MABESAL PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

MABESAL PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA

Jakarta, 1 Oktober 2017,--- Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila,  bertindak selaku Inspektur Upacara dalam kesempatan tersebut  Asisten Pembinaan Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI Mar Gatot Triswanto, pada  Minggu (1/10) di  Lapangan Apel Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur. Pada upacara yang berlangsung secara sederhana namun hidmat ini, melibatkan  seluruh personel baik militer maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Mabesal. Upacara ini terdiri dari  9 kompi pasukan, yakni dua kompi Perwira, satu kompi Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), 3 kompi bersenjata, serta 3 kompi Aparatur Sipil Negara (ASN), dan yang bertindak sebagai Komandan Upacara pada kesempatan ini Letkol (Mar) Danuri, yang sehari-hari menjabat sebagai Pabandya di Spotmar  Mabesal
Readmore »

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Makna Hari Kesaktian Pancasila

Jakarta,SP
Sebentar lagi, atau tepatnya 1 Oktober 2017 nanti kita akan memperingati hari Kesaktian Pancasila, salah satu hari bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Hari itu adalah hari dimana Indonesia mempertahankan ideologinya.

Sejarah hari Kesaktian Pancasila tak lepas dari peran Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang saat itu dipimpin oleh Pangkostrad Mayjen TNI Soeharto yang berhasil menumpas gerakan kontra revolusioner Partai Komunis Indonesia.

Lalu, setelah 51 tahun lebih peristiwa bersejarah itu terjadi. Apa makna hari Kesaktian Pancasila bagi Komando Utama (Kotama) tempur yang dimiliki TNI AD ini?

Pada suatu kesempatan bincang-bincang dengan salah satu TV swasta nasional, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan, makna hari Kesaktian Pancasila sama dengan menghayati Pancasila itu sendiri.  Pancasila merupakan ideologi paling cocok untuk Indonesia dan tak bisa ditawar-tawar lagi.

"Pancasila adalah harga mati, jadi siapapun, atau kelompok manapun yang berniat untuk mengubah Pancasila, akan berhadapan dengan saya dan juga seluruh Prajurit Kostrad seperti yang sudah dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kami yang telah berhasil menumpas pemberontakan G 30 S/PKI," ujar Edy Rahmayadi.

Menurut Jenderal asal Sumatera Utara ini, seluruh Sila dalam Pancasila dapat menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah ideologi yang tak akan lekang oleh zaman, dan masih akan tetap relevan sampai kapan pun.

"Menurut saya Pancasila masih dan tetap akan relevan sampai kapanpun sebagai ideologi dasar negara Republik Indonesia," imbuh orang nomor satu di jajaran Kostrad ini.

Selain itu, dirinya juga berharap semangat ini juga diwarisi oleh para generasi penerus bangsa. Menurutnya, Pancasila yang kita hayati dan kita amalkan saat ini tercetus melalui proses yang panjang dan buah pikir para tokoh-tokoh bangsa pendiri negara Indonesia. Jadi, sudah sepatutnya generasi penerus bangsa dapat meneruskan semangat dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.(Nrl)
Readmore »

Kostrad Gelar Nobar Film Pengkhianatan G30 S/PKI

Kostrad Gelar Nobar Film Pengkhianatan G30 S/PKI


Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggelar acara Nonton Bareng film Penghianatan G30 S/PKI yang diikuti kurang lebih 3.500 personel Kostrad yang ada diwilayah Jabodetabek baik militer, ASN, masyarakat, beserta keluarganya. Nonton bareng dilaksanakan di lapangan Markas Brigade Infanteri Para Raider 17 Kostrad, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (28/9). Pemutaran film yang dimulai pukul 19.30 WIB diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam sambutan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi yang dibacakan oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman mengatakan, bahwa kegiatan nonton bareng ini, sebagai upaya TNI AD khususnya Kostrad untukmengingatkan kembali dan menyebarluaskan fakta-fakta nilai sejarah bagi seluruh anak bangsa, khususnya generasi muda Indonesia, yang mana pemutaran film penumpasan pengkhianatan G 30 S/PKI ini bertujuan, tidak untuk mendiskreditkan siapa yang salah ataupun siapa yang benar, apalagi untuk menumbuhkan dendam. Melainkan memberikan gambaran kepada generasi muda.

Saya ingatkan, kepada prajurit Kostrad beserta keluarga dan generasi muda, agar tidak sekali-kali melupakan sejarah. Jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali, semuanya sangat menyakitkan dan banyak memakan korban, tegas Pangkostrad.

Hal ini juga Menindaklanjuti Perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk mengadakan nonton bareng (Nobar) Film Pengkhianatan G30S/PKI di seluruh jajaran TNI. Kostrad mengadakan Nobar diseluruh markas-markas satuan jajaran Kostrad baik Divisi Infanteri 1 Kostrad Maupun Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Sementara itu Wali Kota DepokMuhammad Idris Somad mengatakan isu komunisme dan agama menjadi isu sensitif akhir-akhir ini. PKI dan paham komunisme tidak boleh diberi ruang sedikit pun di negara ini. Acara Nobar film G30S/PKI merupakan salah satu cara agar mata rantai masa kelam sejarah Indonesia tidak terputus.

Agar anak-anak kita paham dan jangan sampai kita masuk ke lubang yang sama. Kita belajar dari sejarah dan jangan sampai kita terperosok dalam lubang yang sama, ujar Muhammad Idris.

Putra Alm Letjen TNI ANM. M.T. Haryono bapak Rianto Nurhadi bercerita soal peristiwa G30S/PKI. Ia bercerita saat rumahnya digerebek PKI untuk menculik dan membunuh ayahnya.

Saya melihat ayah saya pada waktu pintu terbuka. Jadi pintu ditembak sampai hancur dan terbuka dan ayah saya merebut senjata dari gerombolan itu. Ketika dia rebut senjata itu dia ditembak dari belakang kemudian saya lari, ujar bapak Rianto.

Hal ini disampaikan bapak Rianto seusai nonton bareng film G30S/PKI di Lapangan Brigif PR 17 Kostrad. Saat itu, ia melihat perlakuan kejam PKI kepada Alm Letjen TNI ANM. M.T. Haryono.

Dilokasi Nobar, Komandan Brigade Infanteri PR 17 Kostrad Letkol Inf Riksani Gumay selaku penyelenggara menyampaikan bahwa pemutaran film tersebut pada awalnya hanya ditujukan kepada para Prajurit, Aparatur Sipil Negara, keluarga beserta masyarakat  yang ada di sekitar lingkungan Markas Brigif Para Raider 17 Kostrad, Cijantung, ternyata menarik minat masyarakat yang tinggal di sekitar Cijantung.

Melihat besarnya antusias warga sekitar Markas Brigif Para Raider 17 Kostrad ini, maka Markas Brigif Para Raider 17 Kostrad juga menyiapkan akomodasi dan logistik mempersilahkan masyarakat untuk menyaksikan dan menikmati bersama pemutaran film.

Acara Nobar ini dihadiri dihadiri juga oleh Irkostrad,Koorsahli, Pamen Ahli, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Kabalak Kostrad, Dandim Depok,  Komandan Satuan dan Staf Jajaran Brigif Para Raider 17 Kostrad.
Readmore »

Presiden Jokowi Hadiri Nobar G30S/PKI di Korem 061 Suryakencana

Presiden Joko Widodo nonton bareng film G30S/PKI bersama warga Bogor di Lapangan Markas Korem 061/Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam (29/9). Jokowi duduk di barisan paling depan dengan pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Tampak hadir menemani Jokowi adalah Danrem 061/Suryakencana Kolonel Inf Mirza Agus dan Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya. Meski acara nobar film G30S/PKI tersebut ditemani gerimicik hujan, namun warga yang hadir tetap antusias menikmati film yang sempat dilarang diputar itu.

Tampak ratusan warga yang tengah duduk bersila di atas karpet langsung berdiri dan berteriak histeris seraya bertepuk tangan saat Jokowi datang ke lokasi nobar. Danrem 061/ Suryakencana Kolonel Inf Mirza Agus mengatakan, pada nobar kali ini pihaknya akan memutarkan film G30S/PKI secara full atau lengkap.

“Bersama pak Jokowi, jajaran Korem dan ratusan warga akan menyaksikan film G 30S PKI secara full kurang lebih empat jam,” singkatnya kepada awak media yang hadir.
Readmore »

Prajurit Kostrad Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bertempat di  Lapangan Upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (1/10) Prajurit dan Aparatur Sipil Negara Kostrad dengan khidmat mengikuti upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila.
Bertindak selaku Inspektur Upacara  Inspektur Kostrad (Irkostrad) Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, Komandan Upacara Letkol Cku Eko Pujiarto, Pembaca Ikrar Kesetiaan Letkol Chk Drs. Zahran, S.H. dan Pembaca Pembukaan UUD 1945 Letkol Inf Wahyu Dili Yudha. Selain di Makostrad, upacara serupa juga dilaksanakan di satuan jajaran Kostrad.

Sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Idiologi Negara.

Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur Idiologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Readmore »

Alumni SMAN 1 Bulukumba Kunjungi Museum Dharma Bhakti Kostrad

Sebanyak 29 orang dari Alumni SMAN 1 Bulukumba, Sulawesi Selatan melaksanakan kunjungan ke  Museum Dharma Bhakti Kostrad, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/9).
Di museum tersebut mereka mendapat penjelasan dari Wakabintal Kostrad, Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa. Mereka diajak berkeliling memasuki ruangan-ruangan dan melihat diorama-diaorama yang ada dimuseum.
Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa menjelaskan, bahwa Museum Dharma Bhakti Kostrad adalah bagian dari Markas Kostrad yang merupakan peninggalan Kantor Komisaris Belanda yang didirikan pada tahun 1870. Gedung tersebut mulai digunakan pada 6 Maret 1961, sejak terbentuknya Satuan Cadangan Umum TNI AD (Caduad) – cikal bakal Kostrad. Bangunan ini digunakan sebagai Kantor Panglima Kostrad (Pangkostrad) pertama yaitu Mayjen TNI Soeharto.
“Gedung lama peninggalan Belanda inilah saksi bisu sejarah, kala itu Pangkostrad pertama Mayjen TNI Soeharto merancang operasi penyelamatan terhadap Pemimpin Besar Revolusi Presiden Soekarno dari usaha kudeta PKI, pencarian korban keganasan PKI, sekaligus penyusunan strategi penumpasan PKI dari bumi Indonesia dilaksanakan di gedung ini,” ujar Wakabintal.
“Dengan berkunjung ke Museum Dharma Bhakti Kostrad, diharapkan para generasi muda  yang memang belum mengetahui tentang Kostrad akan menjadi tahu, karena dengan mengunjungi Museum Dharma Bhakti Kostrad mereka dapat mengetahui sejarah panjang Kostrad dalam pengabdiannya kepada negara dan bangsa,” tutup Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa.
Readmore »

Jelang Hut ke-72 TNI Satgas Yonif PR 432 Kostrad Pameran Alutsista di Jayapura

Alat Utama Sistem Persenjataan TNI selalu menjadi perhatian bagi warga masyarakat Indonesia khususnya warga masyarakat di Jayapura dan tentunya dari kalangan pelajar ini diharapkan menjadi salah satu pembuka pengetahuan dan wawasan serta inspirasi bagi kalangan generasi muda di wilayah Jayapura, Papua.
Hal tersebut disampaikan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Dandrem 172/PWY,  Kolonel Inf Boni Christian Pardede  saat pembukaan pameran di halaman Kantor Gubernur Papua, Sabtu (30/9/17).
Lebih lanjut dikatakan, dengan pameran ini diharapkan masyarakat semakin mengerti dan mencintai dan kemudian memberikan pandangan maupun pemikiran yang positif kepada TNI agar tetap kuat dan handal serta selalu dicintai rakyat, didalam mengawal keutuhan dan kedaulatan nusa bangsa tercinta.
Pameran Alutsista ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat Papua tentang persenjataan maupun perlengkapan lainnya yang dimiliki oleh TNI saat ini, sekaligus sebagai pertanggungjawaban TNI kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada panitia, peserta pameran dan seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan kontribusi positif sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,"ujar Danrem mengakhiri sambutannya.
Pameran Alutsista diikuti sebanyak 14 stand dan rencana akan berlangsung selama 5 hari kedepan tepat saat HUT TNI yang ke-72 pada tanggal 5 Oktober mendatang dan masyarakat pun berbondong-bondong menyaksikan stand pameran, stand yang paling banyak dikunjungi khususnya oleh para pelajar dan pengunjung lain adalah stand Satgas Yonif PR 432 Kostrad karena selain bisa melihat Alutsista stand ini menyiapkan tempat khusus untuk berfoto atau berselfi di dampingi prajurit yang berpakian lengkap dengan senjatanya.
Tampak hadir dalam pembukaan pameran ini, Kolonel Cpl Dwi Sumartono (Kapaldam XVII/Cenderawasih), Kombespol  Mh. Ritonga, Letkol Inf Ahmad Daud (Dansatgas Yonif PR 432 Kostrad, Dansatgas Yonif 410/Alugoro, Dansatgas Mekanis Yonif 512/QY, Dirlantas Polda Papua), Mayor Tec Riyadi (Perwakilan Lanud Jayapura) dan Kapten Mar Suprapto (Perwakilan Lantamal X).
Readmore »

Bersama Masyarakat Divif 2 Kostrad Gelar Nobar Film G30S/PKI

Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar Nobarfilm G30S/PKI bersama warga masyarakat di lapangan Sempol, Markas Divif 2 Kostrad, Singosari-Malang. Sabtu (30/9).
Pemutaran film yang pernah dihentikan sejak tahun 1998 ini akhirnya dapat disaksikan kembali oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kegiatan Nobar yang diprakarsai oleh TNI ini serentak diputar diseluruh wilayah Indonesia tepat di hari peristiwa terjadinya pemberontakan G30S/PKI.
Tidak hanya dari kalangan militer, kegiatan yang digelar oleh Penerangan Divif 2 Kostrad ini dihadiri oleh 1025 orang warga masyarakat yang hadir memenuhi tempat sejak pukul 18.00 WIB.
Acara yang digelar dengan suasana kekeluargaan dan kebersamaan ini, dibuka langsung oleh Asisten Teritorial Kasdivif 2 Kostrad, Kolonel Inf Yana Susana, S.I.P.Dalam sambutannya, Kolonel Yana Susana menyampaikan bahwa tujuan kegiatan Nobar ini untuk memberikan pelajaran kepada generasi muda tentang sejarah kelam yang dialami Bangsa Indonesia oleh Penghianatan PKI.
Sementara itu Pimpinan Ponpes Baithul Kirim, Ahmad Yasin (Gus Yasin) yang turut hadir memberikan sambutan, mengatakan bahwa generasi muda jangan mudah terprovokasi dan terpengaruh oleh propaganda yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Tidak hanya itu, pada kegiatan tersebut sejumlah pedagang jajanan khas rakyat turut hadir meramaikan acara, sehingga para penonton yang hadir bisa menikmati berbagai jajanan sambil menyaksikan pemutaran film.
Walaupun sempat diguyur gerimis, namun antusiasme para penonton tetap tinggi. Salah seorang siswa SMP Negeri 1 Singosari, Floranys Cakti G. P. mengaku senang bisa menonton film tersebut. "Saya sengaja datang untuk menyaksikan pemutaran film G30S/PKI bersama ayah, karena belum pernah nonton film itu sebelumnya," ungkapnya.
Turut hadir dalam acara itu para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, para Komandan Satuan Jajaran Divif 2 Kostrad, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Singosari.
Readmore »

Satgas Yonif Raider 515 KOSTRAD : Sunatan Massal Sambut HUT TNI Ke-72

Pos Mardika Satgas Pamrahwan Maluku Yonif Raider 515 Kostrad melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial berupa sunatan massal guna menyambut HUT ke-72 TNI tahun 2017, Ambon, Sabtu (30/09/2017). Kegiatan yang dilaksanakan di Pos Mardika Satgas Yonif Raider 515 Kostrad tersebut memang sudah menjadi agenda kesehatan Satgas Yonif Raider 515 Kostrad , terlebih apabila ada warga masyarakat kampung tersebut yang meminta bantuan karena mengalami kendala kesehatan.

Pelaksanaan sunatan massal di pimpin oleh dokter Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Letnan Satu Ckm dr. Satrio P,dibantu oleh tim kesehatan Satgas Yonif Raider 515 Kostrad dilaksanakan sesuai dengan prosedur kesehatan. Hal tersebut bertujuan agar dapat tetap menjaga kesehatan masyarakat, terutama bagi anak – anak peserta sunatan tersebut.

Komandan Pos Mardika Serma Agus menyampaikan kegiatan sunatan massal ini dilaksanakan dalam rangka HUT ke-72 TNI, masyarakat  merasa sangat terbantu dengan adanya sunatan massal ini karena masyarakat tidak dibebankan biaya ditambah lagi setelah pelaksanaan peserta sunatan massal diberikan bingkisan yang membuat rasa senang,

“Dengan adanya kegiatan ini Satgas Yonif Para Raider 515 Kostrad dapat melaksanakan salah satu tugas pokoknya berupa pembinaan teritorial terhadap masyarkat, tercatat sebanyak 21 anak telah disunat,” ucap Serma Agus.

Hadir dalam pelakasanaan sunatan masal saat itu Babinsa Koramil Sirimau, anggota Kepolisan Mardika, Polisi Pamong Praja Mardika serta masyarakat Kampung Mardika.
Readmore »

Yonif Para Raider 433 Kostrad Baksos Ke Yayasan Panti Asuhan Firdaus

Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-72 Batalyon Infanteri Para Raider 433/JS beserta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Cabang XX Koorcab Divif 1 PG Kostrad melaksanakan kegiatan bakti sosial ke Yayasan Panti Asuhan Firdaus, Jalan Poros Leang-Leang Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sambueja, Sabtu (30/09).
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan Komandan Batalyon Para Raider 433/JS yang diwakili Ka Korum Yonif Para Raider 433/JS Kapten Inf Dudi Iswahyudi, S.E.,dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada Yayasan Panti Asuhan Anak Yatim Firdaus.
Dalam sambutannya, Komandan Batalyon Para Raider 433/JS mengatakan, kegiatan bhakti sosial tersebut merupakan wujud rasa syukur dan kebersamaan serta berbagi kepada sesama, dengan harapan dapat meningkatkan kadar keimanan dak ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Kegiatan ini sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dalam rangka memperingati HUT ke-72 TNI, semoga Batalyon Infanteri Para Raider 433/JS yang sedang melaksanakan tugas Misi Perdamaian di Darfur Sudan Afrika selalu mendapat lindungan-Nya dan dapat melaksanakan semua tugas dari satuan atas,” ucap Dudi.
Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan Panti Asuhan Firdaus, Ustad H. Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 433/JS beserta prajuritnya atas perhatian dan bantuannya kepada anak yatim asuhannya, semoga amal baik dari prajurit Yonif Para Raider 433/JS beserta Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Cabang XX Divif 1 Kostrad mendapat balasan dari Allah SWT dan diberikan kesuksesan dalam melaksanakan tugas Negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ka Korum Yonif Para Raider 433/JS Kapten Inf Dudi Iswahyudi, S.E., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Cabang XX Korcab Divif 1 PG Kostrad Ny. Syamsul Alam, para Perwira Staf serta perwakilan prajurit dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Cabang XX Korcab Divif 1 PG Kostrad.
Readmore »

AKMI Suaka Bahari Cirebon Latihan Madabintal di Yonif Raider 323 Kostra

Latihan Masa Dasar Pembinaan Fisik-Mental (Madabintal) dan Bela Negara Akademi Maritim (AKMI) Suaka Bahari Cirebon di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 323/BP Kostrad, Banjar, Jawa Barat. Sabtu (30/9).
Melalui perjanjian kerjasama antara Akademi Maritim Suaka Bahari Cirebon dengan Yonif Raider 323/BP Kostrad telah diselenggarakan kegiatan pelatihan bagi taruna-taruni tingkat I AKMI Suaka Bahari Cirebon. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan menanamkan budaya hidup disiplin bagi para taruna-taruni, sehingga diharapkan mereka dapat menjalani proses pendidikan di lingkungan Akademi Maritim dengan baik nantinya.
Kegiatan Madabintal dan Bela Negara ini berlangsung selama 1 minggu,  secara resmi telah dibuka oleh Danyonif Raider 323/BP Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M.Si.(Han) pada hari Senin 25 September 2017 yang lalu di lapangan Yonif Raider 323/BP Kostrad.
Dalam amanatnya, Komandan Batalyon berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar melaksanakan setiap instruksi dan arahan pelatih dengan semangat dan hati yang gembira. “Perlu disadari bahwa nantinya setiap materi latihan yang diberikan oleh para pelatih akan memiliki makna dan arti untuk kebaikan para taruna sekalian,” ucap  Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina.
Selain itu Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina juga memberikan penekanan kepada para pelatih bahwa inti dari pelatihan ini ialah untuk menanamkan jiwa loyalitas, disiplin, pantang menyerah, dan nasionalisme para pelaku.
Direktur AKMI Suaka Bahari, Asep Rahman, SH. MM. sangat berharap kepada Yonif Raider 323/BP Kostrad dapat membentuk para taruna menjadi lebih berkarakter dan berkepribadian yang sadar akan disiplin. Kegiatan ini juga disisipkan materi Bela Negara guna meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA