YPSI, Kedutaan Belanda Bersama Pemprov Banten Masyarakatkan Olahraga Catur

Mungkin hal ini sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Banten dalam memasyarakatkan olahraga Catur, dimana Catur yang mulai ditinggalkan generasi muda karena dianggap kurang menarik, maka Pemerintah Daerah Provinsi Banten didukung Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI) serta didukung Kedutaan Belanda di Indonesia, terus mensosialisasikan olahraga Catur mulai dari usia dini, yaitu melalui lembaga pendidikan mulai dari Sekolah Dasar, SMP hingga SMA/K, bahkan tak ketinggalan juga dilibatkan siswa Berkebutuhan Khusus yang belajar di Sekolah Luar Biasa, sehingga kedepan akan lahir Master Catur dari Provinsi Banten.

Menurut Ketua Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia, Titin Kustini, pihaknya akan terus mengadvokasi agar seluruh sekolah di Provinsi Banten meningkatkan olahraga Catur yang saat ini hampir punah, karena kurang diminati siswa, beberapa langkah yang telah dilakukan YPSI bersama Kedutaan Belanda adalah memberikan pelatihan dan pembinaan pada Guru tentang olahraga Catur, agar olahraga catur menjadi salahsatu mata pelajaran dalam muatan lokal, atau juga bisa dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler disekolah.

Dan untuk mendukung hal tersebut YPSI bersama Kedutaan Belanda juga terus memberikan bantuan peralatan olahraga Catur pada sekolah-sekolah di beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, setelah mereka melakukan pembinaan Catur, maka untuk memberikan ruang evalasi yaitu dengan kompetisi lomba catur, yang dimulai dari tingkat Sekolah, Kabupaten hingga Provinsi, sehingga siswa-siswi lebih giat berlatih dan kelak akan menjadi pecatur yang handal.

Diakuinya Catur juga terus di sosialisasikan di Sekolah Berkebutuhan Khusus, karena Catur bisa di mainkan oleh siapa saja, termasuk mereka yang tuna netra, tuna rungu ataupun yang cacat fisik, interaksi siswa normal dan siswa berkebutuhan khusus akan membangun kebersamaan dan saling menghargai, demikian juga Lomba Catur Tingkat Provinsi Banten yang digelar di Gedung Catur Kabupaten Serang ini, semua berlomba tanpa membedakan status maupun kondisi fisik seseorang, melalui Catur siswa akan lebih cerdas dan sportif, tegas Titin Kustini.


Hal senada juga diungkapkan Kadisparpora Kabupaten Serang Dra Hj Mimin Aminah MSi, seusai membuka lomba Catur Tingkat Provinsi pada wartawan menjelaskan,  bahwa pihaknya mendukung penuh upaya YPSI dan Kedutaan Belanda dalam mengembangkan olahraga Catur di kalangan pelajar, dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Serang akan meneruskan kegiatan lomba ini pada iven lain, dimana Catur yang tahun lalu belum masuk dalam POPDA, tahun depan akan kita upayakan agar olahraga Catur masuk dalam POPDA, demikian juga agar semakin digalakkan di sekolah, pihaknya juga akan mengajak Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, agar Catur masuk dalam Kurikulum Pendidikan Muatan Lokal (Mulok), serta bisa menjadi Esktrakurikuler Wajib, sehingga anak didik akan terus mengembangkan kemampuan bermain Catur, sehingga kedepan akan lahir Master-master Catur dari Provinsi Banten, tegasnya.

Hj Mimin juga mengaku bahwa pihaknya beberapa waktu lalu juga sudah melantik Kepengurusan Percasi Kabupaten Serang, sehingga kerjasama dengan Percasi dan KONI Kabupaten Serang akan terus ditingkatkan, sehingga iven-iven lomba dalam memberikan apresiasi Catur juga semakin di perbanyak, saat ini Kabupaten Serang telah memiliki banyak Juri Catur dan Pelatih Catur tingkat Nasional, oleh sebab itu dengan memasyarakatkan Catur maka pihaknya yakin akan lahir pecatur tingkat Master dari Serang, ungkapnya tegas. 
Readmore »

Garuda Satu Siap Hantarkan Dwi Tunggal Prabowo – Hatta, Menuju Kursi Presiden dan Wakil Presiden

Beberapa Tokoh Muda yang sebagian besar adalah Pimpinan surat kabar serta Jurnalis dari beberapa Media Cetak dan Online di Ibukota, terpanggil membentuk Organisasi Kemasyarakatan  “Gabungan Relawan Pemuda Indonesia Bersatu” atau yang disingkat Garuda Satu, salahsatu agenda utama saat ini adalah menghantarkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto – Hatta Rajasa menuju Kursi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019.

Dalam paparannya Ketua umum Garuda Satu, Mohammad Fauzi  menegaskan, bahwa sosok Capres Prabowo Subianto merupakan sosok Calon Presiden yang pas buat negeri ini, karena Beliau adalah seorang Prajurit yang telah berbuat dan berjasa pada bangsa dan Negara, Kepemimpinan Prabowo buat memimpin bangsa ini sangatlah tepat, karena dalam pengabdian prestasinya sangat brilyan, sehingga akan mampu menjadikan Indonesia sebagai Negara yang maju dan disegani oleh Negara lain.

Demikian juga Cawapres Hatta Rajasa yang telah mengabdikan diri di DPRRI maupun di Pemerintahan, sebagai Menristek, Menteri Perhubungan, Mensesneg dan Menko Ekuin RI, telah banyak menghasilkan kebijakan dalam membangun ekonomi secara nasional, sehingga posisi Wakil Presiden yang akan diemban, akan mampu bekerjasama dengan Presiden dalam mensejahterakan Rakyat Indonesia, tegas Fauzi. 


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wasekjen Garuda Satu, Priyono ST, bahwa Pasangan Capres Prabowo – Hatta, merupakan Pasangan Dwi Tunggal yang pantas memimpin negeri ini, apalagi program ekonomi kerakyatan, akan mampu menumbuhkan usaha kecil, dimana saat ini jumlah Enterprenuer di Indonesia baru 0,8%, oleh sebab itu melihat Program Dwi Tunggal Prabowo – Hatta,  yang akan memberikan kesempatan seluas-luasnya pada para Pemuda Indonesia untuk berwira usaha, serta menutup impor barang yang mampu di produksi anak bangsa sendiri, maka jumlah wirausaha di Indonesia, kita yakin akan meningkat hingga 3%, sehingga Ekonomi Indonesia akan semakin kuat, pengangguran bisa ditekan, dan sumber daya manusia juga semakin baik dan Rakyat Sejahtera.

Program 1 milyar per-desa per-tahun yang diusung dan diperjuangkan pasangan Dwi Tunggal Prabowo  – Hatta, merupakan kebijakan yang harus didukung oleh seluruh rakyat Indonesia, karena jumlah penduduk khususnya Pemuda saat ini berada di Desa-desa, yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Melalui program `1 milyar perdesa akan mampu membangun SDM dan SDA di daerah, karena yang betul-betul tau kebutuhan masyarakat pedesaan adalah aparat Pemerintah Desa.

Program Pemberantasan Korupsi juga menjadi agenda utama pasangan Dwi Tunggal Prabowo – Hatta, demikian juga dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, Capres Prabowo – Hatta memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan berlandaskan pada Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, hal tersebutlah yang menjadi dasar dukungan Gabungan Relawan Pemuda Indonesia Bersatu (Garuda Satu), untuk mendukung Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Hatta Rajasa, serta menghantarkan pasangan Dwi Tunggal Prabowo – Hatta untuk meraih suara terbanyak dalam Pilpres 9 Juli mendatang, dengan program-program yang sudah dijalankan maupun yang akan terus dilakukan Garuda Satu, hingga pilpres 9 juli 2014 ini, tegas Priyono. 
Readmore »

Pelantikan Wakil Ketua STP Trisakti Digelar Penuh Khitmad

Bertempat di Aula Kampus STP Trisakti dibilangan Pesanggrahan, Tanah Kusir Jakarta Selatan, digelar Prosesi Pelantikan Wakil Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (STP Trisakti), acara tersebut juga dihadiri oleh Dewan Pengurus Yayasan Trisakti, beberapa pimpinan Sekolah Tinggi dilingkungan Yayasan Trisakti serta Staf karyawan maupun perwakilah mahasiswa STP Trisakti.

Wakil Ketua yang dilantik tersebut adalah  Wakil Ketua I Bidang Akademik (Chondro Suryono, SE, MM), Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan  (Dra. Nurbaeti, MM), dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Sri Sulartiningrum, SE, MM). Pelantikan Wakil Ketua dilakukan oleh Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati,SE,MM dan disaksikan oleh Pengurus Harian Yayasan Trisakti Bapak Mayor Jenderal Purnawirawan Bimo Prakoso serta Pengurus Yayasan Trisakti lainya.


Disela acara tersebut, Ketua Harian Yayasan Trisakti  Mayor Jenderal Purnawirawan Bimo Prakoso pada wartawan menjelaskan, bahwa pergantuan Wakil Ketua Sekolah Tinggi dilingkungan Yayasan Trisakti merupakan hal biasa, dan untuk meningkatkan kerjasama yang lebih biak, Yayasan memberikan kepercayaan pada Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti untuk memilih dan menentukan Wakil Ketua, sehingga kinerja kedepan akan lebih baik dalam membangun proses akademika di STP Trisakti, dan melahirkan tenaga ahli dibidang Kepariwisataan di Indonesia, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati,SE,MM, pihaknya yakin kedepan , STP Trisakti, bisa meningkatkan kualitas dan kompetensi perguruan tinggi dalam menghadapi ASEAN Economic Community pada 2015. "Saya harap tim yang baru ini solid. Sebab tidak ada superwoman atau superman, tapi yang ada hanya superteam. Jadi, kami bisa memiliki daya saing dalam ASEAN Economic Community tahun depan”, ungkapnya.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STP Trisakti, Chondro Suryono, SE, MM juga menambahkan, bahwa pihaknya yakin, Indonesia bisa menghadapi ASEAN Economic Community.  Sebab Indonesia didukung sumber daya lokal dan kurikulum bermuatan lokal yang sudah diterapkan untuk menghasilkan tenaga kerja mumpuni. "Yang jadi PR kita ialah kepercayaan diri dosen dan mahasiswa. Di masa depan, peningkatan mutu pendidikan harus lebih mengedepankan asih, asah, dan asuh kepada mahasiswa sebagai calon produk pendidikan dan kepada dosen serta staf pengajar, pungkasnya. 
Readmore »

Jakarta Museum Day Festival, Ahok Kunjungi Passer Ikan Fair 2014

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama membuka kegiatan Jakarta Museum Day Festival (JMDF) 2014 di Taman Fatahillah,  Kawasan Kota Tua. Kegiatan kunjungan museum diawali dari Pembukaan kegiatan Passer Ikan Fair 2014,  di areal Menara Syahbandar di kompleks Museum Bahari dan dilanjutkan ke stan Museum Day Festival di halaman Museum Fatahilah Kota Tua.

Kunjungannya dalam kegiatan Passer Ikan Fair 2014,  Ahok yang juga didampingi Wakadis Pariwisata dan Kebudayaan Dr Tinia Budiarti serta Kepala Museum Bahari, Dahlan S.Sn. meskipun tidak memberikan sambutan resmi, namun Ahok banyak berdialog dengan pengrajin serta warga disekitar Museum Bahari.

Bazaar produk kerajinan seperti membuat miniature Kapal Pinisi yang dibuat pengrajin dari limbah yang diambil dari Sungai, Wagub yang saat ini menjabat Plt Gubernur DKI Jakarta tersebut tertarik untuk memesan miniature kapal tersebut,  untuk suvenir tamu dilingkungan Pemprov DKI,  namun harus di kemas yang lebih baik lagi, pintanya.

Koleksi Museum Bahari maupun koleksi Museum Wayang yang ditampilkan dalam kegiatan Pekan Museum Bahari tersebut juga memperoleh apresiasi  dari Plt Gubernur DKI Jakarta, Kepala Upt Museum Wayang yang juga Plt Kepala Museum Bahari, Dahlan S.Sn menegaskan, bahwa kegiatan Passer Ikan Fair 2014 yang digelar secara rutin tiap tahun ini, sebagai upaya untuk memeriahkan HUT Kota Jakarta yang ke 487, serta meningkatkan kecintaan masyarakat pada Museum, sehingga Museum menjadi salahsatu obyek wisata pilihan di Ibukota Jakarta ini, sekaligus sebagai edukasi pada masyarakat luas.

Passer Ikan Fair ini digelar juga untuk membangun potensi wisata bahari serta sejarah tentang kawasan pelabuhan Sunda Kelapa, yang merupakan cikal bakal Kota Jakarta, Museum Bahari kembali menggelar acara Pasar Ikan Fair yang keempat, acara kali ini disamping menampilkan pameran berupa benda benda bersejarah, juga ditampilkan miniatur tentang kejayaan leluhur di bidang maritim, serta rekonstruksi pertempuran Fatahillah melawan penjajah Portugis, papar Dahlan.

Sementara dalam sambutannya saat membuka Jakarta Museum Day Festival, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, juga menyinggung pengelolaan museum. Ahok meminta pada seluruh Kepala Museum agar menjaga koleksi Museum dengan baik, jangan sampai ada barang yang sudah tua diganti dengan barang baru atau tiruan, karena koleksi museum yang usianya semakin tua maka nilainya juga semakin mahal, "Sekali lagi saya harap antarmuseum tolong saling kerja sama sesuai dengan tema (kegiatan) kita ini. Harus terkoneksi koleksi museum, jangan sampai orang jual atau lelang. Museum harus dipasang betul-betul CCTV pengamanan yang baik”, pinta Ahok.

Readmore »

Warga Apresiasi Festival Monas dan Jakarta Pusat Fair 2014

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bertempat di Pelataran Barat Monumen Nasional menggelar iven tahunan, Jakarta Pusat Fair (JPF) 2014, acara tersebut juga bersamaan dengan kegiatan Festival Monas 2014, dalam memperingati Hari Jadi Kota Jakarta yang ke 487.

Acara yang dibuka oleh Walikota Jakarta Pusat H Saefullah tersebut ada tiga sajian utama di JPF 2014: Festival Monas, Festival Kuliner, dan Panggung Kesenian. Festival Monas memamerkan beragam produk koperasi dan UMKM dari seluruh kelurahan dan kecamatan di Jakpus. Produk yang paling banyak dipamerkan di Festival Monas adalah produk tekstil.

Festival Kuliner menawarkan beragam kuliner mulai dari mendoan, gudeg Yogya, dan pempek Palembang. Ikut pula dijajakan makan khas Betawi, seperti bir pletok dan kerak telor. Sementara dalam panggung Kesenian, sengaja dibangun buat menghibur pengunjung. Banyak seniman dan biduan yang  tampil di Panggung Kesenian, seperti biduan dangdut dan pemusik tanjidor, musik khas Betawi. Wali Kota Jakpus Saefullah berharap, kegiatan JPF dan Festival Monas ini, bisa menghibur warga Jakarta Pusat dan sekitarnya serta diharapkan bisa merelaksasi pikiran warga Jakarta, papar Saefullah.

Hal yang sama juga diungkapkan Kasudin Kebudayaan Kota Jakarta Timur H Sunarto, bahwa Festival Monas 2014 merupakan kegiatan tahunan yang ke 4 kali, dan  karena gebyarnya bagus serta memperoleh apresiasi dari warga Jakarta, maka sebagaimana instuksi Walikota Jakarta Timur, maka partisipasi seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat turut berpartisipasi dalam kemasan Festival Jakarta Pusat 2014.

Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat menampilkan aneka kesenian selama 3 hari penuh dalam Festival Monas dan Jakarta Pusat Fair, baik kesenian tradisional maupun non tradisional, pergelaran kesenian tersebut juga melibatkan beberapa sanggar seni yang ada di Jakarta Pusat, dan hari ini yang tampil adalah warga Kecamatan Johar Baru dengan penampilan Tari Kontemporer yang dipergelarkan oleh 50  penari warga Johar Baru, serta Musik Kliningan dari kesenian Sunda, kegiatan ini juga sebagai rangkaian memeriahkan HUT Kota Jakarta ke 487, tegas H Sunarto.

Readmore »

Pergelaran Kesenian Ramaikan Jakarta Timur Fair 2014

Jakarta Timur Fair 2014 (JTF) yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur  dalam upaya mempromosikan potensi Wisata, Seni Budaya,  produk unggulan, dan potensi lainnya serta  meningkatkan pelayanan masyarakat, oleh jajaran Sudin, Biro serta Kantor  dilingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur, memperoleh apresiasi yang tinggi dari warga Jakarta Timur. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang menghadiri kegiatan selama 3 hari tersebut.

Panggung Utama di sebelah Timur pada aeral JTF 2014 Terminal Pulogebang Jaktim tersebut, banyak disaksikan warga yang menghadiri kegiatan Jakarta Timur Fair 014,  serta menyaksikan aneka sajian Seni Budaya Daerah yang disuguhkan Sudin Kebudayaan Jakarta Timur serta Sudin Pariwisata Jaktim. Mereka ada yang sekedar duduk di kursi serta berdiri di sekitar panggung, bahkan taksedikit diantara pengunjung yang turut berpartisipasi dengan menyumbangkan lagu atau berjoget bersama artis ibukota.

Disela acara tersebut Kasudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Timur, Husnison Nizar saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa Jakarta Timur Fair 2014 kali ini, disamping memberi hiburan pada pengunjung, juga sebagai sarana apresiasi seni bagi para Seniman dari Sanggar-sanggar yang ada di Jakarta Timur, untuk tampil pada iven-iven yang lebih besar, karena kalau tidak diberi kesempatan maka para seniman hanya akan tampil di sanggar sendiri, dan kualitas seni juga tidak bisa meningkat, oleh sebab itu Sudin Kebudayaan memberikan ruang pada para seniman tradisional agar tampil di depan umum.

Dengan  pergelaran yang di hadiri ribuan pengunjung ini, juga diharapkan para seniman Betawi yang ada di Jakarta Timur, semakin berkreasi membangun kualitas tampilan serta meningkatkan kualitas Seni panggungnya, dengan apresiasi pengunjung sehingga berdampak positif pada peningkatan ekonomi mereka, tegasnya.

Lebih jauh Sony panggilan akbar Kasudin Kebudayaan tersebut menjelaskan, bahwa pada penampilan hari pertama, Sudin Kebudayaan Jakarta Timur menampilkan Kesenian Ondel-ondel, Gambang Kromong, Tarian Betawi, Musik Tanjidor serta lagu-lagu Betawi, jadi untuk hari pertama kesenian yang ditampilkan bercirikan Seni Betawi, sementara pada hari kedua ditampilkan Kesenian Lenong Betawi dengan bintang tamu Mpok Nori dan Jaya, serta musik Tanjidor dan Barong Sai, sementara Sudin Pariwisata Jaktim menampilkan kesenian Sisingaan, dan Liong. Sementara untuk hari ketiga dalam panggung utama ditampilkan kesenian Reog Ponogoro, Musik Samrah dan music Dangdut, semua sanggar seni tersebut berada di Jakarta Timur, dan pergelaran kali ini juga sebagai bentuk pembinaan pada seniman di Jakarta Timur, tegas Husnison Nizar.

Jakarta Timur Fair 2014 yang juga melibatkan SKPD/UKPD terkait dan Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan di Jakarta Timur, dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Ir. Hj. Sarwo Handayani. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong. Hadir pada kesempatan ini, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, dan Ketua Panitia HUT (Panhut) Kota Jakarta ke 487 Tingkat Jakarta Timur Ibnu Hajar.

Readmore »

Dies Natalis Ke 45, STP Trisakti Makin Dipercaya

Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, sebagai  Perguruan Tinggi Pariwisata Berkualitas Global dan Center of Excellence dibidang Pendidikan Kepariwisataan dan Hospitality, pada Senin 2 Juni 2014 menggelar Sidang Senat Terbuka,  dengan agenda Dies Natalis ke 45 tahun, acara tersebut juga diisi beberapa kesenian tradisional oleh Mahasiswa STP Trisakti.

Perguruan Tinggi yang telah berkiprah sejak 2 Juni 1969 tersebut telah banyak melahirkan para alumni yang professional  dan handal dibidang kepariwisataan di dalam negeri maupun mancanegera, dan dalam dies natalis kali ini STP Trisakti mengambil slogan “Semakin Dipercaya”, berbagai kegiatan dalam rangkaian Dies Natalis ke 45 tahun tersebut, diantaranya pemberian beasiswa bagi siswa SMA/K yang ingin kuliah di STP Trisakti, Funbike, Bazar, Bakti sosial, lomba olahraga, Kesenian dan lomba kreatifitas.

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti  Fetty Asmaniati,SE,MM disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa STP Trisakti juga telah siap menghadapi Era masyarakat ekonomi ASEAN, atau pasar bebas ASEAN 2015, dimana STP Trisakti telah memperoleh Penghargaan Standar Nasional Indonesia (SNI), Award kategori Perusahaan/Organisasi menengah jasa.

Disamping itu pihaknya juga terus meningkatkan kualitas SDM Dosen, agar lebih professional lagi sehingga akan berdampak positif pada mahasiswa maupun alumni, sehingga STP Trisakti semakin di percaya masyarakat dan bangsa,  dalam melahirkan SDM unggul dibidang Pariwisata, dan Indonesia semakin jaya dan diperhitungkan di masyarakat internasional.
 
Saat ini STP Trisakti juga telah membuka kesempatan pada Sarjana (S1), untuk melanjutkan ke jenjang Pasca Sarjana (S2) Pariwisata, sehingga kedepan pelayanan kepariwisataan di tanah air semakin baik, dan mampu bersaing dengan pariwisata di negara lain, demikian juga lulusan STP Trisakti akan mampu bersaing dengan tenaga pariwisata negara lain dalam era Pasar Bebas ASEAN 2015 yang kini tinggal menghitung hari, tegas Fetty Asmaniati,SE,MM.

Saat disinggung akan program beasiswa, Fetty Asmaniati,SE,MM mengaku bersyukur karena beberapa Mahasiswa STP Trisakti memperoleh Beasiswa dari beberapa Perusahaan mitra dari STP Trisakti, seperti PT Sinar Medo, PT Nirwana Lestari, Putri Pasifik, PT Koko Mas serta beberapa perusahaan lainnya, sementara Program beasiswa unggulan (Intellectual Social Responsibility) Kemdikbud RI, hingga saat ini masih berproses, hal tersebut sebagai bukti bahwa STP Trisakti makin dipercaya masyarakat, Pemerintah dan dunia luar. Tambahnya. 
Readmore »

Relawan Sriwijaya For Jokowi – JK, Ya Tuhan Berikan Kami Rakyat Indonesia, Presiden dan DPRRI Yang Mencintai dan Dicintai Rakyat dan Negera

Relawan Sriwijaya For Jokowi – JK sebagai Organisasi Masyarakat yang telah menyatakan memberikan dukungan pada calon Presiden RI 2014 – 2019 Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi – JK), berharap pada masyarakat untuk tidak salah memilih Presiden dan Wakilnya pada 9 Juli 2014 mendatang, dan berharap Presiden kedepan adalah Presiden dan Wakil Presiden yang mencintai dan dicintai Rakyat Indonesia, berikut petikan Wawancara Ketua Relawan Sriwijaya For Jokowi - JK, Sadek Suloso Hasbi yang juga didampingi Dewan Pembina DPP Relawan Sriwijaya For Jokowi – JK, Ir H Edi Santana Putra

Apakah Presiden dan DPRRI Harus mencintai dan Dicintai Rakyat Indonesia ?

Sadek SH : 
Tentu saja, Presiden RI terpilih dan anggota DPRRI yang akan ditetapkan nanti harus mencintai bangsa dan negera,  karena kalau tidak mencintai dan dicintai rakyat, maka seluruh kebijakannya juga tidak berpihak rakyat, dan tidak memperhatikan kepentingan serta aspirasi seluruh rakyat, karena kebijakannya mengutamakan kepentingan sendiri serta kelompoknya maupun pro kekuatan asing, begitu juga anggota DPRRI, kalau tidak mencintai rakyat dan bangsanya, maka  Undang-Undang yang mereka buat akan dapat meresahkan rakyat, dan membahayakan keselamatan negera, contonya, Undang-Undang Kewarganegaraan No.12 yang di sahkan pada tanggal 7 Juli 2006, disitu jelas-jelas bangsa ini sudah tidak punya apa-apa lagi,  dimana dalam UU tersebut dijelaskan, WNA yang sudah menjadi warga Negara Indonesia, memiliki hak yang sama dengan masyarakat asli Indonesia, dimana apabila ada orang asing kemudian mengurus kewarganegaraan Indonesia dan berproses di Kehakiman dan memiliki KTP, maka orang asing tersebut memiliki hak yang sama dengan masyarakat asli Indonesia, dan berhak menjadi PNS, TNI/POLRI bahkan bisa menjadi Menteri ataupun Presiden, ini jelas-jelas sangat merugikan dan berbahaya bagi bangsa dan Negara, kemudian masalah Kepemilikan tanah bagi Perusahaan asing (PMA) yang bisa memiliki 100% tanah, padahal seharusnya orang asing itu harus menyewa dan bukan memiliki, padahal kita tau terjadinya peperangan di dunia selama ini karena masalah perebutan tanah atau teritorial, jadi tegasnya Presiden dan DPRRI Kedepan harus memiliki paradigma baru, yaitu mencintai bangsa dan Negara serta Sumber Daya Alamnya, tetapi kalau Presiden terpilih nanti memiliki karakter diktator, kejam, dan suka menindas rakyat, itu jangan sampai terulang lagi berkuasa di negeri ini, pastikan dalam Pilpers nanti, Indonesia memiliki Presiden yang seluruh hidupnya betul-betul untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara, serta mau memikirkan keresahan dan kepentingan rakyat, serta memikirkan keselamatan bangsa dan Negara.

Apakah Bahayanya, bila presiden RI dan DPRRI  tidak mencintai rakyatnya  ?

Sadek SH :
Kalau Presiden terpilih nanti kemudian tidak mencintai rakyat dan bangsanya, maka tinggal nunggu waktu, celakalah kita !, jadi tidak ada kontribusi apapun buat bangsa ini, maka kita memerlukan Presiden yang betul-betul seluruh nidupnya diberikan pada bangsa dan Negara, kalau tidak habislah bangsa ini.

Presiden dan DPRRI yang seperti apa yang diperlukan saat ini sesuai kondisi zaman dan waktu ?

Sadek SH :
Pertama seorang Presiden haruslah berkomitmen dalam membasmi jaringan sindikat Narkoba di seluruh negeri ini, karena kalau peredaran narkoba dibiarkan terus berlarut-larut, dan tidak ada hukuman yang tegas buat pengedar dan produsen serta sindikat jaringan narkoba, maka bangsa ini akan hancur, dan hancurlah seluruh elemen bangsa, termasuk yang ada di jajaran lembaga tinggi negara, karena rusak moralnya dan sasaran akhir adalah Sumber Daya Alam, karena pemimpinnya akan asal tanda tangan, karena sudah dikasih narkoba sehingga selalu berfikir uang dan uang, akhirnya sumber daya alam akan habus, tanah akan habis, oleh sebab itu untuk mengatasi hal tersebut, DPRRI juga sangat diperlukan, karena sebaik apapun kebijakan Presiden tidak akan berhasil kalau tidak didukung oleh mayoritas DPRRI, dewan harus mau mengamandemen serta memeriksa kembali mana Undang-Undang yang tidak berpihak para rakyat, serta telah menyengsarakan rakyat dan bangsa, DPRRI bersama Pemerintah harus berani menganulir dan membuat UU baru, itulah perlunya paradigma baru dalam memimpin negeri dan bangsa ini.

Apa-apa saja yang dihadapi bangsa ini bila Presiden gagal dalam tugasnya  ?

Sadek :
  yang jelas bangsa ini akan terpuruk, kalau gagal mengatasi narkoba, korupsi serta gagal membuka lapangan kerja, apalagi kalau sektor pertanian tidak dikembangkan, maka bangsa ini akan tetap melakukan impor gula, beras, kedelai, garam serta kebutuhan pangan lainnya, oleh sebab itu kedepan perlu ada kebijakan khusus dibidang pertanian, demikian juga apabila Narkoba tidak diberantas maka bangsa ini akan krisi kepemimpinan kedepan, dan kalau korupsi tidak bisa diberantas maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang biadab, karena pemimpin bangsa akan menghisap darah rakyatnya.

Menurut anda apa yang menjadi prioritas utama saat ini, dengan kondisi bangsa yang ada ?

Sadek : 
dalam menghadapi masalah bangsa dimanapun dalam catatan sejarah adalah dasarnya ada empat, pertama Rasional, kedua Sportif, ketiga Adil dan keempat Manusiawi, dengan pengkajian dari empat pilar tersebut, maka masalah bangsa ini akan bisa dihadapi, jadi prioritas utama bagaimana cara memberantas Korupsi, Narkotika dan zar adektif lainnya secara tuntas, masalah tenaga kerja, meningkatkan persenjataan modern TNI, memperkuat AD, AU, AL serta POLRI, untuk mengimbangi perkembangan jaman serta mengimbangi kekuatan asing yang ada di dunia sekarang  ini. Dimana Pilpres  ini tidak bisa terlepas dari pantauan Negara-negara raksasa di dunia seperti Amerika, Eropa Timur, Jepang, Rusia, serta China, oleh sebab itu Presiden kedepan betul - betul harus jenius dan mempunyai karakter yangmencintai bangsa dan negaranya, kalau tidak akan berbahaya,  apalagi kalau yang terpilih nanti seseorang yang tidak mempunyai kasih sayang dan penuh kekejamam serta penuh bibit - bibit yang tidak seusai dengan persatuan dan kesatuan, jadi kongkritnya Presiden  terpilih nanti, seorang Presiden yang didalam dirinya mampu bisa mengadopsi pesan-pesan Tuhan didalam kitab-kitab suci, baik yang ada didalam Kitab Suci Al-Qur’an, Injil, Zabur, maupun dalam Taurat serta pesan pemimpin - pemimpin yang penah berkuasa di dunia ini, tegas Al Sadek. 

Readmore »

Markas Besar Laskar Merah Putih Keluarkan Pernyataan Sikap Dukung Prabowo – Hatta Rajasa

Melihat sosok Capres Prabowo Subianto yang memiliki sikap tegas, berani, Jujur dan memiliki  visi dan misi yang jelas dalam membangun bangsa dan Negara, serta didampingi Cawapres Hatta Rajasa yang bersih serta memiliki pengalaman dalam memimpin bangsa dan Negara, di dalam pemerintahan maupun organisasi, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) secara resmi mengeluarkan pernyataan mendukung Capres – Cawapres, Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dalam Pilpres yang akan digelar 9 Juli 2014 mendatang.

Didepan para wartawan, Ketua Umum Laskar Merah Putih,  H Ade E Manurung SH didampingi Sekjen LMP Ir. Eko Soetikno menegaskan, bahwa Dukungan kepada pasangan Capres Prabowo – Hatta, juga di latarbelakangi bapak Prabowo Subianto merupakan Dewan Kehormatan Laskar Merah Putih, serta memiliki kesamaan Visi beliau, dalam menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI.

Disamping itu LMP melihat, bahwa saat ini bangsa Indonesia,  membutuhkan pemimpin yang tegas, berani, serta bertawakhal kepada Allah SWT, dukungan ini dilakukan juga hasil konsolidasi Markas Besar LMP bersama pengurus di Markas Daerah dan Markas Cabang diseluruh Indonesia, dan LMP satu komando, dimana apa yang diputuskan Mabes   LMP maka seluruh daerah wajib mendukungnya.

Dalam pernyataan sikap, Laskar Merah Putih juga menyampaikan beberapa pesan pada Capres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, apabila pasangan tersebut diberi amanah oleh rakyat Indonesia memimpin bangsa ini, diantaranya, Nasionalisasi seluruh Perusahaan asing di Indonesia, karena selama 69  tahun Indonesia merdeka terjadi pengkhianatan atas  amanat pasal 33 ayat 3, UUD 45, bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Pesan LMP yang kedua adalah perlunya Re-Negosiasi seluruh Kontrak Karya dan seluruh perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, karena 69 tahun Indonesia merdeka ada pengkhianatan atas pasal 33 ayat  4 UUD 45 yang berbunyi Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Yang ketiga kami meminta pada Prabowo Kobarkan semangat Nasionalisme dan Patriotisme bagi seluruh komponen anak bangsa, agar mampu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, berkepribadian sesuai budaya Indonesia, dalam rangka terwujudnya kemandirian bangsa Indonesia.

Yang keempat kami meminta agar Prabowo Subianto menegakkan hukum meskipun langit akan runtuh, dalam rangka terwujudnya kepastian hukum, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, serta kami meminta agar melakukan moratorium seluruh tenaga asing di Indonesia, karena selama 63 tahun Indonesia merdeka terjadi pengkhianatan atas amanat pasal 27 ayat 2, Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Tapi lihat apa yang terjadi saat ini, banyak warga Negara Indonesia bekerja di negera luar, ada yang diperkosa bahkan gajinya tidak diberikan, dengan adanya moratorium tersebut, maka peluang pekerjaan di Indonesia semakin besar, sehingga anak-anak bangsa tidak perlu bekerja di luar negeri,

 kelima tuntutan tersebut juga merupakan tuntutan rakyat Indonesia, karena Laskar Merah Putih merupakan organisasi masyarakat yang kepengurusannya tersebar diseluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Mianga sampai Pulau Rote, dan kelima tuntutan tersebut juga merupakan amanat Pendiri bangsa yang kami ingatkan kembali bagi pemimpin bangsa saat ini dan mendatang, dimana tujuan Indonesia Merdeka akan dapat terwujud jika bangsa ini dipimping orang-orang yang berani, jujur dan tegas dan tawakhal kepada Allah SWT dan itu ada pada sosok Capres Prabowo Subianto, untuk itu kami Ketua Umum Laskar Merah Putih yang mewakili seluruh keluarga besar Laskar Merah Putih dari Sabang sampai Merauke untuk mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 – 2019, ungkapnya tegas.

Readmore »

SMKN 22 Jakarta Lulus 100%

SMKN 22 Jakarta sebagai salahsatu sekolah kejuruan unggulan di Jakarta Timur, terus meningkatkan kualitas pendidikan dalam meluluskan anak didik, dan pada Ujian Nasional 2014 kali ini, perolehan nilai ujian nasional para siswa-siswi di SMKN 22 Jakarta semakin membaik, dimana nilai tertinggi tahun lalu Siswa SMKN 22 berada di posisi 17 saat ini berada pada urutan 4.

Kepala SMKN 22 Jakarta, Prihatin Gendra Priyadi M.Pd dalam acara pelepasan siswa di halaman sekolah menegaskan, bahwa kelulusan saat ini mencapai 100%,  untuk itu pihak sekolah akan terus membangun kualitas pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku, sehingga para lulusan disamping dapat masuk ke Perguruan Tinggi ternama, juga benar – benar siap memasuki pasar kerja,

Lebih jauh Gendra menegaskan,  bahwa kelulusan anak didik SMKN 22 Jakarta tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, dimana untuk mata pelajaran Matematika banyak siswa memperoleh nilai 10, jadi secara umum maupun presentase nilai naik dengan hasil yang bagus, dan pada orang tua murid dalam pelepasan ini pihak sekolah meminta agar orang tua tetap memberikan perhatian lebih pada anaknya, sebagaimana pesar Gubernur saat pencanangan Wajib Belajar 12 tahun di seluruh Provinsi DKI Jakarta.

Pada anak didik Gendra juga meminta agar tidak berevoria berlebihan dalam menyambut kelulusan ini, karena didepan masih banyak yang harus diperjuangkan, apakah dalam menghadari seleksi PTN maupun seleksi memasuki dunia kerja, karena persaingan saat ini semakin ketat, kelulusan ini hendaknya menjadi ungkapan syukur karena telah menjalani langkah setapak meraih kelulusan dan akan kembali melangkah ke tingkat pendidikan tinggi atau dunia kerja, dan sebagai alumni SMKN 22 Jakarta hendaknya tetap menjaga nama baik almamater, pintanya. (Sos)

Readmore »

66 Siswa SMAN 81 Jakarta Masuk Jalur Undangan

Kebahagiaan terpancar pada siswa-siswi SMAN 81 Jakarta dalam acara Syukuran yang digelar orang tua murid dan siswa kelas 12 yang telah menyelesaikan tugas sekolah, dan kini mereka akan memasuki dunia pendidikan tinggi, kebahagiaan tersebut juga di karenakan dari lulusan yang mencapai 100%, 66 siswa telah masuk ke PTN ternama dari jalur undangan.

SMAN 81 Jakarta yang dahulu dikenal dengan sekolah RSBI, sebagai sekolah unggulan tersebut memang lulusannya banyak masuk di Fakultas unggulan, demikian juga dari 66 siswa jalur undangan saat ini banyak diantaranya diterima di Fakultas Kedokteran UI, UGM, UNPAD dan UNS, demikian juga untuk yang meneruskan ke ITB, diantaranya telah diterima di Fakultas Teknik dan Informatika, para lulusan juga banyak diterima di Institute Pertanian Bogor maupun Fakultas Hukum UNDIP Semarang, serta PTN lainnya di Indonesia.

Ketua Komite Sekolah SMAN 81 Jakarta, Marlan B Harahap pada wartawan menjelaskan, bahwa sebagai komite sekolah pihaknya mendukung penuh upaya sekolah dalam meningkatkan program pembelajaran, meskipun secara presentase yang diterima melalui jalur undangan menurun dari tahun lalu, namun pihaknya yakin melalui jalur UMPTN maupun jalur Mandiri, seluruh lulusan akan tertampung di Perguruan Tinggi Negeri dan ternama di Indonesia.

Diakuinya rata-rata nilai anak didik tahun ini naik, kalau mereka belum masuk melalui jalur undangan mungkin karena salah dalam  memilih Program Study, namun dengan adanya jalur lain, pihak Komite Sekolah yakin para lulusan akan masuk ke Perguruan Tinggi ternama di tahun ini, tegasnya.

Sementara ditempat yang sama Kepala SMAN 81, Drs.Opsater Marbun MM juga meminta pada para lulusan sebagai penerus negeri ini, untuk senantiasa menjadi Generasi yang cinta tanah air, serta tetap menjaga 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, oleh sebab itu junjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, ajaknya.

Diakuinya kegiatan seperti ini merupakan upaya tetap menjaga persatuan sesama alumni SMAN 81 Jakarta, karena Ikatan Alumni adanya ditingkat SMA, sehingga jaringan tersebut akan terus belanjut hingga mereka sudah kerja, nilai kebersamaan ini harus di jaga, pinta Opsater Marbun.




Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA