Serka Manut Dan Tiga Pilar Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Jl. Gotong Royong

Ser

ka Manut Dan Tiga Pilar Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Jl. Gotong Royong
 
Sawah Besar - Babinsa kelurahan Kartini Serka Manut Koramil 02/SB bersama dengan Tiga Pilar menyemprot disinfektan wilayah binaan, di RW 02, Jln. Gotong Royong, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2021).

Penyemprotan disinfektan itu dilakukan guna memutus penyebaran dan melindungi wilayah binaan Tiga Pilar dari virus corona atau Covid-19.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Lurah Kartini Atik Mediana, Kapospol Kartini Ipda Abdillah, Tim Damkar Sawah Besar, Bhabinkantibmas,
Satpol PP Kartini, ketua RT dan ketua RW 02, serta PPSU kelurahan Kartini.

"Kami hari ini bersama-sama dengan Tiga Pilar melakukan penyemprotan disinfektan untuk mensterilkan dan melindungi wilayah binaan dari virus corona atau Covid-19," ujar Wadanramil 02/SB Kapten Inf Amin mewakili Danramil.

Wadanramil menjelaskan, penyemprotan pada tempat ibadah, masjid Al-Ridho dan gereja Advent, sekolah, kantor sekretariat RW 02, dan di rumah-rumah warga wilayah RW 02.

"Sterilisasi di seluruh wilayah RW 02 ini untuk melindungi wilayah binaan, kami juga berharap peran serta warga masyarakat untuk melindungi diri dari virus Covid-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi," pungkasnya.
*Sumber Kodim 0501/JP BS*
Readmore »

Babinsa Koramil 10/Sukatani Dampingi PHDI Kab Bekasi Dalam Kegiatan Donor Darah di Desa Sukahurip

Babinsa Koramil 10/Sukatani Dampingi PHDI K

ab Bekasi Dalam Kegiatan Donor Darah di Desa Sukahurip

Kodam Jaya, Kab.Bekasi – PHDI Kab. Bekasi mengadakan kegiatan Donor Darah di dampingi Babinsa Koramil 10/Sukatani Kodim 0509/Kab.Bekasi Serma A. Musmulyadi dan Aiptu Erdi Arso Bhabinkamtibmas Desa Sukahurip bertempat di Pure Pasraman Dharma Widya yang berada di Kp. Gelam Dusun I Desa Sukahurip Kec. Sukatani, Kab.Bekasi. Minggu (28/02/2021)

Kegiatan donor datah ini dipimpin oleh Kombespol (Purn) Drs. I Made Pande Cakra, M.Si selaku Ketua PHDI Kab. Bekasi dan sekitar 30 orang sebagai pendonor yang mengikuti Kegiatan Donor Darah dengan dibantu oleh 8 orang dari team medis. 

Menurut Kombespol (Purn) Drs. I Made Pande Cakra, M.Si mengatakan bahwa Kegiatan Baksos Donor Darah oleh PHDI Kab. Bekasi ini dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1943 dan Pujawali ke-1. “Terdapat 30 orang Warga yang melaksanakan kegiatan Donor Darah dalam acara ini semoga apa yang mereka sumbangkan bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan".ujar Kombespol (Purn) Drs. I Made Pande Cakra.

Ditempat lain Danramil 10/Sukatani Mayor Czi Sali saat di hubungi Mengatakan, Kami sangat mendukung Kegiatan donor darah yang di laksanakan oleh PHDI Kab. Bekasi  semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat khususnya yang membutuhkan bantuan donor darah diwilayah Desa Sukahurip, Terang Danramil.

Turut hadir dalam kegiatan Donor Darah Iptu Odo Supaendi (Kanit Binmas Polsek Sukatani), Aiptu Erdi Arso (Bhabinkamtibmas desa Sukahurip), Aipda M. Farid (Butir Intel Polsek Sukatani), Serma A. Musmulyadi (Koramil 10 Sukatani), Pengurus PHDI Kab. Bekasi, Ketua Panitia donor darah I Dewa Gede Asemana dan Ummat Hindu Kab. Bekasi/ (Sumber Pendim 0509-Danramil 10/Sukatani)
Readmore »

Babinsa Jatikramat Beserta Danramil 04/Jati Asih Hadiri acara Santunan Anak Yatim Dan Dhuafa Di Yayasan Peduli Amal Bakti Ummat

Bab

insa Jatikramat Beserta Danramil 04/Jati Asih Hadiri acara Santunan Anak Yatim Dan Dhuafa Di Yayasan Peduli Amal Bakti Ummat 

Kodam Jaya, Kota Bekasi – Babinsa Jatikramat Pelda Suparno & Serda Suharto beserta Danramil 04/Jatiasih Kodim 0507/Bekasi Kapten Inf Sugiyanto menghadiri undangan dari Yayasan Peduli Amal Bakti Ummat dalam acara pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim piatu dan Dhuafa serta pemberian tempat sampah kepada Ketua RW.02 bertempat di depan kantor yayasan pabu. jalan raya Ratna RT 03 RW 02 cakung, Kel jatikramat Kec Jatiasih Kota Bekasi, Minggu (28/02/2021).

Kegiatan santunan kali ini mengusung tema Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Untuk pelaksanaan acara ini tetap di atur untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan wajib menggunakan masker selalu jaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk ke tempat acara, hal ini dilakukan agar terhindarnya dari penyebaran virus corona.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari ridho Allah SWT, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW, mengurangi beban kebutuhan hidup dan pendidikan anak yatim, memupuk pribadi yang baik suka berderma dan suka berkasih sayang terhadap sesama dan mempererat persaudaraan sesama muslim dalam hal bantu membantu dalam beramal.

Acara pemberian santunan ini merupakan wujud kebersamaan, soliditas dan sinergitas TNI dengan warga masyarakat binaannya, dalam rangkaian acaranya semua duduk bersama dengan memanjatkan semua doa demi kebaikan dan keselamatan bangsa agar segera terlepas dari virus corona untuk wilayah jati kramat khususnya dan umumnya untuk Kota Bekasi.

Santunan yang akan diberikan dan disiapkan sebanyak 60 paket bingkisan, dalam pelaksanaannya Danramil 04/Jati asih Kaptem Inf Sugiyanto beserta Serda Suharto mendapatkan kehormatan untuk turut serta memberikan bingkisan simbolis kepada anak yatim dan dhuafa.

Tampak hadir dalam kegaiatan tersebut, Ketua Yayasan Pabu ( H Qodiran Spdi,Msi ), Pembina yayasan pabu (Setiawan Budiono ), Danramil 04/JA ( kapten inf Sugianto ), Anggota yayasan pabu ( Rozikin M.M ), Bimaspol ( Aiptu Markaban ), Babinsa ( Serda Suharto ), Ketua RW 02 cakung ( Afdilah ). (Sumber Pendim 0507/Bekasi)
Readmore »

Taman Wisata Alifstone Merupakan Hamparan Batu - Batu Berukuran Besar







Taman Wisata Alifstone Merupakan Hamparan Batu - Batu Berukuran Besar

Natuna -- Taman wisata Alifstone Park Merupakan hamparan bebatuan yang besar yang berada di pesisir pantai yang terletak di Tanjung Sulai Rt 01 Rw 03, Desa sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna dengan jarak kurang lebih  7,5 Km dari Kota Ranai, di Tempuh 15-20 menit dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Dimana Taman wisata Alifstone Park menyajikan pemandangan batu-batuan purba berukuran besar yang terbentuk dari susunan bebatuan di pesisir pantai dan diperkirakan  umur Batu sekitar 125 juta tahun yang lalu.

Dengan Hamparan batu yang unik dan menarik Alifstone Park cocok untuk di jadikan spot foto, salah satu spotnya adalah Batu Alif yaitu salah satu batu yang berdiri tegak diatas batu-batu yang lain seperti huruf hijaiyah yaitu Alif.

Hal itu disampaikan Cherman (36 th) penjaga di Taman Wisata Alifstone Park kepada Babinsa Desa Sepempang,  Kecamatan Bunguran Timur Sertu Agung Sucianto, saat melakukan komunikasi sosial di lokasi wisata tersebut, Minggu 28 Februari 2021.

Lebih lanjut Cherman mengatakan bahwa untuk memasuki lokasi Taman Wisata Alifestone dari sela2 batu besar selebar sekitar 1 meter dan panjang +-10 meter. Objek itu di kelola pada tahun 2008 oleh pemiliknya bernama Both Sudargo dengan luas lahan berukuran kurang lebih 3 HA.

Sertu Agung Sucianto dalam kesempatan tersebut juga berharap agar potensi wisata di Natuna harus dirawat dengan baik agar para wisatawan baik lokal dan internasional tertarik untuk menikmati indahnya Natuna.

(Red)
Readmore »

Melalui Promkes : PMI Kota Jaksel Monitoring Fasilitas CTPS ( Cuci Tangan Pakai Sabun )

Melalui Promkes : PMI Kota Jaksel Monitoring Fasilitas CTPS ( Cuci Tangan Pakai Sabun )

Lokasi Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) Yang Tersebar Di wilayah kota Jakarta Selatan Telah Terpasang di beberapa Fasilitas umum Dan Publik seperti di RPTRA , Pasar , Sekolah , Terminal Serta Kantor Kelurahan yang Telah Di Salurkan Oleh PMI Kota Jakarta Selatan selaku Pelaksana Program Yang Di dukung Oleh Federasi Palang Merah Internasional ( IFRC ) melalui Kantor Pusat Palang Merah Indonesia , Beberapa Bulan yang lalu Yang saat ini Sedang Di lakukan Monitoring atau Peninjauan Di seluruh Lokasi Pemanfaat Program .

Dalam Pelaksanaan Monitoring atau Peninjauan Kembali Fasilitas CTPS Berupa Perangkat Wastafel Portable Lengkap Beserta peralatan pendukung Lainnya.

PMI Melakukan Kolaborasi Melalui Pendekatan Dengan cara melakukan Sosialisasi Promosi Kesehatan Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) secara Langsung Kemasyarakat ungkap Indarno Ali Koordinator program wilayah Kota Jakarta Selatan ketika Ditemui Di Lokasi PD Pasar Jaya Pasar Minggu .

Berbagai Strategi , Metode dan Upaya Upaya telah Kami Lakukan Guna mencegah dan Memutus Mata Rantai Meluasnya Penularan Wabah Covid 19 Tegas Ketua PMI Kita Jakarta Selatan Drs H Dadang Dasuki .

Harapan Lain juga Disampaikan salah satu Pedagang Kelontong di Pasar Tradisional Pasar Minggu Mbak Watinah Dengan Harapan dan Ketulusan Berdoa agar Covid 19 Cepat Berlalu dan Perekonomian cepat Kembali Normal tegasnya . ( Mlar - 04 )
Readmore »

Kontak Tembak TNI Dengan KSB Di Hitadipa, Satu KSB Tewas



Ko

ntak Tembak TNI Dengan KSB Di Hitadipa, Satu KSB Tewas

(Papua). Kontak tembak Prajurit TNI dengan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) kembali terjadi pada Minggu dinihari sekitar pukul 00.15 WIT, di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya , Papua (28/2/2021).

Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, kejadian ini menunjukan bahwa KSB terus aktif mengganggu pos dan aktivitas TNI termasuk ditengah malam.

Menurut Kapen Kogabwilhan III, kejadian ini terjadi saat perpindahan pasukan dimana dua orang KSB menembak dari arah belakang sehingga terjadi kontak tembak. "1 orang berhasil dilumpuhkan, sedangkan 1 orang lagi lari meninggalkan temannya sambil membawa senjata, dan dari pihak TNI tidak ada korban" ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa aksi KSB selalu seperti itu. "Yang selamat selalu membawa kabur senjata temannya dan di posting di media sosial, bahwa korban adalah warga sipil dan motifnya selalu begitu," ungkap Kapen.

Pagi ini korban sudah diserahkan kepada tokoh masyarakat Kampung Titigi. Saat ditanya korban dari kelompok siapa, Kapen Kogabwilhan III mengatakan bahwa hal ini sedang didalami karena tidak ada identitas dan tidak dikenal oleh masyarakat Kampung Titigi.

"Ini menambahkan keyakinan bahwa yang bersangkutan adalah dari KSB, selain tak dikenal warga dilokasi kejadian, tidak mungkin warga yang baik menembaki pergerakan aparat TNI di tengah malam," pungkas Kolonel Czi IGN Suriastawa.  (***)
Readmore »

Babinsa Lakukan Komsos Dengan Pensiunan Guru Guna Ketahui Riwayat Pantai Tanjung


 B

abinsa Lakukan Komsos Dengan Pensiunan Guru Guna Ketahui Riwayat Pantai Tanjung

Natuna - Babinsa Desa Tanjung Sertu Yudi Teguh Koramil 01/Ranai Dim 0318/Natuna  melaksanakan Komsos dengan Zainal Abidin 75 Thn
Seorang Pensiunan Guru di DesaTanjung kec.Bunguran Timur Laut Natuna, minggu (28/02/2021). 

Komsos yang dilakukan oleh Sertu Yudi Teguh guna mengetahui Riwayat maupun sejarah Pantai Tanjung yang berlokasi di Desa Tanjung Kec. Bungguran timur laut Kab Natuna.

Zainal Abidin selaku salah satu orang yang di tuakan di Desa Tanjung Mengisahkan nama pantai Tanjung itu sebenarnya tidak ada riwayat yang terkandung di dalamnya, hanya kebetulan lokasi Pantai itu masuk di wilayah Desa Tanjung sehingga oleh masyarakat Tanjung dinamai dengan sebutan Pantai Tanjung. 

Sedangkan tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut sehingga di sebut dengan Nama Tanjung (Tanjung artinya daratan yang menjorok ke laut). 

Tahun 2008 terjadilah pemekaran Desa, dan Desa yang dimekarkan itu di beri nama Desa Limau Manis.
Dengan adanya Desa Limau manis membuat lokasi Pantai Tanjung wilayahnya sebagian besar juga masuk ke Desa Limau Manis, dan oleh masyarakat Desa Limau Manis di sebut Pantai Teluk Selahang sampai sekarang ini.


Tetapi masyarakat lebih mengenal dengan sebutan Pantai Tanjung karena nama tanjung sudah sangat melekat dalam ingatan masyarakat. untuk nama pantai Teluk Selahang kurang Familiar/tenar di telinga masyarakat.

Lokasi Pantai Tanjung sebelum ada pemekaran panjangnya -+ 1500 M, dan setelah ada pemekaran tinggal menyisakan -+ 250 M dari Batas Desa Limau sampai Jembatan Tanjung,selebihnya masuk dalam kawasan Pantai Teluk Selahang.

Sertu Yudi Teguh tidak lupa tetap terapkan prokes saat lakukan komsos dengan Zainal Abidin dan berharap kedepannya pariwisata ini dapat lebih maju sehingga dapat menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung di pantai Tanjung ini. 

(Red)
Readmore »

Desa Selemam Serda Andi Hakim Personil Koramil 01/Ranai (Kodim 0318/Natuna), Laksanakan giat Komsos di Desa Selemam Rt.004 Rw.002 Kec.Bunguran Timur Laut dengan Ibu Tiahad Pengrajin Abung (Keranjang)

Natuna - Babinsa  De



sa Selemam Serda Andi Hakim Personil Koramil 01/Ranai (Kodim 0318/Natuna), Laksanakan giat Komsos di Desa Selemam Rt.004 Rw.002 Kec.Bunguran Timur Laut dengan Ibu Tiahad Pengrajin Abung (Keranjang) minggu (28/02/2021). 

Maksud dan tujuan yang dilakukan serda Andi Hakim adalah menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan keakraban dengan warga binaan agar terciptanya hubungan yang baik.

Serda Andi Hakim kali ini melaksanakan giat Komsos dengan Ibu Tiahad yang berumur 55 tahun sebagai Pengrajin Abung (Keranjang). 
Ibu Tiahad menyampaikan  kerajinan Abung sudah ada semenjak dari dahulu, yang mana digunakan masyarakat Desa Selemam untuk membawa hasil panen dari kebun/ladang untuk dibawa kerumah dengan pembawaan nya di Gendong belakang. 

Untuk bahan baku pembuatan Abung berasal dari Kayu Rotan. Ibu Tiahad mulai Menekuni Kerajinan Abung sejak umur 19 tahun. Dan Keahlian membuat Abung didapat dari orang tua nya. Pembuatan Kerajinan Abung menghabiskan waktu kurang lebih 3 sampai 5 hari tergantung besar kecil nya Kerajinan Abung, untuk harga jual kerajinan Abung yang ukuaran Besar Rp 200.000, ukuran Sedang Rp 150.000 dan ukuran Kecil Rp 80.000.

Warga khususnya Ibu Tiahad Sangat Berterima kasih kepada Serda Andi Hakim yang telah mau menyempatkan diri Singgah ketempatnya serta bercengkarama dengannya. Serda Andi pun menghimbau Khususnya kepada warga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan tetap melakukan Protokol Kesehatan dengan tidak lupa memakai masker jika keluar rumah dan tidak lupa untuk selalu mencuci tangan. 

(Red)
Readmore »

Raih Doktor PAI UID, Muhammadiah Inginkan Reformasi Pendidikan Pondok Pesantren di Provinsi NTB


Raih Doktor PAI UID, Muhammadiah Inginkan Reformasi Pendidikan Pondok Pesantren di Provinsi NTB

Pondok Pesantren sebagai salahsatu lembaga Pendidikan yang menggabungkan pendidikan nasional dengan pendidikan Islam, telah tumbuh dan berkembang di Indonesia yang juga telah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, saat ini dituntut untuk mampu melahirkan generasi Islami yang mampu bersaing ditengah kemajuang global, untuk itulah Dr Muhammadiah melakukan penelitian di beberapa Pondok Pesantren di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), guna memperoleh Gelar Doktor Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Jakarta.


Dalam desertasinya dengan tema “Reformasi Pendidikan Pondok Pesantren di Provinsi Nusa Tenggara Barat”, Muhammadiah mampu mempertahankan desertasi tersebut, pada Sabtu (27 November 2021) hingga meraih gelar Doktor PAI UID, dimana Dr Muhammadiah melihat bahwa proses pendidikan di beberapa Pondok Pesantren di NTB khususnya di Lombok, saat ini masih menggunakan metode tradisional.

Pengelolaan Pondok Pesantren yang di kelola oleh Yayasan Pendidikan, masih menggunakan manajemen mono, dimana semua di tentukan oleh seseorang yang memimpin Ponpes tersebut, untuk itulah desertasi ini dilakukan agar pengelolaan Ponpes bisa dilakukan dengan manajemen Modern, sehingga tidak ditinggalkan santrinya, serta bisa menjadi pondok pesantren yang modern yang mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global saat ini.


Dr Muhammadiah berharap Ponpes bisa mengikuti manajemen modern, yang pertama adalah Manajemen Kepemimpinannya, dimana saat ini masih menggunakan manajemen individual, artinya pondok itu punya saya, sehingga orang lain tidak punya kesempatan untuk berpartisipasi dalam peningkatan pendidikan, 

Kedua tentang manajemen tata kelola, disini terkadang sering tumpang tindih, Pimpinan menggunakan manajemen yang terbangun sejak lama, tanpa mau mengikuti perkembangan dan aturan saat ini, dimana Pemerintah telah menetapkan Undang Undang tentang Yayasan, sehingga harus ada Dewan Pengawas maupun Dewan Pembina serta Pengurus Yayasan dan aturan lainnya, sehingga teta kelola harus lebih baik, ketiga tentang reformasi profesionalisme Guru dan tenaga pendidikan, artinya sudah saatnya guru di Pondok Pesantren dalam seleksi penerimaan harus mengutamakan calon guru yang sudah tersertifikasi dan sesuai bidang studi yang dibutuhkan, sebagaimana aturan pada UU Guru dan Dosen.


Yang kekempat adalah Reformasi kurikulum, ini sangat penting supaya bagaimana kurikulum yang di reformasi ini bisa sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga anak ini kita ini sekolah di manapun, kejadian di manapun sudah bisa diterima. kalau yang yang dulu itu masih sifatnya kurikulum mono, masih satu kurikulum, sehingga jangkauannya masih bersifat kedaerahan.

Yang terakhir adalah perlunya reformasi standar pendidikan nasional, agar bisa mengikuti aturan yang ada pada pemerintah, sehingga Pendok Pesantren tersebut bisa maju serta bisa memperoleh akreditasi A atau B dari Badan Akreditasi Nasional, tegasnya.

Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof Raihan disela Sidang Senat UID tersebut menegaskan, bahwa Dr Muhammadiah merupakan Promosi doktor ke 14 dari Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta, dengan penelitian dan masukan suatu model penyelenggaraan Pondok Pesantren Modern dengan mengikuti aturan pemerintah saat ini, semoga dengan penelitian ini mampu berkontribusi dalam penataan Pondok Pesantren di Indonesia, khususnya di NTB. (Red).

Readmore »

Serda Erwin E Sidabutar, Personil Koramil 01/Ranai Kodim 0318/Natuna, melaksanakan Komsos bersama Lurah Ranai Kota Syuparman, SE, di tempat Wisata Tanjung Senubing, RT 02/RW 07, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur

NATUNA, NKRI Harga Mati - Babinsa Kelurahan Ran
 Serda Erwin E Sidabutar, Personil Koramil 01/Ranai Kodim 0318/Natuna, melaksanakan Komsos bersama Lurah Ranai Kota Syuparman, SE, di tempat Wisata Tanjung Senubing, RT 02/RW 07, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Sabtu (27/02/2021).

Babinsa Erwin bersama Lurah Syuparman, meninjau langsung tempat wisata Tanjung Senubing untuk mengetahui sejauh mana perkembangan objek wisata tersebut yang memang sejak lama sudah sering dikunjungi banyak orang.

Babinsa Erwin Sidabutar menyampaikan, sesuai dengan keterangan yang diperoleh dari Lurah Ranai Kota, Syuparman, Tanjung Senubing terkenal dengan julukan 'Batu Sindu' merupakan salah satu kawasan  Geopark Nasional yang telah disahkan pemerintah dan saat ini dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna yang hanya berjarak 4,5 Km dari pusat Kota Ranai dengan jarak tempuh berkendara 10 menit.

Tempat ini menawarkan pemandangan yang indah dengan batu-batuan purba berukuran besar dan goa yang terbentuk dari susunan bebatuan yang diperkirakan  umur batu tersebut sekitar 125 juta tahun yang lalu.

Dengan hamparan batu yang unik dan menarik, Tanjung Senubing cocok untuk di jadikan spot foto, salah satu spotnya adalah Batu Sindu yang melegenda di kalangan masyarakat.

Akses menuju Objek Wisata Tanjung Senubing berupa jalan aspal sekitar 2 km dengan lebar 2 meter. Untuk mencapai lokasinya agak menanjak dan untuk jalan menuju ke bawah/pantai akses jalan setapak dan agak curam.

Ditempat terpisah, Dandim 0318/Natuna, Letkol Arm Asep Ridwan SH, M.Han, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI untuk membangun kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dengan melakukan silaturrahmi dan komunikasi sosial.

"Selain itu dapat berguna untuk mencari solusi bersama guna memudahkan masyarakat dan Babinsa dalam menghadapi masalah yang ada sehingga dapat ditangani dengan mudah," kata Asep Ridwan.
Readmore »

Pertahankan Desertasi Dihadapan Sidang Senat, Aang Darsono Raih Gelar Doktor PAI UID


Pertahankan Desertasi Dihadapan Sidang Senat, Aang Darsono Raih Gelar Doktor PAI UID

“Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi”, sebagai studi analisis pada Sekolah Menengah Atas yang diajukan sebagai Desertasi guna memenuhi salahsatu syarat untuk Sidang Terbuka, guna memperoleh Gelar Doktor Pendidikan Agama Islam pada Program Doktor Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, akhirnya menghantarkan Aang Darsono yang juga Pendidik di SMA Sudirman, Cijantung Jakarta Timur ini, meraih Gelar Doktor PAI Universitas Islam Jakarta.

Dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Jakarta (UID) pada Sabtu, 27 Februari 2021 tersebut digelar di Aula Masjid Bab Al Rosyidi UID dengan tetap mengacu pada protokol Kesehatan, dimana tamu yang hadir dibatasi 15 orang, dan prosesi Sidang Senat UID tersebut juga digelar secara Daring dengan fasilitas zoom.


Usai meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam, saat ditemui media, Dr Aang Darsono menjelaskan, bahwa desertasi “Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi” sebagai studi analisis di Sekolah Menengah Atas Jakarta, dilakukan penelitian pada SMA Negeri 39 Jakarta Timur, dimana latar belakangnya, Mengapa melakukan penelitian dengan judul ini, karena Teknologi Informasi dan Komunikasi ini, suatu keniscayaan atau suatu keharusan dalam bidang pendidikan, salah satu yang menjadi fokus penelitian saya itu adalah model pengembangan pendidikan agama Islam yang berbasis TIK, dimana sebagai salah satu hasil yang dapat kami ambil dari data empirik adalah mendapatkan Respon yang sangat baik dan antusias dan dapat memotivasi para siswa untuk belajar melalui ini.

Salah satunya adalah internet, terutama di masa pandemi seperti ini, dimana hari ini mau tidak mau, kita harus melakukan proses belajar mengajar dengan cara online Dalam Jaringan (Daring), pembelajaran berbasis TIK tersebut hari ini sudah melekat pada siswa, bahkan bagi Peserta Didik ditingkat Sekolah Menengah Atas lebih pandai dan lebih menyukai daripada tatap muka.

Diakuinya pembelajaran daring dalam masa pandemi ini, awalnya memang tidak dipaksakan, namun pembelajaran TIK ini sebagai salah satu solusi pembelajaran terbaik guna mencegah Pandemi Covid 19, dimana para guru dalam situasi dan kondisi tertentu mungkin tidak bisa bertatap muka, maka bisa dilakukan pembelajaran secara daring, sehingga siswa juga dapat mengakses data secara mudah dan langsung melalui cara online tersebut.

Dr Aang Darsono melihat, bahwa proses pembelajaran kedepan secara daring bisa jadi solusi dengan 50% online dari 50% tatap muka, pembelajaran blended learning ini bisa menjadi acuan, salah satu model, di mana blended learning merupakan model pembelajaran campuran bisa juga dilakukan secara tatap muka tetapi juga bisa dilakukan jarak jauh, atau bisa mendukung proses belajar mengajar di luar tatap muka, umpamanya guru sedang bertugas keluar atau mungkin sedang sakit, maka guru bisa memberikan materi pembelajarannya melalui daring, tegasnya.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof Raihan juga menjelaskan, bahwa Dr Aang Darsono merupakan lulusan program Doktor UID ke 13, dengan desertasinya Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga karya penelitian tersebut diharapkan mampu mendukung proses belajar mengajar di sekolah-sekolah, dimasa pandemi Covid 19 saat ini, dan desertasinya akan memberikan kontribusi bagi peningkatan pendidikan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, harapnya. (Nrl).

Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA