DPD GABPEKNAS DKI Resmi Dikukuhkan

Setelah menggelar Musda Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional  (GABPEKNAS) Kepengurusan Provinsi  DKI Jakarta pada tanggal 24 Agustus, bertempat di Hotel Grand Cempaka, pada Kamis (27 Agustus 2015), Pengurus DPD GABPEKNAS Provinsi DKI Jakarta hasil Musda DKI, dikukuhkan secara resmi oleh Ketua Umum GABPEKNAS, TB Pangaribuan. Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPD GABPEKNAS Sumut dan Ketua DPD Jawa Barat, Irwan Silalahi dan pengurus lainnya.

 Dalam pesannya Ketua Umum GABPEKNAS, TB Pangaribuan meminta pada seluruh pengurus GABPEKNAS DKI Jakarta, periode 2015 – 2020 agar bekerja dengan baik, dengan mendahulukan kepentingan organisasi dan angota daripada kepentingan pribadi, jaga kekompakan jangan sampai ada perpecahan,  serta terus melakukan komunikasi dengan organisasi yang lain, serta lakukan sinergi dengan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, pintanya.

Sementara Ketua DPD GABPEKNAS Provinsi DKI Jakarta, Mulyadi Guntur Aritonang disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pendekatan dengan Pemerintah Provinsi DK Jakarta, agar Pemda DKI Jakarta melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan penyerapan anggaran pada APBD DKI Jakarta.

Dimana hingga Agustus penyerapan anggaran sangat minim, dan beberapa proyek stagnan bahkan berhenti total, sehingga berdampak pada mandegnya seluruh perusahaan konstuksi di Provinsi DKI Jakarta, dan berdampak pada meningkatkan angka pengangguran pegawai perusahaan Kontraktor, dan hampir 80% perusahaan Kontraktor tidak bekerja, baik Kontaktor, tenaga ahli, Mandor maupun tukang, hal ini tidak boleh dibiarkan, dan kami dari GABPEKNAS akan mendorong jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun komunikasi antara pengguna jasa konstuksi maupun penyedia jasa konstuksi. Kami akan mengusulkan agar Proyek Fisik yang nilainya dibawah 1 milyar dapat dilakukan secara manual, karena proses lelang melalui ULP DKI Jakarta terlalu lama prosesnya, maka harus ada terobosan baru, jika ada kekawatiran kemungkinan kebocoran, maka pengawasan perlu ditingkatkan, harapnya.


M Guntur juga mengaku akan segera melakukan pembenahan secara internal, khususnya memberikan sertifikasi pada seluruh anggota GABPEKNAS DKI Jakarta, sehingga perusahaan-perusahaan Konstuksi dapat bekerja dan beraktifitas kembali, ungkapnya.

Readmore »

Kemah Warga Binaan Lapas Sarana Menanamkan Rasa Nasionalisme

Bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, Kementrian Hukum dan HAM, melalui Kanwil Kumham Provinsi DKI Jakarta menggelar Kemah Warga Binaan Jawa – Sumatera, berkesempatan selaku Inspektur Upacara Menpora RI, Imam Nachrowi.

Dalam sambutannya, Menpora Imam Nachrowi menegaskan, "Perkemahan pemasyarakatan ini adalah  bagian dari kegiatan pramuka karena merupakan proses pendidikan non formal untuk membangkitkan karakter dan meningkatkan kecakapan hidup berbangsa khsusunya warga binaan dalam pembentukan karakter bangsa dan peningkatan dasa saing generasi muda di tengah persaingan global yang kompetitif," kata Menpora.

Revolusi mental merupakan gerakan nasional yang diharapkan dapat mengukuhkan jati diri dan mental bangsa menuju bangsa yang bermartabat, berintegritas yang muaranya agar kita mampu berdiri sama tinggi dengan negara lain. "Revolusi mental harus dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa melalui berbagai kegiatan terlebih dalam kegiatan kepramukaan termasuk saudara-saudaraku warga binaan dimana berada," tambahnya.

Menpora berharap agenda seperti ini dapat didorong untuk menjadi agenda rutin. "Kami pemerintah akan selalu mensupport, mendukung agar kegiatan ini dapat mempererat antar warga binaan, kita memotivasi semangat dan mental mereka untuk kembali ke daerah dan pada saatnya mereka siap untuk kembali ke masyarakat, sesuai Dasa Darma Pramuka telah jelas bahwa mereka harus punya karakter, mental, moral dan watak yang kuat untuk disatukan kepada masyarakat," ujar Menpora.

Dalam laporannya,  Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta Kemenkumham Mardjoeki mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan melalui Kepramukaan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur dan pada akhirnya pembentukan akhlak dan budipekerti luhur khususnya kaum muda dan mewujudkan masyarakat madani dan melestarikan keutuhan
NKRI.

Kegiatan ini menurut Mardjoeki diselenggarakan berdasarkan UU No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, UU No.12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, AD/ART Gerakan Pramuka No.24 dan No.23 Tahun 1999. "Peserta dari Warga Binaan Pemasyarakatan terdiri dari Jawa Barat 7 regu Pramuka, Banten 4 regu, DKI Jakarta 6 regu, DI Yogyakarta 1 regu, Jawa Tengah 2 regu, Jawa Timur 2 regu dan Lampung 1 regu sehingga total keseluruhan peserta dan pembina 504 orang," paparnya.


Readmore »

Kebaharian Fair Museum Bahari Tampilkan Perjuangan Hang Tuah

Hang Tuah merupakan seseorang Pahlawan dan tokoh legendaris Melayu pada masa pemerintahan Kesultanan Malaka. Ia adalah seorang pelaut dengan pangkat laksamana dan juga petarung yang hebat di laut maupun di daratan, dan untuk mengenang kembali perjuangan Hang Tuah, Museum Bahari yang berada di jalan Pasar Ikan, Kota, Jakarta Utara, dalam Kebaharian Fair 2015 yang akan digelar pertengahan September ini, akan mengangkat Pendokumentasian Hang Tuah.

Menurut panitia acara Kebaharian Fair Museum Bahari, Yani, bahwa kegiatan Kebaharian Fair merupakan kegiatan unggulan di Museum Bahari, dimana tahun lalu tema yang diambil adalah Pendokumentasian Fatahillah maka tahun 2015 ini kita mengangkat Pendokumentasian Hang Tuah, dimana tata pamer maupun Pergelaran Kesenian Drama Tari menceriterakan jejak perjuangan Hang Tuah. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kejuangan Kepahlawanan Hang Tuang sebagai tokoh pelaut pada masyarakat, khususnya para Pemuda dan Pelajar, ini juga dalam upaya mendukung Program Presiden Jokowi yaitu membangun Kemaritiman di Indonesia.

Kemaritiman Fair 2015, nantinya juga akan didukung tata pamer dari beberapa museum di Jakarta, seperti Museum Juang 45, Museum Wayang, Museum Sejarah Jakarta,Museum Bank Mandiri, Museum Pos Indonesia, Museum Keramik, Museum Prasasti serta museum lain, dan dilengkapi dengan aneka kerajinan yang bisa dijadikan suvenir dengan produk keraninan kebaharian, seperti miniatur kapal serta perahu tradisional dan kerajinan hasil laut.

Untuk memberi hiburan pada pengunjung, panitia Kebaharian Fair juga akan menampilkan Band ternama di Indonesia, serta diisi dengan kegiatan seminar, bedah buku Sejarah Jakarta, serta penampilan beberapa kesenian tradisional Betawi, kegiatan ini juga dalam upaya membangun Museum Bahari sebagai museum berkelas dunia dengan koleksi museum serta bangunan cagar budaya bernilai sejarah tinggi, tegas Yani.
Readmore »

PAKARI DUKUNG PEMBANGUNAN KABUPATEN WONOGIRI

Paguyuban Keluarga Asal Wonogiri (PAKARI) sebagai wadah masyarakat Wonogiri di perantauan, khususnya di Jabodetabek, untuk kegiatan sosial kemasyarakatan telah banyak membantu pembangunan daerah Kabupaten Wonogiri, baik secara fisik, pembangunan Masjid, Jalan desa, Perpustakaan, bantuan Air bersih hingga sumbang saran/pemikiran bagi kemajuan  Wonogiri, dan untuk membangun kebersamaan tersebut, bertempat di Aula Kantor Kementrian Transmigrasi dan Kementrian Desa dibilangan Kalibata Jakarta, seluruh anggota PAKARI menghadiri acara Halal Bihalal, bahkan dalam acara tersebut hadir 2 kandidat Bakal Calon Bupati Wonogiri.

Ketua Umum PAKARI, Hj Arry Susatanto disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa disamping kegiatan sosial, bagaimana seluruh masyarakat asal Wonogiri mau memikirkan daerah asalnya, agar Wonogiri pembangunannya lebih maju, dan ekonomi masyarakatnya juga lebih baik dan sejahtera, PAKARI terus mengajak masyarakat maupun investor khususnya di Jakarta dan sekitaranya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Wonogiri.

 Saat disinggung tentang Pilkada pada Desember 2015 untuk memilih Bupati Wonogiri, Hj Arry Susanto mengaku bersyukur atas kehadiran kandidat yang akan maju maupun Tim Sukses, demikian juga kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri dalam acara Halal Bihalal ini, juga sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat asal Wonogiri, masalah yang kerapkali timbul adalah kekeringan dan kekurangan air, ini membutuhkan irigasi yang baik, serta mencari sumber air yang bersih untuk  kepentingan air minum masyarakat, melalui Pilkada langsung nantinya kita berharap akan terpilih Bupati yang amanah untuk membangun Kabupaten Wonogiri, dan PAKARI akan siap bekerjasama dengan Pemda Wonogiri, siapapun Bupati yang akan terpilih nantinya, ungkapnya tegas.

Hal yang sama juga diungkapkan Leles Sudarmanto, Pendiri PAKARI, bahwa Paguyuban ini didirikan dengan dasar kebersamaan untuk bersama membangun Wonogiri, karena tanpa kebersamaan Wonogiri tidak akan maju, sebagaimana daerah lain disekitar Wonogiri.  Karena kita tau untuk PAD di Kabupaten Wonogiri jauh dari harapan, dimana APBD tahun 2015 yang berjumlah 1,7 trilyun, tapi Pendapatan Asli Daerah berjumlah 174 milyar, itupun terbesar penyumbang PAD dari RSUD  Wonogiri.

Bupati terpilih kedepan harus mau mengajak warga Wonogiri di Perantauan, karena 30% penduduk Wonogiri adalah  perantau yang jumlahnya sekitar 400 ribu orang, kalau Pemerintah Wonogiri bisa membuka Bank Rakyat Wonogiri dengan investasi tabungan atau deposito senilai 10 juta rupiah/orang, maka uang yang terkumpul bisa mencapai 4 trilyun, untuk menggerakkan ekonomi di Wonogiri, dan pembangunan bisa digerakkan oleh masyarakat sendiri, tidak perlu menunggu investor dari luar. Inilah kami mengajak Pemda Wonogiri kedepan untuk mau melibatkan warga perantauan untuk bersama-sama membangun Wonogiri, ungkap Pengusaha Multi Media yang juga Budayawan asal Wonogiri ini.

Sementara ditempat yang sama, Pengusaha putra daerah yang sudah membangun 10 Perusahaan di Wonogiri, Suparno disela acara tersebut pada wartawan juga menegaskan, bahwa kelemahan di Wonogiri selama ini adalah masih kurang pekanya pejabat di Wonogiri dalam menyambut investasi, khususnya para Camat di Pemda Wonogiri, seringkali ada rapat-rapat, namun banyak Camat yang tidak mau hadir, padalah banyak peluang yang bisa dikembangkan di Wonogiri, baik disektor Pertanian, Perkebunan dan Wisata, dimana Wonogiri adalah penghasil Kacang Mede, Kacang Tanah, Ubi Kayu (Singkong), Jagung serta Buah-buahan seperti Melon dan Semangka, baik untuk pasar domestik maupun ekspor, ungkapnya tegas.

Saat disinggung akan adanya kekeringan yang sering melanda beberapa wilayah di Wonogiri, Suparno  berharap Pemerintah Pusat maupun Pemda Provinsi Jawa Tengah untuk serius menangani masalah ini, dengan mencari sumber air baik untuk dialirkan ke Wonogiri bagian Selatan, atau jika memungkinkan merubah air laut menjadi air tawar, dengan teknologi canggih yang sudah digunakan negara lain, pintanya.

Readmore »

PERINGATAN HUT RI KE 70 SMKN 19 JAKARTA

Dalam rangka memperingati Hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 70 tahun, SMKN 19 Jakarta mengadakan upacara bendera yang diikuti oleh semua siswa-siswi SMK Negeri 19 Jakarta, serta seluruh guru. Upacara di mulai pukul 07.00 WIB dengan pembina upara Kepala Sekolah SMKN 19 Jakarta, Arum Sari, M.Pd tersebut digelar penuh khidmat dan berjalan dengan baik.

Dalam amanatnya, Arum Sari S.Pd, M.Pd meminta pada siswa-siswi untuk dapat menghargai nilai-nilai kejuangan para Pahlawan yang telah gugur dan berjuang dengan iklas untuk menghantarkan bangsa Indonesia menuju gerbang Kemerdekaan, dan 70 tahun Indonesia Merdeka ini hendaknya dapat diisi dengan belajar dan belajar meraih prestasi untuk mengisi pembangunan bangsa, pintanya.

Usai upacara siswa-siswi juga merayakan kemerdekaan dengan mengikuti beberapa permainan tradisional, seperti Makan Kerupuk, memasukkan kelereng dalam gelas, lomba kebersihan kelas dan kegiatan permainan lalinnya, menurut Pembina OSIS SMKN 19 Jakarta Titin Nafisah, lomba-lomba ini disamping untuk menanamkan nilai-nilia Kejuangan, juga sebagai upaya menanamkan rasa kebersamaan, kekompakan dan saling mengenal satu sama lain, apalagi siswa kelas 10 adalah siswa baru yang belum kenal satu sama lain, diharapkan akan terbangun kekompakan mulai dari dalam kelas, dan kekompakan serta kebersamaan, akan terbangun di seluruh sekolah.

Di hari berikutnya juga akan digelar lomba Menyanyikan Lagu-lagu Perjuangan, Lagu Daerah serta lomba membaca Undang-Undang, hal tersebut juga diharapkan akan menanamkan wawasan kebangsaan dan kebhinekaan pada siswa, bahwa Indonesia memiliki aneka seni dan budaya yang beraneka ragam, dan lomba-lomba dalam memperingati HUT Kemerdekaan ini akan kita jadikan agenda rutin tahunan di SMKN 19 Jakarta, tegas Titin Nafisah.




Readmore »

Ahok dan Djarot Lakukan Napak Tilas Kemerdekaan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargasi pahlawannya, pesan tersebut juga sangat melekat pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakilnya Djarot Saiful Hidayat, sehingga tak heran, jika dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 70 tahun ini, wajah DKI Jakarta menjadi Meriah serta kegiatan-kegiatan mulai ditingkat RT, RW hingga Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan dalam HUT RI tersebut Ahok dan Djarot melakukan napak tilas dengan bersepeda bersama para veteran dan melepas Kegiatan Napak Tilas yang digelar Museum Juang 45, Menteng Jakarta.

Dalam sambutanya, Ahok menegaskan, bahwa Napak tilas ini digelar, supaya orang tahu sejarahnya gimana sampai merdeka dan perjuangannya. Sehingga, setelah 70 tahun merdeka, orang enggak lupa dan jadi ingat sejarahnya, katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu tidak permasalahkan meskipun harus menggunakan sepeda ketika napak tilas. Sebab, menurut dia, hal itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan perjuangan para pahlawan merebut kemerdekaan. “Ini enggak sampai berdarah-darah, cuma dijemur doang. Supaya kita tahu kalau perjuangan dulu itu mengorbankan nyawa. Kita jangankan nyawa, berdarah aja enggak,” ucap Ahok di Gedung Juang 45.

Ia menyebut, peringatan HUT RI sebagai sesuatu yang istimewa. Ahok berharap di Hari Kemerdekaan, Jakarta bisa menjadi lebih baik, bersih, dan tertata rapi.

Napak tilas Ahok dan rombongan disamping mengunjungi Gedung Juang juga Gedung Naskah Proklamasi, TPU Karet Bivak, dan Tugu Proklamasi.


Readmore »

SMKN 6 Jakarta Selatan Ajak Siswa Kembangkan Keahlian dan Bakat

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB), yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Jakarta Selatan disamping memperkenalkan tata tartib sekolah juga memperkenalkan beberapa kegiatan Ekstrakurikular di sekolah. Hal tersebut dilakukan guna mendorong anak didik agar dapat mengembangkan bakat dan keahlian, yang nantinya dapat mendukung ketrampilan menuju sukses dunia kerja. Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 6 Jakarta Selatan, Yurnila Yani.

Dalam orientasi peserta didik baru, seluruh siswa juga diberikan pemahaman akan tata tertib belajar mengajar, dan peraturan sekolah harus di taati, karena kalau melanggar akan dikenakan sanksi hingga dikeluarkan dari sekolah, oleh sebab itu melalui MOPDB ini kita utamakan agar siswa baru lebih menggenal peraturan dan lingkungan sekolah termasuk para Guru bidang studi, sehingga nantinya anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan mampu mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki,  tegasnya.

Disamping itu dalam MOPDB kali ini pihak SMKN 6 Jakarta juga melibatkan Babinsa dari Kepolisian Resort Jakarta Selatan, untuk memberikan bekal tentang Undang – Undang Lalu Lintas, Ketertipan Umum, Bahaya Narkoba serta tehnik Baris berbaris maupun Upacara Bendera, apalagi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta maupun Peraturan Gubernur DKI Jakarta, sudah ditegaskan, bahwa siswa yang belum berusia 17 tahun dan belum memiliki Surat Ijin Mengemudi tidak boleh membawa kendaraan ke sekolah, hal tersebut harus dipatuhi siswa baru, paparnya.

Sementara Kepala SMKN 6 Jakarta, Sudiono juga menjelaskan, bahwa pihaknya bersyukur anak didik SMKN 6 Jakarta banyak meraih prestasi, dan salahsatu siswa peraih juara I dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang lomba Animasi, yaitu Farrel Primadeo, siswa berprestasi ini awalnya juara Animasi tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan, kemudian menjadi Juara tingkat Provinsi DKI Jakarta dan juara pertama Animasi tingkat Nasional LKS, oleh sebab itu pihak sekolah juga memberikan apresiasi pada siswa berprestasi, ungkapnya

Readmore »

Pelatihan Pembina Olahraga Mahasiswa Siap Hadapi PONMAS

Bertempat di GOR Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, H Firmansyah memberikan bekal pada para Pelatih dan Pembina Olahraga Mahasiswa, hal tersebut dilakukan juga dalam upaya menyiapkan para olahragawan Mahasiswa dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa yang digelar di Nanggroe Aceh Darusalam (NAD).

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta, H Firmansyah disela acara tersebut pada wartawan juga menjelaskan, bahwa pembinaan di Dinas Olahraga sudah cukup baik, yaitu dengan dukung pelatih maupun sarana olahraga, oleh sebab itu Disorda DKI saat ini juga terus mendorong seluruh Perguruan Tinggi di DKI Jakarta agar meningkatkan sarana olahraga maupun pelatihnya.

Di beberapa negara Eropa, banyak Atlet, Perenang dan Olahragawan lain, yang lahir dari Perguruan Tinggi, para mahasiswa dibentuk dan dididik sebagai olahragawan handal oleh kalangan kampus, sehingga atlet mahasiswa benar-benar memiliki performa yang bagus dalam meningkatkan prestasi olahraga, dan dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa di Aceh beberapa bulan lagi, kita berharap seluruh komponen olahraga mahasiswa, baik Pelatih, Olahragawan maupun Organisasi olahraga tempat mereka berhimpun untuk bisa menyatukan kekuatan, guna meraih juara umum dalam PONMAS tersebut, apalagi saat ini banyak juga jenis olahraga yang baru disertakan seperti olahraga Memanah dan Tarung Drajat, tegas H Firmansyah.

Sementara dalam laporannya Kabid Prestasi Disorda DKI Jakarta  yang dibacakan Kasie Prestasi, Asep. Menjelaskan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh 150 pelatih dan unit olahraga mahasiswa DKI Jakarta, dimana pelatihan ini dalam upaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan penguatan materi ilmu keolahragaan dan pelatihan bagi mahasiswa yang akan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa. Sehingga kedepan akan tercipta pembinaan bakat dan prestasi mahasiswa yang semakin baik, ungkapnya.

Readmore »

Ari Budiman Buka Workshop Pendataan Calon Penerima KJP

Masih adanya  penyalahgunaan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar, membuat jajaran Sudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah I, kembali memberikan bekal pada seluruh Kepala Sekolah baik SD, SMP dan SMA, acara yang digelar di GOR Otista Jaktim tersebut dibuka secara resmi oleh Kasudin Pendidikan Wilayah I Jaktim, Ari Budiman.

Disela acara tersebut, Ari Budiman pada wartawan menjelaskan, bahwa acara Workshop ini juga sebagai ajang evalulasi dari pendistribusian KJP tahun sebelumnya, saat ini memang banyak aduan dari masyarakat tentang penggunaan KJP, banyak orang tua tidak memahami aturan yang baru, mereka menganggap pemerintah menghambat penyaluran dan KJP, padahal aturan baru sudah jelas, bahwa uang jajan hanya bisa diambil 50 ribu per-minggu, dan tidak lagi diambil sekaligus.

Hari ini kita memberikan sosialisasi pada seluruh Kepala Sekolah SD hingga SMA/K, serta Pengawas agar kepala sekolah serta pengawas juga benar-benar memahami aturan yang baru, sehingga sepulangnya dari sini nantinya dapat memanggil orang tua murid untuk menjelaskan aturan yang ada, ungkap Ari Budiman tegas.

Readmore »

SMKN 27 Jakarta Kirim Siswa Ikuti World Skill Competition

Setelah meraih juara tingkat Nasional, 3 siswa SMK Negeri 27 Jakarta, pada pertengahan Agustus 2015 ini, secara resmi mewakili Indonesia untuk mengkuti lomba ketrampilan tingkat Internasional, yaitu World Skill Competition ke 43 yang akan digelar di Sao Paulo, Brasil.

Menurut Kepala SMKN 27 Jakarta, Dea Sri Nuryati, ketiga siswa tersebut akan berlomba pada mata Lomba Cooking, Pastry Cook dan  Beauty Therapy, dan mereka telah melalui jenjang mulai dari juara tingkat sekolah, Tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat, Tingkat Provinsi, Tingkat Nasional dan saat ini berlomba ke tingkat Internasional.

Diakuinya dalam menyiapkan anak didik pihak SMKN 27 juga sudah melakukan pembinaan secara rutin, baik Guru Bidang Studi, Guru BP untuk pembekalan mental spiritual, Guru Pendamping hingga diikutsertakan dalam pelatihan di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dengan dukungan BNP2TKI, bahkan mereka dalam berlatih di STP Trisakti hingga 9 bulan, sehingga mereka diharapkan akan benar-benar siap berlomba ke tingkat Internasional di Brasil, paparnya tegas.

Dukungan suport dari Sudin Jakarta Pusat Wilalayah I juga telah membuat Siswa-siswi lebih percaya diri, bahkan Kasudin seringkali melihat langsung para peserta lomba saat berlatih menyiapkan lomba ke tingkat Provinsi maupun Nasional, kami sangat berterimakasih atas dukungan moril dan material dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta Sudin Pendidikan Jakarta Pusat wilayah I, kami juga mohon bantuan doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia, semoga siswa SMKN 27 Jakarta yang mewakili Indonesia ke World Skill Competition ke 43 yang akan digelar di Sao Paulo, Brasil. Dapat meraih kesuksesan, pinta Dea Sri Nuryati.
Readmore »

Menko Kemaritiman Lepas Tim Satgas Ekspedisi Marinir Ke Puncak Pyramid Cartenz

Dalam rangka menyambut HUT ke - 70 Republik Indonesia (RI), TNI Angkatan Laut kembali mengirimkan Tim Ekspedisi Marinir ke Puncak Piramid Cartenz, berkenan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dr. Indroyono Soesilo didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) DR. Marsetio serta Komandan Korps Marinir (Kormar) Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana bertempat di Lapangan Marinir Cilandak melepas Tim Satgas Ekspedisi tersebut,

Dalam sambutannya Menko Bidang Kemaritiman Dr Indroyono Soesilo mengatakan, bahwa Ekspedisi Marinir ke Puncak Pyramid Cartenz ini,  merupakan rangkaian kegiatan Peringatan HUT Kemerdekaan RI, yaitu dalam ekspedisi ini akan dikibarkan bendera Merah Putih di Puncak Cartenz pada 17 Agustus 2015 yang bertujuan menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menjaga setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke demi kedaulatan NKRI.  Perjalanan akan dimulai 9 Agustus 2015 dan ditempuh selama 12 hari pulang pergi.

Indroyono Soesilo menjelaskan, nanti di puncak Pyramid Cartenz itu Korps Marinir juga akan menggelar spanduk bertemakan “Save Our Littoral Life (SOLL)” yang merupakan program  ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk menyelamatkan kehidupan pesisir.

Kegiatan tersebut untuk mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Ekspedisi ini  dipimpin oleh Letkol Marinir Ferry Marpaung beranggotakan  19 personel Marinir, 10 personel Tramp Club diantaranya ada pendaki tuna daksa Sabar Gorky, empat personel MNC Group dan dua personel Trans Media.

Usai melepas Ekspidisi Puncak Carstenz, Menko Bidang Kemaritiman mendapat “Brevet Kavalery Korps Marinir” setelah mengendarai tank BMP-3 F mengelilingi Lapangan Apel Ksatrian Marinir Hartono.

Brevet tersebut disematkan langsung oleh Komandam Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana.

Selain upacara pelepasan Ekspedisi Cartenz, ditempat yang sama juga dilaksanakan lomba melukis anak-anak Sekolah Dasar (SD) dengan tema “Selamatkan Kehidupan Pesisir untuk Masa Depan Dunia”.
Kegiatan ini juga merupakan rangkaian program “Save Our Littoral Life” Korps Marinir TNI AL.

Ketua panitia lomba Kolonel Marinir Amir Faisol yang sehari-hari menjabat Aspers Dankormar mengatakan,  kegiatan lomba ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dan kecintaan tentang laut kepada anak-anak.

Dengan kegiatan ini diharapkan kepada para generasi penerus bangsa akan lebih memahami bahwa laut menjajikan kejayaan dan kesejahteraan.

“Kecintaan dan kepedulian terhadap terumbu karang dan laut perlu ditanamkan sejak usia dini,” terang Kolonel Marinir Amir Faisol. (Nurul)
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA