Event Bekasi Jaman NOW yang digelar
Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi bersama Bank BRI, mendapat protes dari
sejumlah tokoh Bekasi, menurut Ketua Betawi Bangkit, David Darmawan, seharusnya Bekasi
Jaman NOW, bukanlah Bekasi yang kunsumtif, tetapi harus lebih pada pembangunan
karakter anak bangsa melalui Budaya. Karena budaya sebagai tradisi para leluhur
tersebut memiliki banyak petuah maupun ajaran sebagaimana kita orang timur.
Smart city to wiser city, Bagaimana
dalam menjadikan Bekasi sebagai Kota Pintar, tetapi juga Bijaksana, agar Kota
Bekasi juga turut melahirkan Generasi penerus bangsa yang turut mendukung
program Indonesia Tangguh, dimana kegiatan-kegiatan dapat menjadi sarana
ketangguhan budaya yang dapat melahirkan generasi penerus maupun seluruh elemen
masyarakat yang dapat melahirkan ketahanan budaya, menciptakan suatu sistem
secara sosial ekonomi yang mengangkat kearifan lokal Bekasi itu sendiri,
ungkapnya.
Bijaksana, dalam hal ini Pemkot
Bekasi harus menjembatani semua pemangku kepentingan dan menciptakan
ketangguhan ketahanan budaya yang memang akan berpartisipasi aktif dalam
melestarikan Budaya lokal dan melahirkan generasi-generasi penerus dan secara sosial
mampu menjunjung tinggi budaya nusantara, meski menghadapi serangan budaya dari
luar yang tidak bisa dibendung, di era globalisasi saat ini, Bekasi jaman NOW
adalah Bekasi yang tidak lupa diri dengan akar budayanya, tegas David.
Budayawan Bekasi yang juga pemangku
adat Bekasi, Drahim Sada juga mengungkapkan, bahwa Paguyuban seni budaya Bekasi sebagai
orang Bekasi kita ingin mengangkat seni budaya tradisi, karena lahirnya budaya
NOW juga dari lahirnya peradaban budaya dulu, untuk itu kami prihatin di mana
kami selaku penggiat budaya saat ini jauh dan tidak dilibatkan oleh Disparbud
Pemerintah Kota Bekasi, kita berharap pada pemerintah kota dapat bersinergi,
kalau pemerintah maunya sendiri, maka kami juga bisa bergerak sendiri, kami
kawan-kawan hanya ingin memajukan Bekasi dan peduli kepada seni budaya juga
kepedulian sosial dengan maraknya serangan modernisasi.
Kita berharap Jangan hanya modernisasi yang dikedepankan tetapi budaya harus diperkuat, karena kalau budaya kuat maka orang-orang akan damai, tapi kalau Indonesia sudah tidak berbudaya bisa hancur negara ini, kami pelaku seni dan para penggiat ingin mengangkat peradaban budaya, kalau kita cinta budaya mudah-mudahan bisa membangun wilayah Bekasi, para pemangku kepentingan jangan mengedepankan konsumerisme dalam event Pesta Rakyat, pinta Drahim Sada.(Nk)
Kita berharap Jangan hanya modernisasi yang dikedepankan tetapi budaya harus diperkuat, karena kalau budaya kuat maka orang-orang akan damai, tapi kalau Indonesia sudah tidak berbudaya bisa hancur negara ini, kami pelaku seni dan para penggiat ingin mengangkat peradaban budaya, kalau kita cinta budaya mudah-mudahan bisa membangun wilayah Bekasi, para pemangku kepentingan jangan mengedepankan konsumerisme dalam event Pesta Rakyat, pinta Drahim Sada.(Nk)



0 comments:
Posting Komentar