Polda Metro Jaya Serentak Salurkan 15.500 Paket Sembako di 15 Lokasi

Polda Metro Jaya Serentak  Salurkan 15.500 Paket Sembako di 15 Lokasi


Jakarta - Mapolda Metro Jaya mulai dari Jajaran Polda Metro Jaya hingga Polsek di 44 kecamatan di lima wilayah Ibu Kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu membagikan 15.500 paket sembako jelang Ramadhan 1441H  (2020M) untuk warga yang mebutuhkan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana mengungkapkan, pembagian sembako ini berlangsung di lingkungan jajaran Polri di seluruh Indonesia. Hal ini sesuai dengan Telegram Kapolri yang menginstruksikan kegiatan bhakti sosial secara serentak pada hari ini jelang bukan suci  Ramadhan sejalan dengan pandemi wabah penyakit corona (Covid-19) yang belum reda.

“Untuk wilayah Polda Metro Jaya, kami turunkan di 13-15 lokasi warga yang memerlukan. Jajaran Direkorat, Polres hingga Polsek seluruh wilayah Polda Metro Jaya akan turun tangan secara serentak pada hari ini,” ucap Kapolda Nana
jelang pelepasan kendaraan pengangkut logistik di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis, menerbitkan Surat Telegram Kapolri mengenai instruksi pelaksanaan kegiatan bhakti sosial jelang Ramadhan. Ini wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi corona (Covid 19).

Melalui surat telegram bernomor  ST/1205/IV/KEP./2020 tertanggal 15 April 2020 Kapolri menjelaskan, bhakti sosial berupa pembagian sembako agar dilaksanakan oleh kepala satker/kepala satwil secara serentak pada Selasa (21/4/2020).

Surat tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Eko Indra Heri, mewakili Kapolri.

“Waktu kegiatan (bhakti sosial) dilaksanakan secara serentak jelang datangnya bulan suci Ramadhan pada Selasa 21 April 2020,” ujar Kapolri Idham.

Dikatakannya, sumber pembiayaan bhakti sosial bersifat sukarela dari sumbangan anggota Polri yang tidak mengikat, para dermawan dan tanggung jawab sosial korporasi yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan bhakti sosial tersebut.

“Sumber pembiayaan tidak memotong gaji, tidak mengambil anggaran DIPA, tidak mengambil anggaran di luar ketentuan,” ujarnya.

Sasaran penerima bantuan adalah anak yatim piatu, fakir miskin, pekerja tidak tetap dan keluarga Polri yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19.

“Pekerja tidak tetap tersebut meliputi ojek online, ojek pangkalan, buruh, pemulung, tukang becak, pengemis dan korban pemutusan hubungan kerja,” tuturnya.

Kapolri meminta agar bakti sosial dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19. Bantuan diserahkan langsung kepada yang membutuhkan.

“Penyerahan bantuan dilaksanakan secara langsung kepada yang berhak dengan door to door, untuk menghindari kerumunan massa,” pungkasnya.

"Sedangkan penyaluran bantuan dapat melibatkan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga Keluarga Besar Putra Putri Polri," tambahnya.(Guffe).

0 comments:

Posting Komentar

 

SEL SURYA

SEL SURYA