Refleksi Akhir Tahun dan Tantangan Penanganan Bahaya Narkoba 2020, FOKAN Perkuat P4GN

FOKAN Dan BNN Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Tantangan Penanganan Bahaya Narkoba 2020

Bertempat di aula Gedung BNN, lantai 2 Cawang Jakarta, pada Jumat 13 Desember 2019 Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar acara refleksi akhir tahun dan tantangan penanganan bahaya narkoba tahun 2020, acara tersebut diisi oleh Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Drs Arman Depari dan mantan kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Anang Iskandar, SH.MH serta moderator Ketua Umum FOKAN, Jefri Tambayong, SH.

Disela Refleksi akhir tahun tersebut, Ketua Umum FOKAN, Jefri Tambayong SH menegaskan, bahwa kita melihat banyaknya kepincangan-kepincangan dalam penanganan P4GN, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, tapi di tahun 2020 ini kita punya optimisme bahwa kalau kita bersatu dalam penanganan, mulai dari Hilir ke hulunya secara bersama, baik pemerintah maupun masyarakat maka Indonesia pasti bisa bersinar.



Yang dibutuhkan adalah kesatuan bersama-sama, sepakat kita dengan BNN dengan stakeholder lainnya, untuk kita sama-sama perang terhadap narkoba, tegasnya.

Di tahun 2020, seperti yang tadi Pak Arman katakan, jadi jangan pusingkan dengan hal-hal yang lain, tetapi sebagai masyarakat yang menurut Undang-undang harus berperan serta dalam P4GN.

Seluruh organisasi di Dalam FOKAN harus tetap semangat, sampai Indonesia Bersinar. Jangan pernah lelah, karena ingat satu hari saja yang meninggal 40 sampai 70 orang hancur akibat narkoba, ini Peran kita bersama, jadibukannya peran pemerintah saja, tapi seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah harus sama-sama perang terhadap bandar narkoba, dan merehabilitasi para pecandu narkoba, tegas Jefri.



Usai memberikan arahan, Deputi Pemberantasan BNN, Irjenpol Arman Depari pada media menegaskan, bahwa seluruh masyarakat harus waspada, karena sekarang Narkotika lagi masuk ke Indonesia dalam jumlah besar, namun mau jumlah kecil,  jumlah menengah maupun besar, ini tetap harus Kita waspadai, karena ternyata permintaan pasar Indonesia tetap tinggi.

Nah kalau permintaannya tinggi Maka tentu saja sindikat itu dengan senang hati akan mensuplai, akan memenuhi kebutuhan mereka, Kenapa karena yang mereka pikirkan bisnis dagangannya laku, dan harganya bagus l, bahkan sangat bagus, mereka tetap akan berupaya untuk mengirim narkoba di Indonesia. ini yang harus kita hadapi dan ini harus kita antisipasi bersama-sama dengan masyarakat yang lain, terutama Forum Komunikasi organisasi anti narkotika seperti FOKAN, yang anggota tersebar di seluruh Indonesia.

Dari segi pemberantasannya kita memerlukan informasi informasi dari tengah masyarakat yang disampaikan kepada kita, supaya kita bisa segera Menindaklanjuti.




berikutnya dalam upaya pencegahan supaya FOKAN ini menjadi kepanjangan tangan, mereka yang pergi terjun ke masyarakat menjangkau masyarakat masyarakat kelas bawah, menengah dan atas. supaya mereka ini bisa bergabung untuk menjadi anti narkotika, juga insan yang bersedia untuk bersama-sama kita memberantas menanggulangi dan mencegah narkotika, tegas Irjenpol Arman Depari. (Nrl)

0 comments:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA