebagai tenaga profesional merupakan prasyarat untuk meningkatkan kualitas proses dan luaran pembelajaran.

Sebagai tenaga profesional, guru berperan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

Kemajuan suatu bangsa tergantung dari besarnya perhatian dan upaya bangsa yang bersangkutan dalam mendidik generasi muda. Jika anak bangsa memperoleh kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat dan kecakapannya, mendalami pengetahuan, serta mengembangkan disiplin, watak, kepribadian dan keluhuran budinya, maka bisa dikatakan bangsa tersebut akan memiliki masa depan yang cerah. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru, harkat dan martabat bagi bangsa yang sedang membangun mutlak diperlukan.

Sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang dikuatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, tanggal tersebut juga merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Indonesia (PGRI). Dengan demikian peringatan HGN dilakukan bersamaan dengan HUT PGRI.  
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA