IPKI MENGGELAR PLENO, BEBERAPA CALON KETUM BERMUNCULAN DI BURSA CALON KETUA UMUM IPKI Jakarta,

IPKI MENGGELAR PLENO, BEBERAPA CALON KETUM BERMUNCULAN DI BURSA CALON KETUA UMUM IPKI

Jakarta,

Dewan Pimpinan Pusat (DPP IPKI) Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia Pada Sabtu 4  Maret 2023, bertempat di Handayani Resto Matraman Jakarta. menggelar Sidang Pleno untuk melaksanakan Munas ke 10 IPKI. Rapat Pleno digelar dalam Rangkaian jelang Munas IPKI.

Rapat pimpinan IPKI tersebut juga akan melaksanakan beberapa agenda diskusi - diskusi, terkait dengan permasalahan negara dan masyarakat di tanah air.

Dalam bursa Calon Ketua Umum IPKI periode 2023 - 2028 nama nama-pun bermunculan dari kalangan Jendral Purnawirawan TNI dan dari internal pengurus IPKI.

Ketua Umum IPKI dalam pengarahannya mengatakan, bahwa siapapun yang akan menjadi pimpinan IPKI hendaknya mengedepankan kepentingan rakyat di tanah air. Baik ketahanan pangan, menjaga kedaulatan Negara, Mempertahankan Budaya, menjaga stabilitas politik serta menjaga Keutuhan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum IPKI juga menyampaikan bahwa IPKI adalah salah satu Organisasi yang berdiri untuk mengkritisi kebijakan pemerintah kala itu . Untuk itu diharapkan IPKI akan terus melakukan kritik kritik terhadap pemerintahan diberbagai lintasan kebijakan, terkait dengan pembangunan bangsa . Baik fisik maupun intelektual.

Sebuah negara bisa berdiri kokoh dan berkembang, justru adanya nilai - nilai kritik menjadi penyebab majunya suatu bangsa, bukan penyebab runtuhnya sebuah negara  , Tegas Ketua Umum IPKI Bambang Sulistomo. (Red)
Readmore »

KKN Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwsata Trisakti Turut Meningkatkan Pengembangan Wisata Situ Parigi Tangsel


KKN Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwsata Trisakti  Turut Meningkatkan Pengembangan Wisata Situ Parigi Tangsel

Mahasiswa Sekolah Tinggi Pairiwsata Trisakti telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan mengirimkan tujuh mahasiswa. KKN telah dilaksanakan di Situ Pairigi, Tanggerang Selatan. Tujuh mahasiswa tersebut telah melaksanakan KKN sejak tanggal 13 sampai dengan 27 Febuari 2023.



Pada hari pertama para Mahasiswa Peserta KKN diantar oleh Dosen Pendamping Lapangan yaitu Ibu Heny Rataningtyas S.E, MM dan Bapak Joko Haryono M.Par ke Kelurahan Parigi, Tanggerang Selatan untuk bertemu dengan salah satu petugas kelurahan dengan tujuan penyampaian kepada pihak kelurahan, bahwa tujuh mahasiswa tersebut ingin melaksanakan kegiatan KKN dan membuat beberapa program yang dapat membantu pengembangan pariwisata di Situ Parigi, Tanggerang Selatan.



Program kerja yang disusun oleh para mahasiswa ini berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan selama 2 hari.

Program kerja yang disusun untuk membantu memajukan daya tarik wisata di Situ Parigi adalah program perbaikan dan perawatan fasilitas toilet umum, perbanyak tempat sampah, revitalisasi Mushola di Situ Parigi, Tanggerang Selatan.



Pak Joko Haryono sebagai dospen pembimbing lapangan mengatakan "memang ada baiknya kita memperbaiki dulu fasilitas yang ada didalam Situ Parigi ini kemudian baru kita pikirkan hal lain yang dapat menambah daya tarik dari Situ Pairgi."

Pada hari Rabu, 15 Febuari 2023 mahasiswa STP Trisakti melaksanakan pertemuan dengan tokoh masyarakat sekaligus pengelola Situ Parigi yaitu Pak Kimpo, kami melakukan wawancara dengan Pak Kimpo lalu meminta izin kalau kami ingin melaksanakan kegiatan KKN.

Setelah itu para Mahasiswa Peserta KKN menuju ke Situ Parigi untuk melakukan observasi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.


Selain itu di hari yang sama Tim KKN STP TRISAKTI melakukan diskusi untuk penyusunan program, Kami melakukan observasi kembali di keesokan harinya, Kamis, 16 Febuari 2023 lalu bertemu dengan pengelola Situ Parigi yang bernama Pak Abow.

Pada saat itu para Mahasiswa Peserta KKN melakukan wawancara dengan menanyakan beberpa pertanyaan kepada pak Abow seperti sejarah situ parigi, kegiatan masyarakat sekitar, kegiatan pengunjung di Situ Parigi serta keinginan-keinginan yang belum terlealisasikan.



Pada hari Sabtu, 18 Febuari 2023 di pagi hari para Mahasiswa melalukan observasi atas kegiatan pengunjung yang melakukan jogging di pagi hari, Sekaligus melakukan wawancara terhadap pengunjung untuk mendapatkan beberapa informasi tentang Situ Parigi dan untuk mengetahui kekurangan yang dibutuhkan pada Situ Parigi, Tanggerang Selatan.

Kami melakukan observasi kembali di keesokan harinya, Kamis, 16 Febuari 2023 lalu bertemu dengan pengelola Situ Parigi yang bernama Pak Abow pada saat itu kami melakukan wawancara dengan menanyakan beberpa pertanyaan kepada pak Abow seperti sejarah situ parigi, kegiatan masyarakat 
sekitar, kegiatan pengunjung di Situ Parigi serta keinginan-keinginan yang belum terlealisasikan.
Readmore »

Keluarga Besar Kusumo Hondrowino DKI Jakarta Hadiri Tingalan Dalem Jumenengan Paku Bowono (PB) XIII


Keluarga Besar Kusumo Hondrowino DKI Jakarta Hadiri Tingalan Dalem Jumenengan Paku Bowono (PB) XIII

Suasana sakral dan khidmat terlihat pada pelaksanaan Tingalan Jumenengan PB XIII yang ke 19, di Sasana Sewaka Keraton Solo, Kamis (16/2/2023). turut hadir dalam acara Budaya Leluhur dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut, Keluarga Besar Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta, dibawah Pangarso KH DKI, KRA Mulyatno Prawironegoro SH,MH
 


Sejumlah abdi dalem mempersiapkan Sasana Sewaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebelum pelaksanaan Tingalan Jumenengan PB XIII dimulai, Upacara Tingalan Dalem Jumenengan atau peringatan kenaikan takhta Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Bowono (PB) XIII berlangsung di Sasana Sewaka Keraton Solo, Suasana khidmat dan sakral mewarnai prosesi Jumenengan kali ini.

Janur kuning menghiasi sekeliling Kori Kamandungan Keraton Solo. Sejumlah karangan bunga dengan tulisan Ndherek Mangayubagya juga berderet di sisi kanan kiri bangunan keraton.



Sejak pukul 08.00 WIB, para abdi dalem dan tamu undangan memadati kompleks keraton dengan mengenakan pakaian adat Beskap Surakarta demikian juga tamu undangan laki-laki mengenakan beskap lengkap dengan keris dan belangkon, sementara perempuan mengenakan kebaya. Namun untuk Undangan dari 40 Keraton Nusantara mengenakan pakaian adat masing-masing kerajaan, seperti Kerajaan Adat Kepaksian Sekala Brak Lampung, Keraton Sumedang Larang, Jailolo Halmahera Barat Maluku Utara, Pakualaman Yogyakarta, Kesultanan Sumenep, dan kerajaan lainnya.


Mereka memasuki area keraton tanpa mengenakan alas kaki, Tak lupa mereka semua mengenakan samir yang dikalungkan ke leher.

Sementara, para prajurit bregodo keraton berbaris siap siaga di sepanjang halaman Sasana Sewaka. Mereka mengenakan seragam prajurit lengkap dengan senjata pedang serta tumbak yang dibawanya.

Tingalan Dalem Jumenengan diawali ketika Raja Sinuwun PB XIII duduk di dampar kencana atau Singgasana Raja. Setelah itu, dilanjutkan penampilan tarian Bedhaya Ketawang sebagai persembahan inti dalam prosesi Jumenengan.

Tarian Bedhaya Ketawang diperagakan selama kurang lebih satu jam. Tarian ini menjadi salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Keraton Solo. Tarian Bedhaya Ketawang mencerminkan tiga janji seorang manusia, pertama menjaga harmoni kehidupan. Kedua, menjaga kelestarian alam. Dan ketiga menjaga hubungan baik dengan Tuhan.

Pangarso Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI, KRA Mulyatno Prawironegoro SH,MH disela acara Jumenengan Tingalandalem tersebut mengaku bersyukur karena para Sentono dan Abdi Ndalem Kasunanan Surakarta Hadiningrat dari KH DKI Jakarta juga hadir hari ini untuk Sowan dan sungkem kepada Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Paku Bowono XIII, 

Tadi kita semua turut menyaksikan sajian utama, yaitu Tarian Bedhaya Ketawang hingga selesai, dan sebagian anggota KH DKI Jakarta juga akan mengikuti kirab, semoga membawa kedamaian dan keberkahan bagi kita serta warga Surakarta, harapnya. (Wartadipuro)
Readmore »

Jendral TNI (Purn) H Wiranto : Paguyuban Jawa Tengah Wujud Persatuan dan Kesatuan Bangsa



Disela acara pengukuhan Dewan Pengawas dan Pengurus Paguyuban Jakarta (PJT) di Gedung Nusantara IV Komplek MPR – DPR, Senayan Jakarta, Sabtu 21 Januari 2023. Ketua Dewan Kehormatan Paguyuban Jawa Tengah yang juga Wantimpres, Jenderal TNI (Purn) H Wiranto menegaskan bahwa Paguyuban Jawa Tengah yang dibentuk untuk “Guyub”, sejatinya adalah untuk menyatukan persatuan dan kesatuan, apalagi saat ini Paguyuban Jawa Tengah bukan saja Kepengurusannya di Jabodetabek, tetapi sudah diseluruh daerah di Indonesia, bahkan Mancanegara, akan mampu menjaga keutuhan bangsa dan negara, untuk itu saya berpesan agar seluruh Pengurus dan Anggota PJT tetap guyub dan turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.




Jenderal TNI (Purn) Wiranto juga merasa terharu dan bangga dalam acara pelantikan PJT kali ini, kalau selama ini pelantikan dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah, namun hari ini bisa melakukan acara pelantikan di DPRRI, “PJT baru kali ini pelantikan bener bener berbeda selain tempat yang megah juga para pengurus yang berjas dan berdasi”, terangnya.



Dalam kesempatan tersebut KRAA. H Wiranto, SH yang juga mengungkapkan himbauan Presiden Jokowi, agar kita waspada dengan Krisis Global akibat Pandemi Covid 19 beberapa waktu lalu, serta dampak perang Rusia – Ukraina, dimana saat ini telah banyak negara yang yang terdampak krisis global telah menjadi pasien IMF (16 negara), bahkan tak sedikit negara yang mengantri menjadi pasien IMF, namun kita harus bersyukur dengan kondisi bangsa saat ini, dimana dunia akan menghadapi resesi, namun kita bangsa Indonesia yang tahun 97-98 menjadi pasien IMF, namun hari ini masih bisa bertahan dan bahkan ekonomi masih diangka 5,3 kita akui dalam 2 tahun kebelakang kita benar – benar merasakan dampak akibat pandemi, namun berkat kekompakan antara pemerintah dan masyarakat kita bisa bebas dari pandemi sehingga pertemuan ini bisa kita lakukan secara terbuka. Untuk itulah saya meminta Paguyuban Jawa Tengah sejagad untuk bersama-sama pemerintah dalam menghadapi tantangan situasi global tersebut.



 Dengan tetap kerja keras membangun ketahanan ekonomi, khususnya membangun Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pinta H Wiranto.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua MPR-RI, H Asrul Sani, SH, M.Si dalam sambutan Pengukuhan Pengurus PJT, agar warga Paguyuban Jawa Tengah untuk bisa menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, dimana saat ini bangsa Indonesia akan memasuki Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden RI dan Pemilu 2024, saya yakin sebagian besar warga PJT calonnya sama dengan saya, ungkapnya disambut tawa seluruh hadirin, untuk itulah dengan kondisi politik yang memanas, warga PJT jangan ikut manas-manasin, tetapi harus bisa mendinginkan atau menyejukkan, agar Pesta Demokrasi Pemilu dan Pilpres serta Pilkada bisa berjalan dengan baik, harapnya.




Sementara Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah KRT Drs. H Leles Sudarmanto Dipuro, MM,MBA didampingi Sekjen PJT Nick Nurrachman juga menegaskan bahwa Paguyuban Jawa Tengah Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Dunia Usaha serta Stakeholders dalam dan luar negeri untuk membangung bangsa, khususnya di Jawa Tengah, dengan program PJT 3T, yaitu Terus Memfasilitasi Kolaborasi Wong Jawa Tengah. Tepat dalam mengupayakan Giat PJT dan Tindakan Memberikan Manfaat Bagi Keluarga PJT.



Dimana dalam membangun kolaborasi dengan siapa saja, mulai dari yang paling bawah sampai Presiden Jokowi, Paguyuban Jawa Tengah akan terus memfasilitasi kolaborasi wong Jawa Tengah, jadi setelah pelantikan pengurus ini, PPJT akan melakukan audensi ke Presiden RI Bapak Ir. H Joko Widodo. Kita bersyukur meskipun kepengurusan PJT kemaren belum dikukuhkan, namun kita sudah menghasilkan kolaborasi, yaitu bantuan solar sel dari Jepang, berupa hibah untuk penerangan di Jawa Tengah, serta bantuan Bus Listrik yang nantinya bisa di manfaatkan di Jawa Tengah. Dan Ketua Umum PJT telah memfasilitasi Investor Luar Negeri (Dubai, London, USA, Istambul/Turki) untuk menanamkan investasi ke Indonesia, sehingga Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang ingin menarik investor Asing bisa berkoordinasi dengan PJT.




Paguyuban Jawa Tengah juga akan terus membangun Ekonomi Kerakyatan melalui peningkatan kerjasama antar UMKM dengan pengusaha besar melalui Digitalisasi, dengan mendorong produk lokal untuk bisa masuk pasar ekspor, serta meningkatkan Enterpreneurshif Generasi Muda, dan mendorong Anak-anak Millenial untuk memulai usaha kreatif dengan digitalisasi.




Dalam kesempatan tersebut, KRT Leles Sudarmanto juga memperkenalkan pengurus PJT yang luar biasa, tokoh-tokoh Kabupaten/Kota, dengan latar belakang yang berbeda-beda, namun menempati bidang-bidang yang sesuai keahliannya, baik dari Pemerintah, Pengusaha, TNI, serta Seniman, sehingga seluruh pengurus PJT tidak sekedar kesana-kemari, tetapi bisa bekerja dengan baik dan kompak hingga bermanfaat bagi masyarakat banyak. Pengurus PJT terpilih 234 tokoh Jawa Tengah yang masuk kepengurusan Perkumpulan PJT. Dan kita akan terus bekerja Keras, Kerja Iklas dan Kerja Tuntas untuk Guyub Gayeng Saklawase (GGS), sehingga kedepan PJT benar-benar mendunia. Dan bermanfaat bagi anggota serta berkontribusi pada pembangunan negeri ini, tegasnya.



Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo dalam sambutannya secara Zoom Meating dari Kota Solo, juga mengapresiasi Paguyuban Jawa Tengah yang selama ini telah bermitra dengan Pemprov Jateng dalam membangun Jawa Tengah serta meningkatkan kesejahtaraan Warga Jawa Tengah di Perantauan maupun di Jawa Tengah itu sendiri, untuk itulah Pemprov Jateng akan terus mendukung kegiatan Paguyuban Jawa Tengah, dan salahsatu Agenda dalam waktu dekat adalah menyiapkan Mudik Bareng.



Dan Untuk mendukung kegiatan PJT, Pemprov Jateng juga mempersilahkan Pengurus PJT yang barusan dilantik untuk berkantor di Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta, agar program bersama bisa lebih maksimal, tambahnya. (Humas

Readmore »

LESTARIKAN BUDAYA NUSANTARA, TNI AL LAUNCHING PAGELARAN WAYANG ORANG


LESTARIKAN BUDAYA NUSANTARA, TNI AL LAUNCHING PAGELARAN WAYANG ORANG 

Jalesveva Jayamahe
Jakarta, 10 Desember 2022 ---- Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera sekaligus melestarikan budaya kesenian wayang orang sebagai Kesenian Tradisional Indonesia, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bersama Laskar Indonesia Pusaka (LIP) dan Paguyuban Wayang Orang Bharata yang didukung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, melaksanakan launching dan doa bersama pagelaran wayang orang “Pandowo Boyong”, di Gedung Olah Raga (GOR) Mabesal, Cilangkap. Jumat (9/12). 


Pagelaran “Pandowo Boyong” ini rencananya akan dilaksanakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis, 15 Januari 2023 mendatang dan akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia lintas generasi dan berbagai kalangan para seniman wayang orang seperti para Bharata, Perwira Tinggi (Pati) dan Prajurit TNI AL, para purnawirawan, tokoh-tokoh pecinta wayang orang serta sederet artis tanah air. 

Para Pati TNI AL yang didaulat untuk memerankan tokoh utama dalam lakon “Pandowo Boyong” mulai dari tokoh Bimasena yang dipercayakan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Prabu Puntadewa diperankan Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto hingga tokoh Jayajarata diperankan Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono. Sementara dari kalangan artis, Choky Sitohang dipercaya memerankan Tokoh Arjuna, Putri Khairunnisa sebagai Dewi Gendari dan Dewi Arimbi diperankan Marcella Zalianty. Dari tokoh masyarakat, Giok Hartono sebagai Bethari Pertiwi dan Aylawati Sarwono sebagai Banowati. 

Keterlibatan TNI AL dalam Pagelaran Seni Budaya ini sebagai bukti bahwa TNI AL dibawah kepemimpinan Laksamana TNI Yudo Margono yang dikenal sebagai sosok Laksamana Budayawan ini sangat konsen dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur nenek moyang. 

Pertunjukan wayang orang tersebut akan terasa lain dan istimewa, karena tidak dimainkan oleh para seniman profesional, tetapi rata rata diperankan oleh para pejabat dan prajurit TNI Angkatan Laut sendiri. Ini menjadi bukti bahwa TNI Angkatan Laut tidak main-main dalam mengambil peran aktif melestarikan kesenian wayang orang. 

Dalam sambutannya Kasal menjelaskan bahwa usaha menjaga kelestarian budaya asli nusantara tersebut menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing sebagai dampak dari globalisasi hasil kemajuan teknologi informasi dan digital. Dengan demikian TNI Angkatan Laut bertekad untuk ambil bagian dalam usaha melestarikan berbagai kekayaan budaya bangsa melalui tindakan-tindakan yang nyata. Sebagai salah satu wujudnya, dengan pagelaran wayang orang. 

“Bangsa Indonesia seharusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan. Tetapi, pada kenyataannya saat ini rakyat kita, khususnya generasi muda, lebih mengidolakan tokoh-tokoh superhero produk negara lain dibandingkan tokoh-tokoh pewayangan. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mengembalikan kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri”, ujar Kasal. 

Lakon Pandawa Boyong ini mengisahkan babak ketika lima orang ksatria bersaudara boyongan (pindah) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura. Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan Kurawa. Mereka harus berperang melawan Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan punya persenjataan lebih banyak. Namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik, Pandawa dapat memenangkan perang. 

Intinya boyongnya Pandawa ke Astina menjadi pesan moral masyarakat agar lebih memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila. Bahkan sosok dalam Pandawa Lima pun relevan dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Puntadewa adalah simbol ke-Tuhanan yang menjadi sila pertama dalam Pancasila. Bimasena yang adil dan penuh rasa kemanusiaan, mewakili sila ke dua Pancasila. Arjuna mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang dinyatakan dalam sila ke tiga Pancasila. Nakula menyimbolkan sila ke empat, yaitu permusyawaratan masyarakat. Sedangkan kembarannya, Sadewa simbol dari sila ke lima, keadilan sosial yang benar-benar adil. 

Kolaborasi antara TNI AL dengan LIP dan Bharata ini merupakan merupakan sebuah perpaduan yang tepat, dimana LIP yang didirikan oleh Jaya Suprana pada tahun 2019, merupakan wadah untuk mengayomi kearifan seni panggung lokal ke dalam taraf internasional yang merambah lebih dalam kepada seni panggung tradisi Indonesia dan bertujuan untuk membuat generasi milenial mengapresiasi karya bangsa. Sedangkan Paguyuban Wayang Orang Bharata merupakan sebuah paguyuban wayang orang yang didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Juli 1972 dengan berbagai prestasi yang sudah diraihnya. 

Demikian Berita Dinas Penerangan Angkatan Laut
Readmore »

Paguyuban Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta Bantu Warga Korban Gempa Cianjur


Paguyuban Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta Bantu Warga Korban Gempa Cianjur

Gempa bumi yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) siang, bermagnitudo 5,6 hingga menimbulkan kerusakan signifikan, hingga menimbulkan banyak korban jiwa maupun materi, karena berjenis tektonik kerak dangkal atau shallow crustal earthquake. 



Dan pada Rabu 30 November 2022,
Paguyuban Kusumo Hondrowino (KH) DKI Jakarta, sebagai wadah Sentono dan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, menggelar Bhakti sosial dengan mengirimkan bantuan bagi warga korban bencana Cianjur.



Pangarso Paguyuban Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta, Kanjeng Raden Arya Mulyatno Prawirodiningrat SH, MH didampingi Bendahara KH DKI, Mas Ngabehi Ir Hang Haryanto Prasetyo serta perwakilan dari BPBD Cianjur Peltu Polisi Purnawirawan Kamaludin menjelaskan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta, kepada saudara kita di Cianjur yang sedang terkena musibah gempa bumi.



Beberapa kebutuhan hidup seperti beras, mie instan, Selimut, Vitamin obat-obatan, Air Mineral, Pembalut wanita, kue kering untuk anak-anak, Cipendawa, Cianjur, juga tenda pengungsian. Hari ini kami kirimkan ke RT 01 RW 05, Kampung Pacet, Cipendawa kecamatan Cianjur, semoga bermanfaat dan meringankan beban mereka, ungkapnya.



Sementara Tokoh masyarakat Caringin, Ciherang, Dede mengaku bersyukur atas bantuan paguyuban Kusumo Hondrowino ini, karena warga Kampung Ciherang ini sangat membutuhkan bantuan makanan dan tenda pengungsian, sehingga kami mengucapkan terimakasih atas bantuannya bagi warga kami, ungkapnya.



Hal yang sama juga diungkapkan, Peltu Polisi Purnawirawan Kamaludin, bahwa bantuan ini akan meringankan beban masyarakat korban gempa Cianjur, dan kami siap mendampingi paguyuban lain yang ingin langsung menyalurkan ke warga korban bencana alam yang benar-benar membutuhkan, paparnya. (Wartadipuro)

Readmore »

Haul Negari Majapahit yang ke 729, Dihadiri GKR PB dan Raja - Raja Nusantara


Haul Negari Majapahit yang ke 729, Dihadiri GKR PB dan Raja - Raja Nusantara

Bertempat di siti Hinggil Trowulan Mojokerto Jawa Timur, pada Kamis 10 November 2022, Paguyuban Kusuma Hondrowino Korwil DKI Jakarta bekerjasama Dengan Yayasan Surya Kantil Mengadakan Haul Ulang Tahun Negari Majapahit yang ke 729 sekaligus Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2022.


Dalam acara tersebut dihadiri Gusti Kanjeng Ratu Paku Buwono, dan sejumlah Sentana dan Abdi Dalem Nagari Kasunanan Surakarta Hadiningrat, serta  tamu dari Kerajaan Palembang, Raja/Ratu Alas Manofahi bernama Ratu Azia Borromeu, Pangeran Andi dari Sulawesi, selaku perwakilan dari Raja Nusantara, perwakilan dari Madura dll.


Dalam sambutannya Pangeran Andi dari Sulawesi mengapresiasi atas terselenggaranya acara haul ke 729 Majapahit, dan mengucapkan terimakasih atas undangan dari panitia.



Sementara itu KRA P. Mulyatno Prawirodinigrat, SH.MH selaku ketua Paguyuban Kosumo Hondrowino Korwil DKI dalam sambutannya menyatakan bahwa Paguyuban Kusumo Hondrowino adalah paguyuban Sentana dalem dan Abdi dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Yang mempunyai visi misi mencintai melestarikan budaya jawa, khususnya budaya Keraton kasunanan surakarta Hadiningrat, termasuk kearifan lokalnya, dan bertujuan untuk ngumpulke balung pisah, artinya bahwa banyak masyarakat yang sebenarnya masih Trahing Ratu Rembesing madu, maka diajak  Makempal, manunggal masuk ke dalam Keraton Surakarta sebagai ujud dari ngleluri para leluhur, ungkapnya.





Readmore »

HUT Ke 2 Kusumo Hondrowino DKI, Sarana Pelestarian Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat


HUT Ke 2 Kusumo Hondrowino DKI, Sarana Pelestarian Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Setelah di kukuhkan Kepengurusan Yayasan Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta pada 20 Agustus 2020 lalu, peran seluruh pengurus dan anggota KH DKI bekerja penuh tulus, iklas dan kerja keras dalam mengemban amanah melestarikan dan mengembangkan Seni Budaya Tradisi dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dan pada Sabtu 20 Agustus 2022, seluruh Sentono dan Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang ada di DKI Jakarta mengikuti Peringatan HUT KH DKI Jakarta yang ke 2 tahun.

Ketua Panitia HUT ke 2 KH DKI, M.Ng Hang Haryanto Prasetyo mengaku bersyukur hari ini bisa menyiapkan seluruh kegiatan HUT dan Pergelaran Kesenian atas dukungan dan peran serta seluruh Keluarga Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta.

Dan kegiatan kedua adalah kita menyiapkan Pisowanan ke Keraton Surakarta dalam acara Penutupan bulan Suro, untuk itu mohon dukungan agar semua bisa berjalan dengan lancar, harapnya.

KRA AKBP Mulyatno Prawirodiningrat,SH.MH, Dalam sambutannya, Ketua Paguyuban Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta, KRA AKBP Mulyatno Prawirodiningrat,SH.MH menegaskan bahwa kita punya tanggung jawab untuk nguri-uri Budaya, Paguyuban Kusumo Hondrowino Korwil DKI Jakarta, sudah di kukuhkan kepengurusannya di Sasono Milik KPA Prof Paiman Raharjo dua tahun lalu, dan telah 3 kali melakukan Kekancingan, hari ini sudah 94 "Abdi Dalem" di dalam Kepengurusan dan Anggota Kusumo Hondrowino DKI Jakarta, semoga dengan peranserta kita semua KH DKI bisa semakin besar, dan banyak lagi warga Jakarta dan sekitarnya bergabung menjadi Abdi Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, tegasnya.

Sebagai Paguyuban yang Mandiri, tentunya dana yang di peroleh dari kita untuk kita, untuk itu saya berharap dana iuran anggota bisa semuanya segera menyelesaikan, sehingga disetiap iven Budaya di Surakarta, kita bisa mengirimkan utusan perwakilan dari KRAT, KRT, RT Ngabehi hingga Mas Lurah ke Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Dan pada penutupan bulan Suro yang jatuh pada tanggal 27 Agustus 2022 mendatang, seluruh warga KH DKI yang telah menerima Kekancingan agar turut hadir, untuk transportasi Bus disediakan KH DKI, sehingga diharapkan 1 bus terpenuhi peserta acara Penutupan Suro, tambahnya.(Wartadipuro)
Readmore »

Rangkaian Upacara Peringatan Tingalandalem Jumenengan ke-18 SISKS Pakubuwono XIII, Keraton Surakarta Adakan Pergelaran Wayang Kulit


Rangkaian Upacara Peringatan Tingalandalem Jumenengan ke-18 SISKS Pakubuwono XIII, Keraton Surakarta Adakan Pergelaran Wayang Kulit

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada Minggu 27 Februari 2022 menggelar Upacara Peringatan Tingalandalem Jumenengan ke-18 SISKS Pakubuwono XIII, dan untuk menyemarakkan Tradisi Keraton Surakarta tersebut, pada malam harinya juga digelar pertunjukan kesenian Wayang Kulit, dengan Dalang KRT Gunarto Gunadipuro, SH. M.Hum. dari Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta.

Tampak hadir menyaksikan Pergelaran Wayang Kulit tersebut, Pengageng Parentah Keraton, Gusti Dipokusumo, Gusti Benowo, Gusti Madukusumo serta Kerabat Ndalem Keraton, juga Abdi ndalem serta warga masyarakat Solo.

Ki Gunarto mempersembahkan lakon "Parikesit Jumeneng Ratu", dengan iringan pengrawit/Niyogo binaan Keraton Surakarta, serta 5 Pesinden, cerita Parikesit Jumeneng Ratu atau Parikesit Menjadi Raja tersebut mengisahkan tentang Parikesit yang adalah cucu dari Arjuna dan anak dari Abimanyu dengan Dewi Utari dari negeri Wirata, setelah perang Bratayudha usai, dimana Pendawa menjadi pemenang, maka pemimpin kerajaan Astina beralih ke tangan Pendawa, Tahta berada di tangan Prabu Puntadewa atau Prabu kalimataya yang berlangsung selama 15 tahun, kemudian kekuasaan atas kerajaan Astina beralih ke pada Parikesit.

Pengageng Parentah Keraton, Gusti Dipokusumo, menjelaskan bahwa cerita tersebut juga menjadi gambaran apa yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta, yang telah menunjuk Putra Mahkota yaitu KGPH Purboyo dinobatkan menjadi Putra Mahkota Keraton Surakarta, artinya Sosok tersebut yang akan melanjutkan tugas Pakubuwono XIII memimpin Kerajaan.

Sementara Ketua Kusuma Handrawino DKI Jakarta, KRA Mulyatno Prawiradiningrat, SH, MH juga menambahkan, bahwa Pergelangan Wayang kulit ini merupakan persembahan dari KH DKI dalam menyemarakkan acara Peringatan Tingalandalem Jumenengan ke-18 SISKS Pakubuwono XIII, sebagai wujud KH DKI Jakarta dalam turutserta melestarikan dan mengembangkan budaya masyarakat Jawa, khususnya Surakarta, semoga pergelaran Wayang kulit ini bisa menjadi sarana hiburan bagi warga Surakarta, harapnya.

(Penulis : RT.ST. R Priyono Wartadipuro)
Readmore »

Sri Paduka Pakualam X Kekuhkan Pengurus Yayasan PATRAP Senopati Kotagede 2022 - 2025


Sri Paduka Pakualam X Kekuhkan Pengurus Yayasan PATRAP Senopati Kotagede 2022 - 2025

Bertempat di Lumbung Majapahit, Kopi Lumbung Mataram, Sri Paduka Pakualam X (Wagub DIY) yang diwakili Aris Nugroho secara resmi mengukuhkan Pengurus, Korwil, Korda Yayasan Paguyuban Trah Panembahan Senopati Kotagede.

Dalam sambutan tertulis Sri Paduka Pakualam X mengapresiasi Yayasan PATRAP Senopati yang peduli dengan pelestarian budaya Mataram, dan berharap dapat memegang jatidiri serta identitas Ketimuran, mari kita menjaga warisan budaya leluhur.

Sebagai Trah Senopati hendaknya membangun kekerabatan dalam basis budaya, menuju budaya yang tangguh dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Jogja sedang membangun,hendaknya Patrap Senopati bisa turut serta, seperti menjaga, melestarikan Keris sebagai warisan budaya Mataram, dan Pemerintah daerah siap membantu dengan pelatihan-pelatihan, tambahnya
Readmore »

Abdi Dalem Kraton Surakarta Hadiningrat Di Jakarta, Siap Emban Amanah Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII


Abdi Dalem Kraton Surakarta Hadiningrat Di Jakarta, Siap Emban Amanah Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII

Paguyuban Kusumo Hondrowino DKI Jakarta, sebagai wadah Sentono Dalem dan Abdi Dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Jakarta, bertempat di Anjungan Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pada Sabtu 27 November 2021, kembali mengucapkan Sumpah Prasetyo kepada Ingkang Sinuwun Kanjeng Sunan Pakoeboewono ke XIII, dimana Sumpah Prasetyo tersebut di bacakan dan di tandatangani oleh Sentono Dalem dan Abdi Dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Jakarta dan sekitarnya, usai menerima Kekencingan yang disampaikan oleh Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono.

Sumpah Setia yang dibacakan KRT Dr. Supardiyo Dipuro, M.Pd dan diikuti oleh Sentono dan Abdi Dalem tersebut dibacakan dihadapan GKR Pakoe Boewono, menyatakan Mendukung Keputusan Presiden RI nomor 23 tahun 1988, serta Maklumat Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII, Keputusan Mendagri, Keputusan Menkopolhukam Republik Indonesia, mendukung sepenuhnya pengukuhan Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sunan Pakoeboewono ke XIII sebagai Raja yang sah sejak diangkatnya Beliau pada bulan September 2004.

Mendukung sepenuhnya pada nota kesepahaman yang tercatat di Pengadilan Negeri Surakarta pada tanggal 28 November 2017 bahwa Raja Keraton Surakarta Hadiningrat hanya satu yaitu Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII. Dan Menyatakan dukungan dan melaksanakan sepenuhnya Keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia tentang pengukuhan keabsahan perjanjian perdamaian. Dan surat pernyataan Sentono serta Abdi Dalem yang berada di Kusumo Hondrowino Provinsi DKI Jakarta, diserahkan kepada Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono.

Ketua Kusumo Hondrowino Wilayah Provinsi DKI Jakarta, KRA Mulyatno Prawirodiningrat, SH, MH disela kegiatan Penyerahan Serat Kekancingan Kebangsaan dari Kraton Surakarta Hadiningrat dan Pernyataan Sumpah Prasetyo kepada Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII, mengungkapkan bahwa Seluruh Pengurus dan anggota KH DKI Jakarta akan terus secara aktif mengemban amanah dalam Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya yang ada di Kraton Surakarta Hadiningrat, dimana para pengurus yang di dalamnya banyak terdiri dari Seniman Jawa, mulai dari Dalang, Pengrawit serta Guru Tari Jawa, telah banyak mengadakan pergelaran Kesenian di Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor dan daerah sekitarnya, bahkan tidak sedikit anak didik yang telah di menjadi penari maupun penabuh gamelan yang eksis melestarikan dan mengembangkan Seni Budaya yang berasal dari Jawa Tengah, khususnya Surakarta, ini bukti nyata bahkan KH DKI Jakarta aktif dan terus mengembangkan dan melestarikan Seni Tradisi yang tumbuh dan berkembang di Kraton Surakarta Hadiningrat, tegasnya.

Pemberian Gelar Kehormatan/Kekancingan dari Kraton Surakarta Hadiningrat pada Abdi Dalem ini, juga wujud penghargaan atas dedikasi dan peranserta penerima Kekancingan atas partisipasinya untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan Seni Budaya yang berasal dari Kraton Surakarta Hadiningrat, ini memiliki nilai luhur atau keutamaan adat Surakarta Hadiningrat, tambah KRA Mulyatno Prawirodiningrat, SH, MH.

Sementara ditempat yang sama Ketua Paguyuban Jawa Tengah yang juga Pembina KH DKI Jakarta, Kanjeng Raden Tumenggung Drs Leles Sudarmanto, MM juga mengapresiasi atas Sumpah Prasetyo maupun pemberian Gelar dari Kraton Surakarta Hadiningrat ini, ini wujud peran serta warga Paguyuban Jawa Tengah, agar Budaya Kraton Surakarta Hadiningrat tetap lestari, dan Tradisi Budaya tersebut juga menjadi dasar landasan hidup bermasyarakat dan bernegara, di Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan kedepan warga Kusumo Hondrowino DKI Jakarta bisa kompak serta dapat menjalankan visi, misi Kusumo Hondrowino sesuah arahan Sampeandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan PB XIII sebagai Raja Kraton Surakarta Hadiningrat, ungkapnya. (RT Pry).

Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA