Drs H Rusli Habibie : Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahtaraan Rakyat, Prioritas Pembangunan Gorut




Disela-sela acara Musrenbang yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu, Bupati Gorontalo Utara, Drs H Rusli Habibie menegaskan, bahwa sebagai daerah pemekaran yang baru berusia 3 tahun, Gorontalo Utara masih banyak membutuhkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, dari 6 Kecamatan yang ada yang memiliki Indek Pembangunan Masyarakat (IPM) tinggi cuma satu kecamatan, sementara 5 Kecamtan lain, IPM masih rendah, dimana baik dibidang Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan masyarakat masih rendah, sehingga pihaknya kini lebih memfokuskan pada pembangunan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan, meningkatkan derajat kesehatan seperti Puskesmas dan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Dalam peningkatakan pendidikan, saat ini Pemda Gorontalo Utara terus meningkatkan infrastruktur pendidikan seperti Gedung Sekolah maupun peningkatan kualitas guru, serta memberikan fasilitas khususnya pada guru tidak tetap, selama ini gaji PTT masih rendah, oleh sebab itu tahun ini sudah dinaikan sesuai dengan UMP Gorontalo, dari 200 ribu/bulan menjadi 600 ribu/bl, sementara untuk Kepala Sekolah, Pengawas pendidikan kita berikan fasilitas kendaraan roda dua, sehingga diharapkan mereka akan lebih mudah melaksanakan aktifitas pendidikan di sekolah-sekolah.

Melalui dana DAK pemda Gorut terus meningkatkan fasilitas pendidikan seperti laboratorium dan perpustakaan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/K, Pemda juga memberikan bantuan pada SMK kelautan dan perikanan serta SMK umum, agar dapat melahirkan generasi yang trampil dibidang kelautan dan perikanan, demikian juga bantuan bagi sekolah Madrasyah, termasuk pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Untuk pelayanan kesehatan, Pemda Gorut telah meningkatkan kualitas pelayanan, dimana Puskesmas biasa telah ditingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap, sehingga pasien yang ada di Kecamatan dapat dirawat inap di Puskesmas, namun apabila memang harus dibawa ke Rumah Sakit Umum, Puskesmas akan membawanya untuk di rujukan ke RSU. Masalah tenaga medis di Gorontalo Utara memang masih kurang, dimana waktu penerimaan CPNS ternyata minat dokter di Gorut masih kurang, sehingga tidak terisi, namun demikian pihaknya telah memperoleh bantuan dokter PTT, dari Depkes, sehingga ada dokter tidak tetap yang berpraktek dua tahun, kita berharap Universitas Gorontalo akan membukan Fakultas Kedokteran, maka Pemda Gorut akan mengirimkan mahasiswa melalui beasiswa untuk belajar, dan kalau sudah selesai agar pulang ke daerah membantu warga Gorontalo Utara, namun untuk perawan Pemda sudah mengirimkan 30 orang putra-putri Gorontalo Utara untuk belajar, dengan beasiswa, sehingga setelah lulus mereka dapat bekerja di Puskesmas yang ada, papar Rusli Habibie.
Readmore »

STP TRISAKTI Gelar Dies Natalis Ke 41, Berikan Penghargaan Dosen dan Karyawan


Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti), sebagai Lembaga Penyelenggara Pendidikan Profesional dibidang Kepariwisataan yang unggul, dan bertaraf Internasional, pada Rabu (2/6) menggelar acara Dies Natalis ke 41, acara yang juga diisi orasi Ilmiah oleh Prof Murdijati Gardjito tersebut, juga diisi dengan acara Penyerahan Beasiswa dan Pemberian Penghargaan pada Dosen dan Karyawan yang telah bekerja selama 25, 20, 15, 10 dan 5 tahun.

Ketua STP Trisakti Djoko Soedibyo, SE.MM.Ph.D, mengaku, bahwa sesuai dengan misi STP Trisakti, pihaknya kini terus berupaya membangun kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi nasional dan internasional secara selaras, serta membangun kerjasama dengan dunia usaha, khususnya dibidang Kepariwisataan. Dan bersamaan dengan acara Dies Natalis ke 41 kali, pihaknya juga melakukan penandatanganan dengan Hotel Solo dan Program Pasca Sarjana Universitas Gajahmada, karena saat ini di program Pasca UGM tersebut sudah memiliki Program S3 untuk kepariwisataan, oleh sebab itu pihaknya terus membangun kerjasama yang baik.

Sementara pemberian penghargaan pada karyawan yang sudah bekerja selam  25, 20, 15, 10 dan 5 tahun, adalah sebagai bentuk ucapan terimakasih atas pengabdiannya selama ini, dalam upaya bersama-sama membangun STP Trisakti menjadi Perguruan Tinggi Pariwisata Berjiwa Nasional dan Bertaraf Internasional, serta Pusat Pengembangan Ilmu Kepariwisataan di tanah air, bagaimana kedepan kita terus bersama-sama mengelola sistem Pendidikan Tinggi yang Tepat Guna. Dan menemukan hal-hal baru melalui Bidang Ilmu Kepariwisataan, Teknologi, Seni dan Budaya untuk Disumbangsihkan dalam Meningkatkan Taraf Hidup Bangsa Indonesia .

Saat ini STP Trisakti juga memiliki banyak usaha binaan, baik dibidang Pariwisata dan usaha Kuliner, di daerah Kampung Bali Tanah Abang, Gunung Salak Bogor, Sumedang, Cirebon, Sukabumi, Garut dan daerah lain, dengan mengembangkan produk makanan lokal, menjadi produk yang mampu bersaing dengan makanan lain, untuk dipasok/dipasarkan ke daerah lain, khususnya Jakarta, STP Trisakti bukan saja membantu cara mengolah, peningkatan mutu dan tehnologi pengolahan serta membantu pemasaran produk makanan yang dihasilkan, hal tersebut sesuai dengan program pembinaan masyarakat di STP Trisakti, bahkan untuk mahasiswa baru, selalu kita ajak mereka untuk melakukan kegiatan sosial, ketengah masyarakat, papar Djoko Soedibyo.

Dalam Orasi ilmiahnya, Prof Murdjati Gardjito mengambil tema Kuliner Nusantara “Signature” Pariwisata Indonesia , Mungkinkah ?, dimana orasi ilmiah tersebut banyak mengangkat akan anekaragam kuliner nusantara yang beraneka ragam, belum lagi bahan makanan baik tanaman sumber karbohidrat, sumber lemak, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan maupun rempah-rempah yang kesemuanya dapat diperoleh dengan mudah, sehingga mampu menjadikan keragaman hidangan maupun variasi yang tidak terbatas jumlahnya.

Hal tersebut merupakan kekuatan tersembunyi dalam masyarakat yang tidak pernah terungkap, dalam membangun ketahanan pangan bangsa, ini menjadi tantangan bagi seluruh penyelenggara wisata, untuk dapat menjadikan produk makanan, sebagai daya tarik wisata, bahwa kuliner nusantara mampu menjadi raja kuliner dunia, dan saya yakin STP Trisakti yang kini telah berusia hampir setengah abad, akan mampu mengibarkan bendera paling depan, dalam menjadikan keistimewaan pariwisata Indonesia melalui eksotika kuliner nusantara, pinta Prof Murdjati Gardjito.
Readmore »

Wisata Budaya Monas, Upaya Memperkenalkan Budaya Nusantara


Dalam upaya mendukung program kunjungan wisata di ibukota Jakarta, khususnya di Monumen Nasional (Monas), serta dalam memeriahkan HUT Kota Jakarta yang ke 483, ditahun 2010 ini, kini UPT Monumen Nasional, meluncurkan program terbaru “Wisata Budaya Monas”, acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Dra Tinia Budiyati, MA tersebut akan menampilkan berbagai kesenian daerah, dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Dra Tinia Budiyati, MA mengaku mendukung upaya yang dilakukan UPT Monas ini, apalagi panggung seni budaya dibuat didekat antrian masyarakat yang ingin naik ke atas Tugu Monas, sehingga masyarakat yang mengantre tidak jenuh lagi, karena akan dihibur berbagai kesenian, baik seni tari maupun seni musik, sehingga mereka terhibur,


Disamping itu, Monas sebagai tujuan wisata baik turis domestik maupun mancanegera, dan dalam setahunnya dikunjungi hampir mencapai satu juta lima ratus pengunjung, adalah bukti bahwa Monas merupakan ikon wisata, dan dengan ditambahnya hiburan berbagai kesenian daerah, diharapkan masyarakat pengunjung maupun wisatawan asing, akan lebih mengenal budaya Indonesia secara lebih dekat, dan kegiatan ini juga sebagai upaya mensukseskan program “Jakarta sebagai Kota Budaya”, papar Tinia Budiyati,MA.


Hal senada juga diungkapkan Kepala UPT Museum Nasional, Rini Hariyani, SS, bahwa pergelaran kesenian budaya daerah dengan tema “Wisata Budaya Monas 2010” ini, akan digelar secara rutin mulai bulan Mei hingga Oktober, kalau sekarang ditampilkan berbagai kesenian Betawi, maka penampilan berikutnya akan ditampilkan berbagai kesenian daerah, baik dari Jawa Tengah, Jawa Barat (Kesenian Sunda), Jawa Timur, Bali serta daerah lain, acara ini untuk menghibur para pengunjug di Monas.


Diakuinya minat masyarakat yang ingin naik ke puncak Monas cukup besar, sehingga antrean pengunjung juga panjang, oleh sebab itu dengan diisi Pergelaran Seni Budaya ini, diharapkan mereka tidak akan jenuh saat mengantri, karena bisa menikmati hiburan, tempat wisata lain adalah ruang museum (Diorama), yang menceritakan napak tilas sejarah Indonesia, kemudian ruang kemerdekaan yang merupakan tempat dikumandangkan proklamasi oleh Presiden Soekarno dan pelataran cawan atau ruang yang memiliki arti dan lambang proklamasi, ungkap Rini Hariyani. 
Readmore »

YAPI Al Azhar Rawamangun Gelar Milad Ke 58


Yayasan Asrama dan pendidikan Islam (YAPI) Al Azhar Rawamangun, yang didirikan oleh para pejuang pendidikan, seperti Prawoto Mangkusasmito, Joesdi Ghazali, Wartomo Dwijoyuwono, Mr Sindian Djajadiningrat, Abdul Kadir, Djamilus Nurut, H Hariri Hady dan Ismail Hassan, pada 58 tahun lalu, bertempat di Aula YAPI  Al Azhar Rawamangun, menggelar acara Milad, hadir juga dalam acara tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Fazli Djalal.


Dalam sambutannya, Fazli Djalal mengajak pada seluruh jajaran YAPI  Al Azhar Rawamangun, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan, Kementrian Pendidikan Nasional terus berupaya meningkatkan anggaran pendidikan, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), oleh sebab itu dirinya berharap YAPI juga memanfaatkan bantuan pemerintah ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada.
Disamping itu untuk meningkatkan kualitas pendidik (Guru), Kementrian Pendidikan Nasional juga telah memberi bantuah bagi para guru untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, demikian juga untuk meningkatkan kesejahtaraan guru, telah dikeluarkan dana Sertifikasi Guru, paparnya.
 

Sementara Ketua Yayasan Asrama dan Pendidikan Islam Al Azhar Rawamangun, Ismail Hasan, SH, KH juga mengaku bahwa pihaknya selama ini memang belum mengambil dana BOS, mungkin dana tersebut lebih tepat untuk mereka yang membutuhkan, dan YAPI  Al Azhar Rawamangun sudah cukup dibiayai oleh masyarakat, meskipun dalam perkembangannya selama ini, YAPI mengalami pasang surut dibidang keuarangan, namun diakuinya semua dijalankan bersama-sama dengan rasa syukur dalam melayani pendidikan anak-anak, dan kini YAPI  Al Azhar Rawamangun memiliki 1628 siswa, TK, SD dan SMP.

Asrama Sunan Gunung Jati, adalah asrama pertama, dan kini juga sudah direnovasi, demikian juga asrama di Sunan Giri serta YAPI Al Azhar Rawamangun, memiliki satu kampus yan diatasnya berdiri pusat pembelajaran dan pnedidikan mulai dari SAKINAH, TK, SD dan SMP kesemuanya menggunakan predikat Islam Al Azshar.karena aturan UU Pendidikan Nasional, kini sudah di akte notariskan, dan Gedung Megah 5 lantai juga telah dilengkapi dengan fasilitas Perpustakaan, LAB Bahasa, Lab Komputer dan ruang olahraga, guna mendukung proses belajar mengajar, papar Buya Ismail Hasan.
Readmore »

UNINDRA Adakan Pergelaran Wayang Kulit “Karno Tanding”


Sudah menjadi tradisi bagi Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), dimana setelah menggelar acara Wisuda, senantiasa menggelar Kesenian Tradisional Wayang Kulit, dan pada acara Wisuda Ke XXVI kali ini, UNINDRA menampilkan  pentas seni budaya wayang kulit semalam suntuk dengan judul "Karno Tanding" yang dimainkan oleh Dalang Ki H. Anom Suroto dan Ki M.P.P. Bayu Aji dari Surakarta.

Menurut Rektor UNINDRA, Prof DR Sumaryoto, MM, bahwa dalam Cerita Karno Tanding, merupakan cerita perang antara Pandawa dan Kurawa, demi mewujutkan kebenaran, banyak korban baik di Senopati dari Astina yang gugur di medan laga, begitu juga pada bariwan Pendawa, Sang Karno Batuseno yang dilantik sebagai Senopati Astina kabarnya terdengar hingga ketelinga Prabu Kresno, dan dewa titisan Wisnu itupun menunjuk Arjuna sebagai tandingannya,  perang sesama saudara kandungpun terjadi,dan akhirnya Karno meninggal di medan laga.
Meski masih bersaudara, kedua kakak adik lain ayah itupun terus bertanding, keduanya sama-sama sakti, sama-sama pintar dalam memanah dan sama-sama Kesatria yang mempertahankan jiwa dan sikap kesatriannya, dan sementara ibunda Gundi Nalibroto hanya bisa menyaksikan kedua putranya saling bertempur, hingga yang satu gugur dalam peperangan tersebut.

Digelarnya Kesenian Wayang Kulit, merupakan upaya untuk membangun karakter para mahasiswa, karena dalam setiap cerita Wayang Kulit senantiasa terkandung petuah-petuah, yang perlu diteladani oleh Generasi Muda sebagai penerus bangsa saat ini, dan kita semua tau, bahwa wayang merupakan jatidiri bangsa Indonesia, dan sebenarnya Wayang juga adalah media dakwah, dimana dahulu Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Agama Islam, juga menggunakan media Wayang Kulit, oleh sebab itu Wayang merupakan media yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan Cerita Karno Tanding, kita juga dapat mengambil pelajaran yang cukup baik, karena Karno adalah sosok yang konsisten dan bisa diteladani, tegas Prof Sumaryoto.
Readmore »

Pesawat Logistik Obama Mendarat di Bali



Sebuah pesawat US Air Force, C-17 Globe Master, mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (2/6/2010) pukul 17.00 Wita. Pesawat yang membawa keperluan logistik menjelang kedatangan Presiden AS Barack Obama itu parkir di Baseops Lanud Ngurah Rai.

Menurut pengamatan di lapangan, awak pesawat menurunkan sejumlah barang-barang dengan menggunakan alat berat.

Komandan Lanud Ngurah Rai Letkol Pnb Aldrin P Mongan tidak bersedia memberikan komentar apa pun terkait kedatangan pesawat angkut berat itu. Aldrin hanya mengatakan akan memberi waktu khusus untuk menjelaskan perihal rencana kedatangan Presiden Obama. Namun, Aldrin tidak menyebut kapan waktunya untuk menjelaskan hal itu.

Namun, sumber di Lanud Ngurah Rai menyebutkan, C-17 Globe Master akan kembali menurunkan peralatan logistik pada pukul 01.00 Wita, Kamis (3/6/2010).
Kedatangan pesawat logistik jelang kedatangan Presiden Obama ini mendapat penjagaan sangat ketat. Lanud pun sempat ditutup, wartawan tidak boleh masuk ataupun mengambil gambar dari jarak dekat.

Pada 18 Maret 2010, pesawat sejenis juga melakukan hal yang sama di Ngurah Rai. Presiden Obama sedianya berkunjung ke Indonesia pada 23-25 Maret. Namun, karena kesibukan Presiden Obama di dalam negeri maka kunjungan itu tertunda dan direncanakan tanggal 14 Juni mendatang.


Readmore »

Potensi Gempa di Indonesia Tinggi, Pakar Berkumpul di Istana Presiden




Potensi terjadinya gempa di Indonesia hingga kini masih tinggi. Terkait hal itu, 25 Pakar gempa akan berkumpul di Istana Presiden, besok, Kamis 3 Juni 2010. Tujuannya untuk membicarakan upaya mitigasi, adaptasi, dan antisipasi bencana gempa.

Mereka akan mengikuti Diskusi Nasional Pakar Gempa dengan topik "Link and Match Usaha Pengkajian dan Mitigasi Bencana Gempa Bumi". Agenda itu diprakarsai oleh Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB), sebagai upaya awal dalam kampanye pengarusutamaan sadar gempa.

"Selama Januari- Mei, Tim SKP BSB mencatat lebih dari 2500 kali gempa dengan magnitudo 5 hingga 7.6 skala richter, yang tersebar di zona patahan aktif di sepanjang bagian barat Sumatera, selatan Pulau Jawa, NTB, NTT, Selat Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia. Sudah seharusnya, publik didorong untuk memiliki kesadaran kebencanaan yang tinggi," kata Ir. Erick Ridzky, Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana yang menjadi Ketua Penyelenggara diskusi ini dalam rilisnya.

Selain bertujuan menghasilkan rekomendasi dalam hal mitigasi, adaptasi, dan antisipasi gempa, pertemuan juga diharapkan mendorong dimasukannya materi mitigasi kebencanaan pada kurikulum pendidikan dasar, menengah, dan perguruan tinggi. Selanjutnya, sektor pendidikan akan didorong untuk memperbanyak kajian kegempaan, mengembangkan teknologi, dan menjadi motor penggerak sadar bencana.

"Kita juga ingin memberikan warning (peringatan-red) pada seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan tata ruang mengenai potensi gempa di setiap wilayah, sehingga mereka dapat mengembangkan tata ruang sesuai dengan peta gempa yang ada," lanjut Erick.

Pakar-pakar gempa ternama akan hadir dalam pertemuan ini, antara lain, Dr. Danny Hilman (LIPI), Dr. Wahyu Triyoso (ITB), Dr Dwikorita Ratnawati (UGM), serta puluhan pakar dengan beragam latar belakang keilmuan yang terkait gempa dari perguruan tinggi, lembaga riset, serta Kementerian dan Lembaga Pemerintahan. Menurut rencana, hasil pertemuan akan disosialisasikan kepada publik luas dalam waktu dekat.


Readmore »

Kutip Mengutip Uang Di Kota Toea



Beginilah jika tak jelas siapa yang seharusnya bertanggung jawab pada kawasan revitalisasi Kota Tua. Paling tidak, kawasan inti di sekitaran Taman Fatahillah hingga ke Jalan Pintu Besar Utara dan Kalibesar Timur. Belum kelar persoalan warung tenda atas nama Wisata Malam ala Paguyuban Kota Tua Sektor Taman Fatahillah dan Kalibesar, muncul lagi soal kutip mengutip. Kali ini, keluhan terdengar dari pengojek sepeda.

Jika ada pihak yang harus ditagih tanggung jawabnya, tentu dia adalah Pemprov DKI dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Pasalnya, program atau lebih tepatnya proyek revitalisasi Kota Tua itu adalah dedicated program Pemprov DKI.

Nyatanya, hingga kini masterplan revitalisasi Kota Tua dan keputusan siapa yang jadi “mandor” resmi dalam rangka revitalisasi tersebut tak juga keluar. Pihak Wali Kotamadya Jakarta Barat pun tampaknya kewalahan jika memang benar diberi kuasa untuk jadi mandor di sana. Pasalnya, tugas mereka tak hanya asal jadi mandor, tetapi seharusnya juga paham betul apa yang dihadapi di kawasan itu.

Alhasil, semua pihak merasa turut berkepentingan di Kota Tua. Tentu, ia berkepentingan atas uang yang mengalir di sana, atas semua kesempatan yang bisa dibikin di sana, dan atas penguasaan lahan yang semena-mena.

Kembali soal kutip-mengutip atau pungli atau pungutan liar, uang sebesar Rp 10.000 per minggu harus dibayarkan para pengojek yang memiliki sedikitnya 10 sepeda. Dibayarkan ke siapa? Ke wilayah lokal dalam hal ini Rukun Wilayah 06 di bawah Kelurahan Pinangsia. Alasan pembayaran? Untuk kebersihan, keamanan, ketertiban, dan lain-lain.

"Memang ini aturan baru, setelah ada ketua rukun warga (RW) baru. Soalnya kan masalah kebersihan, keamanan, ketertiban, diserahkan ke ketua RW 06 yang baru," ujar salah seorang yang tidak mau disebut namanya.

Sumber lain juga mengeluh soal aturan kutip-mengutip yang baru. "Kalau cuma punya 5 sepeda, boleh bayar cuma Rp 5.000 per minggu. Kalau 10 atau di atas itu ditetapkan Rp 10.000 per minggu," ucap sumber tadi. Jumlah sepeda yang disewakan di Kota Tua mencapai lebih dari 250 sepeda.

Ketika Wartawan mengonfirmasikan hal itu ke Sumanta selaku Lurah Pinangsia, ia mengakui bahwa ide memfungsikan warga untuk ikut terlibat dalam wilayah itu memang keluar dari pihak Kelurahan Pinangsia. "Tapi tujuannya hanya memfungsikan, ikut menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban di kawasan itu supaya mereka enggak hanya jadi penonton. Tapi mereka enggak berhak mengutip apa pun," ungkap Sumanta.

Saat ditanya, apakah keberadaan "kekuasaan" ketua rukun wilayah tidak akan bertabrakan dengan UPT Kota Tua, satpol PP, kebersihan dari pihak kelurahan? Sumanta menjawab tidak. "Dengan UPT Kota Tua kalau bisa bekerja sama kan lebih baik. Jadi sebagai mitra. Biar mereka juga merasa diajak partisipasi," paparnya.

Pada kesempatan lain, dari pihak Rukun Wilayah 06, ada sumber yang mengatakan, "Tripikel memang sudah menyerahkan keamanan, ketertiban, kebersihan, pokoknya tugas di lapangan kepada kami. Makanya semua kegiatan harus berkoordinasi dengan kami," tandas si sumber, yang juga masuk dalam kepengurusan RW 06 dan menolak memberikan nomor kontak ketua RW yang baru. “Beliau tidak angkat nomor yang tidak dikenal, kunci ada di saya karena saya sebagai motivator,” demikian pesan pendek yang diterima Wartawan dari sumber di RW 06 tadi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman dalam pesan pendeknya dari Rusia menyatakan, “Pihak di Kota Tua sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya sebenarnya punya kewajiban bersama untuk menjaga keindahan, kebersihan, keamanan, dan ketertiban kawasan Taman Fatahillah, bukan malah memanfaatkan ruang dan lahan semaunya sendiri.”.

Readmore »

Menakertrans: TKI Boleh Langsung di Daerah Asal


Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru kembali dari bekerja di luar negeri bisa mendarat di setiap bandara di seluruh Indonesia. Demikian dikatakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta, Sabtu (29/5).


Biasanya, kata Muhaimin, seluruh TKI akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pernyataan itu, katanya, berarti pemerintah mengizinkan seluruh TKI langsung pada tujuan atau daerahnya masing-masing.
"Tak hanya itu, pemerintah juga akan memberi pelayanan kemanan dari pihak kepolisian, agar tidak terjadi pemerasan dan tindak kejahatan lainnya," kata Muhaimin. "Hal itu dilakukan, karena TKI adalah pahlawan devisa."

Bukan rahasia, biasanya TKI pulang ke Tanah Air bukan disambut hangat, tapi justru dijadikan lahan pemerasan dan tindak kejahatan lain. Mulai dari bandara hingga ke rumah. Bahkan, tak jarang aksi pemerasan dilakukan oleh oknum petugas keamanan.
Readmore »

Presiden Hadiri Jamuan Santap Malam PM Norwegia


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri jamuan santap malam atas undangan Perdana Menteri Norwegia, Jens Stoltenberg, di Restoran Lysebu, Oslo, Rabu malam (Kamis dinihari WIB).

Dalam jamuan makan malam sekitar pukul 20.00 waktu setempat itu, Presiden Yudhoyono didampingi oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

PM Stoltenberg menyambut Presiden Yudhoyono di halaman restoran yang terletak tidak jauh dari Holmenkollen Park Hotel Rica, tempat Presiden menginap selama melakukan kunjungan kerja di Norwegia.

Selain Presiden Yudhoyono, hadir juga dalam jamuan santap malam itu Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris Raya.

Presiden Yudhoyono duduk satu meja bersama PM Stoltenberg dan Pangeran Charles, tepatnya presiden duduk diapit kedua tokoh itu. Ketiga tokoh tampak bercakap-cakap sepanjang acara karena jamuan tersebut diselenggarakan dalam suasana yang santai.

Sesekali Presiden Yudhoyono bahkan berdiri dari kursinya untuk menerima sapaan sejumlah tamu undangan.

Berbeda dengan sejumlah acara jamuan santap malam yang pernah dihadiri oleh Presiden Yudhoyono, jamuan santap malam di Oslo kali ini dilakukan saat matahari masih bersinar di langit.

Sekalipun sudah saatnya makan malam namun oleh karena Oslo sedang mengalami musim panas maka matahari masih akan tampak menyinari langit Norwegia hingga pukul 22.45 waktu setempat.

Di musim panas yang dimulai sejak bulan Maret, siang lebih panjang di Norwegia. Matahari yang terbit sekitar pukul 03.40 itu baru tergelincir ke peraduan hampir 19 jam kemudian.

Namun sekali pun langit terang hampir tiga perempat hari, suhu udara di Oslo cukup dingin apabila dibandingkan dengan suhu di musim panas di sejumlah negara empat musim yang lain.

Suhu udara di pagi hari bisa masih berkisar 5 derajad celcius.

Presiden melakukan kunjungan kerja ke Oslo untuk menghadiri konferensi perubahan iklim dan kehutanan serta melakukan pertemuan dwipihak dengan PM Stoltenberg.


SBY: Pengurangan Emisi Harus Berhasil
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan menteri, gubernur, dan bupati beserta stafnya agar kerja sama pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (reduction emmisions from deforestation and degration/REDD+) yang didasarkan kerja sama dengan Kerajaan Norwegia dan negara-negara lainnya di kemudian hari dipastikan harus berhasil dan sukses.
Pasalnya, bisa malu jika Indonesia gagal menjalankan program REDD+ tersebut mengingat program tersebut sepenuhnya diperjuangkan Indonesia di Pertemuan Kopenhagen, 2009 lalu, dan diadopsi oleh dunia dalam Copenhagen Accord.
Hal itu disampaikan Presiden Yudhoyono saat memberikan penjelasan mengenai hasil kunjungannya selama empat hari di Norwegia kepada seluruh anggota rombongan, termasuk pers, di Holmenkollen Park Hotel Rica, Oslo, Norwegia, Jumat (28/5/2010) siang waktu setempat.
"Kemitraan kita harus berhasil meskipun nantinya hanya bisa menyumbang pengurangan emisi sebanyak 26-41 persen pada tahun 2020 mendatang. Sebab, program ini merupakan kelanjutan dari Copenhagen Accord. Ingat, kerja sama pengurangan emisi itu disumbang Indonesia. Malu, jika bagian ini sudah diadopsi dunia, dan kita justru tidak berhasil," tandasnya.
Oleh sebab itu, menurut Presiden, kemitraan RI-Norwegia harus diletakkan sebagai bagian dalam aksi nasional pemeliharaan hutan dan lingkungan kita. "Jangan rencana aksi itu disubordinasikan atau hanya dipas-paskan dengan program yang kita miliki. Sekali lagi, kerja sama kedua negara harus menjadi bagian utuh dalam perencanaan dan pengelolaan hutan kita," tambahnya.
Dikatakan Presiden, saat menetapkan sasaran pengurangan emisi dari Norwegia, angka pengurangan emisi itu harus menjadi bagian dari target yang ditetapkan, yaitu 26-41 persen sebelum tahun 2020. "Artinya, jika kita hanya mengandalkan modal dan sumber daya kita sendiri saja, target pencapaiannya hanya 26 persen. Akan tetapi, jika ada bantuan dari luar negeri, target pengurangan itu bisa meningkat sampai 41 persen. Mari kita kalkulasikan bersama dan kita capai hasilnya bersama-sama pula," lanjut Presiden.
Lebih jauh disampaikan Presiden, Norwegia telah mengembangkan kerja sama serupa seperti dengan Brasil. "Jadi, kita harus berhasil seperti Brasil, dan bahkan, harapan saya, kita harus berhasil lebih baik lagi dari apa yang telah dicapai Pemerintah Brasil. Jika berhasil, kerja sama kita akan dilanjutkan dengan negara lain yang sekarang ini akan bersama kita," demikian Presiden.
Selama empat hari, selain melakukan pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg dan menghasilkan Letter of Intent (LoI) tentang Kerja Sama Kedua Pemerintah mengenai Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca akibat Deforestasi dan Degradasi Hutan, juga menghadiri Konferensi tentang Perubahan Iklim dan Cuaca (Oslo Climate and Forest Conference/OCFC) selama dua hari di Oslo, Norwegia.
Dalam penjelasan itu hadir enam menteri Kabinet Indonesia Bersatu dan pejabat setingkat menteri serta tiga gubernur, Staf Khusus Presiden, dan anggota DPR yang mendampingi kunjungan kerja.


Readmore »

Wagub Minta Dinas UKM dan Perdagangan Tingkatkan Pelayanan




Disela-sela kegiatan Kunjungan Kerja di Dinas Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, H Prijanto secara tegas meminta pada seluruh jajaran Dinas UKM dan Perdagangan, untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat, budaya istilah “kalau bisa dipersulit, kenapa mesti dipermudah” harus dihilangkan, kalau ada ketentuan mengurus Surat Ijin Usaha cukup 3 hari, ya… jangan lebih dari tiga hari, pelayanan harus tepat waktu.
Sebagai pelayan masyarakat, bekerjalah sebaik-baiknya, berikan pelayanan sebaik-baiknya, jangan mengejar sesuatu yang bukan miliknya dan jangan mempersulit seseorang untuk mendapatkan sesuatu. Dengan kekompakan di jajaran Dinas UKM dan Perdagangan yang cukup bagus seperti sekarang ini, Wagub juga meminta agar dapat meningkatkan kreativitas pelayanan, baik dijajaran Koperasi maupun pembinaan usaha kecil dan menengah, maupun sektor perdagangan.

Lokbin sebagai salahsatu lokasi binaan Dinas UKM dan Perdagangan, kalau tempatnya kotor dan kumuh, dimana orang yang masuk harus tutup hidung, itu tidak pantas disebut lokbin, tepi saya tidak tau seharusnya namanya apa ?, karena lokbin seharusnya bersih dan nyaman bagi masyarakat yang berbelanja, oleh sebab itu ciptakan lokbin-lokbin yang baik dengan perencanaan yang baik juga, kalau kurang baik segera perbaiki, kalau di Jakarta lokbinnya bagus, itu akan memberikan kepuasan kepada pedagang kecil. pintanya.

Koperasi Jasa Keuangan yang kini sudah dibentuk disetiap kelurahan, di wilayah DKI Jakarta, agar dapat menyalurkan dananya dengan tepat, untuk membantu pengusaha kecil, jangan mempersulit pada mereka yang benar-benar membutuhkan, dan dalam penyaluran jangan ada KKN, jangan hanya disalurkan pada anaknya, adiknya atau saudaranya sendiri, dan jangan meminjamkan uang koperasi untuk “biaya nikah”, ini akan macet, oleh sebab itu meminjamkan uang harus tepat sasaran, tingkatkan juga pengawasan dalam penggunaan uang pinjaman, kalau perlu koordinasi dengan Lurah setempat, sehingga tidak terjadi kerugian. Keberadaan Koperasi Jasa Keuangan juga harus disosialisasikan ke masyarakat, melalui RW serta RT sehingga mereka yang membutuhkan tidak kesulitan saat akan meminjam, berikanpenjelasan dengan baik dan benar, himbau H Prijanto.

Disamping itu Wagub juga memuji seluruh jajaran Dinas UKM dan Perdagangan yang telah mampu menata lingkungan yang bersih dan nyaman, bahkan sampah-sampah disekitar kantor, telah dapat diolah menjadi pupuk, tempat pembuangan sampah telah dirubah menjadi tempat pengolahan sampah, bahkan pupuk yang dihasilkan, bukan saja digunakan dilingkungan kantor, tetapi juga dipasarkan ke masyarakat melalui koperasi di 5 wilayah, ini semua taklain atas inisiatif pimpinan dan anggota. Saya bangga karena kantor ini terkesan bersih, ungkapnya. (Sos).




Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA