PESTA MALAM TAHUN BARU 2020 DI TMII, WAJAH BUDAYA INDONESIA SONGSONG MENTARI 2020

PESTA MALAM TAHUN BARU 2020 DI TMII, WAJAH BUDAYA INDONESIA SONGSONG MENTARI 2020

Pesta Kembang Api menyongsong perubahan/pergantian tahun, merupakan moment yang di tunggu-tunggu oleh sejumlah masyarakat, baik anak-anak, remaja, pemuda hingga orang tua bersama keluarga, dan Menejemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dalam pergantian tahun akan menyajikan Atraksi “Kembang Api” yang “Spektakuler” dengan lebih dari 7.042 tembakan, dan dapat disaksikan di Danau Miniatur Arsipel Indonesia TMII pada pukul 00.00 WIB.

Disamping itu aneka sajian pergelaran kesenian, mulai dari kesenian tradisi, Musik Era 70an, 80an juga disajikan secara khusus untuk penggelar tembang lawas, dimana pada menjelang tahun baru, di Sasono Utomo TMII, akan digelar Gala Dinner, dengan penampilan Mus Mujiono, Jopie Item, Adji Soetama, Imaniar, Ratu Ira, Yeah Yeah Boys dan New Friends Band, bagi pecinta tembang lawas dalam kemasan Gala Dinner bisa memesan tempat jauh hari, dengan menghubungi contact person ke Dessy : 0857-71234553/ Mety : 0821 1437 1507.

Sementara bagi Kawulo Muda, dan Generasi Millennial, bisa menyaksikan aneka pertunjukan Musik di Panggung Utama, dengan ditampilkan band ternama Indonesia yaitu Cokelat, Hijau Daun serta penampilan Drummer Unic Percussion yang di mulai pukul 19.00 WIB.

Sementara di berbagai sudut TMII, banyak panggung hiburan antara lain Panggung Candi Bentar TMII, di gelar Wayang Semalam Suntuk dengan Dalang Ki Manteb Soedharsono semalam suntuk dengan cerita “Anjani Putra”, Di Anjungan Jawa Barat akan mengadakan kegiatan Gelar Semarak Tahun Baru dengan menampilkan Wayang Golek. Di Anjungan Jawa Tengah akan menampilkan Musik Campur Sari oleh Zahra Entertainment, di Anjungan DKI Jakarta akan menampilkan Musik Kromong/Orkes Melayu, Di Anjungan Bengkulu akan menampilkan Lagu, Musik, Tarian Daerah dan Lagu Melayu Nusantara, Di Anjungan Sumatra Selatan akan menampilkan Lagu Daerah dan Pameran Makanan Khas Sumatra Selatan, di Anjungan Jawa Timur Pergelaran Wayang kulit semalam suntuk. Dalang Ki Putut Puji Asusseno, S.Sn dengan cerita “Bedah Lokapala.

Selain Kegiatan di Anjungan-anjungan, juga akan ditampilkan kesenian di Area TMII pada tanggal 31 Desember 2019 menjelang malam pergantian tahun, antara lain di Panggung Putro Pendowo menampilkan Lagu Campur Sari, Tribute "Legenda Koes Plus". Area Tugu Api Pancasila Atraksi OndeI-ondel. Pada esok harinya, 01 Januari 2020 terdapat berbagai macam kegiatan diantaranya; Musik Keroncong Sigrak di Panggung Putro Pendowo, Gendang Beleg dan Tambur Minang di Area Tugu Api Pancasila, serta berbagai acara menarik lainnya yang bisa menjadi pilihan bagi para pengunjung TMII.

Untuk Pengamanan, selama Pekan Desember, Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Tahun ini menyiapkan total sekitar 340 Personel baik dari TMII, TNI dan POLRI, juga Satpol PP, Target pengunjung selama Pekan Desember, Natal dan Tahun Baru, Tahun ini terhitung dari tanggal 20 Desember 2019 s/d 05 Januari 2020 sebanyak 500.000 pengunjung, hal tersebut diungkapkan Dirut TMII, Tanribali Lamo saat jumpa PERS di Sasono Utomo TMII, Rabu 11 Desember 2019.

Lebih jauh Tanribali menegaskan, bahwa Manajemen TMII juga bersyukur dengan Penghargaan Anugrah Adikarya Wisata 2019, dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dimana Taman Mini Indonesia Indah, sebagai kawasan wisata yang menjadi destinasi utama di Jakarta yang telah mendapatkan sebagai pemenang pada Nominasi Kategori Kawasan Pariwisata, yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, pada tanggal 06 Desember 2019 di Hotel JW Marriott.

Dan TMII sebagai Sarana Edukasi Wisata juga memiliki tanggung jawab dalam pelestarian Satwa langka di Indonesia, sehingga beberapa waktu lalu, TMII didukung Kementerian Kehutanan, telah melepas 6 Merak Hijau ke alam bebas di Taman Konservasi Handelem, Ujung Kulon Banten, dimana ke-enam ungggas tersebut adalah hasil ternak di Taman Burung TMII, yang diharapkan dapat berkembang biak di alam bebas Ujung Kulon Banteng, disamping itu aneka jenis Ikan seperti Ikan Arwana, Lauhan hingga Reptil juga di budidayakan, yang nantinya kita lepas ke alam bebas, tegas Tanribali Lamo. (Nrl).

0 comments:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA