Panglima TNI Tinjau Pembangunan Jalan Trans Wamena-Mumugu di Papua

Panglima TNI Tinjau Pembangunan Jalan Trans Wamena-Mumugu di Papua

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, meninjau perkembangan pembangunan Trans Papua sepanjang 278,6 Km, yang menghubungkan Wamena-Mumugu di Bumi Cenderawasih, Provinsi Papua, Kamis (2/2/2017).

Pembangunan Trans Papua yang sedang dikerjakan meliputi ruas jalan Wamena, Habema, Mbua, Yigi, Mugi, Mapenduma, Paro, Kenyam, Batas Batu dan Mumugu dengan melibatkan 382 personel TNI. Pembangunan infrastruktur Trans Papua bertujuan untuk meningkatkan kesejahterahan masyarakat, sehingga bisa mengeksploitasi sumber daya alam yang ada, baik pertanian maupun energi yang diperlukan masyarakat di Provinsi Papua.

Terkait pertanyaan awak media tentang perkembangan pembangunan jalan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, tugas TNI dalam pembuatan badan jalan saat ini sudah mencapai 100%, sekarang tinggal pengaspalan.

Tempat terberat adalah di Batas Batu-Mumugu, karena daerah tersebut berupa rawa-rawa yang hanya bisa dilalui dari sungai. Selain itu, di daerah Yuguru harus dikikis dengan menggunakan bahan peledak karena merupakan tebing dan berbatu, kata Panglima TNI.

Panglima TNI mengatakan bahwa, masyarakat sudah merasakan manfaat jalan yang dibangun, dan saat ini masih ada 35 jembatan dalam proses pembangunan. Dengan dibangunnya jalan poros Wamena-Mamugu memperlancar aktifitas masyarakat dalam mendistribusikan barang dari dan ke daerah Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya. Biasanya mereka melalui sungai selama 12 jam, namun sekarang dengan menggunakan jalur darat hanya ditempuh 3 jam, ujarnya.

Baru badan jalan saja masyarakat sudah sangat senang, apalagi kalau diaspal, ini mimpi yang luar biasa. Mudah-mudahan dalam waktu 1,5 tahun jembatan dan pengaspalan bisa diselesaikan, ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan terimakasih, atas kebersamaan dan bantuan masyarakat untuk bersama-sama membangun jalan. “Tanpa bantuan masyarakat selama ini, tidak mungkin dapat terlaksana pembangunan jalan tersebut,” pungkasnya.

Pengerjaan jalan tersebut, mengerahkan satuan baik dari Kodam XVII/Cenderawasih maupun dari luar Kodam diantaranya Satuan Denzipur-10, Denzipur-12, Yonzikon-14 dan Yonzipur-18  serta dengan mengerahkan alat berat yang dimiliki TNI AD berupa Exavator, Dozer, Grader, Dump Truck, Tandem Roller, Tyred Roller, Vibro dan Tangki Air.

Turut serta mendampingi Panglima TNI, yaitu Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, Dirziad Brigjen TNI Irwan, Bupati Wamena Jhon Wempi Waitipo, S.H., M.H., serta para Tokoh Adat Papua.(Nr)

Readmore »

TNI AL IKUTI INDONESIA INTERNATIONAL EDUCATION & TRAINNING EXPO 2017

TNI AL IKUTI INDONESIA INTERNATIONAL EDUCATION & TRAINNING EXPO 2017


TNI Angkatan Laut Ikut serta dalam pameran pendidikan International Education & Trainning Expo 2017, di Jakarta Convention Center (JCC), yang dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H.  Joko Widodo, Kamis (2/02). Pameran yang diikuti oleh seluruh Universitas terkemuka yang ada di Indonesia digelar sejak tanggal 2 sampai dengan 5 Februari 2017.

Keikutsertaan TNI Angkatan Laut pada kegiatan ini sebagai media informasi, promosi, serta kampanye TNI AL guna menjaring minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI AL. Pada kegiatan ini berbagai material dari beberapa satuan dipamerkan oleh TNI AL dan berhasil menarik minat para pengunjung yang sebagaian besar merupakan pelajar.

Material yang dipamerkan antara lain dari Dinas Penerangan Angkatan Laut memamerkan berbagai buku terkait TNI AL dan Kesejarahan TNI AL, Maket Kapal Perang, serta video profil TNI AL. Akademi Angkatan Laut (AAL) mengikutsertakan empat personel Taruna Taruni Kadet AAL serta video saat melaksanakan Kartika Jala Krida.

Tidak ketinggalan pasukan khusus TNI AL seperti Komando Pasukan Katak dan Pasukan Intai Amfibi dari Marinir memamerkan manekin (hidup) dan berbagai persenjataan pasukan khusus TNI Angkatan Laut hingga Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA). Pada even ini juga TNI AL menampilkan profile Penyelam TNI AL, Dishidros dan berbagai produk peta, serta material pameran dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal).

International Education & Trainning Expo 2017 merupakan pameran terbesar dalam sektor pendidikan, diikuti oleh kurang lebih 160 institusi pendidikan baik dalam dan luar negeri, termasuk sekolah kedinasan dilingkungan TNI, baik itu di lingkungan TNI AL, TNI AD, TNI AU, serta Polri.(Nk)
Readmore »

JALIN KEBERSAMAAN MELALUI "SANTAP SIANG" BERSAMA PASIS DIKREG SESKOAL

JALIN KEBERSAMAAN MELALUI "SANTAP SIANG" BERSAMA PASIS DIKREG SESKOAL

Dalam rangka menjalin kebersamaan dan silaturahim antara lembaga dan para Perwira Siswa (Pasis), berbagai cara dapat dilakukan misalnya dengan makan siang bersama seperti yang dilakukan Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksda TNI Arusukmono I.S., S.E., M.M, beserta seluruh Pejabat Utama Seskoal, dan para Ketua Perwira Pembimbing Kelompok  Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-55 TP 2017 dengan 130 Pasis Dikreg Seskoal, di Ruang Makan Jhon Lee Seskoal Cipulir Jakarta Selatan, belum lama ini.

Danseskoal berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong semangat dan moril para Pasis Dikreg Seskoal yang saat ini sedang menjalani proses belajar mengajar di Seskoal hingga 10 bulan kedepan, disamping dapat dijadikan ajang untuk saling bertukar pikiran khususnya permasalahan-permasalahan yang dihadapi Pasis dalam menyelesaikan tugas belajarnya.(Nk)
Readmore »

Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa untuk Proses Pengadaan yang Lebih Baik

Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa untuk Proses Pengadaan yang Lebih Baik


Dalam rangka memberi pemahaman yang mendalam mengenai poses pengadaan barang dan jasa, maka Bagian Kepegawaian Bakamla RI mengadakan sosialisasi mengenai Pengadaan Barang dan Jasa di Ruang Serba Guna Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo-11, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Sosialisasi disampaikan oleh Letkol Laut (KH) Drs. Paseh Mawardi yang sehari-hari menjabat sebagai Kadep Koordinator Produksi Harkan PT. PAL. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh personel Bakamla RI di Jakarta dan berhasil mendapatkan antusiasme yang sangat besar.

Materi-materi yang disampaikan terkait mengenai pengetahuan dasar dalam menjalankan proses pengadaan barang dan jasa, khususnya dalam ruang lingkup pemerintahan. Materi tersebut antara lain gambaran umum mengenai pengadaan barang/jasa pemerintah; prinsip, kebijakan, dan peraturan pengadaan barang/jasa pemerintah para pihak terkait pengadaan barang/jasa pemerintah, pengelolaan dokumen pengadaan barang/jasa pemerintah; etika pengadaan dan good governance dan pengendalian dan pengawasan.

Paseh membawakan materi dengan sangat luwes dan juga sempat menekankan pada faktor tertib hukum dan tertib administrasi dalam melakukan tugas sebagai tim pengadaan barang/jasa. Tidak hanya itu, personel yang mengawakinya pun harus memiliki kualifikasi dan sertifikasi khusus. Kejujuran yang disertai dengan pengetahuan yang baik mengenai proses pengadaan barang/jasa sangat diutamakan.

Maksud dan tujuan dari Bagian Kepegawaian Bakamla RI menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada personel Bakamla RI mengenai kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah. Diharapkan personel dapat memahami bahwa kegiatan ini melalui proses hukum dan administrasi yang cukup detail dan personel yang mengawakinya pun harus memiliki kejujuran dan keteguhan iman yang baik. Karena tidak dapat dipungkiri, praktik kecurangan kerap terjadi dalam bidang ini.(Nr)
Readmore »

Pangarmabar Dampingi Menko Maritim RI Kunjungan Kerja Ke Pulau Nipah

Pangarmabar Dampingi Menko Maritim RI Kunjungan Kerja Ke Pulau Nipah

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Menko Maritim RI) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (2/2).

Dalam kunjungan di Pulau Nipah, yang merupakan salah satu pulau terdepan RI yang berbatasan langsung dengan negara Singapura, Menko Maritim RI menerima paparan tentang Latar belakang reklamasi Pulau Nipah dan Rencana pengembangan Pulau Nipah oleh Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Pulau Nipah.

Lebih lanjut Menko Maritim RI Luhut Binsar Pandjaitan beserta rombongan melakukan peninjauan mengelilingi Pulau Nipah untuk mengetahui secara langsung sarana dan prasarana yang ada di Pulau Nipah diantaranya Pos Pantau Posal Pulau Nipah dan mercusuar Pulau Nipah.

Turut mendampingi Menko Maritim RI Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan Gubernur Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si., Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Drs. Sam Budi Gusdian, M.H., Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Danguskamlaarmabar Laksamana Pertama TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. Kepala Kantor Zone Maritim Barat Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Fredy Rudolf Dicky Egam, Laksamana Pertama TNI Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., Asops Pangarmabar, Danlanal Batam, Asintel Lantamal IV, Dandim 0316 Batam serta para staf Menko Maritim RI.(Nrl)
Readmore »

Kasarmabar Beserta Perwira Koarmabar, Laksanakan Latihan Menembak

Kasarmabar Beserta Perwira Koarmabar, Laksanakan Latihan Menembak

Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., beserta Perwira Koarmabar melaksanakan latihan menembak senjata laras pendek jenis pistol, di Lapangan Tembak Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, Jalan Gunung Sahari No.2 Ancol, Jakarta Utara, Kamis (2/2).

Latihan menembak tersebut, bertujuan untuk mengasah kemampuan dan kemahiran para Perwira Koarmabar, dalam hal penggunaan senjata, sekaligus untuk mengenali karakteristik senjata yang digunakan. Kegiatan ini diharapkan, setiap Perwira Koarmabar dapat mengantisipasi apabila terjadi permasalahan teknis menembak di lapangan maupun pada kondisi pertempuran yang sesungguhnya.

Dalam latihan menembak tersebut  selanjutnya, setiap peserta dibekali dengan 23 butir peluru dengan rincian 3 butir peluru pertama sebagai tembakan percobaan dan 20 butir peluru untuk tembakan pelaksanaan pada posisi berdiri menembak eksklusif jarak 20 meter dibagi dalam dua tahap, untuk tahap pertama slow fire dengan waktu 3 menit, sedangkan pada tahap kedua rapid fire dengan waktu 63 detik.

Ikut serta dalam kegiatan latihan menembak tersebut antara lain Irarmabar Kolonel Laut (P) Hargianto, S.E., M.M., para Kepala Dinas/Kepala Satuan Kerja Koarmabar serta 68 perwira dan Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) Koarmabar.(Nk)
Readmore »

Panglima TNI : Indonesia dan Thailand Perlu Tingkatkan Kerja Sama Intelijen

Panglima TNI : Indonesia dan Thailand Perlu Tingkatkan Kerja Sama Intelijen

Indonesia dan Thailand sama-sama pernah menjadi korban terorisme, untuk itu perlu ditingkatkan  kerja sama  intelijen  dalam penanggulangan penanganan teroris. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menerima kunjungan Pangab Thailand Jenderal Surapong Suwana-adth, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Panglima TNI mengatakan bahwa dalam kondisi sekarang ini, Indonesia dan Thailand perlu meningkatkan hubungan kerja sama khususnya kedua Angkatan Bersenjata yang lebih erat. Menurutnya, dalam sejarah Indonesia dengan Thailand, pada masa kerajaan-kerajaan yang lalu juga sudah terjalin kerja sama dengan kerajaan Thailand dan masyarakat Indonesiapun sudah ada yang tinggal di Thailand, disana ada Kampung Makasar dan Kampung Jawa,” ucapnya.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa, sekarang ini didunia terjadi kompetisi global, salah satunya memperebutkan makanan, energy dan air, dimana negara Thailand dan Indonesia memiliki geografis yang sama, yaitu banyak tumbuh-tumbuhan dan makanan. “Energi ini akan menjadi rebutan berbagai negara, untuk itu negara yang satu rumpun harus meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, Indonesia mempunyai industri strategis yaitu  PT Pindad dengan industri persenjataanya dan Panser Anoa yang digunakan Angkatan Darat, PT PAL membuat berbagai macam kapal yang digunakan Angkatan Laut, dan PT Dirgantara Indonesia membuat pesawat terbang untuk keperluan Angkatan Udara, bahkan CN-295 yang dipakai kepolisian Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo atas nama TNI dan seluruh prajurit TNI mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Raja Thailand beberapa waktu lalu serta mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Surapong sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Thailand.

“Saya yakin dengan pengalaman Jenderal Surapong dan berbagai penugasan yang cukup panjang, bisa memimpin dan membuat lebih maju tentara Angkatan Bersenjata Thailand,” ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menanggapi apa yang disampaikan Panglima TNI terkait kerja sama Intelijen dalam penanganan aksi teroris, Pangab Thailand Jenderal Surapong menyatakan siap menerima dan meningkatkan kerja sama antara kedua Angkatan Bersenjata baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, termasuk didalamnya counter terorism operations, peacekeeping operations, dan sharing information intelijen.

“Saya merasa senang sekali dari berbagai kegiatan latihan kedua Angkatan Bersenjata (Thailand dan Indonesia) yang telah dilaksanakan, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara, dan perlu ditingkatkan lebih lanjut,” ujar Pangab Thailand.

Turut mendampingi Panglima TNI, diantaranya Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono. Sedangkan delegasi dari Thailand, diantaranya Kepala Staf Gabungan Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, Kepala Kantor Pangab Thailand Jenderal Bundit Boonyapan, Direktur Intelijen Direktorat Intelijen Gabungan Mayor Jenderal Wichai Chucherd.(Nr)
Readmore »

Kasum TNI : Rakorops TNI Harapkan Tercipta Kesinambungan Siklus Peningkatan Kemampuan TNI

Kasum TNI : Rakorops TNI Harapkan Tercipta Kesinambungan Siklus Peningkatan Kemampuan TNI

Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) dan Rapat Kerja Teknis Latihan (Rakernislat) TNI diharapkan tercipta kesinambungan siklus peningkatan kekuatan dan kemampuan TNI yang semakin baik dalam keberhasilan pencapaian tugas TNI.

Hal tersebut dikatakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. pada saat membuka  Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) dan Rapat Kerja Teknis Latihan (Rakernislat) TNI Tahun 2017 dengan tema “Melalui Rakorops, Kita Wujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional dan Dicintai Rakyat Demi Tercapainya tugas Pokok Dalam Menegakkan Kedaulatan dan Keutuhan NKRI”. di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakatra Timur, Rabu (1/2/2017).

Kasum TNI menyampaikan bahwa, untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan kekuatan, TNI membutuhkan konsistensi pada tataran implementasi dari rencana pembangunan TNI yang sudah disusun. “Harmonisasi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan TNI merupakan salah satu prosedur yang harus dilakukan, serta terkait dengan kebijakan yang telah ditetapkan, sehingga akan diperoleh hasil pembangunan TNI yang optimal,” katanya.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, dari perkembangan lingkungan strategis, kemungkinan ancaman yang akan muncul seiring dengan perkembangan dunia tidak lagi terbatas pada ancaman tradisional (traditional threat), namun telah berkembang menjadi ancaman non tradisional (non-traditional threat), termasuk ancaman dunia maya (cyber threat). “Ancaman jenis baru tersebut kini berkembang semakin luas dan kompleks. Tidak hanya berupa ancaman militer, namun juga ancaman terhadap seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

“Mencermati perkembangan lingkungan strategi dan kemungkinan ancaman di atas, maka TNI telah melaksanakan berbagai operasi baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk penegakan kedaulatan wilayah, keamanan dalam negeri dan tugas-tugas perbantuan,” ujar Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI menyampaikan bahwa, keberhasilan pelaksanaan operasi tahun 2016 tidak terlepas dari siklus pembinaan latihan yang terencana, terarah, terpadu dan terus-menerus. “Filosofi siklus peningkatan profesionalitas yaitu, diajarkan, dilatihkan, digeladikan, dan dioperasikan, kemudian dievaluasi sebagai bahan ajaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa, secara umum pelaksanaan latihan TNI tahun 2016 sudah dipersiapkan secara baik rdan terencana dengan tetap memperhatikan tujuan latihan yang bersifat edukatif, analitis dan integratif.  Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala antara lain siklus latihan di angkatan belum dipersiapkan untuk pelaksanaan latihan gabungan antar angkatan.

“Diharapkan kendala-kendala tersebut dapat diatasi sehingga pelaksanaan latihan TNI tahun ini mampu menjadikan prajurit TNI yang terlatih, terampil dan profesional dalam pertempuran di segala medan, baik darat, laut, dan udara,” imbuh Kasum TNI.

Diakhir sambutannya Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan memberikan penekanan antara lain; laksanakan kegiatan ini sungguh-sungguh dengan dilandasi semangat dan tanggung jawab yang tinggi; siapsiagakan selalu satuan operasional dengan melaksanakan latihan kesiapsiagaan; wujudkan koordinasi dan sinkronisasi antar unsur satuan yang terlibat operasi masing-masing angkatan; tingkatkan terus  disiplin, loyalitas dan  dedikasi prajurit demi suksesnya tugas pokok TNI.

“Lakukan perawatan Alutsista dan sarana prasarana lainnya untuk mengoptimalkan pelaksanaan operasi, perhatikan kerjasama Trimatra terpadu dalam setiap melaksanakan tugas operasional TNI,” pungkas Kasum TNI.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Irjen TNI, Asops Panglima TNI, Aster Panglima TNI, Aspers Panglima TNI, Dankodiklat TNI, Kababinkum TNI, Dan Kohanudnas TNI, Dan POM TNI, Waasintel Panglima TNI, serta para Wakil Asisten Angkatan.(Nr)

Readmore »

KASAL JADI PEMBICARA KEMARITIMAN DI UNIVERSITAS INDONESIA

KASAL JADI PEMBICARA KEMARITIMAN DI UNIVERSITAS INDONESIA

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., hadir selaku pembicara pada dialog kemaritiman yang dilaksanakan pada, Rabu (01/02) di Aula Terapung, Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok. Dalam kesempatan tersebut Kasal menyampaikan konsep terkait dengan pembangunan fondasi maritim Indonesia dilihat dari perspektif TNI Angkatan Laut.

Menurut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., Indonesia telah ditakdirkan untuk menjadi negara maritim. Bentuk negara kepulauan terbesar di dunia dan jumlah penduduk yang besar merupakan modal dasar bagi pemerintah guna melaksanakan program pembangunan nasional untuk menjadi negara maritim yang kuat. “Pemerintah telah menetapkan visi Poros Maritim Dunia (PMD) sebagai kerangka acuan dalam melaksanakan program pembangunan nasional berwawasan maritim”, kata Kasal.

Lebih lanjut menurut Kasal, untuk membangun Indonesia sebagai negara maritim, pertahanan dan keamanan laut harus didukung alutsista yang andal dan anggaran operasional yang memadai, sistem pertahanan satelit sebagai monitoring dan infrastruktur yang baik serta pelabuhan-pelabuhan untuk mendukung operasi. “Keberhasilan pembangunan juga sangat tergantung dari keamanan, baik di darat maupun di laut. Sebagai negara maritim, maka ada empat unsur wilayah yang harus diamankan, yaitu di permukaan laut, di bawah laut, di atas laut (udara), dan di pantai”, tegas Kasal.

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Fondasi Maritim Indonesia” ini, selain menghadirkan Kepala Staf Angkatan Laut sebagai pembicara, hadir juga antara lain Wakil Rektor UI Bidang 1 Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Deputi Investigasi BPKP RI Iswan Elmi, Ak., SH., M.S.Acc, CFE, CA dan bertindak selaku moderator acara yaitu Guru Besar Fakultas Hukum UI Prof. Melda Kamil Ariadno, SH., LL.M. Ph.D.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Kasal diantaranya Asisten Personel Kasal Laksamana Muda TNI Karma Suta, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., serta pejabat terkait lainnya.(Pry)


Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., hadir selaku pembicara pada dialog kemaritiman yang dilaksanakan pada, Rabu (01/02) di Aula Terapung, Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok. Dalam kesempatan tersebut Kasal menyampaikan konsep terkait dengan pembangunan fondasi maritim Indonesia dilihat dari perspektif TNI Angkatan Laut.

Menurut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., Indonesia telah ditakdirkan untuk menjadi negara maritim. Bentuk negara kepulauan terbesar di dunia dan jumlah penduduk yang besar merupakan modal dasar bagi pemerintah guna melaksanakan program pembangunan nasional untuk menjadi negara maritim yang kuat. “Pemerintah telah menetapkan visi Poros Maritim Dunia (PMD) sebagai kerangka acuan dalam melaksanakan program pembangunan nasional berwawasan maritim”, kata Kasal.

Lebih lanjut menurut Kasal, untuk membangun Indonesia sebagai negara maritim, pertahanan dan keamanan laut harus didukung alutsista yang andal dan anggaran operasional yang memadai, sistem pertahanan satelit sebagai monitoring dan infrastruktur yang baik serta pelabuhan-pelabuhan untuk mendukung operasi. “Keberhasilan pembangunan juga sangat tergantung dari keamanan, baik di darat maupun di laut. Sebagai negara maritim, maka ada empat unsur wilayah yang harus diamankan, yaitu di permukaan laut, di bawah laut, di atas laut (udara), dan di pantai”, tegas Kasal.

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Fondasi Maritim Indonesia” ini, selain menghadirkan Kepala Staf Angkatan Laut sebagai pembicara, hadir juga antara lain Wakil Rektor UI Bidang 1 Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Deputi Investigasi BPKP RI Iswan Elmi, Ak., SH., M.S.Acc, CFE, CA dan bertindak selaku moderator acara yaitu Guru Besar Fakultas Hukum UI Prof. Melda Kamil Ariadno, SH., LL.M. Ph.D.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Kasal diantaranya Asisten Personel Kasal Laksamana Muda TNI Karma Suta, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., serta pejabat terkait lainnya.(Pry)

Readmore »

Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Kunjungi Koarmabar

Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Kunjungi Koarmabar

Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand (Chief of Defence Force of the Royal Thai Armed Forces), Jenderal Surapong Suwana-adth melaksanakan kunjungan kehormatan ke Markas Komando (Mako) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Rabu (1/2).

Kunjungan orang nomor satu di jajaran Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand tersebut disambut Panglima Koarmabar (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., dan Asisten Intelijen (Asintel) Pangarmabar Kolonel Laut (E) Angkasa Dipua, S.E.

Jenderal Surapong Suwana-adth pada kunjungan tersebut didampingi Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, Kepala Kantor Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Bundit Boonyapan, Direktur Intelijen Direktorat Intelijen Gabungan dan para pejabat Mabes TNI yakni Pati Sahli TK III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI Mayjen TNI Imam Edi Mulyono, M.Sc., M.Ss., Wakapuspen TNI Laksma TNI Rasyid Kacong, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Wicaksono, S.E., M.Tr (Han), Perwira Sahli TK II Kawasan Afrika dan Timur Tengah Laksma TNI Atok Dushanto.

Dalam kunjungan tersebut, Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand beserta rombongan menerima penjelasan tentang tugas pokok Koarmabar dan pemutaran video profil Koarmabar di ruang VVIP Gedung Yos Sudarso Mako Koarmabar. Acara kunjungan kehormatan tersebut diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara kedua pejabat serta sesi foto bersama yang dilaksanakan di depan Gedung Yos Sudarso Mako Koarmabar.(Nrl)
Readmore »

Pasis Dikreg Seskoal Terima Materi Dari Unhan

Pasis Dikreg Seskoal Terima Paparan Unhan

Laksda TNI Agung Pramono, S.H., M. Hum selaku TA JAR BS Hankam Lemhanas berkesempatan memberikan materi Strategi Kontenporer kepada 130 Pasis.

Dikreg Seskoal Angkatan ke-55 TP 2017 yang terdiri dari Pasis TNI AL (118), TNI AD (2), TNI AU (2), dan 8 Pasis Negara Sahabat ( Amerika Serikat, Australia, India,

Malaysia, Pakistan, Republik Korea, Singapura dan Thailand ), Selasa (31/1). Sementara itu, Laksda TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD. selaku Dekan Fakultas

Manajemen Pertahanan Unhan juga berkesempatan memberi materi tentang Teori Konflik dan Teori Perang, pada Rabu (1/2) di Kelas A Gd. R.E. Martadinata

Seskoal Cipulir Jakarta Selatan. Pada kegiatan tersebut hadir Wadan Seskoal Laksma TNI TSNB. Hutabarat, M.MS dan para Patun Dosen Seskoal.(Nry)
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA